NovelToon NovelToon
Cintaku Nyangkut Di Surat Kontrak

Cintaku Nyangkut Di Surat Kontrak

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: ewie_srt

"aku terima syaratmu, tapi terima juga syaratku, kael.."
mahiya melotot kesal,pria dingin itu hanya mengangguk datar.
"okeyyy..deal"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ewie_srt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Mahiya kaget, genggaman tangan gerard di pergelangan tangannya terasa kuat mencekal. Mahiya berjalan cepat, setengah berlari mengikuti langkah panjang pria tampan itu.

Mahiya diam membisu, duduk di samping gerard yang diam tanpa bahasa. Pria itu kelihatan jelas sedang menahan amarah, tapi jujur mahiya agak kaget, segitu banget gerard menjaganya.

Hati mahiya menghangat, ternyata walau dingin gerard adalah pria yang sangat baik. Pria itu seakan ingin menjaga perasaan mahiya, padahal mah mahiya nggak apa-apa, perasaannya biasa saja.

Lah wong nikahnya sama kael nggak pakai perasaan, sejujurnya mahiya malah lebih baper pada gerard. Sayangnya abangnya kael itu suaminya orang.

"hehehhe.."

Tak sadar mahiya tertawa, walau pelan tapi cukup membuat gerard menoleh heran.

"kamu kenapa?"

Buru-buru mahiya menggeleng, dia nggak mau gerard menganggapnya aneh.

"aku teringat eko tadi kak, bocah kemayu itu bisa-bisanya salah jadwal ujian"

Gerard mengernyitkan keningnya semakin heran, mahiya benar-benar aneh, pikirnya. Bisa-bisanya dia ngetawain hal lain di saat suaminya sedang makan siang dengan wanita lain.

"kamu nggak kenapa-kenapa kan?"

Mahiya memicing, dia sedang mikir nih, menggeleng atau mengangguk, kalau menggeleng ntar gerard semakin yakin rumah tangganya dengan kael palsu, kalau mengangguk, kira-kira gerard percaya nggak yah?

"aku dan kak kael berjanji untuk tidak mencampuri urusan masa lalu, kak!, karena kak kael sudah menjelaskan padaku kalau clarissa hanya masa lalu"

"kamu nggak cemburu?" kerutan kening gerard menebal, tapi yah untuk apa juga dia heran, rumah tangga mereka kan bohongan.

Mahiya nggak tahu mau jawab apa, ekspresi wajahnya kebingungan.

"kalian sebenarnya nggak pernah pacaran kan?"

Mahiya menoleh kaget, pertanyaan gerard semakin membuatnya gugup. Mata mahiya membola sempurna, menatap gerard.

"aku sebenarnya sudah curiga pada kalian berdua mahiya, bahasa tubuhmu ketika dirangkul kael nggak nyaman banget"

Mata indah mahiya semakin membola, bibirnya yang biasanya nggak bisa diam, kali ini nggak tahu mau ngomong apa. Duduknya pun mulai nggak nyaman, kek dudukin bara panas, bolak balik mahiya menghembuskan nafasnya kasar, dia udah bingung banget nggak tahu mau gimana.

"jangan khawatir, aku sedang tak ingin ikut campur, dan itu juga bukan urusanku. Hanya berhati-hatilah kalian berdua, jangan sampai terjebak oleh permainan kalian sendiri"

"kak.." panggil mahiya cepat, gadis itu menatap gerard dengan mata indahnya yang kedip-kedip kek lampu sein mobil.

"kak gerard, kakak tuh salah sangka. Aku dan kak kael saling mencintai kok, cuman kak kael janji dia ingin nyelesaiin dulu masalahnya"

Gerard tersenyum tipis, dan senyum itu terlihat tak percaya, walau mahiya bolak-balik menyangkalnya.

"beneran kak.." cecar mahiya lagi, sok meyakinkan. Padahal wajahnya aja nggak mendukung sama sekali.

Mahiya diturunkan di depan, gerard nggak turun, tapi pria tampan itu masih sempat ngomong sesuatu yang membuat mahiya tertegun sejenak.

"kalau kamu butuh teman bicara, kamu bisa cari aku. Jangan dengan orang lain, karena pernikahan kalian jangan sampai jadi konsumsi publik, keluarga kita cukup di segani di negeri ini, maka berita sekecil apapun akan diburu oleh para wartawan"

Yah, baru mahiya sadar kalau dia adalah menantu salah satu konglomerat indonesia, tentu kehidupannya akan di sorot, sekecil apapun kesalahan yang dibuatnya, akan mempengaruhi saham perusahaan keluarga kael.

Mendadak mahiya kesulitan menelan salivanya, nyangkut di tenggorokan, kek ada durinya.

Mahiya baru saja akan melangkah, kakinya yang sebelah malah sudah terangkat. Tapi tiba-tiba suara mobil yang di rem mendadak mencicit tepat di samping mahiya yang kaget nggak ketulungan.

Sambil memegang jantungnya yang hampir copot rasanya, mahiya memutar tubuhnya. Terlihat kael keluar dari mobil dan berjalan terburu-buru ke arahnya.

"mana gerard?"

Kael tiba-tiba mencengkeram pundak mahiya, mahiya sampai meringis, cengkeraman tangan kael terasa sakit di bahunya.

"ngapain kamu sama gerard tadi?"

"tenang kak!" mata mahiya menatap lekat kael yang terlihat marah.

"kak gerard udah pulang!"

"siapa yang ngijinin kamu jalan berdua ama gerard?" mata kael menatap tajam, mahiya sampai harus melengos, nggak kuat tatap-tatapan.

"ya elah kak, dia kan saudaramu, nggak mungkin juga aku harus ijin dulu padamu kalau di ajak kak gerard makan"

"mahi..." sergah kael cepat, matanya makin melotot marah. Dongkol mendengar jawaban mahiya yang terkesan tidak perduli.

"apapun ceritanya, gerard bukan mahrammu bagaimana kamu bisa jalan berdua dengannya"

Mahiya memicing kesal, kek kenapa sih nih cowok, kesambet apa sih tadi. Lah dia sendiri jalan sama mantannya.

"trus kak kael tadi makan berdua ama clarissa, emang kalian mahram?"

Bukannya merasa terpojok, kael malah semakin kesal mendengar jawaban mahiya.

"jangan samakan aku denganmu!"

Suara kael terdengar semakin berat, saat dia menekankan kalimatnya barusan. Kepalanya di condongkan tepat ke arah wajah mahiya yang gelagapan, siapa nggak gelagapan coba, itu wajah tampan cuman berjarak 5 cm dari depan wajahnya.

"kenapa denganku?," tanya mahiya kesal, bercampur grogi. Tatapan mata kael, hangat nafas pria itu terasa di kulit wajahnya.

"hhhhhhh.." dengus kael kesal, dia menarik kepalanya.

"aku memang mengijinkan kamu jatuh cinta pada orang lain, dan berjanji akan melepaskanmu suatu saat nanti, tapi bukan dengan gerard, mahi!"

Mahiya melotot kaget, matanya membola sempurna. Sumpah mahiya kesal banget, apa maksud ucapan kael barusan.

"apa maksud kakak?" sergah mahiya cepat.

"ah..sudahlah" tukas kael cepat, mengibaskan tangannya. Dia berlalu, meninggalkan mahiya yang blingsatan nggak terima.

"kak kael, tunggu!, jelaskan apa maksudmu!"

Mahiya mengejar kael yang sudah berada di dalam lobby, hatinya beneran nggak terima. Apa maksud kael tadi, menuduhnya dengan gerard.

Mahiya menarik lengan kael, pria itu berhenti. Mahiya berdiri tolak pinggang, menatap kael dengan sorot menuntut jawaban.

"kita bicarakan di atas saja"

Kael, pria itu melangkah kembali, meninggalkan mahiya yang kesal dan geram nggak ketulungan. Mahiya menghentakkan kakinya kesal, tapi dia tetap mengikuti kael dengan patuh menuju lift.

"bisa-bisanya kak kael nuduh aku kek gitu" omel mahiya begitu masuk kedalam apartemen mereka.

"aku bukan perempuan gila kak, walau pernikahan kita cuman pura-pura, nggak mungkin juga aku menyukai kak gerard. Selain karena dia saudaramu, dia juga pria beristri"

Kael mengangguk malas, wajah tampannya terlihat menyebalkan.

"semoga saja" gumamnya pelan, tapi mahiya masih bisa mendengar gumaman itu. Lagi-lagi hati mahiya memanas, apa sih maunya pria ini. Mahiya mengamati pria itu, alisnya naik sebelah.

"ngomong aja kak, kalau ada yang mengganjal di hati, nggak usah sok tahu dan memutuskan sendirian apa yang ada di pikiranmu"

Kael menoleh kaget, matanya sampai menyipit, keningnya berkerut heran. Selama dia mengenal mahiya, baru kali ini gadis ini marah dan ucapannya cukup tajam sih.

"jangan sok dewasa hanya karena usia kakak jauh lebih tua dari aku, kalau emang kak kael nggak suka ngomong aja, rumah tangga bohongan ini mau di akhirin juga nggak apa-apa kok"

Habis ngomong gitu, tanpa mendengar jawaban kael, mahiya meninggalkan kael begitu saja.

Kael, pria itu melongo nggak percaya. Dia diomelin ama bocil, sesaat tadi kael hampir ikut emosi. Tapi dia menahannya, wajar sih mahiya marah. Sejujurnya dia juga keterlaluan, bisa-bisanya mencurigai mahiya dengan gerard.

Tapi kael juga heran, kenapa dia bisa semarah itu dan curiga. Kael menggelengkan kepalanya keras, seakan ingin membuang sesuatu yang tiba-tiba nyelonong ke kepalanya.

Bersambung..

1
Rina Zulkifli
maratahon 22 part. mantul n seru ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!