NovelToon NovelToon
Petaka Di Air Terjun Kampung Dara

Petaka Di Air Terjun Kampung Dara

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Selingkuh / Cinta Terlarang / Hantu / Dendam Kesumat
Popularitas:76.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Tragedi menimpa Kenanga, dia yang akan ikut suaminya ke kota setelah menikah, justru mengalami kejadian mengerikan.
Kenanga mengalami pelecehan yang di lakukan tujuh orang di sebuah air terjun kampung yang bernama kampung Dara.
Setelah di lecehkan, dia di buang begitu saja ke dalam air terjun dalam keadaan sekarat bersama suaminya yang juga di tusuk di tempat itu, hingga sosoknya terus muncul untuk menuntut balas kepada para pelaku di kampung itu.
Mampukah sosok Kenanga membalaskan dendamnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melindungi

‎"Sial! Aku kecolongan!" umpat Jumadi yang terburu buru menuju ke rumah Wisnu.

‎ Dia yang merasakan panas di tubuhnya mengira kalau itu adalah ulah Gama yang mencoba memberontak, tapi setelah dia mengalami serangan tiba tiba dari satu jin yang keluar dari tubuh Kenanga, dia baru sadar, Kenanga yang mencoba melawan dan membuka paku penakluk miliknya.

‎"Wisnu pasti tidak menyadari ini, dasar bodoh, padahal dia di dampingi Gama, apa mungkin Gama juga memberontak padaku!" kesal Jumadi

‎"Akan aku musnahkan dia setelah mengurus Kenanga!"

‎ Jumadi menaiki motornya, dia sudah membawa keris miliknya untuk melawan Dimas, tapi dia tidak tahu kalau sekarang Kenanga lah yang harus dia waspadai karena Kenanga punya dendam yang begitu kuat setelah satu minggu itu dia berada di rumah Wisnu dalam keadaan tidak bisa melawan sama sekali.

‎"Mana juragan Wisnu?" tanya Jumadi segera masuk ke halaman rumah Wisnu

‎"Ada di dalam dengan tamunya, katanya saudaranya nyonya Kenanga" jawab anak buah Wisnu yang menjaga gerbang rumah Wisnu.

‎"Malam malam begini?" tanya Jumadi dan dia mengangguk.

‎ Jumadi berjalan dengan cepat, dia tidak mengetuk pintu karena pintu itu masih dalam keadaan terbuka dan terlihat Wisnu sedang mengobrol dengan Dimas juga Dasih.

‎"Juragan" panggil Jumadi membuat Wisnu terkejut

‎"Mbah...."

‎"Dimas, kamu ngobrol dengan istri saya saja dulu ya, saya ada perlu, Dasih temani Dimas" ucap Wisnu yang mengerti arti tatapan Jumadi yang terlihat khawatir.

‎"Iya mas"

‎ Wisnu keluar, Dimas sempat bertatapan dengan Jumadi sambil tersenyum miring tanpa di sadari Jumadi karena yang Jumadi lihat hanyalah Dimas yang menunduk sopan padanya.

‎"Ada apa Mbah?" tanya Wisnu

‎"Mana Kenanga?" tanya Jumadi

‎"Ada di dalam kamarnya Mbah"

‎"Wisnu, Kita harus buat semua orang tertidur, aku merasakan Kenanga sedang memberontak, satu jin yang aku tempatkan di tubuhnya tiba tiba saja menyerangku karena dia marah telah di usir dari tubuh Kenanga, bahkan sisanya sepertinya sudah mati terbunuh" jawab Jumadi

‎"Astaga, lalu apa yang harus kita lakukan Mbah?" tanya Wisnu panik.

‎"Berikan kalung milikmu, Kita akan buat semua orang tertidur dulu, setelah itu kita kembali mengikat Kenanga dengan jin baru" jawab Jumadi

‎~~~~~

‎"Aakhhh, kak Sigit!" panggil Kenanga

‎ Sigit yang mendengar Kenanga memanggil namanya langsung merasa khawatir, dia akan masuk tapi dia melihat asap hitam mulai memenuhi rumah Wisnu. Matanya terbelalak karena dia juga melihat Jumadi dan Wisnu sedang menuju ke sana, Sigit mulai bersiap dan mengunci pintu kamar Kenanga dari luar, sementara dia pura pura pingsan di depan kamarnya setelah membuang kunci itu keluar jendela.

‎"Ki Raksa, apakah belum selesai?" tanya Sahara

‎"Sedikit lagi, kamu jaga di depan pintu, tutupi tempat ini dengan hawa dingin milikmu agar sosok Gama yang sedang di ancam Jumadi tidak bisa masuk dan punya alasan untuk kalah" jawab Raksa

‎"Baiklah"

‎ Saat memeluk Kenanga, Dimas memakaikan cincin miliknya yang merupakan pusaka keluarga Darmawan, tapi tidak di tangan Kenanga melainkan di rambut Kenanga dan cincin itulah yang sudah membunuh jin jin yang mendiami tubuh Kenanga dan membuat pengaruh paku di kepala Kenanga mulai melemah,

‎ Rencana itu di pikirkan Dimas setelah dia ingat kalau cincin miliknya adalah energi gelap dan jahat, jadi dia melawan jin jin kafir itu dengan energi yang lebih jahat dari Raksa yang hanya bisa di redam oleh Dimas dan Bintang.

‎"Aku Raksa, tak ada satu mahluk pun yang bisa mengikat ku kecuali orang yang aku kehendaki, dan kamu paku emas jelmaan Suketi! Berani sekali kamu menancapkan roh yang bukan merupakan isi dari jasad ini!" bentak Raksa

‎"Hahahah.. Kamu melihatku Raksa, kamu cerdik juga, tapi aku tidak akan melepaskan diri dari tubuh ini, dia punya energi bersih yang membuat kekuatanku terus bertambah" jawab Suketi

‎"Jadi kamu menolak keluar?" tanya Raksa

‎"Ya" jawab sosok dalam paku itu yang semakin menancap di kepala Kenanga

‎"Aakhhhh!"

‎"Tahan Kenanga, kamu punya ilmu juga, ingat tujuan kamu kembali dari kematian!" ucap Sahara yang masih melindungi kamar kenanga dengan dobrakan Jumadi di depan pintu yang masih terus berusaha masuk.

‎"Aku ingin kembali! Aku ingin menuntut balas pada orang-orang yang sudah membuatku kehilangan cintaku! Kehilangan mas Dirga dan juga kehilangan kehormatanku!" teriak Kenanga

‎ Brak. Brak.

‎ Teriakan Kenanga bisa di dengar Wisnu, Jumadi dan juga Sigit dengan jelas, Sigit tetap berpura pura pingsan karena asap hitam yang menyelimuti rumah Wisnu begitu tebal, bahkan Dimas juga ikut berpura pura pingsan agar lebih meyakinkan.

‎"Pergi kamu sosok benalu! Aku Kenanga Safitri tidak Sudi tunduk pada siapapun, aku memiliki hidupku sendiri, tubuhku sendiri dan aku tidak mau jasad nenekku kalian manfaatkan!" bentak Kenanga mulai bangkit dengan mata yang sudah memerah.

‎"Bagus, marah Kenanga, habisi semua orang yang sudah menghalangi jalanmu dan cabut paku itu dengan tanganmu sendiri, jika kamu pernah di taklukan, maka lawan, tak ada Mantra yang bisa mengatur dan mengikat Kita, kita adalah milik diri kita sendiri dan Tuhan, hanya DIA yang akan mengambil kita jika sudah waktunya!" ucap Raksa

‎"Lawan!" teriak Sahara dan Raksa.

‎"Aaakkkhhh! Pergi kamu setan Suketi! Aku bukan inang yang bisa kamu tempati!" bentak Kenanga mulai menarik paku yang tertancap semakin tenggelam di kepalanya di bantu Raksa dan Sahara.

‎"Bismillahirrahmanirrahim" ucap ketiganya menggabungkan ilmu yang mereka miliki hingga.....

‎"Ggrrrrr.... Aku tidak mau pergi!" pekik Suketi yang mulai tercabut

‎"Sekali lagi Kenanga" ucap Sahara

‎ Brak.

‎ Pintu terbuka tepat saat paku itu sudah hampir tercabut dan Jumadi segera membacakan mantra pengikat dengan banyak jin yang di kerahkan untuk membantu Suketi.

‎"Hahaha"

‎"Kuat Kenanga! Lawan! energiku masih sangat besar begitupun Sahara" perintah Raksa sama sekali tidak terpengaruh oleh Mantra Jumadi.

‎"Mbah, apa yang harus saya lakukan?" tanya Wisnu yang tidak mau kalau sampai Kenanga pergi lagi darinya.

‎"Berdiri di belakangku dan minta Gama mengeluarkan ilmunya untuk membantuku" Jawab Jumadi

‎"Hahaha... Keluarkan tiga ratus jin sekalipun, aku tidak akan kalah dari kalian!" ejek Raksa

‎"Kita lihat siapa yang akan kalah!" ucap Suketi yang kembali tertancap ke dalam kepala Kenanga dan tetap di tahan Kenanga juga Sahara.

‎"Gama, bantu Mbah Jumadi!" perintah Wisnu

‎"Baik tuan" jawab Gama tapi matanya terus menatap Sahara yang mengangguk pelan padanya.

‎ Tangan Gama terulur untuk mengalirkan ilmunya, tapi bukan Ilmu yang akan menolong Jumadi, tapi ilmu yang akan menyerang Jumadi.

‎ Srak. Bukh.

‎"Akkhh! Dasar jin sialan! Berani kamu membangkang padaku Gama!" bentak Jumadi saat tubuhnya tersungkur setelah di dorong sosok Gama.

1
neni nuraeni
mampus lo
Leni Nuraeni
sedih aku bacanya😢
Leni Nuraeni: sama" kak
total 2 replies
Faziana
Wes .. angel angel iki Sahara🤭 sakarepmu waelah 😄
Perkara warna bulu jadi ngaruh banget yaaaa 🤣🤣
Ridwan01: iya kak, sepertinya Sahara suka yang bule juga 🤭🙏
total 1 replies
Nurr Tika
lanjut thor
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
dsr si lakor
Ridwan01: benar sekali kak 👍
total 1 replies
nurul supiati
rencana mu tidak akannn berhasillll mikaila... 🤣 gila memang mikaila lbih gk waras lagi Dirga .. prah sih
nurul supiati: didunia nyata ajah ada kok pasangan gila wkwk
total 2 replies
neni nuraeni
tenang Miko kamu d buang pun bkl di angkt jdi anak bnyk yg syg SMA kmu,,, c lakornya kudu dlaporin nih SMA ayah rudin biar tak tinju dia
Ridwan01: setuju kak 👍
total 1 replies
Faziana
Ah .. pelakor sejati ternyata Mikaila ini, dirujak ajalah sama Sahara👍
Ridwan01: siap kak 🙏👍
total 1 replies
Nurr Tika
lanjut thor
Ridwan01: siap kak 👍🙏
total 1 replies
Nurr Tika
sabar ya git
Ridwan01: iya kak🙏
total 1 replies
Faziana
Mungkin bawaan bayi jd mudah curiga, Kenanga belajar kelola emosi aja deh biar ga tersiksa sama perasaan sendiri/Smile/ Lepasin perempuan binal biar di makan hantu aja, Miko di asuhKenanga sama Sigit /Grin/
Ridwan01: benar sekali kak 👍
total 1 replies
Nurr Tika
sukur sigit tak suka, semga kenanga sama sigit selalu bahagia
Ridwan01: aamiin, terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
hati" sigit ntar ada rasa
Ridwan01: siap kak 👍
total 1 replies
neni nuraeni
iih dtolongin mlh pngen dijedotin tu pala dsr munafik lu,, lu bilng tu ank gundik lah situ sndri juga sundal dsr edan
Ridwan01: sabar kak🤭🙏
total 1 replies
Nurr Tika
lanjut thor
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Faziana
Apa ini hanya umpan gangguan u Satria?
Ridwan01: bukan kak
total 1 replies
neni nuraeni
lnjuut
neni nuraeni: sama" thor😁
total 2 replies
Kristiana Subekti
aq berkali-kali baca Badaruddin kenapa jd Baharuddin ya🤔🤦
Kristiana Subekti: bukan salah ketik kok,,,,cm otak aq responnya jd Baharuddin 🤣🤣🤣🤦
total 2 replies
Faziana
Wah Sahara patah hati kasihan sekali😄
Tp keren loh nangis aja Sahara tetep bs fokus dengan makan mangga🤣
Ridwan01: absurd Sahara 🤭🙏
total 1 replies
Nurr Tika
🤣🤣🤣🤣lucu tingkahnya sahara
Ridwan01: kalau ketemu Putri jadi duo genit itu 🙏🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!