NovelToon NovelToon
Om Duda, Nikah Yuk?

Om Duda, Nikah Yuk?

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: ummi asya

Usianya baru menginjak 20 tahun, dia masih kuliah semester empat. Kania Gabriela, gadis yang ceria dan manja itu bersahabat dengan Bella Anastasya yang memiliki seorang paman bernama Axel Niel Pradita Winata.

Laki-laki blesteran Jerman Jawa itu adalah seorang duda beranak satu. Kania mengenal Axel dari sahabatnya Bella yang juga blesteran Jerman Jawa dari mamanya.

Karena iseng sering mengobrol dengan Axel om dari sahabatnya, Kania justru mengajak laki-laki itu menikah.

"Om, nikah yuk?"

"Eh, bocah. Kuliah yang benar, jangan mikir nikah."

Begitulah ketengilan Kania pada

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummi asya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Magang

Setelah mendapat izin dari Axel untuk magang di kafenya, Kania kini bingung harus meminta izin pada mamanya. Karena mamanya masih belum menerima kedekatannya dengan Axel.

Selama pulang dari kafe Axel, Kania lebih banyak diam di kamar selain mengerjakan tugas dari dosen.

"Mama ngizinin nggak ya aku magang di kafe," gumam Kania.

Lagi-lagi dia membaringkan tubuhnya di kasur dengan posisi telentang pandangan ke langit-langit kamar. Pikirannya terus mencari cara bagaimana menyampaikan niatnya magang itu, apa lagi papanya. Mungkin jika dia katakan ini magang tentu akan di rekrut di kantor papanya saja dari pada di kafe.

"Huh, walau pun gue suka membantah mama, tapi tetap aja gue takut sama papa dan mama. Ih, gimana ya caranya," ucap Kania lagi dalam kebingungannya.

Saat sedang kebingungan, suara pintu di ketuk dan langsung di buka. Kania mendongak ke arah pintu dan sosok orang yang dia pikirkan pun masuk melangkah mendekatinya.

Kania bangkit dan duduk melihat mamanya datang.

"Lagi apa sayang? Kok tumben udah mau tidur?" tanya mamanya.

"Kania lagi bingung nih ma," jawab Kania.

"Bingung kenapa? Tugas dari dosen yang susah?" tanya mamanya lagi.

"Ngga ma, gimana ya bilangnya," ucap Kania sedikit ragu.

"Terus apa? Katakan aja, jangan bingung begitu."

Kania diam menatap mamanya, masih ragu untuk menyampaikan niatnya magang di kafe. Saat keduanya diam, muncul papanya masuk dan mendekat. Pak Suryadi menatap keduanya secara bergantian, heran.

"Kenapa pada diam? Ada masalah?" tanya pak Suryadi.

"Ngga tahu tuh pa, Kania lagi bingung." jawab ibu Laras.

"Bingung? Bingung kenapa? Aneh, kok anak papa ini bingung. Masalah kuliah?" tanya pak Suryadi lagi semakin penasaran.

Kania yang jadi pusat kepenasaran kedua orang tuanya itu masih diam dalam keraguan.

"Coba jelaskan dulu sayang, papa akan ngerti kok," kata pak Suryadi.

"Emm, pa. Boleh ngga Kania magang," ucap Kania.

"Magang? Ya boleh banget dong sayang, kamu mau magang di kantor papa? Nanti papa bilang sama bagian HRD kalau kamu mau magang di kantor papa," ucap pak Suryadi dengan wajah sumringah.

"Waah, jadi anak papa dan mama mau belajar mandiri? Itu sangat bagus sayang," kata mamanya menimpali.

"Bukan di kantor papa," jawab Kania.

Pak Suryadi dan ibu Laras saling pandang bingung juga kenapa Kania tidak mau magang di kantor papanya.

"Lho, katanya mau magang. Kan di kantor papa bisa sayang, bahkan papa harap kamu bisa meneruskan pekerjaan papa nantinya," kata pak Suryadi lagi.

Ini yang membuat Kania ragu untuk menceritakan niatnya mau magang di kafe. Apa lagi di kafe laki-laki yang tidak di sukai mamanya.

"Lalu kamu mau magang di mana?" tanya mamanya yang sejak tadi penasaran dengan niat anaknya itu.

"Di kafe."

"Apa?!"

_

Setelah susah payah menjelaskan dan membujuk mamanya, Kania pun akhirnya di izinkan oleh papanya dan setelah mendapatkan izin itu justru kedua orang tuanya yang berdebat.

Kania tidak peduli, yang penting dia sudah mendapatkan izin dari papanya. Mendapatkan izin dari salah satu itu sudah cukup dan kuat dari papanya. Kepala rumah tangga.

"Ma, sudah jangan di tentang lagi. Kania mau belajar mandiri, dia mau magang di mana saja itu tidak masalah. Yang penting Kania bertanggung jawab pada pekerjaannya, di kafe juga bagus. Biar bisa tahu bagaimana menghadapi orang-orang yang berbeda sikap dan sifat. Sudah, mama jangan khawatir nanti papa akan mengawasinya."

"Tapi pa."

"Sudah, percaya saja sama anakmu. Dia kini bukan anak manja lagi."

Begitulah perdebatan kedua orang tuanya dan dia pun akhirnya berhasil meyakinkan papanya dan tentu saja papanya yang akan meyakinkan mamanya.

Kini, Kania sudah berada di kafe Axel, tentu dengan Bella juga. Entah kenapa sahabatnya itu tidak mau mengalah atau membuatkan dirinya saja yang magang, namun begitu bukankah bersaing sehat lebih baik?

Tapi, ada apa dengan Bella? Kenapa begitu tidak ingin dirinya dekat dengan Axel.

"Aah, bodo amat. Dia mau jungkir balik menghalangi niatku, gue masa bodo. Gue ngga peduli." pikirnya.

Kini dia dan bella sedang di tatar untuk mengetahui apa yang harus di lakukan oleh asisten Axel.

"Jadi, kalian nona-nona cantik harus profesional ya kalau bekerja. Meski kalian sedang magang, tapi tetap menjalankan pekerjaan kalian. Mengerti?"

"Mengerti om." jawab Kania.

"Om? Hei, saya ini masih muda. Kenapa manggilnya om?"

"Ya kan om sama saja dengan om Axel kelihatannya," jawab Kania lagi.

Firman, laki-laki asisten Axel itu bernama firman. Sedikit gemulai tapi tegas. Kania menyukai gaya Firman, namun begitu Kania tahu kalau asisten Axel itu cukup galak.

"Udah deh jangan bertele-tele om Firman, apa yang harus kita kerjakan?" tanya Bella sedikit kesal dengan asisten pamannya itu.

"Ih, nona Bella. Anda harus sabar ya, temanmu ini selalu saja merepotkanku," jawab Firman.

Mata Kania dan Bella membola bosan dengan ucapan-ucapan tidak penting.

"Ya udah cepat dong, apa yang harus gue lakuin sama Kania?"

"Hmm, kalian jadi waiters aja. Wajah kalian itu lumayan cantik jadi bisa menarik pelanggan agar tetap datang ke sini lagi."

"Om Firman mau menjual gue?"

"Bella."

Suara Axel terdengar dari arah pintu, Kania dan Bella menoleh berbarengan. Kania terpaku dengan penampilan Axel dengan memakai celemek motor kotak, di mata Kania Axel sangat keren dan ketampanannya bertambah.

"Waah, om Axel ganteng banget." celetuk Kania tanpa sadar.

"Hei, nona Kania. Fokus!"

"Firman sudah, ajak mereka ke tempat yang sudah di tentukan. Jangan berlama-lama." kata Axel.

"Baik bos."

Kania dan Bella kini di bawa ke tempat di mana para waiters itu berkumpul dan sedang melakukan tugasnya.

_

_

*****

1
Aditya hp/ bunda Lia
nah om Axel ajah suka kenapa kalian yang pada repot ...
Aditya hp/ bunda Lia
Thor bisa gak kalo Kania dibuat ngilang dulu gitu biar si bela ngerasa bersalah nyesel dan klimpungan nyari sama karyawan kafe juga yang gak suka sama Kania biar di marahin sama om Axel ... gemes aku emang Kania centil, genit kesannya gak tau malu tapi ya wajarlah yah yang dia kejar juga bukan suami orang. .
Aditya hp/ bunda Lia: 🫰🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Aditya hp/ bunda Lia
magang ikut magang kalo sampe Kania berjodoh sama Axel terus nikah kamu mau ikut nikah juga bela?
💗 AR Althafunisa 💗
Lanjut ka 🥰
Aditya hp/ bunda Lia
yang satu kekeh mau jadi Tante nya bela si bela kekeh gak mau ... terus gimana denganom Axel nya....
Aditya hp/ bunda Lia
ditilang pak pol .... lagian si bela emang gak suka banget yah kalo Kania suka sama Axel ke apa yah ... ? 🤔
Aditya hp/ bunda Lia
kepikiran omongan om nya tuh si bela makanya ngajak Kania
Aditya hp/ bunda Lia
ini si bela mati2an banget yang gak suka kalo Kania Deket sama om nya itu kenapa? cemburu atau apa?
Aditya hp/ bunda Lia
masih terus berjuang untuk dapet restu dari mamah mu yah .... mohon dulu sama othor ntar si mamah dibikin luluh 😁
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa juga bela Kania Deket sam.om mu udah duda juga ....jangan sensi gitu
Yanti Gunawan
nyebelin amat sie km bell sumpah ...
Aditya hp/ bunda Lia
👍👍👍
Aditya hp/ bunda Lia
eleeh .. eleeeh ternyata cuma mimpi 😂😂
Aditya hp/ bunda Lia
Hayo .. debat terus 😂
Yanti Gunawan
jgn lebay deh mah...yg seumuran jg blm tentu baik
Aditya hp/ bunda Lia
ya elah ... ganggu ajah siapa sih ... jangan bilang itu si bela 😂
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa dia jodoh mu ...
Aditya hp/ bunda Lia
dan aku berharap si Danish pria berengsek yang cuma mau harta emely ...
Aditya hp/ bunda Lia
Kaniaaaa ... duda is coming 😂😂
mama yogi
salah juga sih si kania ini,,,atau si bella naksir om nya juga,mungkin bukan om kandung 🤠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!