Banyu dan Alia sudah lama menjalin kasih, sejak mereka masih dibangku SMU sampai mereka sudah sama - sama bekerja. Banyak mimpi dan harapan yang ingin mereka wujudkan tapi semua itu terhalang oleh restu orang tua.
Banyu biru Aji berasal dari keluarga biasa saja pemilik restoran kecil yang sudah turun temurun warisan dari kakek dan nenek banyu, sementara keluarga alia berasal dari keluarga terpandang dan kaya raya.
Diam diam orang tua aliya tidak menyetujui hubungan mereka bahkan mereka sudah menyiapkan jodoh dan rencana untuk memisahkan aliya dan juga banyu.
Akankan cinta mereka bisa berlanjut atau akan menyerah dan kalah????
" Hai.....aku come back setelah lama tidak menulis.... semoga karyaku ini bisa dibaca dan diterima banyak pembaca"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bondan wardoyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 19 Haati yang hampa
Tiga Bulan kemudian
Tak terasa tiga bulan telah berlalu dan Banyu masih terus berusaha mencari informasi tentang Aliya walau belum ada titik terang saat ini Aliya ada dimana.
sementara itu Jenar terlihat semakin akrab dengan Gita, Gita sering mampir ke kafe Jenar bahkan Gita suka belajar bikin cake atau kue bersama Jenar. Bahkan sudah beberapa kali Gita main kerumah Jenar.
Dari situ Jenar banyak tau tentang Banyu dan juga kisah Banyu dengan Aliya. Sebenarnya Jenar tidak ingin tau tapi Gita sendiri yang menceritanya kepada Jenar. Jenar merasa prihatin dengan masalah yang Banyu hadapi saat ini.
Sampai sampai dia lupa mengurus dirinya sendiri. Jarang potong rambut dan juga jarang mencukur jenggotnya. Padahal dulu banyu paling rajin melakukanya dan karena Aliya suka Banyu terlihat rapi dan bersih.
Banyu menerima pesan dari salah seorang teman Aliya. Yang meminta Banyu membuka istagram Aliya saat ini juga. Dan tidak lama Banyu segera membukanya.
Dan betapa terkejutnya Banyu melihat postingan Aliya. Aliya mengunggah foto tanganya yang tengah berpegangan dengan tangan seorang pria, dan ada cicin berlian yang cukup besar melingkar di jari manisnya dengan tulisan YES I WILL MERRY YOU.
Tangan Banyu bergetar dan Hp nya terjatuh ke lantai. Pikiranya kacau seakan dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Banyak sekali pertanyaan dalam benaknya.
Dia diam sesaat dan segera mengambil ponselnya lalu memcoba menghubungi Aliya dan sepertinya Aliya sudah memblokirnya sehingga Banyu tidak bisa menghubunginya, banyu juga ngirimkan pesan lewat istagram tapi percuma tidak pernah dibaca.
Kolom komentar di batasi oleh Aliya jadi tidak bisa menuliskan apa apa disana. Dan setelah Banyu mengecek Ig Aliya semua foto foto bersamanya telah hilang dan hanya ada 1 foto yang baru saja dia unggah.
Apa arti semua ini, kecewa terluka itu pasti yang dirasakan Banyu saat ini. Apa karena Aliya kecewa dengan Banyu sehingga dia tega meninggalkanya dan sekarang malah menerima lamaran pria lain.
Kacau sekali pikiranya dan tiba tiba saja terpikirkan olehnya untuk pergi kerumah Aliya sekali lagi. Dia langsung bergegas pergi kesana tanpa basa basi lagi.
Banyu sudah berada didepan rumah Aliya, kali ini satpam langsung membukakan pintu dan mengijinkannya masuk tidak seperti biasanya. Bahkan salah satu asisten rumah tangga disana segera membukakan pintu dan menyuruh Banyu untuk menunggu di ruang tamu.
Tak berapa lama papa Aliya keluar dan menemui Banyu. Seperti biasa Banyu memberikan salam dengan sopan dan mengatakan maksud dan tujuannya datang untuk mencari Aliya.
"Saya tau kamu pasti akan datang kemari untuk mencari Aliya putri saya, ya seperti yang kamu tau Aliya tidak ada di jakarta lagi kamu udah tau itu kan Banyu dan om tau jika hubungan kalian juga sudah selesai jadi ada apa lagi kamu mencari putri saya rasanya kuk tidak perlu lagi."
"Tapi maaf om sebelumnya Aliya pergi begitu saja tanpa penjelasan selama tiga bulan ini saya memcoba menghubunginya tapi tidak bisa dan tiba saja saya mendengar kabar jika dia sudah bertunangan dengan seseorang."
" OH ITU KAMU SUDA TAU BAGUSLAH KALAU BEGITU ALIYA PUTRI TUNGGAL KAMI SUDAH BERTUANGAN DENGAN SEORANG PEMUDA YANG BAIK NAMANYA namanya Darma Yuda Wardoyo kamu tentu tau kan keluarga Wardoyo pemilik beberapa bisnis properti dan juga pabrik makanan besar di Indonesia, ya kalau kamu gak tau ya cari tau sekarang gampang nyari informasi seperti itu, mereka sudah bertunangan dan akan segera menikah sebaiknya kamu lupakan Aliya lebih baik kamu urus hidup mu saja bekerja yang dan tidak udah repot lagi mencari tau dimana Aliya."
" Tapi om saya merasa ini ada yang salah kami baik baik saja saya yakin Aliya terpaksa melakukan ini."
"Apa hak kamu terhadap putri saya, saya bapak kandungnya lebih berhak atas hidupnya dan satu lagi Aliya akan bahagia dan saya juga sangat bahagia mendapatkan menantu seperti Yuda Wardoyo tidak hanya bahagia tapi bangga, Sudah saya tidak punya banyak waktu lagi sebaiknya kamu pulang dan jangan injakan kaki kamu dirumah saya lagi."
Papa Aliya lalu beranjak pergi meninggalkan Banyu dan giliran mama Aliya keluar dan membawa barang dan di berikan pada Banyu sambil mengatakan kata kata menyakitkan.
"Ini ambil barang barang murahan yang kamu berikan untuk Aliya takut rumah saya jadi kotor."
Banyu pun segera pergi dan membawa sekotak kardus yang berikan beberapa barang yang dulu dia berikan pada Aliya.
Banyu melajukan mobilnya kali ini dia pergi kesuatu tempat dimana dulu sering dia habiskan waktu bersama Aliya. Banyu melihat pemandangan di sekelilingnya yang tiba tiba menjadi hampa. Seperti hatinya saat ini yang cukup terluka karena Aliya dan terlebih lagi dengan kata kata kedua orang tuanya.
Banyu mengahiskan waktu berjam jam ditempat itu dan akhirnya dia memutuskan untuk pulang, masuk ke dalam mobil dan melihat kadus itu, Banyu keluar lagi dan dan ngambil kardus itu dan dibawa keluar disana ada tempat sampah cukup besar Banyu buang semua disana.
Sepertinya saat ini dia telah memutuskan sesuatu ya untuk membuang cerita indahnya bersama Aliya, kini dia hanya ingin berkonsentrasi pada pekerjaan dan karirnya saja dia harus berhasil dan sukses dengan karir yang dia miliki saat ini, Banyu juga tidak ingin menghancurkan hidupnya . Banyu merasa usahanya untuk Aliya sudah cukup sampai disini kini saatnya dia hidup untuk dirinya sendiri.
Dan benar saja satu bulan kemudian Aliya kembali mengunggah sebuah foto gaun pengantin yang indah dengan latar belakang pemandangan yang indah di kota Roma. Dan juga sebuah foto buket bunga yang indah dan masih ada beberapa foto yang lainya . Dengan judul MY WEDDING DREAM Thanks Honey.
Kali ini malah Gita yang melihatnya terlebih dahulu dan menunjukan kepada ibunya . Gita kasian melihat Banyu kini waktunya habis untuk bekerja siang dan malam dan juga kuliah spesialisnya jarang dirumah dan juga jarang mengurus dirinya dan sekarang menjadi sedikit pendiam tidak seperti biasanya . Hari hari yang sulit harus dilalui dengan kuat dan tahan banting.
Hari ini Gita berinisiatif mengajak kakaknya melihat konser musik. Ada band favorit yang ingin dia lihat karena tidak ada teman makanya dia sengaja mengajak Banyu. Sebenarnya Banyu malas tapi gita memaksanya terpaksa Banyu mau mengikuti adiknya itu.
Episode kali ini sampai disini dulu ya.
Jangan lupa semangatin aku dengan like dan komen.
Terima kasih banyak.