NovelToon NovelToon
Antara A Dan Y

Antara A Dan Y

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: oland sariyy

" Cari tahu lebih banyak lagi tentang wanita pengganti itu,kalau sampai ada kecurangan,detik itu juga lenyap kan apapun yang mereka miliki."
" Siap Bro."
Kepala Arjuna berdenyut keras, keinginan untuk mewujudkan impian sang ibu tidak bisa berjalan dengan mulus.tapi dia tidak bisa menunda lebih lama lagi,ini adalah permintaan sang Ibu, wanita yang paling ia sayangi dalam hidup nya.
Sementara di tempat yang lain,sosok wanita pengganti itu sedang berdiri tak karuan, setelah mendengar percakapan kedua orang tua nya.
" Mau jadi apa hidup Aku ini,baru juga mau kuliah,udah di suruh nikah segala."
" Tchh....Apa Aku kabur aja ya?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oland sariyy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Salah Kan Aku Lagi

Setelah pertemuan selesai,keluarga Wijaya langsung pamit kembali ke rumah mereka.namun sebelum itu terjadi Arjuna sudah lebih dulu memberikan sebuah syok terapi kepada Rahmi sampai membuat wajah Rahmi pucat nyaris pingsan di tempat untung nya sang suami dengan sigap menahan bobot tubuh nya.

" Arjuna tahu tentang Sela Pa!" seru Rahmi di telinga suami nya.

" Diam Ma! Jangan sampai Yura juga tahu akan hal ini." balas Bambang kesal .

Wajah pasangan suami ini semakin gelisah,Bambang sengaja menatap ke arah luar jendela untuk mencari cara menyelamatkan diri nya dari amukan Arjuna,namun sayang jalan pikiran nya saat ini sedang buntu total.

Prakkkk....

Tamparan keras Rahmi berikan tepat di pipi sebelah kanan milik Yura,tidak bisa membalas ucapan Arjuna,kini Yura lah yang menjadi sasaran amukan Rahmi.sedangkan Bambang hanya berdiri menikmati tontonan seru ini.

Tatapan Rahmi penuh amarah, sementara Yura hanya bisa menarik nafas panjang bersiap-siap untuk menghadapi kemarahan Rahmi,Yura tahu ini pasti berkaitan dengan pertemuan tadi.

" Yura..." panggil Rahmi dengan nada tajam.

" Kenapa Kamu berbicara seperti itu di hadapan keluarga Raharja, kamu hanya bisa bikin malu keluarga saja.contoh itu Kakak mu,bukan kayak Kamu yang susah di atur."Rahmi sangat panjang akal.entah kenapa dia masih saja membahas yang sudah terjadi, padahal keluarga Raharja terlihat biasa saja mendengar ucapan Yura.

Yang nama nya busuk hati tetap lah tidak ada obat nya.sangking takut nya menghadapi ancaman Arjuna,Rahmi sampai melampiaskan emosi nya terhadap Yura.

" Aku hanya berkata jujur,dan mereka sama sekali tidak tersinggung,bahkan Mama Ningsih sudah tidak sabar lagi ingin memiliki menantu seperti Aku." balas Yura dengan satu tangan masih memegang pipi yang masih terasa sakit dan kebas.

" Jangan besar kepala Kamu! Kamu hanya pengganti sementara, setelah Sela kembali,semua akan kembali menjadi milik nya lagi.Kamu tidak pantas bersanding dengan Arjuna." ujar Rahmi semakin memojokkan Yura.

Yura terkekeh geli, sedari awal dia sangat sadar akan hal itu,ia juga tak pernah meminta untuk berada di posisi seperti ini.tapi lihat lah ibu nya malah seperti kebakaran jenggot sendiri.

" Kalau begitu, panggil anak kesayangan Mama itu untuk segera kembali ,jangan sembunyi dengan alasan sakit parah." tantang Yura mulai jengah.

" Kalau dia terlambat datang! Jangan salahkan Aku lagi,sekali saja dia mencoba mengambil kembali posisi ku di rumah Raharja,Aku buat dia menderita seumur hidup nya." sambung Yura sudah lelah di tindas dan ini adalah waktu nya dia untuk bangkit.

Toh sebentar lagi dia akan keluar dari rumah ini,kalau bisa jangan bertemu lagi untuk selama nya juga tidak masalah.dari pada harus sakit hati dan mendapatkan tamparan keras dari wanita yang selalu ia panggil ibu.

Tamparan ini untuk yang kesekian kali nya.bahkan setelah beberapa menit berlalu bekas tamparan itu masih belum hilang juga dari pipi mulus Yura.

" Kamu..." seru Rahmi tidak terima.

" Ingat! Aku ini calon menantu Raharja,jika Aku terluka,maka kalian lah yang akan di cari oleh keluarga Raharja." balas Yura berhasil membuat Rahmi tak berkutik.

" Kamu...." tangan Rahmi mengepal di udara.

Yura langsung berlari menuju ke kamar nya karena sudah tidak nyaman dengan gaun yang dia pakai saat ini.selain itu tubuh nya juga sudah lelah menghadapi drama sang Ibu.

" Bukan kah ini sudah biasa Kamu dapat kan Yura! Jangan menangis,Kamu anak yang kuat,Kamu pasti bisa melawan kejahatan yang di balut dengan nama keluarga." bisik nya pada diri nya sendiri.

Yura langsung mengangkat tangan guna menutup kedua telinganya enggan mendengar caci maki yang kembali keluar dari mulut Rahmi.

Sementara di ruang keluarga,Rahmi masih terus mengomel karena tidak terima dengan apa yang Yura katakan kepada nya.

" Dasar anak sialan! Tidak tahu untung,baru menjadi calon istri keluarga kaya saja dia sudah mulai berani melawan Aku,awas saja Kamu,besok aku akan membuat perhitungan sama Kamu."teriak Rahmi sampai membuat para asisten rumah tangga terbangun sangking menggelegar nya suara milik Rahmi.

" Pa! Kenapa Papa diam saja,cepat tarik anak itu ke sini Pa.dia sudah berani melawan Aku." Rahmi menggoyang lengan Bambang karena merasa suami nya tidak berpihak kepada nya.

" Ingat Pa! Sela yang pantas mendapatkan semua ini,hanya sela Pa,anak kandung kita." sambung Rahmi lagi.

" Pa..."

" Diam..." bentak Bambang.

Rahmi mendengus melipat tangan di dada tidak terima di bentak oleh suami nya .lagi dan lagi Rahmi menyalahkan Yura atas apa yang terjadi detik ini.semua masalah yang terjadi di hidup mereka selalu Yura lah yang di anggap paling bertanggung jawab.

Rahmi membatin akan membalas semua ini kepada Yura.

" Jangan cari masalah baru lagi,kalau sampai Arjuna tahu Kamu sering menyiksa calon istri nya,Papa tidak bisa membayangkan bagaimana kemarahan pria itu." ujar Bambang mengingatkan istri nya dengan nada datar tak bersahabat.

" Kepala Papa lagi pusing memikirkan rahasia Sela yang sudah terbongkar di hadapan Arjuna,jika sampai Yura mengadu kepada Arjuna,tamat lah riwayat kita." tatapan mata Rahmi menajam,bukan nya mendengar ucapan suami nya yang ada Rahmi malah sibuk memikirkan cara untuk membuat Yura terlihat buruk di hadapan calon suami nya.

Setelah di pertemuan tadi rencana nya gagal memburuk kan Yura,maka untuk esok hari ia tidak boleh kalah lagi.Yura tidak boleh lebih bahagia dari kehidupan Sela.

Sedang kan di sebuah apartemen.Sela yang tetap menjadi kebanggaan orang tua nya sedang sibuk bercumbu mesra dengan seorang bule yang baru saja di kenal nya di sebuah supermarket.meskipun saat ini sedang berbadan dua tapi tidak mengubah sedikit pun gaya hidup Sela.

"Kamu cantik sekali." puji pria itu sambil mengelus paha Sela yang terekspos bebas tanpa hambatan.

" Terimakasih honey,Kamu juga tampan sekali.Aku suka dengan wangi parfum mu." bisik Sela dengan genit di telinga pria ini.

" Hari ini Aku sepenuhnya milik Kamu.kita akan bersenang-senang cantik." balas pria itu semakin berani menyentuh apapun yang ada pada Sela.

Sela tertawa manja di pelukan pria yang baru saja di kenal nya.ia sama sekali tidak perduli dengan apa yang sedang terjadi di dalam rumah orang tua nya termasuk dengan Yura juga yang menjadi samsak kemarahan orang tua nya.

" Di sini tidak nyaman Honey, bagaimana kalau kita melakukan nya di kamar ku saja." tawar Sela dan si pria bule yang bernama Justin langsung menyambut antusias tawaran tersebut.

" Kamu sangat nakal sekali,Aku sudah tidak sabar lagi ingin mencoba banyak gaya bersama mu." ujar Justin sambil tersenyum lebar.

Cup...Cup...Cupp.

Kecupan itu sangat memabukkan,kedua insan ini sama - sama terlihat begitu lincah seakan-akan hal seperti ini sudah menjadi makanan mereka sehari-hari.

" Ini sangat nikmat sekali honey...Aku tidak sabar lagi.."

Akhhh.....Sela berteriak keenakan ketika Justin mulai menyerang titik sensitifnya.

" Ya di sana.... Lebih cepat lagi honey..."

Akhhhkkk.....

Sela tersenyum licik, meskipun baru beberapa hari tinggal di sini,ternyata ia masih bisa melakukan sesuatu yang menyenangkan untuk hidup nya.

" Setelah Aku puas bersenang-senang di sini,Aku akan kembali kepelukan mu Arjuna."

" Dan dia! Tidak akan bisa menghalangi jalan ku menjadi seorang Nyonya Raharja." ucap nya sambil mengelus-elus perut yang masih rata.

Sedang kan di samping nya masih ada Justin yang sudah terlelap karena kelelahan meladeni kegilaan Sela.meskipun tadi perut nya terasa kram akibat terlalu banyak bergerak,namun Sela tetap lah menjadi seorang Sela yang tidak mudah menyerah sebelum mendapatkan keinginannya.

Bersambung...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!