NovelToon NovelToon
Mertua Dan Ipar Dari Surga

Mertua Dan Ipar Dari Surga

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Pernikahan Kilat / Pengantin Pengganti / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Uul Dheaven

Hanin, gadis yatim piatu tak berpendidikan tiba-tiba di jodohkan dengan seorang Pria mapan. Awal nya semua mengira calon Hanin adalah Pria miskin. Namun siapa sangka, mereka adalah orang kaya.
Hanin begitu di sayang oleh mertua dan juga ipar nya.
Tidak ada siapa pun yang boleh menyakiti Hanin. Tanpa mereka sadari, Hanin menyimpan rahasia di masa lalu nya.

Yang penasaran, cus langsung meluncur. Baca nya jangan di loncat ya. Nanti Author ya nggak semangat nulis.

Selamat membaca, ☺️☺️☺️☺️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uul Dheaven, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

"Bang Abi, kenapa Bang Abi marah sama Ibu?" Tanya Hanin saat melihat Abi sedikit berteriak tadi.

Ibu Ambar bahkan tidak bisa bergerak saat melihat adegan mesra anak dan Menantu nya itu. Ia jadi merasa bersalah. Padahal sedikit lagi, ia akan menimang cucu.

" Abang nggak marah. "

" Tapi, Bang Abi tiba-tiba lemes gitu. Apa kurang enak badan? Hanin pijit, ya."

Belum lagi Abi menjawab, Hanin sudah memijit nya begitu saja. Abi hampir saja menegur Hanin, tapi ia urungkan. Pijitan Hanin lumayan menenangkan.

Tapi, itu tidak berlangsung lama. Tangan Hanin mulai bergerak lincah dari atas hingga ke punggung suami nya. Hal itu membuat tubuh Abi semakin memanas.

"Hanin,"

"Iya Bang Abi. Dimana mau Hanin pijit biar enakan."

"Udah cukup Hanin. Hanin keluar aja, ya. Abang mau ganti baju."

"Iya Bang Abi. Nanti kalau ada apa-apa, panggil Hanin, ya." Ucap Hanin sambil tersenyum.

Senyum nya begitu tulus dan indah. Abi bahkan tidak sanggup mengatakan ia karena terlena dengan wajah cantik istri nya itu.

Apalagi saat ini, hari demi hari kulit putih Hanin bawaan lahir, mulai terlihat. Semenjak menikah dengan Abian, Hanin tidak pernah terkena sinar matahari secara langsung.

Ia pun kebanyakan beraktivitas di dalam ruangan. Banyak suplemen dan juga skincare ia pakai untuk mempercantik diri nya.

Kakak nya Abi yang mengajari hal itu. Agar Hanin bis merawat diri nya sendiri dan juga tampak cantik di depan Abian.

"Ibu, kenapa Ibu sedih? Apa karena Bang Abi marahin Ibu tadi?" Tanya Hanin saat melihat Ibu mertua nya di teras.

Hanin berniat ingin mencari Ibu mertua nya. Namun, malah beliau duduk di teras sambil melamun.

"Enggak kok nak. Ibu nggak sedih. Abi nggak marahin Ibu. Tadi cuma sedikit lebih keras aja suara nya."

"Ooh gitu. Oh ya, Bu. Hanin mau nyari jahe. Seperti nya badan Bang Abi sedikit hangat. Mungkin akan demam. Bang Abi semalaman bolak balik kamar mandi."

"Oh gitu. Hanin mau buat minuman?"

"Iya, Ibu. Kasihan Bang Abi." Ucap Hanin sambil menunduk.

Mereka pun akhir nya ke dapur. Setelah sekian lama. Akhirnya Hanin bisa ke dapur lagi. Ia pun meminta semua yang ia butuhkan untuk membuat minuman.

Tidak lama kemudian, minuman itu pun jadi. Hanin membuat lebih untuk mertua nya dan juga semua pekerja yang ada di rumah itu.

"Wah, Bu Hanin pintar ya buat minuman seperti ini. Bibik kirain Bu Hanin nggak bisa masak dan nggak pernah ke dapur."

"Waduh, Hanin juga dari kampung. Masak iya orang kampung nggak pernah ke dapur."

"Ada kok. Anak tetangga saya itu. Manja nya luar biasa. Anak-anak nya nggak pernah mau di suruh ke dapur. Tahu nya pegang hape aja. Malah saya lihat, jaman sekarang orang kota yang suka masak. Sampe-sampe ikut acara Sister Chef lagi."

"Sister Chef? Acara apa itu, bik?"

"Itu loh. Acara lomba masak gitu. Nanti yang menang akan dapat hadiah." Ucap bibik itu dengan penuh semangat.

"Benarkah itu? Hanin jadi pengen ikut."

"Loh, ngapain ikut. Kan bu Hanin sekarang lagi sibuk belajar."

"Iya sih. Tapi kan nggak ada salah nya. Mana tahu menang."

"Hmm,,, mending tanya Ibu Nyonya dulu sama Pak Abian. Izin ke mereka dulu."

"Iya bik. Makasih ya, informasinya."

Hanin pun membawa segelas minuman kehangatan pada suami dan juga Ibu mertua nya. Abi pun meminum minuman itu dan tidak menyangka rasa nya akan enak.

Bu Ambar juga sangat menyukai nya hingga meminta resep pada Hanin supaya besok-besok di buatkan oleh bibik di dapur.

"Kok bisa enak gini ya. Biasa Ibu nggak begitu suka sama minuman kayak gini. Ya kan Abi?"

"Eh Iya, bu. Uhuk."

"Bang Abi, pelan pelan minum nya. Bang Abi mau makan apa? Biar Hanin ambilkan."

"Apa aja. Abang akan makan."

"Iya. Ibu mau Hanin ambilkan juga?"

"Ngak perlu. Ibu mau minum ini dulu."

"Oh ya, Bu. Hanin mau bicara sesuatu." Ucap Hanin sambil memilin jilbab nya.

"Mau bicara apa? Ya bicara aja."

"Tapi Ibu dan Bang Abi jangan marah, ya. Ini Hanin cuma ngomong aja."

"Iya. Emang nya ada apa, Hanin?" Tanya Abi yang juga ikut penasaran.

"Hanin boleh nggak, ikut lomba memasak di acara Sister Chef?"

Hening..

Tidak ada jawaban. Baik itu dari Abi sendiri maupun Ibu nya. Mereka masih mencerna baik-baik apa yang di inginkan oleh Hanin.

"Nggak boleh ya. Yaudah deh, nggak apa-apa. Yaudah Bang Abi, lanjutkan lagi makan nya."

"Eh, tunggu dulu. Dari mana kamu tahu tentang perlombaan itu?"

"Hmm,, dari Bibik tadi, di dapur. Bibik cuma cerita aja. Nggak nyuruh Hanin kok, Bang Abi. Jangan marahi bibik ya."

"Ya untuk apa juga Abang marahi bibik. Kamu ini ada-ada saja Hanin."

"Kalau memang kamu mau ikut, ya ikut lah. Akan tetapi. Nanti di sana kamu akan bertemu dengan Grace. Dia salah satu kandidat yang mengikuti lomba ini." Ucap Abi.

"Grace siapa Bang Abi? Hanin nggak ingat."

Kali ini, Abi dan juga Ibu nya di buat heran. Hanin berpura-pura atau memang ia sama sekali tidak tahu jika Grace adalah mantan nya Abi.

"Itu loh Hanin. Yang fitnah kamu nyakar dia pas di parkiran." Ucap Bu Ambar.

"Sebentar Hanin pikir dulu. Yang mana ya orang nya. Hanin soalnya susah mengingat seseorang kalau jarang bertemu." Ucap nya sambil tertawa kecil.

Kali ini, mereka percaya pada Hanin. Mungkin, setelah kejadian beberapa tahun yang lalu, banyak hal yang terjadi di kehidupan nya.

Hal ini, akan menjadi PR Abi. Untuk menyembuhkan Hanin dari luka yang terjadi di masa lalu.

Wajah polos dan tak berdosa itu, terlihat begitu tenang. Padahal mungkin di dalam nya, ia sudah hancur.

"Hanin, apa Oma Hanin tidak pernah membahas tentang Hanin?" Tanya Abian.

"Ada. Nanti sore Oma akan jemput Hanin dan bawa Hanin ke rumah nya. Di sana nanti, Oma akan periksa Hanin. Bang Abi ikut ya. Hanin takut."

"Loh, kok takut nak?" Tanya Bu Ambar heran.

"Hmm,, Hanin juga nggak tahu. Jantung Hanin berdetak kuat kayak orang jatuh cinta, kalau bahas masa lalu Hanin."

"Orang jatuh cinta?"

"Iya Ibu. Bang Abi bilang gitu ke Hanin.. Dan Bang Abi juga jatuh cinta sama Hanin. Karena, detak jantung Bang Abi lebih kuat."

Hanin berkata tanpa rasa malu sedikit pun. Ia hanya tersenyum saat berbicara. Dan Abian, wajah nya sudah berubah menjadi merah muda.

" Alhamdulillah kalau begitu. " Ucap Bu Ambar sambil tersenyum bahagia.

1
菲菲 Dwi L Arema
Hanin iki sok baik kadang tolol
aroem
bagus
Yunita Asep
iya.. buruan tangkap tu si penjhat, 2 nnek lampirr... enak2kan di rumahnya Hanin...
Yunita Asep
emang kalo si Abi itu sering gonta ganti pasangn y.,
Yunita Asep
masih ad y yg bodohnya kya Hanin...
Yunita Asep
jatuh kah..?
Yunita Asep
tuuhkan dh nebak, ortunya Hanin tiada pasti ulah mereka, karna harta...
Yunita Asep
serakah ma gk bakal berkah...
Yunita Asep
ktnya udh utus, tapi masih mau gendonin si Grace...
Yunita Asep
mampirr y thorr
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
perkiraan cuaca saat ini, pasti si Lukman yang mandul itu
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
berkah yang tiada tara bisa menemukan mertua dan ipar yang sangat baik
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
selain doa anak sholehah, semasa hidup orang tua Hanin banyak melakukan kebaikan² dengan tulus dan ikhlas
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
nah kan, si Abi ketularan lola nya juga ternyata
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
polosmu mengalihkan dunia ini Hanin /Facepalm/
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
lidah lebih tajam daripada pedang /Scream/
untung aja Hanin bertemu dengan bu Ambar, jadi polos nya masih bisa di tolong
mama yogi
aku baru nemu dan baca novel ini,aku tadi berharap ortu Hanin masih hidup di selamatkan orang jauuuuh gitu🤠🤠🤠
Hera sasuwe
👍
Hasna Nursyafah
awal yg menarik
Dandelion
ada sedih2nya 😢
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!