Adit memutuskan hubungan dengan kekasihnya karena di khianati, dan menerima perjodohan dari orang tuanya, walaupun dia sempat menentang nya, dia di jodohkan dengan Dita gadis periang anak dari sahabat papanya sekaligus tetangganya.
Adit dan Dita berusaha saling menerima satu sama lain karena mereka yakin pilihan orang tua mereka lah yang terbaik.
Cinta mereka akhirnya tumbuh setelah mereka menikah.
Jatuh Cinta Setelah Menikah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Norma28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 23
Kini Adit dan Dita sedang dalam perjalanan menuju rumah orang tua mereka.
"Kita mau ke mana dulu, ke rumah mama atau bunda" tanya Adit.
"Ke rumah bunda aja dulu" jawab Dita.
"Ok nyonya Adit" ucap Adit bercanda sambil menyetir mobilnya.
Dita memanyunkan bibirnya, malas mendengar candaan Adit.
"Bibir jangan manyun begitu, minta di kecup kah? goda Adit.
"Dasar otak mesum" ucap Dita.
"Mesum sama istri tidak masalah" ucap Adit sambil mengusap kepala istrinya.
Adit memang sangat perhatian pada istrinya, berbeda kalau di kantor dia sangat serius dan jarang senyum, mukanya datar saja, tapi kalau bersama Dita dia berubah menjadi laki-laki paling romantis pada istrinya.
Tidak terasa mereka sudah sampai di rumah orang tua Dita
Adit segera memarkirnya mobil dengan baik, Dita langsung turun di susul sama Adit, mereka berdua langsung masuk ke dalam rumah.
"Bunda... bunda..." teriak Dita.
"Ia sayang... anak ayah ada datang" ucap ayah Romi langsung memeluk Adit yang berada di belakang Dita.
"Ayah... Dita ada di depan loh, kok malah Adit duluan yang di peluk, bukannya peluk anak sendiri" protes Dita.
"Oh... ada kamu Dita, maaf ayah tidak lihat" ucap ayah Romi yang sengaja menggoda Dita anak bungsunya.
"Nggak ada ayah... itu cuma bayangan Dita doang" ucap Dita kesal.
Adit dan ayah Romi, langsung tertawa karena melihat Dita sebal gara-gara di goda ayah Romi.
Tidak lama bunda Astrid muncul dari belakang, habis dari halaman belakang melihat bunga-bunga kesayangan nya.
"Bunda... Dita kangen ucap Dita sambil memeluk sang bunda.
" Bunda juga kangen sayang" jawab bunda Astrid sambil membalas pelukan Dita.
Setelah Dita selesai memeluk bunda Astrid, Adit juga langsung mencium tangan mertuanya itu.
"Bunda... bang Rio mana? tanya Dita yang sedari tadi tidak melihat abangnya.
"Abang kamu lagi keluar kencan" malah ayah Romi yang menjawab.
Dita langsung berdiri dari duduknya menuju dapur, mau mengambil minuman dingin untuk mereka.
Dita mencari Mia tapi Mia juga tidak ada, Dita mengetok kamar Mia tidak ada jawaban, Dita langsung kembali ke ruang tamu membawa minuman dingin yang dia ambil dari dalam kulkas.
"Bunda... Mia kemana kok nggak ada? tanya Dita kembali.
"Mia keluar bersama Abang" jawab bunda Astrid.
"Ah... jadi Abang lagi dekat dengan Mia? ucap Dita kaget.
"Ya begitu lah" jawab bunda Astrid.
"Tidak masalah, Mia juga orang nya baik, bisa urus keluarga" lanjut Adit.
Mereka berempat asik ngobrol-ngobrol di ruangan tamu, karena Adit dan Dita sudah lama tidak datang berkunjung ke rumah orang tua mereka.
.
.
.
.
.
Rio dan Mia sekarang berada di dalam perjalanan, mereka berdua lagi menuju sala satu mall yang ada di Jakarta.
Di dalam mobil Mia banyak diam, ada rasa canggung yang Mia rasakan.
"Mia apa udah ada jawaban dari pertanyaan gue semalam? tanya Rio sambil melirik Mia.
"Maaf Mia bang... Mia masih bingung, tidak tau mau jawab apa".
"Kok bingung, tinggal jawab ya atau tidak" ucap Rio.
"Tidak segampang itu bang, kan Abang tau, pekerjaan Mia apa, posisi Mia di rumah keluarga Abang sebagai apa" jelas Mia.
"Gue nggak peduli Mia dan bunda sendiri kan sudah meminta loe jadi menantunya, nggak usah mikir yang aneh-aneh deh" ucap Rio sambil memegang tangan Mia.
Sesampainya di mall, Rio langsung memarkirkan mobilnya di parkiran khusus mobil, setelah terparkir dengan sempurna Rio langsung turun untuk membukakan pintu mobil untuk Mia, tapi Mia sudah membukanya duluan.
"Kenapa nggak tunggu gue, biar gue yang bukakan" ucap Rio menatap Mia.
"Tidak usah berlebihan bang, aku juga bisa buka sendiri" jawab Mia.
"Biar romantis kayak orang lain" jawab Rio cengengesan, dan langsung menggenggam tangan Mia.
"Ayo masuk..." ajak Rio
Mia hanya mengangguk saja, dia tidak banyak bicara, dan dia membiarkan Rio menggenggam tangannya.
Mereka berdua berkeliling mall karena film yang mereka mau nonton masih satu jam lagi baru di putar, tidak sengaja ada yang menegur Rio.
"Pak Rio ternyata di sini juga" tanya Nadin sang sekertaris.
"Hei... Nadin kamu dengan siapa? ucap Rio.
"Dengan saya pak, bukan Nadin yang menjawab tapi sang asisten Ferdi.
"Wa... ternyata kalian ini cinta lokasi ya" tanya Rio bercanda.
Nadin hanya tersenyum saja, karena dia tau bosnya itu suka sekali bercanda.
"Ini pacar bapak? cantik sekali" ucap Nadin.
"Ia... kenalin ini calon nyonya kalian, namanya Mia" jawab Rio sambil memperkenalkan Mia pada sekertaris dan asistennya itu.
Mia... ucap Mia memperkenalkan diri.
Nadin...
Ferdi...
Mereka berdua berjabat tangan dengan Mia sambil memperkenalkan diri.
"Kalian mau ke mana" tanya Rio.
"Mau nonton sih pak tapi masih lama, jadi kami jalan-jalan dulu" ucap Nadin.
"Sama dong kami juga mau nonton" ucap Rio.
Mereka berempat akhirnya menuju bioskop untuk menunggu teater di buka, mereka memilih duduk di kursi bioskop untuk cerita-cerita.
❤️
❤️
❤️
❤️
❤️
**Sampai di sini dulu ya.. terimakasih yang sudah like dan komentar, jangan pernah bosan ya memberikan jempolnya dan komentar nya untuk aku😍🙏
❤️ Bersambung 😘❤️**