NovelToon NovelToon
Rahim Sewa'An

Rahim Sewa'An

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Anak Yatim Piatu / Ibu Pengganti / Romansa
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Vie Alfredo

Seina, adalah seorang gadis kampung yang hidupnya penuh dengan kesederhanaan, dia dari keluarga baik-baik, dia juga mendapatkan pendidikan yang baik dari keluarganya, namun dia harus kehilangan anggota keluarganya karena sebuah bencana.

Seina pun satu-satunya yang selamat dan dibawa ke tempat pengungsian oleh para relawan, gadis itu cukup terpuruk dengan nasibnya, namun dia tetap harus menjalani hidupnya.

Karena yang bernasib sama dengannya itu juga cukup banyak.

Hal itu membuatnya bangkit dan merangkul anak-anak yang bernasib sama dengannya.

Suatu hari dia bertemu dengan seorang wanita cantik jelita, dari atas kepala sampai bawah kakinya, terlihat bernilai mahal, bahkan kibasan rambutnya pun berbau dollar.

"Jadi kamu ya Seina?" tanya wanita itu dengan angkuh.

"Ya, ada apa Nyonya?" tanya balik Seina.

Wanita itu segera membuka koper besar, dan di sana terlihat sangat banyak tumpukkan uang.

"Aku sewa rahimmu!" Tegas wanita itu.

Yuk kepoin baca lanjutannya 👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Alfredo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Tetap di sampingku

Seina juga tanpa sadar mengusap kepala Matthew dengan lembut.

Rasanya saat itu mereka benar - benar seperti suami istri.

Matthew mencium perut Seina dengan lembut.

Dag dig dag Dig.

Jantung Seina benar - benar berpacu kencang.

Matthew pun meletakan kepalanya di pangkuan Seina, seperti anak kucing yang sedang ingin di usap pemiliknya dengan manja.

Tangan Seina pun bergerak sendiri mengusap kepala Matthew.

" Seina kau gila." Gumam Seina memegangi tangannya sendiri.

" Seina, kenapa harummu enak sekali?" gumam Matthew.

" Tuan, saya bantu anda istirahat ke kamar!" tegas Seina.

Seina tidak boleh terlena dengan ketidak berdaya'an Mattew saat seperti ini, bisa gawat nanti kalau Matthew sudah sadar.

Seina segera berdiri dan memapah Matthew dengan sangat bersusah payah, Matthew terus meluapkan isi hatinya terus.

Pada intinya dia sangat bingung dengan rumah tangganya sendiri, di mana istrinya sudah sangat menyukai dunianya yang tanpa. ada dirinya sama sekali.

Seina merasa kasihan pada Matthew, jika seperti itu bukankah Gladys hanya menyukai kekayaan suaminya saja.

Ya tapi itu juga bukan urusannya, Seina hanya tinggal melahirkan anak yang dia kandung, dan pergi tanpa jejak.

" Nah, sekarang anda hanya perlu beristirahat dengan tenang." Ujar Seina yang nafasnya sudah ngos-ngosan.

" Seharusnya aku tadi memanggil pelayan, kenapa aku bersusah payah begini." Gumam Seina.

Namun tiba-tiba Seina di tarik lagi oleh Matthew untuk tidur bersamanya.

" Tu-tu-tuan, ini Seina bukan istri anda." ujar Seina menyadarkan Matthew.

" Aku tahu, kau itu lebih mungil dari istriku, ayo tidur denganku Seina." ujar Matthew memeluk Seina dengan erat.

" Ini gila." Seina meronta-ronta melepaskan diri.

" Seina, jangan bergerak, itu membuatku hampir gila." ujar Matthew.

" Apa?, tidak lepaskan saya." Seina tidak mengerti dengan yang di maksud Matthew dia terus meronta-ronta.

Namun Matthew langsung mengunci Seina di bawah kukungannya.

" Seina, kau sudah membuat pria matang ini tidak bisa menahan diri." Ujar Matthew.

" Tu-tu-tuan, saya mohon." Seina memohon pada Matthew.

Matthew langsung mencium bibir indah Seina dengan sangat brutal penuh gairah.

Astaga, aku, aku takut, kenapa tuan Matthew seperti binatang buas.

Dalam hati Seina.

" Hiks hiks ... " Seina menangis karena tidak tahu harus bagaimana.

Melihat Seina menangis Matthew tersadar dan melepaskan tangannya.

" Maafkan aku Seina, aku membuatmu takut ya?" Matthew tampak kebingungan.

" Tolong jangan membenciku." Ujar Matthew tampak menyedihkan.

" Ya, Tuan." Jawab Seina.

" Terimakasih." Matthew memeluk dan mencium kening Seina dengan lembut.

" Tapi Seina, malam ini tetaplah di sini." ujar Matthew.

Matthew meraih tubuh Seina yang sangat membuatnya nyaman, Matthew tidur memeluk Seina.

Seina tidak bisa menolak, karena pelukan Matthew cukup hangat dan menenangkan, meski itu tidak benar, tapi Seina yang sudah mengantuk berat itu pun tetap tertidur juga di pelukan Matthew.

Pagi harinya.

Pukul 8 pagi, Martin dan Mona menggedor pintu kamar Matthew.

" Seina, Seina, apa kau di dalam?, atau kakak, kakak, siapa yang ada di dalam?" teriak Martin dari luar.

Seina langsung terbangun dan terkejut, dia hampir menjawab ya, namun ia tahan, karena saat ini dia sedang tidur bersama Matthew.

" Gila ini bagaimana?, semua akan salah paham." Seina kebingungan sendiri.

" Dobrak saja tuan pintunya." ujar Mona.

" Astaga mereka ini, sangat brutal." Ujar Seina mulai panik.

Tanpa dia sadari rupanya Matthew sudah bangun dan tersenyum menikmati wajah panik Seina yang sangat lucu.

" Ah, Tuan, kenapa anda tidak bilang kalau sudah bangun." ujar Seina.

" Bagaimana Tuan." ujar Seina panik.

" Bagaimana ya?" Matthew malah terus tersenyum.

" Ya sudah aku dobrak." ujar Martin tampak tak sabaran.

Bruk kkkkkk.

" Martin, apa yang kau lakukan?" Ujar Matthew dengan wajah kesalnya.

" Ah, kakak kenapa tidak menyahut, Seina ada di sini tidak?" ujar Martin celingukan mencari Seina.

" Orang tidur bagaimana bisa menyahut, kau ini masih sangat sembrono, kenapa kau merusak pintuku!" tegas Matthew.

" Ah, hahahah, maaf kak kami sangat khawatir karena Seina tidak ada di seluruh ruangan ini." ujar Martin.

" Astaga, kau mengganggu tidurku, Seina sedang jalan-jalan tadi dia pamit mau berjalan-jalan." ujar Matthew.

" Ah, begitu ya, kalau begitu kakak tidur lagi saja." ujar Martin mengundurkan diri.

" Kembalikan pintunya!" tegas Matthew.

" Iya kak, maaf." Martin menempelkan lagi pintunya yang sudah terlepas itu pada tempatnya.

Matthew melihat Seina yang tetep tenang di bawah selimutnya.

Wah, Martin sangat takut pada Matthew ya.

Dalam hati Seina.

Tiba-tiba Seina tersadar karena di tangannya ada sesuatu yang keras dan berdenyut, rasanya panas.

" Ini apa?, kok panas keras?, ada nadinya lagi ." Gumam Seina sangat penasaran dan terus menyentuhnya.

" Ini kok kayak mau memaksa keluar begitu ya.' Gumamnya.

" Seina!" Matthew berteriak dan langsung membuka selimutnya.

Sekarang terlihat jelas Seina yang dengan posisi miring dengan tangannya yang meraba bagian (21+) milik Matthew.

Lucunya Seina masih menepuk-nepuk bagian itu.

Seina melihat wajah Matthew yang sangat merah dan menakutkan.

Seina langsung menarik tangannya.

" Ah, hehehe itu ternyata itu ya Tuan, hehehe." Seina tidak tahu sekarang dia harus mengatakan apa pada Matthew, yang jelas itu perbuatan tidak senonoh pada seseorang yang dia tahu.

" Seina, aku sudah menahannya semalaman, sampai kepalaku migren, sekarang kau malah membuatnya terbangun." Ujar Matthew.

" Tu-tu-tuan, itu tangan saya bergerak sendiri sungguh saya tidak bermaksud." ujar Seina keringat dingin.

" Wah tanganmu sangat nakal, bagaimana jika membiarkan dia dihukum." ujar Matthew.

Matthew menarik tangan Seina dan menciumnya.

" Tu-tu-tuan, saya salah, saya salah, maafkan saya." ujar Seina menunduk.

Matthew menarik pinggang Seina dan memeluknya.

" Baiklah, aku ingin memelukmu sebentar saja." Ujar Matthew.

" Tuan, tapi." Ujar Seina merasa jika hal seperti ini salah, tapi dia tidak bisa melepaskan diri.

" Seina, bisakah kau tidak pergi?" tanya Matthew tiba-tiba.

" Apa?" Seina terkejut.

" Bagaimana jika kau tetap berada di sampingku?, aku sangat nyaman denganmu, dan rasanya ada sesuatu yang membara di sini." ujar Matthew meletakkan tangan Seina di dadanya.

" Apakah anda ingin membunuh saya Tuan?" Ujar Seina.

" Aku akan menempatkan dirimu di tempat aman, dia tidak akan tahu." ujar Matthew.

" Tidak mau, saya bukan pelakor!" Tegas Seina segera menarik diri dari pelukan Matthew.

Sebenarnya Seina hampir saja mengatakan iya, tidak tahu juga kenapa.

Suami orang sangat berbahaya, sadarlah Seina dia suami Gladys nenek lampir itu, jangan membuat masalah.

Dalam hati Seina.

Seina segera merapikan rambut dan bajunya, Seina kembali terkejut saat mendengar suara Martin di depan pintu lagi.

Seina langsung membuka jendela dan melompat.

" Astaga!" Matthew langsung senam jantung melihat Seina melompat dengan gesit, padahal perutnya cukup merepotkan.

" Kak, Seina tidak ada." Martin melepas pintu itu dan memasang lagi dengan wajah khawatir.

Matthew terlihat berdiri di samping jendela kamar.

" Bukankah anak itu ada di sana?" Ujar Matthew melihat keluar jendela.

Martin ikut melihat, benar saja Seina sedang berjalan menuju bibir pantai.

Martin langsung mendekati jendela dan melompat keluar.

Astaga, mereka ini sangat mirip.

Dalam hati Matthew.

Sepertinya aku sudah gila, tapi aku tidak rela dia pergi setelah melahirkan, ah Matthew ada apa denganmu.

Dalam hati Matthew.

1
Arbaati
lanjut Thor...tetap semangat nulisnya...Senin tak kasih vote lg insya Allah
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Wah,😍😍😍 terimakasih kakakku🥰
total 1 replies
Arbaati
ah Mathew ini julukannya saja berkuasa tapi gak bisa apa"🤭
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: puffffffff🤣
total 1 replies
Sunaryati
Ya namanya cinta , pasti selalu percaya.
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: sejak dahulu begitulah cinta ya kak😂
total 1 replies
Arbaati
aduh seina...agak mahalan dikit dong biar Mathew nya makin penasaran
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Ya soalnya Matthew sangat menggoda untuk Seina yang sudah lama hidup sebatang kara 🤣
total 1 replies
Arbaati
udah tak kasih vote Thor....lanjut updatenya 😍
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: terimakasih kakak sayang sehat selalu 🥰😍
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
up lagi thor
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: ok kak
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
Matthew punya istri 1 aja gak bisa tegas ma istrinya apalagi istri 2 yg ada Siena bakalan sakit hati dan kecewa terus...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Iya tuh Matthew gak jelas 😂🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
suami orang udah mulai ugal²an nih...😂😂😂
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: gak ada remnya🤣
total 1 replies
Arbaati
eh jangan salah thew...Simona meski kecil cabet rawit. segala apa bisa...
Arbaati: apaan cabe gendat Thor...?/Proud/
total 2 replies
Arbaati
good seina 😍👍
Arbaati
hati hati seina, itu ular cobra, bisa nyembur🤣🤣🤣
Arbaati: serius Thor kembar 5...?
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
bahkan cinta udah mulai tumbuh diantara kalian tapi kalian tidak menyadarinya...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: tolong sadarkan kak😂🤣
total 1 replies
Arbaati
gpp seina meskipun suami orang. kan kamu diundang, bukan datang sendiri... anggap saja kamu tamu sedang disuguhi hidangan yang nikmat, jadi nikmati saja🤣
Arbaati: 🤣😍🤣😍🤣😍
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
suami orang lebih menggoda ya Sien...🤣🤣🤣🤣
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: saingannya cm satu say 😂🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
kalo Matthew perhatian bgt ma Siena ntar Siena jadi baper loh...
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: iya baperin anak kecil lagi
total 1 replies
Arbaati
sabar martin, minta kak author nyiapin jodoh untukmu yg lebih keren😍
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: Uhuk uhuk siapa ya?🤣
total 1 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
ciee ada yg cemburu nih... 😂😂
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: ya begitulah hidup yang membingungkan😂🤣
total 3 replies
Arbaati
lanjut Thor... tetap semangat nulisnya 😍
Arbaati
ya Allah kejam amat si Gladys
semangat seina, semoga author cepat membuat bahagia 🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
lanjut thor..
࿅ᴡʜɪᴛᴇ ʟɪᴏɴあᬊ𝄞༗: siap laksanakan 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!