NovelToon NovelToon
Jeratan Cinta Sang Dosen

Jeratan Cinta Sang Dosen

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dosen / Mengubah Takdir
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Anastasya atau biasa dipanggil Ana, seorang wanita berusia 24 tahun yang tengah mengejar gelar S1.


Pertemuan pertamanya dengan seorang laki laki membuat hidup Ana berubah. Nathaniel Francisco, seorang dosen berusia 30 tahun yang terobsesi dengan dirinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

Setelah pertempuran panas itu keduanya memutuskan untuk mencari makan, sepanjang jalan keduanya nampak canggung.

Baik Ana maupun Nathan keduanya saling diam, bahkan sejak tadi Ana hanya menatap kearah jalan dari kaca jendela.

Mobil Nathan berhenti disebuah tempat makan, begitu mobil berhasil terparkir mereka segera turun .

" Ayo " ajak Nathan dan Ana mengangguk

Nathan dan Ana memilih makanan untuk mereka nikmati, setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan mereka menunggu hingga makanan tiba.

" Kamu ga marah kan Na ? " Nathan membuka obrolan lebih dulu

" Engga aku ga marah "

" Ana aku minta maaf, aku janji itu ga akan terulang lagi sampai kita nikah "

" Udah gausah dibahas Nat "

" Kamu beneran marah sama aku Ana ? "

" Engga Nathan aku ga marah, aku cuma malu aja kalau dibahas soal itu. Aku engga marah "

" Malu kenapa ? "

" Ya malu pokoknya "

" Malu karena terlalu jago atau .. "

" Nathan nyebelin ih "

Nathan terkekeh, ia menggenggam tangan Ana dan mengusap punggung tangan Ana.

" Jangan liatin aku terus Nathan "

" Ya kamu cantik Ana, masa aku ga boleh liatin pacar aku sendiri "

" Ya tapi waktunya itu loh Nat ga pas aja "

Nathan tersenyum sambil mengusap punggung tangan Ana.

" Gimana skripsi kamu Na ? Udah mulai kamu kerjain? "

" Belum, bantuin ya "

" Iyah aku bantuin sayang "

Begitu makanan datang Nathan dan Ana pun memilih untuk menyantap makanan mereka.

.....

Ana berdiri sambil melamun, hujan yang cukup deras membuat cafe hari ini cukup terbilang sepi.

Bayu teman kerja Ana, ia menghampiri Ana yang tengah sendirian.

" Na sendiri aja " ucap Bayu mengejutkan Ana

" Iyah Mas, sepi banget hari ini "

" Yah namanya juga hujan deras Na "

" Oiya Mas Bayu udah tau belum siapa yang beli cafe ini, Ana penasaran banget loh Mas "

" Engga Mas Bayu ga tau Na, ya siapapun pemiliknya semoga bisa membuat kita semakin jaya "

Ponsel milik Ana berdering panggilan masuk, ia melihat satu panggilan masuk dari Nathan kekasihnya itu.

" Mas, Ana angkat telpon sebentar ya " ucap Ana dan Bayu mengangguk

Ana sedikit menjauh dari Bayu, ia pun mengangkat panggilan Nathan

" Hallo kenapa Nat ? " ucap Ana lebih dulu

" Hujan deras jangan pulang sebelum aku jemput ya Na "

" Nathan kamu hati hati Nat "

" Iyah, jalanan macet sekali sayang. Kamu tunggu aku ya "

" Iyah Nat aku tunggu "

" Yaudah aku tutup ya telpon nya "

Setelah panggilan berakhir Ana pun kembali menyimpan ponselnya, ia kembali menghampiri Bayu.

....

Pukul 11 malam Ana sudah selesai dengan pekerjaannya, begitu Ana keluar cafe Ana tak menemukan Nathan disana.

Ana pun menunggu kedatangan Nathan yang akan menjemput dirinya, sambil sesekali Ana menatap layar ponselnya memastikan ada pesan masuk kedalam ponsel milik Ana.

30 menit berlalu, Nathan belum juga tiba ditempat Ana. Ana pun merasa khawatir, ia mencoba menghubungi nomor Nathan.

Sayangnya nomor Nathan tidak dapat dihubungi, Ana merasa khawatir sekali. Berkali kali Ana menghubungi, Ana takut sesuatu terjadi kepada Nathan.

Bayu yang baru saja keluar dari cafe melihat Ana yang tengah berdiri sendirian, Bayu menghampiri Ana untuk mengajak pulang bersama.

" Belum pulang Na ? " ucap Bayu

" Belum Mas "

" Udah malem Na, bareng aja ya "

Ana mencoba menimbang ajakan Bayu, waktu sudah menunjukkan hampir jam 12 malam.

" Na.. " ucap Bayu

" Boleh deh Mas " Ana mengiyakan

Ana pun akhirnya memilih untuk pulang bersama dengan Bayu, walaupun ia sendiri sejujurnya merasa khawatir dengan Nathan.

Motor Bayu mulai melaju melewati jalanan yang masih ramai oleh para kendaraan, sesekali Ana mencoba melihat apakah ada mobil Nathan disana.

Akhirnya Ana pun tiba dirumah setelah Bayu mengantar dirinya, begitu Ana turun Bayu langsung berpamitan untuk pulang kerumah.

Baru Ana hendak membuka pintu, Ana melihat panggilan masuk dari Nathan.

" Hallo Na, kamu dimana Na ? " ucap Nathan dari sebrang sana

" Aku udah dirumah Nat "

" Kamu pulang naik apa sayang ? "

" Bareng sama Mas Bayu "

" Na, maaf ya "

" Kamu pulang aja Nat udah malem "

" Yaudah sekali lagi aku minta maaf ya sayang "

" Hemm "

Ana mengakhiri panggilan Nathan, ia pun segera masuk kedalam rumah untuk beristirahat.

****

Pagi ini Ana memilih untuk berangkat ke kampus menggunakan sepeda motornya, pagi ini juga Nathan belum terlihat seperti biasanya.

Begitu Ana tiba dikampus, Ana langsung ingin menuju kelasnya.

Saat Ana tengah melewati lorong, Ana melihat Nathan yang tengah berbincang dengan seorang perempuan.

Merasa penasaran Ana pun langsung mendekat, Ana penak apa yang Nathan bicarakan.

" Nat, makasih banyak ya buat semalam kalau ga ada kamu ga tau deh gimana "

" Iyah sama sama "

Ana tak ingin tau apa kelanjutannya, ia memilih untuk pergi dari sana

" Ana.. "

Ana menghentikan langkahnya, Ana menoleh melihat Nathan yang tengah menghampiri dirinya.

" Kamu kenapa berangkat sendiri Na ? Tadi waktu aku mau jemput kamu aku liat kamu berangkat pakai motor "

" Ga apa apa Pak "

" Na, kamu marah soal semalam ? maaf Na "

" Nanti ada yang denger "

Ana masuk kedalam lift bersama dengan Nathan, saat itu lift hanya ada Ana dan Nathan.

" Na kamu kenapa sih ? "

Ana menghembuskan nafasnya kasar, ia menoleh kearah Nathan.

" Aku nunggu kamu Nat tapi kamu ga deteng, aku hubungi kamu juga nomor kamu ga aktif. Kalau semalam ga ada mas Bayu dan ada orang yang jahatin aku gimana ? Aku khawatir sama kamu Nat, tapi apa ternyata kamu malah sama perempuan lain "

Begitu pintu lift terbuka Ana langsung keluar, ia tak perduli dilantai berapa ia turun.

Nathan merasa Ana salah paham, Nathan harus meluruskan kesalahpahaman ini kepada Ana.

" Cowok brengsek " ucap Ana kesal

" Emang ya semua cowo tuh sama aja, kalau udah dapet udah suka suka hati dia. Dia pikir dia doang yang bisa, gue juga bisa "

" Kenapa sih Na, masih pagi udah marah marah "

Ana menoleh, ia melihat Reyhan yang berjalan di belakangnya.

" Eh Rey lo daritadi "

" Ya lumayan sih tadi abis dari ruang TU "

" Oohh iya "

" Na, Lo sibuk ga habis kampus nanti? "

" Engga, gue ga sibuk. Kenapa Rey ? "

" Gue mau ngajak lo nonton, ya tapi kalau lo mau sih "

" Boleh, gue ga sibuk "

" Oke setelah selesai kampus kita pergi ya "

" Oke "

Ana yang merasa kesal pun memilih untuk mengabaikan Nathan, ia merasa jika Nathan itu memang hanya ingin main main dengannya

1
aroem
bagus
Athalia Karo
di perkuliahan tidak ketua kelas namanya Thor tapi disebut komting kelas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!