NovelToon NovelToon
System Toko Sepuluh Ribu Alam

System Toko Sepuluh Ribu Alam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Ruang Ajaib
Popularitas:35.5k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Hao Qi hanyalah seorang mahasiswa yatim piatu miskin yang tercekik hutang rentenir dan selalu dipandang sebelah mata oleh orang-orang di sekitarnya.

Namun, nasibnya berubah drastis ketika ia tanpa sengaja mengaktifkan Sistem Toko Sepuluh Ribu Alam di ponsel bututnya. Melalui sistem rahasia ini, Hao Qi bisa menjual barang-barang murah sehari-hari seperti mi instan dan korek api gas ke berbagai dimensi lain dengan bayaran selangit berupa koin sistem, emas batangan, pil penempa tubuh, hingga teknik bela diri kuno.

Sambil menyembunyikan identitas dan kekuatan barunya, Hao Qi mulai melunasi hutangnya, menyadari keberadaan energi Qi di dunia modern, dan melangkah naik untuk menghancurkan para orang sombong yang dulu meremehkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Mata siluet pria besar itu membelalak lebar. Mulutnya terbuka. Ia menatap pisau lipat di tangannya dengan ketidakpercayaan yang luar biasa.

"B-bagaimana mungkin?! Tanpa Qi sedikit pun... benda ini bisa memotong sutra es secepat ini?! Material apa ini?!"

"Hahaha!"

"Itu adalah rahasia dagang, Tuan. Materialnya dibuat dengan suhu pemanasan ribuan derajat yang konsisten. Sangat padat dan tajam. Jadi, apakah Anda tertarik untuk membelinya?"

Hao Qi tertawa renyah, sangat menikmati reaksi pelanggan dari alam kuno saat melihat teknologi pabrik modern Bumi.

"Tentu saja aku beli! Dengan benda ini, aku bisa membebaskan diri dan memotong leher para bajingan Sekte Racun itu!" pria itu berseru semangat.

Ia merogoh bagian dalam jubahnya dengan tangan kirinya.

"Tapi aku kehilangan dompetku saat bertarung tadi. Aku hanya memiliki seratus Keping Tembaga dan sebuah buku panduan bela diri dasar dari sekteku. Apakah ini cukup untuk menukar pusaka kecil ini?"

Pria itu meletakkan sekantong koin kuno dan sebuah buku bersampul biru tua di atas meja.

"Sistem, pindai barangnya." Hao Qi memberi perintah dalam hati.

"Memindai... Seratus Keping Tembaga Kuno (Bisa diubah menjadi 20 Koin Sistem). Buku Panduan Tinju Guntur: Teknik serangan fisik jarak dekat. Menggunakan energi Qi untuk menciptakan daya ledak yang sangat kuat pada kepalan tangan, mampu menghancurkan batu dan baja. Sangat cocok untuk Host."

Mata Hao Qi langsung berbinar di balik wujud siluetnya. Ini persis seperti yang ia butuhkan! Teknik serangan yang kuat untuk digabungkan dengan Langkah Angin miliknya. Dan modalnya hanyalah pisau lipat seharga dua puluh Yuan dari pasar grosir!

"Itu bayaran yang sangat sepadan. Saya terima tawaran Anda, Tuan."

Hao Qi mengangguk. Ia menggeser kantong koin dan buku biru itu ke sisinya.

"Transaksi Berhasil."

"Tuan Rumah Hao Qi mendapat ulasan bintang 5 dari Pelanggan. Mendapatkan bonus 10 Koin Saldo Sistem."

"Terima kasih banyak, Pemilik Toko! Aku tidak akan melupakan kebaikanmu!"

Pria besar itu menangkupkan kedua tangannya memberi hormat.

"Sama-sama. Semoga Anda selamat dalam pertarungan Anda."

"Swosh!"

Siluet pria besar itu menghilang menjadi serpihan cahaya, kembali ke Alam Wuxia.

Hao Qi menatap Buku Panduan Tinju Guntur di atas meja. Ia baru saja akan mengambil buku tersebut saat suara Sistem tiba-tiba bergema dengan nada yang sedikit berbeda, lebih lantang dari biasanya.

"Ding!"

"Pemberitahuan Sistem: Host telah berhasil menyelesaikan tiga transaksi dengan ulasan Bintang Lima secara berturut-turut. Menilai dari peningkatan Kekuatan Fisik Host yang kini berada di tahap Manusia Super Tingkat Rendah, Sistem telah mencapai syarat untuk melakukan pembaruan tahap pertama."

Hao Qi menarik tangannya. Ia menatap langit-langit ruangan putih itu dengan penasaran.

"Pembaruan? Pembaruan seperti apa?"

"Memulai proses pembaruan Ruang Toko Sepuluh Ribu Alam."

"Krum..."

Tiba-tiba, suara gemuruh rendah terdengar dari segala penjuru. Ruangan putih tanpa batas yang selama ini kosong perlahan mulai bergetar.

"Brak! Brak!"

Dinding-dinding kayu berwarna cokelat tua tiba-tiba muncul dari ketiadaan, mengurung ruangan tanpa batas itu menjadi sebuah ruangan berukuran sekitar enam kali enam meter. Lantai putih bersih di bawah kaki Hao Qi berubah menjadi papan kayu solid yang dipernis mengkilap.

Meja putih panjang di depannya berubah wujud menjadi meja kasir kayu antik yang sangat kokoh. Di belakang meja kasir, rak-rak kayu jati yang tinggi muncul menempel pada dinding, terbagi menjadi banyak sekat kosong.

"Klip."

Lampu gantung dengan desain lentera kuno muncul di langit-langit, memancarkan cahaya kuning yang sangat hangat dan nyaman, menghilangkan kesan dingin dan kaku dari ruangan putih sebelumnya.

Hao Qi menatap sekelilingnya dengan takjub.

"Hahaha! Luar biasa! Tempat ini sekarang benar-benar terlihat seperti sebuah toko sungguhan!"

"Pembaruan selesai," suara Sistem kembali terdengar. "Ruang putih sementara kini telah berevolusi menjadi wujud fisik Toko Sepuluh Ribu Alam."

"Sistem, ini jauh lebih bagus. Tapi tunggu, jika ruangannya berubah, apakah wujudku juga berubah?" Hao Qi menunduk melihat tubuhnya.

Ia masih berupa siluet putih bercahaya.

"Wujud Host akan tetap dipertahankan sebagai siluet putih cahaya demi menjaga anonimitas dan keamanan mutlak Host dari pelanggan alam lain yang mungkin memiliki niat buruk," jelas Sistem.

"Namun, karena Kekuatan Fisik Host telah meningkat, Sistem menghilangkan fitur perlindungan visual untuk pelanggan. Mulai transaksi berikutnya, Host dapat melihat wujud asli, pakaian, dan wajah pelanggan dengan jelas. Siluet putih pada pelanggan resmi dihilangkan."

Hao Qi tersenyum lebar. Ia sangat menyukai pembaruan ini.

"Itu sangat adil. Aku bisa melihat mereka, tapi mereka tidak bisa melihat wajahku. Ini akan sangat memudahkanku membaca ekspresi wajah pelanggan saat negosiasi harga nanti."

Hao Qi berjalan mengitari meja kasir kayunya. Ia menyentuh permukaan meja yang terasa nyata dan berserat.

"Sistem, simpan buku Tinju Guntur ini di rak belakang."

"Sret."

Buku bersampul biru itu langsung berpindah dari meja kasir ke salah satu sekat di rak kayu jati di belakang Hao Qi.

"Baiklah, karena toko baruku sudah jadi, sekarang saatnya aku mempelajari teknik baru ini. Bos Zhao pasti sudah sangat tidak sabar menungguku di luar sana."

Hao Qi mengambil buku panduan itu dari rak. Seperti sebelumnya, ia menempelkan buku tersebut tepat di tengah dahinya.

"Pelajari."

"Wush!"

Cahaya biru terang memancar dari buku tersebut. Dalam hitungan detik, buku itu hancur menjadi serpihan cahaya biru dan menyerap ke dalam dahi Hao Qi.

"Ugh..."

Rasa pusing kembali menyerang kepalanya sesaat. Namun kali ini, tubuhnya lebih siap menerima aliran informasi. Ingatan tentang cara memusatkan energi di titik kepalan tangan, teknik menarik napas untuk mengumpulkan tenaga, dan cara melepaskan pukulan dengan kecepatan penuh, langsung terukir permanen di dalam otaknya.

Hao Qi membuka matanya. Ia mengepalkan tangan kanannya dengan kuat.

"Krek... Krek..."

Suara tulang-tulang jarinya bergemeretak. Ia bisa merasakan aliran energi hangat dari perutnya bergerak cepat menyusuri lengan kanannya, berkumpul tepat di punggung tangannya, menciptakan sensasi kesemutan yang sangat kuat dan bertenaga.

"Tinju Guntur."

Hao Qi bergumam pelan.

Ia berdiri di tengah ruangan toko kayunya. Ia memasang kuda-kuda, menarik tangan kanannya ke belakang pinggang, lalu melepaskan pukulan lurus ke udara kosong.

"Bum!"

Suara ledakan udara terdengar sangat keras di dalam toko tersebut, seolah ada petir kecil yang meledak tepat di ujung kepalan tangan Hao Qi. Hembusan angin kencang tercipta dari pukulannya, membuat debu-debu tipis di lantai beterbangan.

"Hah..."

Hao Qi menurunkan tangannya perlahan. Senyum ceria yang sangat percaya diri mengembang di wajahnya.

"Sempurna. Dengan pukulan ini, jangankan tulang manusia, pintu besi pun pasti akan penyok. Sekarang, aku benar-benar siap menyambut tamu-tamu dari Bos Zhao."

"Sistem, keluarkan aku. Saatnya kembali ke dunia nyata."

"Mengembalikan Host ke dunia asal."

"Swosh!"

Pandangan Hao Qi memutih. Saat ia membuka mata, ia sudah kembali duduk bersila di atas kasur di kamar indekosnya. Matahari sore mulai menyinari jendelanya.

Hao Qi bangkit berdiri. Ia mengambil jaket bertudungnya dari gantungan. Ia tidak akan diam di kamar menunggu masalah datang. Ia akan keluar, memancing anjing-anjing pelacak Bos Zhao, dan menyelesaikan semuanya malam ini juga.

1
Dell AliNka
lah pake beli vila kok masih sisa 5 jt
Hadi Hadi
sikat
Pecinta Gratisan
mantap💞 thor
Pecinta Gratisan
bantai thor
Pecinta Gratisan
mantap thor⚡🔨 cerita nya💞
Riyanganz
👍👍
Riyanganz
ceritanya menarik,semoga aja kedepannya ga monoton ceritanya
Orimura Ichika
nggak bisa nabung 🗿
Orimura Ichika: penasaran Thor sama lanjutannya🤭
total 2 replies
Gege
lucuan versi bogelnya jiuer ...🤣🤣
Aoooo: cute sekali /Drool/
total 1 replies
Aisyah Suyuti
good
Sebut Saja Chikal
yaah nunggu lg 😅
Hadi Hadi
up up up up up 😍😍😍
Gege
mantabbb...selalu apik dan epic updetannya
Orimura Ichika
oke juga
Manusia Biasa
nah itu berarti bakal ada kemungkinan perkembangan plot ke orang dunia lain, apa mc dapat Heroine dari dunia lain kayaknya lucu wkwk😂
Manusia Biasa
wkwkw nama saya adalah pemilik toko😭😭
Manusia Biasa
dan kalian gak tahu yang dihadapi itu MC🗿
Manusia Biasa
Menarik kak. karya ini punya potensi sih, semangat terus nulisnya
Manusia Biasa
itu senter mbak😂
Manusia Biasa
kalau ini dari dunia Isekai pasti🗿
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!