NovelToon NovelToon
With Ghost

With Ghost

Status: tamat
Genre:Horor / Sudah Terbit / Eksplorasi-misteri dan gaib / Hantu / Mata Batin / Tamat
Popularitas:6.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vie Junaeni

Juara II Cerita Seram Noveltoon.

Setta terlahir sebagai gadis yang berbeda dengan kawan sebayanya. Ia selalu dikelilingi para sosok yang tak kasat mata yang selalu datang dan pergi semaunya.

Gadis itu harus bertahan dengan takdir yang memilihnya. Bersama Nathan, satu-satunya keluarga yang ia miliki, Setta juga harus berjuang memecahkan misteri yang menimpa sang Kakak.

Bagaimana Setta menjalani kisahnya bersama para hantu?

Bagaimana juga dia akan memecahkan misteri yang menimpa kakaknya?

Kutantang kalian untuk membaca kisah kengerian Setta, sendirian di malam hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Junaeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 24 - With Ghost

*** Chapter 24 ***

Malam itu Tia mengetuk rumah Nathan dan minta ijin untuk tinggal di rumahnya bersama Thalia.

"Kok bisa sih tempat kos kamu kebakaran gitu?" tanya Nathan saat menerima Tia dan Thalia.

"Aku juga gak tau pak, katanya sih hubungan arus pendek atau konslet gitu, untung saya masih bisa nyelamatin Thalia dan barang-barang lainnya," ucap Tia menjelaskan.

"Minum dulu kak, hai adik cantik," Setta menyapa Thalia yang masih asik dengan boneka susan di tangannya.

"Makasih ya Ta, cepet banget sih udah SMA aja terakhir ketemu kayaknya kamu masuk SMP deh," ucap Tia sambil meneguk secangkir teh manis buatan Setta.

"Jadi gimana dek, kamu keberatan gak kalau Tia sama Thalia tinggal di sini sampai Tia dapet kosan dan kasus Thalia selesai?"

Tanya Nathan.

"Aku sih gak keberatan malah rumah jadi rame, ya tapi cuma ada kamar nenek yang kosong," sahut Setta.

"Gak apa Ta, sampai gaji aku turun buat bayar kosan baru, jadi aku numpang tinggal di sini ya?" pinta Tia.

"Iya kak boleh, yuk rapihin kamar nenek buat kak Tia, nanti Thalia tidur sama kakak juga ya soalnya kasur nenek lebih lebar dari kasur aku," ucap Setta.

"Iyalah masa dia tidur sama Nathan, kalau gitu mah kak Tia juga mau hehehe," ucap Tia asal melirik Nathan yang melongo mendengar candaan Tia barusan.

Setta mengantar Tia dan Thalia menuju kamar Nenek. Sekembalinya dari kamar Tia, Setta mengetuk kamar Nathan.

"Kamu kenapa dek? ada yang mau diomongin?" tanya Nathan.

"Bang, ada yang aneh deh sama anak itu," ucap Setta.

"Ya maklumin aja dek, sekarang bayangin deh kalau kamu jadi anak kecil yang liat semua keluarganya dibantai dengan sadis, pasti syok kan? jadi wajar dia aneh gak mau ngomong sama sekali, gak tanggap sama kita, kaya punya dunia sendiri, yang penting kamu bantuin abang, siapa tau dengan sendirinya dia bakal ungkap siapa pembunuh keluarganya," ucap Nathan.

"Iya sih, tapi gak tau deh perasaan Setta liat dia tuh takut gimana gitu," ucap Setta lirih.

"Perasaan kamu aja kali dek, dah sana tidur!" sahut Nathan.

***

"Serius nih Ta, tiap pagi Pak Nathan yang nyiapin sarapan buat kamu?" tanya Tia pagi itu.

"Iya serius," jawab Setta.

"Aihhh so sweet banget sih pak Nathan, suami idaman banget nih," sahut Tia menjentikkan jarinya.

"Udah deh pada makan, Thalia makan ya?"

Nathan menoleh pada Thalia yang langsung mengangguk.

"Terus kalau aku sekolah kalian kerja, ini Thalia gimana?" tanya Setta.

"Titip sama Mbak Ayu aja sampai kamu pulang sekolah, entar abang yang ngomong."

"Emang mbak Ayu udah dateng, kok gak ada suara bawel kaya biasa sih apa nyanyi dangdutan?" tanya Setta.

"Ada kok tuh lagi bersihin kamar mandi, mungkin lagi banyak masalah sama suaminya," bisik Nathan.

Tin...Tin..

"Mobil Rania udah datang, Aku berangkat ya ke sekolah ya," ucap Setta lalu mencium punggung tangan abangnya dan juga Tia.

"Ayo bareng saya!" Nathan mengajak Tia berangkat ke tempat kerja bersama.

"Aihhh mimpi apa ya aku semalam, udah di kasih tumpangan rumah sekarang tumpangan mobil sama bapak ganteng hehehe," Tia menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

"Lebay kamu! Mbak Ayu... titip Thalia ya," pinta Nathan pada Ayu yang keluar dari kamar mandi.

Mbak Ayu hanya mengangguk dan tersenyum tipis pada Nathan. Ia dan Thalia berpandangan saling menatap tajam.

Tia mengikuti Nathan masuk ke dalam mobilnya.

"Pembantu bapak aneh deh, sama kaya Thalia diem aja, mana pucat banget lagi kayak orang lagi sakit," ucap Tia sambil memasang seat belt.

"Perasaan kamu aja kali, duh ni susah banget sih ngeklik nya," Nathan menggerutu.

"Aku bantu pak," Tia membantu Nathan memasang sabuk pengaman di tubuh Nathan, sampai kedua mata Tia bertatapan dengan Nathan sekilas membuat keduanya langsung tampak canggung.

"Udah klik, pak," ucap Tia dengan wajah yang berubah merona tapi dia sembunyikan.

"Oke, makasih ya," sahut Nathan lalu fokus menyetir.

***

"Ta, udah bilang belom sama abang Nathan kalau minggu depan mau ke bumi perkemahan buat pemilihan anggota OSIS yang baru?" tanya Rania

"Belum," sahut Setta yang masih sibuk membuat rangkuman penjelasan guru TIK tadi.

"Ih Setan gimana sih lo, kan udah aku daftarin, udah aku bayarin, pokoknya kamu harus ikut," ucap Rania memaksa Setta.

"Eh manggil aku setan, nanti yang datang setan yang lain lho," ucap Setta menakuti Rania.

"Aduh jangan gitu dong Ta, ke kantin aja yuk," Rania menarik lengan Setta.

"Iya bentar." Setta merapikan buku-bukunya lalu mengikuti Rania pergi ke kantin.

"Hai adik-adik kelas aku yang blaem-blaem," ucap Aryo dan Jin yang duduk di hadapan Setta dan Rania.

"Duh kalau mandang yang di depan kamu seger Ta makin selera buat makan, tapi kalau yang depan aku agak sepet gimana gitu," gumam Rania berbisik ke Setta.

"Eh sembarangan tampang kayak Lee Min Ho gini di bilang sepet," sahut Aryo memuji dirinya sendiri.

"Idih najong! tutup panci angus gini mau sok-sokan nyamain Lee Min Ho," ucap Rania membalas Aryo.

"Udah sih berisik banget, pesenin mie ayam, Yo!" perintah Jin ke Aryo.

"Nih anak kecil aja yang pesenin gimana?" Aryo melirik ke arah Rania.

Rania mengeluarkan selembar uang lima puluh ribuan ke hadapan Aryo.

"Aku beliin es kelapa kak sisanya elo ambil sama buat beliin mie ayam kak Jin, gimana?" tantang Rania.

"Wah ngelunjak nih adek kelas, songong banget, tapi lumayan sih."

Aryo meraih uang tersebut dan pergi memesan makanan.

"Ah kalah juga sama duit," Jin melempar Aryo dengan tusuk gigi dari mulutnya.

"Kamu gak boleh gitu Ran, mentang-mentang banyak duit," Setta memperingatkan.

"Iya maaf, tapi kan maksud aku baik, traktir dia juga hayo," sahut Rania.

"Eh anak kecil, pada ikut ke bumi perkemahan kan?" tanya Jin.

"Ikut, aku berdua Setta pasti ikut," sahut Rania penuh semangat.

"Cakep...! nanti aku liat data kalian biar bisa satu bis sama aku," ucap Jin.

"Asik... cakep banget deh tuh, kak," Rania mengacungkan ibu jarinya ke arah Jin.

"Hai Jin," Sapa Ratu sambil memegang pundak Jin yang bidang sempurna itu dan menatap ke arah Setta tajam.

***************

Bersambung ya...

Jangan lupa mampir ke novel Vie lainnya

- Pocong Tampan

- Kakakku Cinta Pertama ku

- 9 Lives

- Gue Bukan Player

Vie Love You All...😘😘

1
Hati Yang Terkilan
kan bener trus pindah ke isekai 😟😟😟😟
Hati Yang Terkilan
kok aku rasa sedih ya dengan ucapannya mama setta....serasa nyataaaa gitu...😟
Hati Yang Terkilan
serem;mm😖😖😖😅
Hati Yang Terkilan
ya kasiannya terus ke isekai😢😢😢😢
Hati Yang Terkilan
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Hati Yang Terkilan
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Hati Yang Terkilan
duhhhh gak sanggup ngebayangin seremmmm😖😖😖😖😖
Hati Yang Terkilan
astafirullah santai amat si pak ustad ngasi tau kalo si setta lagi jadi tamu di rumah tetangga ghaibnya😅😅😅😅😅
Hati Yang Terkilan
makanya Tan....masa tu adek di panggil sama lo... kan terkabul de tu doanya ya...si setta di culik setan😅😅😅😅😅
Hati Yang Terkilan
lo apa jangan2 si setta dia ambil sama mbak kunti ya...duhhh uda lama gak baca lagi ni ceritanya jadi rada2 lupa akunya🤭🤭🤭
Hati Yang Terkilan
widiiiiii tega amat lo Tan...manggil adikmu setan....padahal elo juga dipanggil Tan lo🤣🤣🤣🤣
Nur Bahagia
jin baik penjaga setta kemana, si harimauuuuu
Nur Bahagia
bau2 nya setta bakal di musuhin nih sama ratu
Nur Bahagia
setta nih nabrak mulu
Nur Bahagia
setta nih kagetan muluu..
Nur Bahagia
dipiara Ta.. siapa tau kera nya lucu 😂
Nur Bahagia
jangan2 itu hantuuu 😱👻
Nur Bahagia
menunaikan ibadah umrah sebagai pencitraan katanya 🤣🤭
Nur Bahagia
jangan jin ini jodohnya settan 🤭
Nur Bahagia
setta di jadiin paranormal sama abang nya 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!