🔥🔥🔥 area 21 +++ siapkan mental kalian
Pastikan gigi kalian tidak kering selama membaca cerita ini,🤣
#terjebak ranjang panas karena nonton film 21 ++ pernah kalian mengalami nya? Kalau belum tanya kan pada wanita bernama Lea Hadid yang hidup langsung berantakan setelah dia menghabiskan malam panasnya dengan seorang pria yang di sukai nya secara diam-diam...
#hidup dalam pelarian
itu lah ungkapan yang tepat untuk wanita yang bernama Lea Hadid ini. Mencintai tapi mengingkari semua perasaan cinta yang dia miliki.
Apakah kapal Lea Hadid dan kekasih Hati akan bisa kembali berlayar di tengah semua rahasia yang Lea Hadid miliki? yuck ikuti kisah Lea Hadid yang semakin ia menghindar.. takdir semakin mengejar nya🤣
😉 yuk kita mulai happy reading kita di novel kak UPe yang satu ini 🥰 happy reading 🐿️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak UPe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24
🥰jangan lupa dukung perjuangan Ansel untuk mendapatkan Lea, dengan cara nyenengin hati kak UPe.. 😂😂😂 dengan cara tinggalkan hadiah dan Vote serta booming like dan komen. #terima kasih.
🗿 happy reading 🗿
☘️☘️☘️
“Benar pak! Kenapa? Apa kah nama saya terdengar aneh pak?” cetus Lea yang paham mengapa satpam itu ingin tertawa.
“Ah! Tidak.. nona! Nama nona sungguh bagus!” Ujar si satpam sambil mengembalikan id card milik Lea.
“ini...”
Lea pun mengambil Id card itu dan menyimpannya baik-baik di dalam tasnya. Untuk sementara ini Lea tidak akan mengalungkan id card itu di leher nya sampai dia melapor di bagian HRD.
“Jadi saya sudah boleh masuk pak?” tanya Lea pada satpam itu.
“Tentu saya nona Betty.” Jawab satpam dengan sopan tapi tetap sambil menahan tawa nya.
“Terima kasih pak satpam yang baik hati dan rupawan.” Kata Lea sambil mendorong kereta Bia memasuki gedung itu.
Baru saja Lea akan sampai di depan resepsionis, tiba-tiba...
“Nona!! Nona Betty.... !” Satpam itu teringat sesuatu dan mengejar Lea.
“Ya pak! Ada apa?” tanya Lea dengan wajah bingung. Bukannya tadi mereka baru saja selesai bicara, kenapa si satpam malah mengejar nya kembali.
“maaf nona, saya lupa menginformasikan. Di kantor ini, nona tidak boleh membawa anak kecil sewaktu bekerja. Tapi sebagai gantinya, kantor menyedikan tempat penitipan anak khusus karyawan atau eksekutif di lantai 2. Jadi nona Betty bisa mendaftarkan anak nona Betty di tempat penitipan itu, baru setelah nya nona melapor ke HRD.” Terang satpam itu.
“benarkah ada tempat seperti itu disini pak?” tanya Lea yang merasa sungguh lega akhirnya dia bisa menjalankan mi si nya dengan leluasa tanpa mengasuh Bia.
“Dulu nya memang tidak ada nona! Tapi semenjak istri dari direktur utama perusahaan ini yang juga adalah designer utama perusahaan ini punya anak, tempat penitipan anak pun di buat oleh tuan Zee.” Jelas satpam itu pada Lea.
“Waah! Luar biasa! Pak satpam yang baik hatinya, terima kasih ya!” Ujar Lea.
“sama-sama neng Betty!” jawab si satpam dan kembali ke pos nya jaga nya.
Lea yang merasa sangat tertolong dengan ada nya penitipan itu, dengan senang hati melangkahkan kaki nya menuju lantai 2.
“Bia! Selama aku bekerja.. kau harus menjaga sikap mu di tempat penitipan itu! Kau mendengarkan ku kan??!” Ujar Lea pada Bia saat mereka akan masuk ke dalam lift.
“Maaama! Maaaama! Ok-ke!” jawab Bia yang sungguh menggemaskan.
Singkat cerita Lea dan Bia pun sampai di depan tempat penitipan anak.
“nah Bia... kau akan berada disini sampai semua pekerjaan ku selesai. Jangan nakal!” Lea kembali mengulangi peringatannya pada Bia yang terlihat tersenyum saja pada Lea.
Lea membuka pintu itu pelan.
Dan saat pintu itu terbuka, terlihatlah seorang pria dengan seorang anak laki-laki di dalam tempat penitipan anak itu.
Pria itu seperti sedang membujuk anak laki-laki itu.
"Arka.... aypa itu sudah harus pergi ke ruangan aypa!" Seru pria itu
"Arka ikut!!" sebut bocah itu dengan wajah cemberut.
Dengan spontan, Lea menutup pintu itu kembali saat dia menyadari ternyata pria itu adalah Ansel Hardata!!
Lea pun langsung mendumel di luar ruangan itu. “kenapa harus dia lagi????????!!!!!!!” teriak Lea dalam hati.
“Nona? Apa kau ingin menitipkan anak mu?” tanya seorang wanita yang entah sejak kapan tiba-tiba ada di belakang Lea.
“Hah? Iyaa...” jawab Lea dengan ekspresi wajah maling yang baru saja kepergok akan masuk ke rumah target operasi nya.
Namun bagaimana lagi, mau tidak mau, Lea memang harus menitipkan Bia di tempat penitipan di kantor itu.
“benarkah???” jawab wanita itu dengan ekspresi muka yang sangat senang.
“heem.. “ Lea pun mengangguk lemah.
“Ayoo...ayoo! Masuk! Sini saya bantu dorong kereta adek yang cantik ini?!” Ujar si wanita penuh semangat.
Wanita itu ternyata adalah salah satu dari dua penjaga tempat penitipan anak yang Lea datangi.
Lea pun membiarkan kereta Bia di dorong oleh wanita itu untuk masuk ke dalam ruangan itu.
Sambil memikirkan bagaimana cara agar Ansel tidak menyadari keberadaan nya. Baik sebagai Lea maupun sebagai Betty.
Lea tidak ingin terlibat apapun dengan pria yang bernama Ansel Hardata ini
😰😰😰
semakin di hindari, semakin sering ketemu ya Lea...😂😂😂