NovelToon NovelToon
Menikahi Duda Kaya Raya

Menikahi Duda Kaya Raya

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Cintapertama / Romansa Fantasi
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dinzy Aurora, gadis berusia 21tahun yang hidup sebatang kara di Ibukota, mengadukan nasibnya berharap memiliki kehidupan yang layak. Saat ini Dinzy baru saja lulus dari kampus terbaik di kota tersebut, mendapatkan gelar cumlaude bukan berarti Dinzy bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Setalah 2 bulan menerima Ijazahnya, Dinzy belum juga mendapat panggilan wawancara kerja. Dan selama 2 bulan tersebut sambil tetap mencari pekerjaan baru, Dinzy masih bekerja di sebuah coffee shop. Selama Dinzy tinggal di Ibukota, Dinzy memang melakukan pekerjaan paruh waktu untuk menyambung hidupnya, meskipun Dinzy mendapatan beasiswa dan juga biaya hidup, namun itu tidak menghalangi Dinzy untuk tetap bekerja. Dinzy tumbuh di sebuah panti asuhan di pesisir Ibukota. Ia tidak mengenal siapa Ayah dan Ibunya. Meskipun ia sangat penasaran, tapi pihak panti juga tidak bisa membantu Dinzy karena saat itu, Ibunya Dinzy hanya menyerahkan Dinzy begitu saja dan meninggalkan Dinzy di panti asuhan tersebut. Hanya nama yang Dinzy terima dari Ibunya, nama pemberian dari sang Ibu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2

Hari ini pertama kali Dinzy masuk kerja. Dia datang lebih awal bersama beberapa staff baru yang kemarin melakukan wawancara kerja bersamanya. Mereka saling berkenalan satu sama lain.

 

Meskipun mereka berbeda divisi, setidaknya Dinzy tidak merasa sendirian di kantor ini karena Dinzy memiliki teman baru.

 

Mereka semua masuk ke dalam lift, kemudian berpisah di beberapa lantai dan menuju ke divisi masing-masing.

 

"Selamat pagi semuanya, perkenalkan saya Dinzy staff baru disini" ucap Dinzy ramah kepada seniornya disana.

 

Kedatangan Dinzy disambut ramah oleh staff kantor tersebut, menerima sambutan hangat tersebut Dinzy merasa lega karena kedatangannya diterima oleh mereka.

 

"Dinzy, ini meja kamu. Kalau ada kesulitan jangan malu atau sungkan buat nanya. Karena kita 1 tim, jangan sampai kesalahan menjadi tanggung jawab tim" ucap salah seorang wanita.

 

"Baik Bu" jawab Dinzy

 

"Panggil saya Siska aja"

"Baik Mbak Siska"

 

Dinzy duduk di mejanya, dia mulai bekerja dan belajar memahami cara kerja di kantor tersebut. Komunikasi begitu dianjurkan di dalam sebuah tim, mereka tidak membedakan antara staff lama ataupun staff baru. Tidak ada senioritas pada divisi yang Dinzy tempati saat ini.

 

"Dinzy, thank you ya!" ucap Hendra karena Dinzy membantu pekerjaan Hendra dengan cepat.

 

"Sama-sama Mas" jawab Dinzy

 

Jam sudah menunjukan pukul 12 siang, dan semua staff segera mematikan komputer mereka masing-masing. Ada beberapa yang masih bekerja, dan sebagian meninggalkan ruangan untuk segera makan siang.

 

"Dinzy gak istirahat?" tanya Siska

 

"Sebentar lagi Mbak, nanggung" Jawab Dinzy sopan

 

"Pastikan segera istirahat ya, ada jatah makanan untuk staff di lantai 5. Kalau mau beli diluar, belakang kantor ada tempat makan enak" jelas Siska

 

"Wah, terimakasih Mbak informasinya"

"Sama-sama Dinzy. Aku duluan ya"

"Baik Mbak"

 

Siska meninggalkan Dinzy yang masih bekerja, kemudian Dinzy melanjutkan pekerjaannya yang hampir selesai.

 

Di ruangan tersebut tersisa 4 orang termasuk Dinzy diantaranya. Karena pekerjaannya selesai, Dinzy mematikan komputernya lalu meninggalkan mejanya menuju lantai 5 untuk cek makanan khusus staff.

 

Ruangan tersebut begitu ramai, karena hampir semua staff mengambil jatah makanan mereka. Dinzy ikut mengantri kemudian mengambil makanannya.

 

"Dinzy" Panggil Yura, salah satu staff baru yang menjadi teman Dinzy.

 

"Hai, Yura. Gimana kerjaan kamu?"

"Oke sih, agak sulit tapi senior disini baik-baik semua"

"Iya, mereka gak membedakan. Beruntung kita dapat lingkungan yang sehat"

"Yup. Mau makan apa kamu?"

"Belum tahu. Kalau kamu?"

"Aku mau sup aja deh, lagi gak begitu fit hari ini"

"Kamu butuh obat? Aku ada"

"Oh, boleh. Setelah makan ya"

"Oke Yura"

 

Keduanya mengambil jatah makanan mereka, kemudian mencari meja kosong dan segera menikmati makana yang ada di hadapan masing-masing.

 

Saat menikmati makanannya, ponsel Dinzy berdering. Ia melirik kearah ponsel melihat nama kekasihnya muncul pada layar ponsel tersebut.

 

"Dinzy, sorry... Mungkin sebaiknya kita menyudahi hubungan ini. Aku gak dapat feel yang sama seperti dulu saat awal bersama kamu. Aku berusaha untuk memaksa diri, tapi tidak bisa. Semoga kamu mengerti dan bisa mendapatkan pengganti yang lebih baik" - Arka

 

Mata Dinzy terpaku menatap layar ponselnya, ia merasa sedih juga merasa lega. Sedih karena Dinzy bersama Arka sudah menjalin hubungan 4 tahun. Lega, karena Dinzy mendapat kejelasan tentang hubungan tersebut.

 

"Dinzy, kamu kenapa?" tanya Yura

 

"Gak apa-apa, ini temanku cerita" jawab Dinzy

 

"Oh... aku pikir ada masalah. Kalau ada apa-apa, cerita aja ya. Kita teman sekarang jangan dipendam sendiri"

"Iya Yura, terimakasih ya"

1
falea sezi
jangan percaya🤣 uda sering cek. in dia sis
falea sezi
lanjjtt
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
wah bisa nih foto nya dikirim ke istrinya alvin biar mampus si moza ditangan istrinya alvin 🤭
Wahyuni Abuzar
iihh bisa yaa gitu tanpa babibu main sp aja...🤪
Scd: Iya ihhh kesel kan🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!