NovelToon NovelToon
ISTRI YANG DIRAHASIAKAN

ISTRI YANG DIRAHASIAKAN

Status: tamat
Genre:CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lusica Jung

Demi melindungi cintanya, dia harus membuat sebuah keputusan yang sulit untuk di mengerti orang lain. Menyembunyikan pernikahannya dan tinggal terpisah dari istrinya sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

Tidak ada yang mengetahui tentang pernikahan itu selain dirinya, si gadis dan asisten pribadinya. Sangat tidak masuk akal memang, namun semua itu Kevin lakukan semata-mata hanya demi melindungi gadis tercintanya tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lusica Jung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

🌹🌹FLASHBACK🌹🌹

Sepasang mata coklat itu hanya bisa mentap nanar dua gundukan tanah basah dihadapannya. Tidak ada air mata yang menetes dari pelupuknya dan wajahnya tidak menunjukkan ekspresi apapun, datar. Meskipun perih mengiris batinnya, tapi dia juga tidak ingin menunjukkan sisi lemahnya di hadapan tubuh kedua orang tuanya yang telah menyatu dengan tanah.

Langit seakan bisa merasakan kesedihannya. Air mata langit jatuh membasahi bumi dengan derasnya, membuat apa pun yang di singgahi menjadi basah termasuk turuh rapuh pemuda itu.

Derap langkah kaki seseorang yang datang sedikit menyita perhatiannya. Seorang pria yang lebih tua darinya datang sambil menggenggam sebuah payung hitam. "Tuan Muda, sudah terlalu lama Anda berada di sini. Sebaiknya sekarang Kita pulang, Anda bisa sakit jika terlalu lama terkena guyuran air hujan." Ucapnya memohon.

"Aku masih ingin di sini dan menemani mereka, Paman. Papa dan mama pasti sangat kesepian dan kedinginan di bawah sana." Ujarnya dengan nada yang sama, datar.

"Tuan Muda, saya mohon. Berhenti menyiksa diri Anda seperti ini. Melihat Anda seperti ini membuat saya semakin bersedih."

Pemuda itu mendesah berat. "Baiklah, kita pulang. Dan bisakah kita langsung ke Busan. Aku ingin menenangkan diri selama beberapa hari di sana." Ucap pemuda itu seraya bangkit dari posisinya.

"Tentu, Tuan Muda."

.

Mereka tiba di Busan pada jam tujum malam. Pemuda itu segera turun dan masuk ke dalam bangunan megah yang memiliki dua lantai. Bangunan itu begitu bersih dan tak ada satu pun daun kering yang berguguran di tanah, sungguh sangat terawat dengan baik.

Tapp...

Pemuda itu menghentikan langkahnya saat iris coklatnya tanpa sengaja melihat siluet seorang gadis yang sepertinya sedang memperhatikan dirinya dari tembok sebuah rumah yang letaknya bersebelahan dengan rumah yang dia datangi.

"Siapa kau? Apa kau seorang penguntit?"

Gadis itu menggeleng. "Tentu saja bukan,"

"Lalu apa yang sedang kau lakukan di sana?"

"Melihatmu, aku mendengar deru suara mobilmu jadi aku sedikit penasaran. Apa kau pemilik rumah ini? Tapi kenapa aku tidak pernah melihatmu sebelumnya? Dan bisakah setelah malam ini kita menjadi teman? Oya, perkenalkan namaku Han In Jung tapi kau bisa memanggilku Jessica. Dan namamu siapa? Sepertinya kau lebih tua dariku, bagaimana kalau aku memanggilmu, Oppa?"

"Ck , kau terlalu berisik. Paman, kita masuk."

Sebelum menyusul tuan mudanya masuk ke dalam. Pria itu memberi tau Jessica siapa nama tuan mudanya tersebut. "Dia bernama, Kevin Zhang, Nona mohon bantuannya. Tuan muda sedang berduka, sepertinya Anda bisa menghiburnya."

"Sedang berduka? Memangnya dia kenapa? Aah, aku tau, pasti dia baru mengalami putus cinta. Benar tidak?"

"Lebih buruk dari itu, Nona. Kedua orang tua, tuan muda, baru saja meninggal dalam kecelakaan. Bisakah , Nona, membantu saya?" mohon pria itu.

"Ya Tuhan, pasti dia sangat terpukul sekali. Baiklah, Paman, aku akan membantumu. Besok pagi aku akan datang lagi untuk menemui dia dan menghiburnya." Ucap Jessica begitu bersemangat.

"Benarkah, Nona? Huaa, terimakasih, Nona, kau adalah Dewi penyelamat bagiku." Jessica kemudian terkekeh.

"Baiklah , Panan. Aku masuk dulu, bibi , pasti mencariku. Sampaikan salamku pada, oppa Kevin. Bye."

"Bye, Nona."

.

Seperti yang di katakan semalam. Jessica benar-benar datang menemui Kevin , tapi sayangnya kedatangan gadis itu di sambut dingin olehnya. "Kau, sedang apa kau di sini dan memangnya siapa yang sudah mengijinkanmu masuk? Keluar kau dari sini, KELUAR!"

"Tidak mau, jangan seenaknya saja mengusir seseorang yang memiliki niat baik. Aku datang karna mencemaskanmu, semalam kau kelihatan sedang bersedih dan kedatanganku di sini untuk menghiburmu. Kau pasti lapar, lihatlah aku membawa banyak makanan dan hampir semua aku sendiri yang memasak. Dan aku berani menjamin jika makanan yang ku bawah tidak beracun. Paman Nam , bisa menguji cobanya."

"Benar, Tuan Muda, biar saya yang mencicipi dulu makanan yang di bawah oleh, Nona Han."

"Bagaimana rasanya, Paman? Enak tidak?" Jessica tampak harap-harap cemas.

"Sangat enak , Nona , dan ini aman. Tuan Muda, saya sudah memastikannya dan Anda bisa langsung memakannya."

"Ekhem, karna kalian memaksa. Baiklah aku akan makan." Ucap Kevin pada akhirnya.

"Yeeeehhh....! Paman, sebaiknya kau ikut juga. Kita makan sama-sama. makanan ini terlalu banyak jika hanya aku makan berdua saja bersama, Kevin Oppa."

"Baik, Nona."

"Tunggu. Memangnya sejak kapan kita menjadi akrab? Jangan seenaknya memanggilku, Oppa." Sinis Kevin.

"Kekeke, tapi aku suka memanggilmu, Oppa. Dan sebaiknya sekarang kita malan!" seru Jessica begitu antusias.

'Astaga gadis ini, kenapa seenaknya saja.' Batin Kevin.

🌹

Dan sejak saat itu. Kevin dan Jessica menjadi sangat dekat. Meskipun Kevin selalu bersikap dingin padanya, tapi Jessica tidak terpengaruh sama sekali. Tapi perlahan sikap Kevin mulai berubah dan hati dinginnya yang melunak melihat ketulusan hati Jessica.

Dan seperti pagi-pagi sebelumnya. Pagi ini Jessica datang lagi ke rumah pemuda itu. Tapi sayangnya sosok yang dia cari tidak ada sampai indera pendengarannya menangkap suara bola dipantulkan dari halaman belakang. Yakin itu Kevin, Jessica melangkah ke sana dan mendapati pemuda itu tengah bermain basket di halaman belakang rumahnya.

Untuk sesaat Jessica melupakan bagaimana caranya untuk bernafas. Jantungnya berdebar kencang melihat bagaimana kekarnya lengan otot Kevin, tidak terlalu besar tapi cukup kencang ketika di pegang. Kevin hanya memakai celana jeans sepanjang lutut dan kaos oblong hitam tanpa lengan. Dengan wajah memerah Jessica menghampiri Kevin

"Kau datang?" Kevin mengurungkan niatnya untuk melempar bola ke dalam ring ketika melihat kedatangan Jessica.

"O-Oppa, aku membawakanmu sarapan. Bagaimana kalau kita sarapan bersama setelah ini?" ucap Jessica dengan wajah tersipunya.

Kevin tersenyum. Dengan lembut dia mengacak rambut panjang Jessica. "Tapi setelah aku mandi dan berganti pakaian." Jessica mengangguk.

Selepas kepergian Kevin, tiba-tiba wajah Jessica berubah murung. Sedih tersirat dari sorot matanya yang teduh. Gadis itu mulai terisak pelan. "Oppa, bagaimana aku harus mengatakannya padamu jika aku harus pergi. Aku, tidak ingin melihatmu sedih dan kecewa." Gumam Jessica sambil menekan dadanya yang bergejolak hebat.

Kemudian Jessica meletakkan kotak makanan yang dia bawah di atas meja dan berlari meninggalkan kediaman Kevin. Dan tak berselang lama setelah kepergian Jessica. Kevin kembali dengan pakaian yang berbeda. Pemuda itu merasa kebingungan karna tidak mendapati Jessica di mana dia meninggalkannya tadi. Kevin menyusul keluar tapi Jessica juga tidak ada.

Dan tanpa Kevin sadari, jika kedatangan Jessica pagi itu adalah kedatangan dia terakhir dirumahnya. Karna satu dua jam setelah kedatangannya, Jessica dan bibinya pergi ke luar negeri.

🌹FLASHBACK END:🌹

Kevin membuka matanya yang sebelumnya tertutup. Kenangan masa lalunya bersama Jessica kembali memenuhi ingatannya. Sudut bibir Kevin tertarik ke atas , kenangan bersama Jessica di masa lalu tidak pernah terhapus dari hati dan ingatan Kevin. Tidak ada bedanya Jessica dulu dan sekarang, dia tetap bawel dan ceria.

"Apa yang sedang kau lakukan di sini?"

Suara lembut yang menyapu indera pendengarannya menarik seluruh atensi Kevin dari sang malam. Sudut bibirnya tertarik ke atas melihat kedatangan wanita tercintanya. "Kenapa malah bangun?" tanya Kevin.

"Tiba-tiba aku haus, lalu kenapa kau tidak tidur dan malah berdiri di sini?" tanya Jessica yang saat ini sudah berada dalam pelukkan Kevin.

"Tidak apa-apa, hanya berusaha mengenang masa lalu saja. Udara di sini sangat dingin. Sebaiknya kita masuk ke dalam." Ucap Kevin yang segera di balas anggukan oleh Jessica.

"Aahh." Jessica memekik kaget karna tiba-tiba Kevin mengangkat tubuhnya ala bridal style dan membawany masuk ke dalam. "Aku merasa seperti Chinderella yang bertemu dengan seorang Pangeran setelah menikah denganmu."

"Hm, kenapa begitu?"

Jessica mengangkat bahunya. "Tidak tau, hanya merasa saja." Jawabnya.

Kevin mendengus gemas. Kemudian membaringkan tubuh Jessica di atas tempat tidur dengan perlahan lalu mencium bibirnya. Dan malam ini akan menjadi malam yang panjang untuk mereka saling mnghangatkan, saling bertukar rasa dengan berlandaskan cinta dan ketulusan.

.

.

.

BERSAMBUNG.

1
Asyatun 1
lanjut
Gani Bambang
aku suka cerita nya
Asyatun 1
lanjut
Muliahati Ziliwu
Berarti orgtua ken tdk meninggal
Muliahati Ziliwu
Kevin garang tp istri tanpa pengawal dibiarkan dirmh hanya berdua dgn nenek yg ga bs berbuat apa"
Asyatun 1
lanjut
Radya Arynda
berantas kejahatan ...jangan kasih kesepatan orang jahat
Asyatun 1
lanjut
Radya Arynda
semangaat.....
Asyatun 1
lanjut
Yuli
ikut berbelasungkawa Sika 😭😭😭😭
Risa Kemala Sari
👍👍👍👌👌⚘️⚘️⚘️🌷🌷🌷🌹🌹🌹💐💐💐🌺🌺🌺🌟🌟🌟🌟🌟
Asyatun 1
lanjut
Asyatun 1
keren
Maizuki Bintang
bgs
Sarina So
autor serta teman teman semuanya mampir ya di karya perdana ku yg berjudul penyesalan sang suami Karya violetjos
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
Humaira Queenza Anastasia
Buat boss mafia yakusa sadar thor...jgan dia bisa mbunu kevin thoo...lindungi kevin thoor dari boss mafia yakusa...lnjut thoor 💪💪💪
Humaira Queenza Anastasia
semoga jesica hamil thoor...lebih seru klo hamil baby kmbar...lnjut thoor 💪💪😘😘♥️♥️
Humaira Queenza Anastasia
semoga setelah jesica cepat hamil thoor buatlah kevin dan jesica bhagia thor dikasih keturunan klo hamil secepaynya dàn hamil kmbar...lnjut thoor 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!