NovelToon NovelToon
My Cold Guardian Angel

My Cold Guardian Angel

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:115.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Queen J

[DALAM TAHAP REVISI]

Ketika kebahagiaan dan impian yang di inginkan berubah menjadi kenyataan yang menyakitkan ditambah lagi nasib yang buruk menimpa.

Seorang gadis cantik jelita dan pintar bernama Elisabeth harus mengalaminya. Terlahir sebagai gadis yang tak sempat merasakan kebahagiaan seorang remaja.

Apa yang akan Elisabeth lakukan dalam menghadapi semua penderitaan hidupnya? Apakah ada yang menemani gadis itu dalam deritanya?
Jika ada yang menemaninya, siapakah dia?



●Instagram (for business) @authorqueenj

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen J, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

This is The Day (3)

"Siapa dia?" tanya Eliza.

Pria berpostur tubuh tinggi, tampan, berkulit putih, berambut hitam, seperti keturunan orang Chinesse. Mengenakan setelan baju kerajaan yang tak sulit dikenal.

"Apakah itu Ellyon?" balasku.

"Eh? Itukah Ellyon? Tampan sih tampan, cuman dia sombong," ucap Nika.

"Jika dia Ellyon, mengapa ia tidak menyapa balik kita? Bukankah dia diajarkan tata moral?" sahut Eliza terheran-heran.

"Benar, mungkin ia memandang rendah kita. Kita harus tetap menghormatinya, dia adalah putra dari perdana menteri kerajaan terbesar di benua ini," ujarku kepada Nika dan Eliza memperingati mereka.

"Iya, aku menjaga tata moralku tidak sepertinya," balas Nika menyinggung Ellyon.

"Hahaha," tawa Eliza.

Lalu kami bertiga sampai di kamarku, aku pun mengambil obatku lalu meminumnya.

"Apakah sudah baikan?" tanya Eliza.

"Sedikit lebih baik, aku akan istirahat sebentar sampai jam 12. Nanti bangunkan aku ya, jangan lupa," jawabku.

"Baik, bos! Istirahatlah dengan baik, kita akan pesta dengan meriah hari ini!" seru Nika.

"Iya, hehe. Baiklah, selamat tinggal," balasku.

"Selamat tinggal Elisabeth," ucap Nika dan Eliza.

Lalu Nika dan Eliza pergi meninggalkan kamarku untuk kembali ke ruangan pesta.

Aku hanya di kamar sendirian sedang istirahat di kasurku yang nyaman, aku masih mengenakan gaun pestaku.

Saat aku hendak memejamkan mata aku terkejut melihat ada Jason diujung ruanganku sedang memandangiku dengan tatapan tampannya seperti biasa.

"Hey, apa yang kau lakukan disitu? Kau membuatku terkejut!" seruku kepada Jason yang tengah memandangiku.

Tanpa basa-basi Jason langsung mendekatiku dan duduk di kasurku lalu berkata, "Apakah kau sedang sakit?" Tatapannya membuatku sirna dalam ketampanannya.

"Aku sedikit pusing," jawabku sambil malu-malu.

Lalu Jason mendaratkan tangannya di dahiku, mengecek apakah dahiku panas atau tidak.

"Panas," ucap Jason.

"Apakah kau kelelahan atau kurang istirahat?" tanya Jason.

"Akhir-akhir ini sudah sempat istirahat, tidak tahu mengapa aku tiba-tiba pusing," jawabku.

"Apakah kau mempunyai masa lalu atau ingatan yang tiba-tiba membuatmu pusing?" tanya Jason.

Masa lalu? Ingatan? Apakah ini berkaitan dengan datangnya Ellyon, karena saat kedatangannya tadi aku merasa pusing sekali, batinku.

"Aku tidak tahu dan tidak dapat memastikannya," jawabku kepada Jason.

Lalu tiba-tiba Jason memberikanku sebuah bungkus kecil seperti sachet berwarna putih tanpa tulisan apapun dan berkata, "Minumlah ini, kau akan menjadi jauh lebih baik."

"Apa ini? Apakah ini obat?" tanyaku yang masih ragu-ragu untuk menerimanya.

"Minumlah," jawab Jason singkat.

Aku yang takut bahwa Jason akan meracuniku pun berkata, "Apakah kau hendak meracuniku?"

Lalu Jason menatapku dengan cemberut lalu berkata, "Orang jahat macam apa aku yang melihatmu sedang sakit lalu meracunimu lagi."

Kemudian aku tertawa lalu berkata, "Baiklah, aku akan menerimanya. Awas jika kau meracuniku. jika aku mati, kau akan aku gentayangi,"

Lalu Jason memberikanku obat itu sambil tertawa kecil.

Tak lama pun aku meminumnya lalu merasa bahwa tubuhku bersemangat dan tidak lemah sama sekali. Aku merasakan bahwa tubuhku sudah baik.

"Aku tidak merasa pusing lagi, obatmu ini sangat menakjubkan!" seruku.

"Benar, bukan? Mana mungkin aku meracunimu," ucap Jason sambil tertawa kecil.

"Terimakasih, Jason. Aku berhutang banyak kepadamu," sahutku berterimakasih kepada Jason.

"Apa yang akan kau lakukan untuk membalas kebaikanku ini?" tanya Jason pamrih.

"Andai saja sekolahmu disini, aku akan menraktir mu voucher game terbaru," ucapku.

"Hahahaha," tawa Jason lalu ia berdiri dari kasurku.

"Apakah kau akan kembali ke pestamu sekarang?" tanya Jason.

"Iya, badanku sudah baikan. Aku akan kembali sekarang, terimakasih obatnya," jawabku lalu berterimakasih sekali lagi pada Jason.

"Baiklah, aku akan pergi sekarang. Sampai jumpa Elisabeth," ucap Jason.

"Sampai jumpa Jason," balasku.

Setelah Jason pergi, aku memilih untuk bangun lalu pergi ke ruang theater.

Tak lama kemudian aku sampai di ruang theater lalu mencari tempat dudukku.

"Eh? Elis, mengapa kau kesini? Bukankah seharusnya kau istirahat di kamar?" tanya Nika khawatir.

"Aku baik-baik saja, lihatlah. Kepalaku sudah tidak panas," jawabku menenangkan Nika.

"Elis, seingatku ya. Jika kau sudah pusing itu tidak akan berhenti mengeluh," sahut Say menyindir.

"Aku baik-baik saja, benaran," balasku.

"Beneran ya?" Say memastikan.

"Iya..." balasku.

"Jika kau sudah baik-baik saja kemarilah! Saksikanlah pertunjukan ini!" ajak Orlando dan teman-teman yang lain.

"Iya," balasku lalu duduk diantara mereka semua.

Kami semua masih menyaksikan pertunjukkan-pertunjukkan yang dimeriahkan oleh peserta-peserta pertunjukkan kami.

Waktu pun sudah menunjukkan pukul setengah 12, sudah merupakan waktu bagi kami untuk menyajikan makanan kami.

Makanan pun diantar oleh pelayan-pelayan menuju meja kami masing-masing, kami dapat menyaksikan pertunjukkan sambil makan.

Pertunjukkan pun selesai, kami akan diberi sambutan oleh anak dari perdana menteri Duke Elson yaitu Ellyon Elson.

"Lihat itu! Ellyon akan memberi sambutan bagi kita!" seru Nika menunjuk Ellyon yang sedang naik ke panggung.

"Mari kita dengarkan dia," ujar Eliza.

Ellyon pun menyampaikan sambutannya, "Selamat siang semuanya. Saya senang sekali dapat mengikuti pesta yang cukup meriah ini, semoga kalian semua dapat menikmati pesta ini dengan bahagia."

Semua peserta pun memberikan tepuk tangan yang meriah untuk sambutan Ellyon.

"Hm, kukira kesombongannya itu juga akan terpapar di panggung," ucap Nika menyindir.

"Hahaha, jangan berbicara seperti itu," balasku tertawa.

"Aku ingin menemuinya, apakah ada yang ingin menemaniku?" sahut Mirzeta.

"Untuk apa kamu menemuinya?" potong Erick cemburu.

"Aku hanya ingin meminta tanda tangannya, hahaha," balas Mirzeta.

"Yasudah, ayo," ucap Erick lalu menemani Mirzeta menemui Ellyon.

"Elis, aku boleh ikut?" tanya Nika.

"Boleh-boleh saja, ayo kita susul mereka," ajakku.

"Baik," ujar Nika dan Eliza.

Kami bertiga pun pergi menyusul Mirzeta dan Erick untuk menemui Ellyon di belakang panggung.

Tak lama kemudian kami sampai di belakang panggung.

"Hai, Ellyon. Aku Mirzeta, ini temanku Erick. Salam kenal!" sapa Mirzeta dengan memperkenalkan diri.

Ellyon hanya tersenyum mengangguk.

Mirzeta dan Erick pun terdiam canggung. Mirzeta pun membuka percakapan lagi.

"Bolehkah aku meminta tanda tanganmu?" tanya Mirzeta sambil menyodorkan kertas kecil dan bolpoinnya.

Ellyon pun langsung mengambil kertas dan bolpoin itu serta menandatanganinya tanpa berbicara satu patah kata pun.

"Uhm, terimakasih. Senang bertemu denganmu," ucap Mirzeta dengan senyuman lirih.

Aku, Nika, dan Eliza yang baru sampai pun melihatnya dengan rendah dan berkata satu sama lain.

"Ia bahkan tidak berkata satu patah kata pun," bisik Nika kepadaku dan Eliza.

"Benar, mungkinkah aku mencoba untuk menyapanya?" sahutku.

"Terserah kamu, deh. Aku hanya ikut saja," ujar Eliza.

Aku pun memberanikan diri untuk berjalan kearah Ellyon yang sedang duduk.

"Hai Ellyon, aku Elisabeth. Senang betemu denganmu," sapaku kepada Ellyon yang sedang duduk.

Ellyon pun melihatku lalu tersenyum dan berkata, "Senang bertemu denganmu juga. Dari kelas mana?"

Nika dan Eliza pun sangat terkejut melihatku dari belakang, Ellyon menyapaku.

Aku yang tidak mengerti harus berbicara apa langsung menjawabnya, "Aku dari kelas 10."

Ellyon tampak tersenyum denganku lalu berkata, "Jika kau mengizinkanku, maukah kau mengajakku jalan-jalan mengelilingin sekolah ini?"

Nika dan Eliza yang mendengarnya langsung membatu, mereka tidak percaya jika Ellyon pun mengajakku jalan-jalan.

"Astagaa... Elisabeth berapa beruntungnya dia," bisik Nika kepada Eliza.

"Trik apa yang dia pakai sehingga Ellyon pun mengajaknya jalan-jalan?" balas Eliza terheran-heran.

1
🦖 Aniedaa
Hallo kak ada karya baru nih dari author Aniedaa judulnya " Kanhista : Genus I " Tolong dukungannya yaa Terima kasih ❤️
anan
belajar menderita bang sawan
CloseAccount
nah gitu dong harus cerdik bisa lawan musuh jgn diam lembek kyk gitu
CloseAccount
haha kok lucu ya bab ini jadi kepo itu ap🤣🤣🏃‍♂️ aku ikutan nakutin owner boleh🤣🏃‍♂️
CloseAccount
ancaman
dah mkanan tiap hari ini haha
CloseAccount
baru bngun buka mata dnger kabar yg ga enak
gadis umur 16 thn hrus menikah dgn cpat
CloseAccount
bagus jga novel nya ak mampir ya thor absen dulu lah yg pnting dah ak favorit
❤️⃟WᵃfJonathan
seharusnya makanan itu langsung makan sj, knp hrs diributkan pulak
❤️⃟WᵃfJonathan
pasti elisabeth sangat senang bs mendapatkan teman yg baik
❤️⃟WᵃfJonathan
hahah, putra pedana menteri dr benua? wah cukup mewah jg sekolahnya
❤️⃟WᵃfJonathan
wah, gosip apaan yg membuat kedua org ini tdk nyaman berjalan
❤️⃟WᵃfJonathan
wkkk, jangan gugup begitu. mau jalan" melihat sekolah sj smpu grogi
ᴋɪʀᴀɴᴀ🦩⃟✈︎ sᴏɴ
Gak bebas banget kalau hidup jadi Elisabeth
ᴋɪʀᴀɴᴀ🦩⃟✈︎ sᴏɴ
Bener si mending kabur dari pada jadi depresi karena keluarga kayak gitu.
ᴋɪʀᴀɴᴀ🦩⃟✈︎ sᴏɴ
Astaga... punya kakak kok gak ngotak gini, kasian si cewek.
ᴋɪʀᴀɴᴀ🦩⃟✈︎ sᴏɴ
punya kekuatan kah si cowok? entah kenapa aku bayangin kalau si cowok itu vampire 🤣🤣🤣
ᴋɪʀᴀɴᴀ🦩⃟✈︎ sᴏɴ
Kabur dari rumah kah?
Prince Elriz
Tidur yuk
Prince Elriz
Ada apa denganmu... Mene ketehek🤭🤭
Prince Elriz
Mau ikut lihat jg dong🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!