semua wanita pasti menginginkan kebahagiaan menjalani rumah tangga nya
begitupun dengan rara, dia menikah dengan pujaan hatinya yang sudah berpacaran selama tiga tahun dan akhirnya Rio menikahinya pesta begitu ramai , namun sangat disayangkan di malam pertama nya rasa harus menjadi janda, dua memilih menjadi janda daripada harus mempertahankan runah tangga nya yang masih seumur satu hari itu, rasa tak sengaja menemukan suaminya sedang bersama seorang wanita dan berapa hancur seketika perasaan rara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ARYA
"Nak Arya,,! sini masuk, " panggil ibu saodah ibunya jon
Arya pun menyapa para tamu disana
"heey" jon dan Arya bersalaman
Arya adalah anak dari saudara bu saodah dalam arti Arya dan jon adalah sepupu
Arya melirik kearah rara , jon yang melihat itu pun ikut melihat kearah rara, namun rara sama sekali tidak melihat nya rara hanya fokus menatap tangan nya diatas paha nya,
"kamu sendirian aja kesini Arya?? " tanya bu saodah sambil mengelus pundak keponakannya itu
"sendiri aja tante.. kebetulan tadi ku lewat, dan lihat didepan terlihat ada kendaraan baru jadi aku mampir, ngomong ngomong ini ada acara apa ya?? "
"oh... gak ada.. hanya acara makan makan aja" jawab ibu saodah, Arya mengangguk lalu kembali melirik kearah rara bergantian melirik caca
"oh.. kenalin.. ini caca, anak teman tante,, dan ini... "
"pacar saya!! " lanjut jon "
"wiih... kamu punya pacar?? aku pikir kamu bakal betah menjomblo " ejek Arya pada sepupunya itu mereka pun saling tertawa hingga dua jam lamanya per temuan pun berakhir
"eem.. nak kamu bisa anterin caca dulu gak?? " ucap bu saodah sedikit pelan
"mah.. aku harus anter rara dulu, lagian kan caca bawa mobil sendiri , gimana ceritanya aku anterin dia?? "
Bu saodah menghela nafas ada rasa tidak enak hati pada anak sahabat nya pasalnya mereka sudah sepakat menjodohkan anak mereka namun melihat perlakuan jon kayak nya anaknya itu tidak menerima perjodohan tersebut apalagi sekarang didepan mata, jon membawa kekasih nya, entah alasan apa yang akan dia berikan pada sahabatnya nanti,
dua jam yang lalu, bu saodah menarik putranya masuk ke kamar lalu membahas tentang perjodohan tersebut, namun dengan bersikeras jon menolak , bahkan jon sampai mengancam akan pergi dari rumah ini dan tidak akan kembali jika sampai ibunya terus nekad menjodohkan nya, mau tak mau bu saodah mengalah dan berhenti menjodoh jodohkan putranya, di melakukan itu karna dia khawatir karna selama ini bu saodah tidak pernah melihat jon memiliki pacar apalagi pernah mendengar gosip kalau anak nya PECINTA SESAMA JENIS namun setelah melihat malam ini bu saidah merasa sedikit legah karna ternyata anaknya masih lurus,
"nak caca.. makasi banyak ya kamu sudah sempat hadir di malam ini.. maaf beribu maaf nak.. tante gak bisa maksa jon buat.. "
"gak apa apa kok tan.. aku pulang dulu ya" jawab caca tenang namun berbeda dengan di dalam hatinya, caca menatap tidak suka kearah rara lalu masuk kedalam mobil, bu saodah merasa bersalah pada caca,
"tante.om.rara pamit pulang dulu, Terima kasih bnyk untuk semuanya" ucap rara menyalami bergantian tangan kedua orangtua jon kedua orang tua jon pun menerimanya dengan ramah
"hati hati ya nak.. "
Rara pun hendak melangkah keluar
"khme khem" Arya berdehem, rara spontan menoleh, bukan hanya rara tapi jon dan juga kedua orangtuanya pun ikut menoleh kearah Arya
"gak sapa aku dulu nih.. " protesnya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"apa sih luh.. " protes jon juga
"galak amat sih lu.. " kedua orang tua jon terkekeh melihat tingkah kedua anak itu
"yaudah... kak Arya.. aku duluan ya" rara pun akhirnya pamit
"hati hati nona cantik" goda Arya, jon menyikut perut Arya pelan
"aw" pelit Arya pelan