NovelToon NovelToon
Anak Kembar Jenius Untuk Sang Mantan CEO

Anak Kembar Jenius Untuk Sang Mantan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: Miarosa

"Tanda tangani surat cerai ini atau keluargamu membusuk di penjara!"

​Difitnah atas kejahatan yang tidak dilakukannya, Flossie diusir oleh suaminya, Alfie Kincaid, ke tengah badai malam. Pria itu tidak pernah tahu, Flossie pergi dengan membawa rahasia yang terkunci rapat di dalam rahimnya.

​Lima tahun kemudian, wanita yang disangka telah mati itu kembali sebagai sosok berkuasa yang siap membalikkan keadaan.

​Saat kebenaran masa lalu mulai terungkap satu per satu, Alfie berlutut memohon kesempatan kedua. Namun, sepasang mata dingin sang mantan istri menatapnya tanpa emosi.

​Apakah Alfie sanggup membayar harga dari sebuah pengkhianatan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miarosa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

​Sinar matahari pagi menembus jendela kaca raksasa di ruang kerja lantai teratas griya tawang Champs Élysées. Pemandangan menara Eiffel yang megah membingkai suasana ruang rapat internal Ellis Corporation.

Emma berdiri di dekat papan proyeksi transparan dan mengenakan setelan jas putih gading yang pas di badan yang memancarkan aura ketegasan seorang pimpinan eksekutif dunia.

​Di meja kaca oval, Xavier duduk memangku laptopnya, sementara Leon dan Leah duduk santai di sofa sudut sembari menikmati jus buah segar.

​"Laporan indikator finansial terbaru dari Kincaid Group baru saja masuk," ujar Xavier sembari menggeser dokumen digital ke layar utama.

"Saham mereka terjun bebas hingga dua puluh empat persen pagi ini. Pihak bank konsorsium mulai membekukan lini kredit proyek ekspansi mereka di Asia dan Eropa."

​Emma memutar tubuhnya dan menatap layar dengan binar kepuasan yang dingin.

"Alfie pasti sedang terdesak di London. Pria itu tidak punya pilihan selain mencari sekoci penyelamat sebelum dewan komisaris mendepaknya dari kursi CEO."

​"Dan tebakanmu sangat akurat, Emma," sahut Xavier sembari terkekeh pelan.

"Beberapa menit lalu, tim legal Ellis Corporation menerima draf proposal kemitraan darurat dari Kincaid Group. Alfie menawarkan hak monopoli penuh bagi divisi mode ELLIS untuk menguasai proyek ekspansi mereka dengan syarat kita memberikan suntikan likuiditas."

​Emma melipat kedua tangannya di dada. Bibir merahnya menyunggingkan senyuman sarat kemenangan.

"Dia pikir dia sedang memberi penawaran menggiurkan padahal dia hanya sedang menyerahkan lehernya sendiri ke papan pemenggalan."

​"Jadi, apa langkah kita selanjutnya?" tanya Xavier.

"Kamu berniat menolak draf ini secara publik lagi?"

​"Tidak," pangkas Emma.

"Kali ini kita terima penawarannya, tapi dengan syarat mutlak, seluruh proses perundingan dan eksekusi integrasi merek harus dilakukan di markas besar Kincaid Group di London."

​Xavier menaikkan sebelah alisnya dan merapatkan jemarinya di atas meja.

"London? Tempat kamu pernah dihancurkan dan dibuang oleh keluarga itu?"

​"Tepat sekali," jawab Emma tanpa ragu.

"London adalah panggung utama di mana nama Flossie Kincaid diinjak-injak hingga tak bersisa. Sekarang aku akan kembali ke kota itu bukan sebagai korban yang bersembunyi, melainkan sebagai Emma Ellis, pemilik takdir Kincaid Group. Aku yang akan memimpin langsung delegasi ekspansi ini."

​Xavier menatap Emma dalam-dalam dan mengagumi transformasi luar biasa wanita di hadapannya.

"Kamu yakin siap berhadapan dengan seluruh keluarga Kincaid di wilayah kekuasaan mereka, Emma? Willa Kincaid juga berada di sana."

​"Aku sangat siap, Xavier," bisik Emma dingin.

"Sudah waktunya mereka membayar setiap tetes air mata dan luka yang diciptakan empat tahun lalu."

​Dari sofa sudut, Leon meletakkan gelas jusnya. Balita laki-laki itu membuka tablet khususnya dan jemari pendeknya menari cepat di atas layar sentuh berlatar hitam penuh kode hijau.

​"Mama tidak perlu khawatir tentang keamanan di London," celetuk Leon dengan suara datarnya yang khas.

​Emma menoleh dan menatap putra kecilnya dengan senyum lembut.

"Leon? Apa yang sedang kau lakukan, Sayang?"

​"Aku baru saja menyusupkan program pemantauan tingkat tinggi Trojan Ghost ke dalam seluruh jaringan peladen utama Gedung Kincaid Group London," sahut Leon tenang tanpa mendongak.

"Seluruh CCTV, pintu akses digital, bahkan lalu lintas percakapan telepon seluler Alfie Kincaid dan ibunya sekarang bisa kita pantau secara real time dari ponsel Mama."

​Xavier terkekeh kagum dan menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Luar biasa. Kamu benar-benar meretas benteng pertahanan Kincaid sebelum kita mendarat di London?"

​"Tentu saja, Paman Xavier," jawab Leon dingin. "Pria jahat itu menyuruh asistennya untuk mencari tahu informasi tentang aku dan Leah. Jadi, aku kunci semua basis data medis dan enkripsi identitas kami di seluruh rumah sakit Eropa. Jika peretas mereka mencoba membukanya, komputer mereka akan langsung terbakar."

​Leah melompat turun dari sofa dan berlari menghampiri Emma, lalu memeluk kaki ibunya dengan manja.

​"Leah juga siap bantu Mama!" seru Leah riang.

​Emma membungkuk dan memeluk kedua anak kembarnya dengan perasaan haru yang membuncah di dada. Kehadiran Leon dan Leah adalah kekuatan terbesar yang tak akan pernah bisa dihancurkan oleh siapa pun.

​Xavier berdiri dari kursinya dan melangkah mendekati Emma lalu menepuk bahunya dengan tegas.

"Baiklah. Jika kamu sudah mantap untuk kembali ke London, aku akan menyiapkan seluruh armada keamanan pribadi Ellis Corporation. Aku sendiri yang akan mendampingimu."

​"Terima kasih, Xavier," ujar Emma tulus.

"Tanpa bantuanmu dan anak-anak, aku tidak akan pernah sampai di titik ini."

​"Ingat, Emma," tambah Xavier dengan tatapan mata yang dalam. "Kamu tidak lagi berjalan di dalam kegelapan. Di London nanti, kamu adalah pemburu dan Alfie Kincaid adalah mangsamu."

​Emma berdiri tegak dan memandang ke luar jendela menembus awan tipis di langit Paris.

"Persiapkan jet pribadi untuk esok pagi, Xavier."

1
Diana Silaen
penyesalan yang tiada ujung
Quinza Azalea
next thor💪
Diana Silaen
mantaap lanjut Thor 👍👍🌟🌟🌟
Diana Silaen
sungguh luar biasa kamu Emma wanita hebat
Diana Silaen
👍👍👍🌟🌟
Diana Silaen
tolong selamatkan ibu dan bayinya, pliis😭
Miarosa: /Sob/
total 1 replies
Diana Silaen
aduh,takut ngak ada yg nolongin
Diana Silaen
semoga suamimu dan mertuamu menerima perbuatan mereka
Ma Em
Kasihan sekali kamu Alfie makanya jgn langsung percaya pada orang lain meskipun itu ibumu sendiri selidiki dulu kebenaran nya sekarang Alfie baru menyesal dan itupun penyesalanmu sdh terlambat .
Juli Restiarini
𝑙𝑎𝑛𝑗𝑢𝑡
Miarosa: sudah lanjut ya
total 1 replies
Icha Arlita
makanya di pikir dulu, mampus
siti Syamsiar
👍lanjut thor
Miarosa: Bab 29 sdh dilanjut
total 1 replies
tia
lanjut thor
sunaryati jarum
Lega Flossie dan kedua bayine selamat dan sehat
sunaryati jarum
Semoga berhasil dalam.karir dan membesarkan dua anakmu Flossie
sunaryati jarum
Jangan kesuksesan kamu terbuka Emma
sunaryati jarum
Dendammu jangan sampai.membuatmu jadi monster tapi jadi wanita tangguh yang berkualitas
sunaryati jarum
Pembalasan baru dimulai dengan.penolaksn pembelian desain
sunaryati jarum
Good job ternyata kamu punya.keahlian desain perhiasan Flossie semoga sukses dengan bimbingan Xavier
sunaryati jarum
Penyesalan kamu makin dalam.Alfie apalagi jika kebenaran tentang teh herbal dan foto
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!