⚠DI LARANG PLAGIAT⚠
Arabella gadis cantik dan pintar
reinkarnasi dari masa depan ke jaman kaisar atau masa lampau.
Arabella di masa depan adalah seorang hecker komputer dan Penghipnotis yang handal. Arabella mati terbunuh dan menggantikan posisi permaisuri yang sedang terpojok, karena di campakan oleh sang kaisar.
Arabella yang berada di tubuh permaisuri harus menjalani kehidupan yang berliku liku di zaman kuno.
Tapi karena kemampuan dan kepintaran nya Arabella bisa menggendalikan nya.
Apakah arabella bisa menjalani kehidupan baru nya?.
Akankah arabella bisa menaklukan kembali hati sang kaisar?.
Apakah arabella akan Membalaskan Dendam nya kepada orang yang telah membuat nya menjadi seperti ini?.
Sedang tahap revisi, jadi mohon di maklumi jika ada kesalahan di dalam kepenulisan.
Karya ini di terbitkan atas izin NovelToon Radella Aurelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Radella Aurelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24.Episode 24
Pagi hari.
Arabella terbangun dari tidur nya.
"Aku tidak bisa tidur malam ini
gara gara lelaki sialan itu
memang nya dia kira aku ini diam saja dan terlalu lemah seperti buah kesemek" Ucap arabella menggerutu kesal
"Lihat saja pembalasan ku" Ucap arabella menggeretakan gigi nya
"Tapi kenapa wajah nya selalu ada di dalam pikiran ku
ah sudahlah, Aku harus mulai melupakan nya" Ucap arabella
"Kenapa aku menjadi gila
aku tidak boleh memikirkan nya terus" Ucap arabella berteriak
Dayang pribadi permaisuri tersentak kaget setelah mendengar teriakan yang terdengar dari arah kamar arabella.
"Permaisuri ada apa berteriak
apakah ada yang menggangu permaisuri" Tanya dayang pribadi permaisuri membuka pintu kamar arabella panik
"Tidak ada, Cepat ambilkan aku secangkir air" Pinta arabella
"Baiklah permaisuri" Ucap dayang pribadi permaisuri pergi meninggalkan arabella untuk menggambilkan secangkir air untuk nya
Beberapa menit kemudian.
"Ini secangkir air yang permaisuri inginkan" Ucap dayang pribadi permaisuri memberikan secangkir air
"Kau pergilah" Pinta arabella
"Hamba mohon pamit permaisuri" Ucap dayang pribadi permaisuri dengan sopan nya
"Lebih baik aku bertemu dengan pangeran" Ucap arabella beranjak turun dari tempat tidur nya
Setelah arabella mandi, arabella memutuskan untuk pergi menemui pangeran di aula pribadi pangeran.
Sesampainya aula pribadi pangeran.
"Kenapa tidak ada orang satupun di sini?" Tanya arabella melihat sekeliling
"Sedang mencari apa permaisuri" Tanya pangeran yang tiba tiba datang dari belakang arabella
"Ah, Aku mencari mu" Ucap arabella sedikit terkejut
"Ada keperluan apa permaisuri mencari hamba" Tanya pangeran yang mulai mendekat
"Aku hanya bosan saja di dalam kamar terus
aku ingin keluar berjalan jalan
apakah kau mau menemani ku" Ucap arabella
"Baiklah" Ucap pangeran mengiyakan ajakan arabella
'Betapa senang nya aku, Jika pangeran terus menemani ku' Ucap arabella dalam hati senang
"Permaisuri ingin berjalan jalan kemana" Tanya pangeran
"Tidak kemana kemana
aku hanya ingin di aula mu saja sambil meminum teh bersama" Jawab arabella mulai berjalan memasuki aula pribadi milik pangeran
Pangeran mengikuti langkah arabella ke dalam aula pribadi milik nya.
"Dayang" Panggil arabella
"Hamba datang permaisuri" Ucap dayang datang dengan tergesa gesa karena di panggil oleh arabella
"Buatkan aku dan pangeran teh" Pinta arabella
"Baiklah permaisuri" Ucap dayang pergi meninggalkan aula pribadi milik pangeran
"Pangeran, Aku ingin menanyakan sesuatu" Ucap arabella
"Apa itu" Tanya pangeran
"Apakah kau tidak merasa direpotkan jika aku ke aula milik mu, Dengan waktu yang tidak tepat" Tanya arabella
"Sama sekali tidak direpotkan permaisuri" Jawab pangeran tersenyum gugup
padahal pangeran sangat direpotkan jika arabella terus menggangu nya
"Baguslah kalau begitu" Ucap arabella dengan antusias nya
'Tidak biasa nya permaisuri bersikap seperti itu, Aku juga sebenarnya senang jika ia menemui ku, Tapi jika dia terus menemui ku dengan waktu yang tidak tepat, Aku merasa agak sedikit terganggu' Ucap pangeran dalam hati
"Pangeran sedang memikirkan apa" Tanya arabella yang berhasil membuat pangeran tersadar dari lamunan nya
"Ah, Tidak" Ucap pangeran tersadar dari lamunan nya
"Teh yang permaisuri minta sudah hamba buatkan" Ucap dayang yang tiba tiba datang membawakan dua cangkir teh dengan sangat sopan nya
"Baiklah, Kau boleh pergi" Ucap arabella
"Hamba mohon pamit" Ucap dayang menundukan kepala pergi meninggalkan aula milik pangeran
"Silahkan di minum" Ucap arabella memegang secangkir teh di tangan nya
Pangeran pun meminum teh tersebut.
Di sisi lain.
"Untuk apa arabella dan pangeran minum teh bersama, Bahkan arabella tidak pernah minun teh bersama dengan ku" Ucap justin di balik pintu aula milik pangeran seraya mengguping pembicaraan pangeran dan arabella
'Ngapain justin mengguping pembicaraan ku dan pangeran di balik pintu?, Sudah seperti aku saja' Ucap arabella dalam hati menyadari kehadiran raja yaitu justin di balik pintu aula milik pangeran
'Hehehe, Kesempatan' Ucap arabella dalam hati tersenyum licik
"Pangeran, Di bibirmu ada serbuk teh" Ucap arabella menyeka serbuk teh tersebut yang ada di bibir pangeran
Pangeran hanya terpaku melihat tingkah laku permaisuri yang semakin hari semakin aneh.
Di sisi lain.
'Aku tahu, Kau pasti sengaja melakukan nya agar aku cemburu melihat kemesraan kau dan pangeran' Ucap justin dengan merasakan sakit hati yang sangat mendalam
'Hehehe, Rasakan pembalasan ku' Ucap arabella dalam hati puas sambil terus menatap justin dari kejauhan
'Aku harus menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi pada permaisuri, Kenapa akhir akhir ini tingkah laku nya sangat berbeda setelah dia hidup kembali dari kematian nya' Ucap pangeran dalam hati
"Pangeran, Aku pamit pergi" Ucap arabella bangkit dari duduk nya
"Baiklah permaisuri" Ucap pangeran menundukan kepala
"Kenapa kau mengguping pembicaraan ku dengan pangeran" Tanya arabella kesal
"Sungguh tidak sopan" Ucap arabella
"Aku hanya ingin mengatakan sesuatu" Ucap justin
"Katakan lah, Aku tidak ada waktu untuk mu" Ucap arabella dengan wajah ketus nya
"Berikan aku kesempatan kedua
kita buka lembaran baru" Ucap justin memohon
"Sudah ku bilang, Tidak ada kesempatan kedua di dalam kamus kehidupan ku" Ucap arabella menolak
"Tapi" Ucap justin
"Sudahlah, Perbuatan mu ini sungguh keterlaluan, Kau sudah menghamili selir bella, terlebih lagi kau mencintai semua selir, Dan bahkan kau mulai mencintai permaisuri" Ucap arabella
"Jika kau mencintai ku kenapa kau berbuat seperti ini
kau pikir aku ini apa
mainan!!!" Ucap arabella dengan nada suara tinggi
Di sisi lain.
Pangeran memanggil arwah baik untuk melihat jiwa yang berada di tubuh permaisuri.
"Lihat lah jiwa yang ada di tubuh permaisuri
setelah kau sudah mengetahui nya beritahu aku" Perintah pangeran
"Laksanakan perintah tuan" Ucap arwah baik pergi meninggalkan pangeran
#Bersambung