Evereet Long , Generasi keempat . pemegang utama kekuasaan lini bisnis kelurga Long. Pria sombong dan berwatak dingin.
PROLOG :
Braak , pintu kamar mandi terbuka lebar, nampak pria tinggi tegap menatap celina dengan perasaan haus di kerongkongan, badannya bergetar seperti menahan sakit yang teramat dalam. Wajah putihnya memerah seperti sedang menahan sesuatu dengan keras
Pria itu mendekati Celina , menatapnya dan menariknya keluar dari bath up.
Celina Hua tercengang kaget.
"Maaf Tuan, aku salah aku hanya ingin beristirahat sebentar di bath up ini". Celina menjelaskan sambil mempertahankan tubuhnya agar tidak ditarik keluar.
Celina Hua tidak bisa mempertahankan tubuhnya. Tarikan pria itu benar-benar kuat, Tubuh Celina seakan terbang dibuatnya.
____________***********
Buat New Readers
Jangan lupa kasih Boom like yah, dan masukan ke List FaVorit kalian. Juga Vote dan beri Author bintang lima ^__^
Arigato- Terima kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PAMAN XIE
Paman Yue melaporkan kepada Evereet jika hari ini adalah hari ulang Tahun Celina Hua. Hari ini Jason dan Paman Yue membuatkan mie panjang umur dan telur puyuh bewarna merah juga bakpau persik berwarna merah .
Mie panjang umur adalah mie goreng yang yang panjang yang dilengkapi dengan sayur, daging ayam dan telur puyuh bewarna merah.
Dalam Tradisi Tionghoa Telur puyuh dan bakpao persik yang berwarna merah sebagai simbol kebahagian juga melambangkan keabadian dan umur yang panjang.
Celina sudah menyusun rencana untuk hari ini, pergi ke makam bukit . Mengenang kebersamaan ketika dulu bersama ibunya. Lalu pergi ke Taman favorit mereka untuk makan mie panjang umur dan bakpao persik merah.
Sepanjang pagi Evereet tidak bisa fokus bekerja . sebentar-sebentar melirik ponselnya menunggu kiriman foto ataupun video dari paman Yue.
pertemuan di Rumah sakit waktu itu adalah pertemuan terakhir antara dia dan Celina. Demi menghormati ingin Celina Evereet pun mengabulkan permintaannya untuk tidak hadir di depannya.
Mata Evereet tiba-tiba berbinar. "Aturkan untukku makan malam dengan Nona Celina nanti malam, Private." Perintah Evereet kepada Alex Wu.
Alex Wu segera membooking satu restoran mewah, untuk Evereet dan Celina. Evereet merasa ulang tahun Celina adalah alasan yang tepat untuk bisa melihatnya.
Celina sangat bersenang-senang hari ini. bisa ke makam ibunya, pergi ketaman bersama Ayahnya dan juga Jason. Hari ulang tahun yang sempurna bagi Celina, menghabiskan waktu dengan orang-orang yang disayanginya.
Ketika tengah asyik menikmati mie panjang umur , tiba-tiba seorang pria gendut botak mendekati mereka.
"Celina." Sapa paman Xie.
"Kau nampaknya menjalani hidup dengan baik". Ucap paman Xie dengan kesal.
Jason segera memeluk Celina, dan mendengus ke paman Xie ,"Pergi." ucap Jason lalu menarik-narik tubuh Paman Xie agar tidak mendekati Celina.
Alex Hua melindungi kandungan Celina agar tidak terkena pergulatan antara Jason dan Paman Xie.
Paman Yue membantu melerai pergulatan Paman Xie dan Jason. Paman Yue memukul Paman Xie karena melihat mengkasari Jason.
Paman Xie mendengus marah dan berbalik memukul Paman Yue dan menarik Celina . Jason menggila menarik dan memukuli paman Xie karena melihat Paman Xie ingin menyakiti Celina.
"Jason Hentikan." Teriak Celina. Mendengar suara Celina barulah Jason berhenti memukuli Paman Xie.
Polisi patroli datang dan segera meringkus Jason. Celina menangis melihat Jason dibawa pergi. Paman Yue segera melaporkan situasinya kepada Evereet.
Alex Wu dan Evereet segera pergi ke Kantor polisi Taishan. Jason saat ini mendekam di penjara, sementara paman yue dan ayahnya sedang dimintai keterangan perihal pemukulan Jason terhadap Paman Xie.
Paman Yue meminta Celina di beri ruang tunggu khusus mengingat kondisinya yang sedang hamil.
Celina melihat ke arah pintu yang dibuka melihat Evereet berdiri dengan gagahnya disana, Reflek pertama Celina adalah langsung menghambur memeluk Evereet.
Evereet tersentak kaget,namun menyukainya. Sedikit terbesit rasa bangga ketika mengetahui Celina membutuhkannya.
"Tuan Muda, selamatkan Jason. Ku mohon, dia tidak boleh di penjara. Kondisinya tidak memungkinkan baginya untuk hidup dalam penjara. Dia tidak akan bisa bertahan." Pinta Celina kepada Evereet.
"Aku berjanji akan lebih patuh kepadamu jika kau menolongnya." Tambah Celina lagi
"Wanita ini apakah selalu seperti ini, mengorbankan dirinya hanya untuk menolong orang yang dia sayangi". Pikir Evereet sambil memandang Celina.
"Baiklah aku akan menolong Jason. Malam ini kau harus makan malam dengan ku sebagai gantinya!" Evereet memberikan penawarannya.
bacanya bikin candu/Drool/
tapi tetep selalu keinget buat mampir baca ceritamu lagi kak/Heart//Good/
sehat sehat terus kak/Rose/