NovelToon NovelToon
14 Februari

14 Februari

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Tamat
Popularitas:105.3k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Semua dimulai pada tanggal 14 februari, saat Fay berulang tahun yang ke 22 tahun, Kendra berjanji kepada Fay akan selalu pulang di hari ulang tahun kekasihnya.

Mereka berdua terpaksa harus menjalani hubungan jarak jauh lantaran Kendra mendapatkan pekerjaan di Jakarta, sementara Fay masih harus terus meyelesaikan kuliah kedokterannya di Jogja.

Waktu menguji mereka, tapi keduanya berhasil terus bertemu pada tanggal yang sama setiap tahun. Hingga suatu hari tersingkap rahasia yang Kendra sembunyikan selama ini, Kendra mengkhianati janji yang pernah ia ucapkan kepada Fay.

Akankah keduanya bisa terus bersama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Selesai acara resepsi, orangtua Kendra langsung kembali keJogja, sementara Kendra membawa Amanda ke apartementnya. Tak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Kendra, ia harus menempati hunian impiannya bersama Amanda, padahal ia selalu memimpikan akan menempatinya bersama Fay.

Harapan Kendra semakin pupus, saat siang tadi ia membaca pesan yang di kirimkan Icha, yang memintanya untuk tidak menggangu kakaknya lagi. Kendra membuka pintu masuk apartementnya, kemudian memberi acsess card berserta pinnya kepada Amanda. "Peganglah, agar kau bisa keluar," ia merasa tak perlu mengajak Amanda berkeliling karena saat ia mengajak Fay membeli apartement tersebut, Amanda turut ikut bersamanya.

Kendra langsung berjalan menuju sebuah kamar. "Asisten rumah tangga baruakan ada besok siang, dia akan merapihkan apartemen ini, mencuci baju dan memasak untukmu," ucap Kendra sembari membuka pintu kamar. "Ini kamarmu, kamarku aku ada di sebelah," ia menujuk sebuah kamar yang berada tepat di samping kamar yang sudah ia siapkan untuk Amanda.

Amanda mengerutkan alisnya, ia terkejut dengan apa yang di sampaikan oleh Kendra. "Loh memangnya kita tidak satu kamar?" tanya Amanda.

Kendra hanya menggelengkan kepalanya. "Kau ketuk saja jika ada apa-apa," ia beranjak menuju kamarnya, namun Amanda meraih tangan Kendra, mencegahnya pergi. "Tapi kan Mas, kita kan sudah sah sebagai suami istri."

Kendra melepaskan tangan Amanda. "Maaf aku masih butuh waktu sendiri," ucap Kendra, ia kembali berjalan menuju kamarnya meninggalkan Amanda yang masih berdiri di ambang pintu.

Melihat pintu kamar Kendra di kunci, Amanda pun masuk ke kamarnya dengan wajah kecewa, padahal sebelumnya ia sudah membayangkan akan menikmati malam pengantin yang indah bersama Kendra.

Seolah tak patah arang, pagi harinya Amanda bangun kebih awal, ia menyiapkan sarapan untuk Kendra dan ingin membicarakan planing bulan madu mereka yang belum sempat di bicarakan. "Morning husband," sapa Amanda ketika melihat Kendra keluar dari kamarnya, ia agak sedikit bertanya-tanya melihat Kendra yang nampak rapih. "Sarapan yuk sayang, aku sudah buatin nasi goreng untukmu."

Kendra menghampiri Amanda yang terlihat sibuk di meja makan. "Aku sudah mulai masuk kantor," ucap Kendra sembari melihat makanan yang telah Amanda siapkan di meja makan. "Kau tidak perlu repot-repot menyiapkan makanan atau apa pun untukku, aku bisa ngurus diriku sendiri." ia berbalik dan berjalan keluar dari apartementnya. Rasanya masih terlalu berat untuk Kendra, menerima Amanda sebagai istrinya.

Belum sempat Kendra menutup pintu apartement, Amanda sudah mengejar Kendra. "Ini sarapannya Mas.." Amanda tersenyum sembari menyodorkan paper bag berisi nasi goreng buatannya dan beberapa buah segar untuk suaminya.

Kendra masih terdiam dan enggan menerima paper bag pemberian Amanda, hingga Amanda meraih tangan kiri Kendra untuk menerima sarapan buatannya dan kemudian meraih tangan kanan Kendra, lalu menciumnya. "Semangat ya sayang," ia memberikan kecupan manis di pipi suaminya.

Kendra masih tak bergeming, kemudian ia berjalan meninggalkan apartememtnya.

Setibanya di kantor Kendra memberikan sarapan buatan Amanda kepada Angga. "Nih buat loe!"

Angga mengangkat alisnya, sembari memperhatikan Kendra yang berdiri di hadapannya. "Loe dah balik ke Jakarta?" tanya heran, seingatnya Kendra mengajukan cuti selama satu minggu. "Bukannya loe baru kemaren nikah? Kok udah masuk kerja?"

Kendra menghela napas beratnya, ia baru ingat jika dirinya belum merevisi cuti yang ia ajukan. Semula Kendra mengajukan cuti selama satu minggu, karena ia ingin menikmati bulan madunya bersama Fay, namun karena batalnya pernikahannya dengan Fay, Kendra hanya mengambil cuti satu hari saja untuk akad nikah dan resepsi sederhananya.

Kendra mengangkat bahunya, "Ceritanya panjang, tapi gue lagi enggak mood buat cerita," ucap Kendra. "Tapi yang pasti acara dinner minggu depan, gue batalin."

Selain merubah jadwal cutinya, ia juga membatalkan acara dinner bersama teman-teman kantornya yang semula ia khususkan untuk memperkenalkan Fay kepada semua teman-temannya dan sekaligus syukuran atas pernikahannya. Namun sekarang Kendra merasa tidak ada yang perlu ia rayakan.

Hanya dengan melihat wajah Kendra yang nampak murung dan tak bersemangat, Angga tidak pagi bertanya apa pun mengenai pernikahan Kendra, ia mengambil setumpuk berkas dari laci meja kerjanya. "Ini analisa laporan bulan ini, jam 10 nanti kau meeting dengan Pak William."

Kendra mengangguk dan menerima tumpukan berkas yang di berikan Angga kepadanya. "Thank you, Ngga" ia kembali ke ruangannya.

Hari itu Kendra bekerja hingga larut malam, ia lebih memilih berlama-lama di kantornya, ketimbang harus pulang dan bertemu dengan Amanda. "Hanya tujuh bulan sampai Amanda melahirkan, aku pasti bisa melewati ini," gumam Kendra, ia menghela napas panjangnya, sembari merapihkan meja kerjanya, barulah ia kembali pulang.

Pukul 23.00 Kendra tiba di apartementnya, ia di sambut oleh Amanda dengan wajah penuh kekhawatiran. "Mas dari mana saja?" tanyanya. "Aku dari tadi menghubungi mas Ken, tapi enggak di angkat-angkat, aku takut mas kenapa-napa."

"Aku baik-baik saja," jawabnya datar. "Bukankah kau sudah tahu jika aku ke kantor?" Kendra menolak saat Amanda hendak membawakan tas kerja miliknya, ia terus berjalan menuju kamarnya. "Lain kali kau tidak perlu menungguku pulang."

Amanda mengangguk, sembari berjalan mengikuti Kendra dari belakang. "Mas, mau makan dulu atau mau mandi, aku siapin ya air hangatnya."

Kendra menoleh ke arah Amanda. "Sudah kukatakan kau tidak perlu menyiapkan apa pun untukku, aku bisa mengurus diriku, kau urus saja dirimu sendiri!!" ucapnya dengan tegas.

" Tapi mas Ken..."

"Amanda, selama ini aku sudah cukup bersabar menuruti semua kemauanmu dan orangtuamu. Jadi tolonglah, kali ini benar-benar ingin sendiri." Kendra kembali berjalan menuju kamarnya.

Pukul 01.00 dini hari, Amanda menyelinap masuk ke kamar Kendra, ia melepas seluruh pakaiannya dan berbaring memeluk Kendra. "Aku yakin cepat atau lambat kau akan menjadi milikku sepenuhnya," bisik Amanda.

💡Sekilas Info

Imam Syafi’i berpendapat bahwa perkawinan akibat hamil diluar nikah adalah sah, perkawinan boleh dilangsungkan ketika seorang wanita dalam keadaan hamil. Baik perkawinan itu dilakuan dengan laki-laki yang menghamilinya ataupun dengan laki-laki yang bukan menghamilinya. Argumen Imam Syafi’i tentang kebolehan perkawinan tersebut adalah karena wanita tersebut bukanlah termasuk golongan wanita yang haram untuk dinikahi. Bayi yang lahir akibat hubungan diluar nikah nasabnya kembali kepadanya.

1
RithaMartinE
luar biasa
falea sezi
hahaha mati kan akirnya mampusss
falea sezi
enak bgt manda hancurin sepupu sendiri dia bahagia hahaha aneh
falea sezi
enak bgt amanda Kendra bahagia karna amanda mana jahat bgt jd cwek
falea sezi
ttep g respect ma amanda
falea sezi
g nrima amanda tp cium cium amanda munafik kau ken
falea sezi
si jalang amanda bahagia hahah
falea sezi
tukang selingkuh dpet karma
Atmita Gajiwi
/Smile//Smirk/
Surati
bagus, menguras air mata dan emosi
el
aktor utama wanitanya terlalu baek
Yunerty Blessa
makasih kak thor buat novel nya yang sungguh mantap..
teruskan usaha kak thor dalam penulisan nya 😘😘 dan sukses selalu 😘❤️
Yunerty Blessa
akhirnya setiap pasangan hidup bahagia..
makasih buat novel nya😘😘
Yunerty Blessa
seandainya Kevin yang menikah dengan Fay kan best..apa pun tahniah kendra dan Fay buat pernikahan kalian..smoga bahagia bersama Lily
Yunerty Blessa
Amanda egois..tidak memberi kad undangan Fay
Yunerty Blessa
Fay bukalah hati mu untuk Kevin dan lupakan Kendra
Yunerty Blessa
jujur saja kendra sama Fay
Yunerty Blessa
seperti nya Amanda menjerat Kendra..
Yunerty Blessa
kendra bodoh sekali..mudah terpedaya
Yunerty Blessa
bahaya dengan Amanda nih...gatal punya perempuan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!