NovelToon NovelToon
Akhirnya Aku Memilih Pergi

Akhirnya Aku Memilih Pergi

Status: tamat
Genre:Obsesi / Wanita Karir / Dijodohkan Orang Tua / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Hafsa Juliya

Aku tak mampu lagi bertahan dalam kepalsuan pernikahan ini, sekeras apapun aku mencoba, ia tetap tidak bisa mencintaiku.

Kavita dengan senang hati menerima saat ia dijodohkan dengan lelaki yang ternyata adalah lelaki impiannya.

Berbanding terbalik dengan Adrian yang menerima pernikahan itu atas kemauan dan paksaan dari seseorang yang ia cintai.

"Aku menikahinya karena permintaanmu, Vara, " ucapan itu membuat Kavita yang tak sengaja mendengarnya seperti disambar petir di tengah panas yang terik.

"Jadi semua ini rencana kalian berdua? " teriak Kavita penuh ketawa dan luka.

"Bagus kalau akhirnya kamu tau, " balas Adrian acuh.

Akankah Kavita mampu bertahan dalam kepalsuan rumah tangganya?

Apakah Adrian bisa berubah tuk mencintai Kavita?

Apa memang pada akhirnya Kavita benar-benar memilih untuk pergi?

Simak kisah mereka dalam novel berjudul Akhirnya Aku Memilih Pergi ini.

Hafsa Juliya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hafsa Juliya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertengkaran Adrian dan Vara

Satu minggu sudah Kavita dirawat di rumah sakit, dengan berbagai macam drama berdekatan setiap harinya dari orang-orang di sekeliling Kavita.

Kavita merasa stress dengan semua yang ia saksikan dan ia dengar selama itu juga. Rasanya ia ingin menghilang saja dari muka bumi agar tak menjadi penyebab pertikaian antara orang-orang yang disayanginya.

Dan demi menjaga emosi Kavita agar tetap stabil, Adrian dan Vara dilarang oleh Vero untuk tidak mengunjungi Kavita untuk sementara waktu ini.

Sebenarnya Mamy Sinta merasa keberatan oleh keputusan yang diambil sebelah pihak oleh Vero dan Diva, karena walau bagaimanapun keadaannya, Vita tetaplah istri Adrian dan saat ini pun menantunya itu tengah mengandung com menerus keluarganya. Tapi Vero mengancam akan membeberkan tentang perilaku Adrian itu kepada orang tuanya, maka mau tak mau Mamy Sinta harus menyetujuinya juga.

"Bu Kavita masih harus dirawat di rumah sakit jika keadaanya belum juga berangsur membaik, " ucap dokter pagi itu.

"Asupan makanan yang Ibu konsumsi belum bisa memenuhi gizi untuk kebutuhan ibu hamil, janin dalam kandungan Anda bisa saja kekurangan gizi jika terus seperti ini, " jelas dokter tersebut yang di dengarkan oleh semua orang yang ada disana.

"Dengerin tuh! Makan tu nasi, daging, bukannya makan ati aja, bisa busung lapar lo! " kesal Diva pada Kavita.

Karena selama satu minggu pula ia turut menunggui Kavita, tak pernah seharipun ia tak melihat sahabatnya itu menangis.

"Kasian ponakan gue dong kalau lo yerus-terusan kayak gini, ayo dong, Vit. Semangat, jangan terus di fikirin laki-laki brengsek kayak Adrian itu, " omel Diva berbisik.

"Hmm, " Vita merasakan tubuhnya sangat lemah, jadi ia malah untuk berdebat.

"Baiklah, saya akan memberikan vitamin tambahan dan pengurang rasa mual untuk Bu Kavita, tapi tolong dijaga makannya dan satu lagi," dokter itu melihat semua orang secara bergantian.

"Tolong jaga emosi Bu Kavita, dan usahakan jangan sampai ia stress. Karena itu sangat tidak baik untuk perkembangan janin yang di kandungnya, " pesan dokter sebelum pamit dari ruangan tersebut.

"Baik, Dok. Kami akan mengusahakan yang terbaik untuk putri kami dan juga calon cucu kami, " ucap Papa Indrawan mewakili semuanya yang hanya terdiam.

Sepeninggal dokter tadi, Papa Indra mendekati Kavita. Ia mengelus pucuk kepala Kavita dengan penuh kasih. Terbayang di pelupuk matanya saat sang putri masih kecil dan sering merengek meminta ini dan itu.

Semua keinginannya harus dituruti, jika tidak maka Kavita kecil akan merajuk dan melakukan aksi mogok makan, minum, mandi bahkan mogok tidur.

Memang sifat Kavita yang ambisius sudah terlihat sejak kecil, ia selalu berusaha untuk bisa mendapatkan apa yang ia inginkan, dan yang ia harapkan. Dan hal tersebut terus berlangsung hingga dewasa. Bahkan saat dirinya menyukai seorang pria dan merasa harus mendapatkan pria tersebut.

Dan terbukti, dia juga berhasil mendapatkannya. Ia bisa menikah dengan lelaki impiannya dengan bantuan perjodohan dari sang ayah. Ia berhasil menjadi seorang istri dari Adrian, ia mendapat kan gelar itu. Tapi Kavita tak bisa memiliki Adrian, yang hati, jiwa serta raganya sudah milik wanita lain.

"Putri kecil Papa sudah dewasa, bahkan sudah menikah dan sebentar lagi akan menjadi seorang ibu, tapi bukan berarti kamu harus menanggung semua beban di pundakmu sendiri, Vita, " ucap Papa Indra yang sudah duduk di kursi samping ranjang Kavita.

Vita mengerutkan kening, "maksud Papa apa?" tak mengerti dengan maksud perkataan ayahnya.

"Apa yang membuat kamu sampai stress? coba cerita sama Papa, " Papa Indra menggenggam tangan kiri putrinya.

"Apa yang bisa aku katakan sama papa sekarang? tidak mungkin 'kan kalau aku menceritakan tentang Adrian yang sesungguhnya. Aku tidak mau kalau sampai membebani fikiran papa, " batin Vita menggalau.

Vita tersenyum dan membalas genggaman tangan papanya, "nggak ada masalah apa-apa kok, Pa. Everything it's ok, "

"Mungkin cuma karena Vita lagi masa adaptasi aja sama keadaan tubuh Vita yang sekarang. Selebihnya, baik-baik aja, "

"Beneran? kamu nggak lagi bohong'kan sama Papa? " tanya Papa Indra dengan tatapan menyelidik.

Kavero menghela nafas, sebenarnya ia merasa jengkel juga pada sang kakak yang masih saja menutup-nutupi sifat buruk Adrian di hadapan orangtua mereka. Tapi semua ia kembalikan pada kakaknya yang mungkin merasa masih bisa bertahan dengan suaminya.

Sedangkan Diva sudah merasa lelah menasehati sahabatnya tersebut selama seminggu ini, yang ada malah dia jadi darah tinggi sendiri.

Tapi ada satu orang yang tak bisa menahan sesak di dadanya, ia selalu diam-diam menangis sendiri setiap hari setelah mengetahui sesuatu hal mengenai kehidupan Kavita.

"Aku nggak rela jika ternyata Kavita selalu menderita, aku akan berbuat sesuatu demi Kavita dan anaknya. Ya, harus! " orang itu menghapus air mata yang mulai menggenang kembali di pelupuk matanya.

"Sudahlah, Pa. Kavita itu sudah dewasa, dia pasti bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Ya 'kan, Vit? " Mama Kavita merangkul putrinya dan mengelus baju Kavita lembut.

"Tapi, kamu jangan pernah merasa sungkan, ataupun merasa akan menjadi beban bagi Papa dan Mama. Jika memang kamu punya masalah, kamu bisa membaginya dengan kami semua. Dan kami akan berusaha sebisa mungkin untuk membantu kamu. Ya, Sayang.. " senyum lembut sang bunda menghangatkan hati Kavita.

Kavita bersandarpada bahu mamanya dengan tangan yang masih di genggam erat oleh sang papa. Semua perlakuan tersebut menjadikan kekuatan tersendiri bagi Kavita untuk bisa bertahan dalam menghadapi segala jenis permasalahan dalam hidupnya.

"Ehm, ehm.. yang anak tiri dicuekin deh, " Kavero melipat dikedua tangannya, matanya melirik-lirik sang kakak yang saat ini tengah menjadi pusat perhatian orang tuanya.

Diva terbahak, "ahahahahah.. sukurin lo di anak tirikan, Vero, "

Semua orang turut tertawa melihat wajah Vero yang cemberut.

Sementara di tempat lain dimana Adrian berada, lelaki itu tengah kembali berseteru dengan Vara. Wanita itu merasa marah karena kecerobohan yang Adrian lakukan menyebabkan rencananya menjadi terancam gagal.

"Sekarang kamu harus mencari cara agar Kavita mau memaafkan kamu, kalau perlu kamu minta maaf sambil sujud di kakinya biar dia luluh, " marah Vara dengan suara keras.

Adrian menatap marah pada Vara yang dengan mudahnya mengatakan hal seperti itu padanya yang notabene adalah suaminya.

"Kamu gila, Vara? Kamu nyuruh aku buat sujud-sujud mohon maaf di kaki Kavita gitu?" ucap Adrian tak kalah kencangnya.

"Ya, kalau emang diperlukan, " seru Vara.

Adrian mendengus, "Huh! Nggak sudi! "

"Kamu udah nggak mau menjalankan rencana kita, Dri? "

"Rencana kamu itu menyulitkan aku, Vara, "

"Semua itu demi kebaikan kita juga, Adrian! " perdebatan kedua orang itu entah sampai kapan akan usai.

Bersambung...

1
Royhan
Luar biasa
Khairul Azam
untung aku cuman baca beberapa bab aja dan langsung loncat di bab ini jadi gak buang buang waktu untuk baca
Khairul Azam
fix ini bodoh ini vita ckckckkck
Khairul Azam
kenapa banyak banget penulis bikin peran wanita bodoh
Bayangan Ilusi: maaf ya kak, jika ceritanya tak sesuai dengan keinginan kakak. Karena memang tema ANGST seperti itu. Pemeran wanitanya harus dibuat semenderita mungkin dulu baru mendapatkan kebahagiaan setelahnya. Terimasih banyak sudah berkenan untuk mampir di novel receh saya. jika sudi untuk mampir di novel saya yang baru berjudul AKU BUKAN PENGEMIS. DIsana menceritakan wanita kuat, jadi tidak seperti disini.
total 1 replies
Katherina Ajawaila
Adrian, biar aja tau rasanya kalau nyusahin. banyak org. biar punya niat utk berubah😔
Katherina Ajawaila
plases thour, jgn kelamaan sadarnya Valdi. biar Vita merasakan bahagia 🥰
Katherina Ajawaila
semoga ada mujizat thour plases, daya tahan tubuh Valdi kuat, jadi ngk perlu pencakkkan jantung. kadihan amat thour ceritanya. baru marreid😭
Katherina Ajawaila
itu sebab akibat hidup dlm keegoisan dan ditaktor, makanya skrng Terima bagiannya. bikin banyak org menderita, mkn tuh sumpahan org banyak 😲
Katherina Ajawaila
mantap biar rasa Adrian, terlalu bijak msk aja kamu prodeo. lucik
Katherina Ajawaila
masukin aja Adrian k prodeo, sok ditraktir tapi cemen, modal lendir doank bisanya
Katherina Ajawaila
lucu juga bocil, liat mm sm ppnya
Katherina Ajawaila
udh thou4, di sah in aja lah kasihan juga valdi., setahun. lebih mendem terus lama2 jelly nya kaku🤩
Katherina Ajawaila
sakit jiwa Adrian, laporin aja tapi ada vara buang kerok, nanti du lapor balik selingkuh. racun dasar
Katherina Ajawaila
vara udh sakit nya kata nya bahaya tinggal tunggu waktunya tp msh suka jadi teh celup, ampun lah sm2 edan. keren sih. jalang teriak jalang, wedo dan lanang 🤫
Katherina Ajawaila
Cara lebih ngk jelas, tipu udh mati ternyata happy sm Valdo, edan. 😲
Katherina Ajawaila
jadihan. juga Adit kena imbas nya, gara2 kakak bego
Katherina Ajawaila
org Edan asal nyablak aja, di kira vira msh di puncak tuh 🤦‍♀️
Katherina Ajawaila
jgn halu Adrian, mkn aja terong mu sediri, spt apa yg mantan mertua blng 🤭
Katherina Ajawaila
kel Edan, yg belgi, nuntut gak anak, jadihan amat, bangunin mantu mu yg pertama dr kubur🤫
Katherina Ajawaila
makanya jgn suka manfaatin kebaikkan org, 😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!