NovelToon NovelToon
Athanor Online : Monarch Of War

Athanor Online : Monarch Of War

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Sci-Fi / Game
Popularitas:326.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Diaz

Ditahun 20XX dunia mengalami lonjakan teknologi yang cukup pesat, sebuah device bernama VR CTO yang dikembangkan oleh pihak Citra Organization berhasil membuat dunia gempar.

Teknologi ini memungkinkan membuat dunia kedua dengan kedok virtual karena teknologi ini lahirlah berbagai dunia dunia buatan dan salah satunya adalah Athanor Online

Athanor Online adalah salah satu dari banyak sekali dunia buatan, Athanor Online adalah sebuah game VRMMORPG yang bergenre fantasi dan memungkinkan player berkelana kesana kemari dan membuat game ini adalah game paling banyak diminati

Diantara semua teknologi itu, seorang pemuda pengganguran bernama Diaz Mahendra yang sedang menikmati kejamnya ibu kota dengan berbagai kesusahan yang ia alami karena tidak punya penghasilan

ditengah tengah hal itu Diaz berhasil mencicipi salah satu game paling populer yaitu Athanor Online apakah Diaz sukses disana? apakah Diaz mampu terlepas dari gelar pengangguran? Well tunggu saja


Gendre : Fantasi, Action, Romance, Sci-fi, Fanfic, Game

Update 1 Minggu 2x

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diaz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melody dan Diaz

"Hey, apa kau suka menyanyi?"

Diaz melontarkan sedikit pertanyaan kepada Melody yang jujur saja sejak dari tadi cukup mengganggunya, bisa dibilang pertanyaan ini cukup tidak masuk akal karena Melody adalah idol atau penyanyi yang cukup terkenal dan memiliki banyak penggemar

Melody juga telah berlatih keras dengan berbagai metode yang berat demi menaikan kualitas suaranya, semua kerja keras dan latihannya adalah salah satu bentuk kecintaannya terhadap hobinya yaitu menyanyi. Apalagi Melody juga menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menyanyi baik itu didepan keluarganya maupun didepan penonton

"Menarik, kenapa kau bisa berfikiran seperti itu?" Ucap Melody sedikit tersenyum tertarik

Melody tidak bisa menahan lagi rasa penasaran serta ketertarikannya terhadap Diaz, dirinya yang telah menjalankan latihan yang keras untuk menyanyi, dirinya yang mendapat penghasilan yang tinggi karena menyanyi, dirinya yang dibanggakan oleh keluarganya karena menyanyi, dan tidak perlu ditegaskan kembali bahwa Melody sangat mencintai hobinya yaitu menyanyi. Tapi kenapa Diaz berfikiran berkebalikan? Itulah yang membuat Melody tertarik

Diaz yang mendengar tanggapan dari Melody tidak langsung menjawab dan memilih untuk menengguk cangkir yang berisi kopi hitam miliknya terlebih dahulu

"Saat kau menyanyi ekspresi yang kau perlihatkan tidak ada rasa senang ataupun gembira"

Diaz bisa menyimpulkan hal tersebut karena Diaz bisa membaca gestur ekspresi yang Melody perlihatkan saat ia bernyanyi, rasa seperti senang serta gembira hampir tidak terlihat dan justru perasaan seperti jenuh dan tertekan sangat tergambar diwajah manis milik Melody, walaupun begitu penonton yang hadir disana tidak mengetahuinya karena ekspresi wajah milik Melody sama seperti biasanya, hanya seseorang dengan ilmu pembacaan gestur wajah yang mumpuni yang mengerti dengan ekspresi wajah milik Melody

Sementara itu Melody terkejut karena Diaz mengetahui sesuatu hal yang sudah sangat lama ia sembunyikan dan sudah ia pendam sedalam mungkin yang ia bisa. Penghasilan utamanya memang dari menyanyi tapi bukan berarti Melody senang dengan semua hal itu, dahulu Melody memulai karirnya untuk menghibur semua orang dengan lagu dan albumnya, namun lama kelamaan Melody malah semakin tertekan

Hal ini terasa ketika lagunya viral dan booming. Awalnya Melody sangat senang ketika lagu miliknya booming dan dikenal dihampir belahan dunia, hal ini membuat Melody semangat untuk menulis lagu dan lama kelamaan Melody menjadi salah satu penyanyi yang sangat produktif. Tapi justru karena hal inilah yang membuat Melody semakin lama semakin tertekan. Melody beberapa kali jatuh sakit karena memaksakan dirinya untuk membuat lagu

Karena mental dan fisiknya yang masih belum stabil akhirnya Melody memutuskan untuk rehat sebentar namun bukannya tanggapan positif yang Melody dengar dari penontonnya, tapi malah penontonnya mendesaknya untuk terus berkarya dan membuat lagu kembali untuk mereka. Melody terpaksa terus membuat lagu demi kariernya yang susah payah ia bangun

Semakin lama perasaan tertekannya semakin tinggi apalagi ketika penontonnya jauh lebih mempedulikannya wajahnya dibanding suaranya. Dan hal ini menjadi serangan mental yang cukup telak bagi Melody, dirinya yang telah bekerja keras untuk membuat lagu demi pendengarnya bahagia namun mereka seakan tidak mempedulikan lagunya, dan pendengarnya lebih mementingkan kecantikannya dibanding suaranya dan ini benar benar membuat Melody down. Ketika kerja keras seseorang disepelekan maka tentunya orang itu akan down dengan sendirinya. Dan secara tidak sadar ekspresi wajah dari Melody berubah secara signifikan

Diaz yang melihat perubahan ekspresi itu kemudian melanjutkan pembicaraannya

"Kau tahu, istirahat itu penting" Ucap Diaz dengan wajah poker face miliknya

Secara logis untuk menghentikan serta memulihkan mental milik Melody adalah beristirahat atau rehat sejenak. Melody tentunya sudah mengetahui bahwa istirahat mampu membuat mentalnya pulih kembali tapi seperti yang dijelaskan sebelumnya, Melody tidak mau karier yang sudah susah payah ia bangun terhenti begitu saja. Apalagi dengan menyanyi Melody mampu membanggakan orang tua serta sanak saudaranya

Melody juga memikirkan bagaimana reaksi orang tua serta keluarga besarnya ketika dirinya rehat sejenak dari dunia permusikan. Tapi walaupun begitu dirinya masih ragu untuk mengambil langkah yang terbilang sangat berpengaruh dalam dihidupnya ini

"Menurutmu apa yang harus aku lakukan?" Ucap Melody dengan suara yang cukup berat

Diaz yang mendengar itu tidak langsung menjawab dan memilih untuk meminum kopi hitamnya agar pikiran Diaz menjadi lebih cemerlang, yah itu hanya teori Diaz semata

"Aku tidak berhak untuk memberikanmu pilihan"

Memang terdengar sedikit kejam namun yang Diaz katakan sepenuhnya benar. Diaz bukanlah orang terdekatnya, Diaz juga bukan sahabat atau keluarganya jadi Diaz tidak berhak untuk memberikan pilihan atau jalan yang harus Melody pilih, apalagi jalan itu adalah jalan yang sangat krusial bagi kehidupannya. Tapi walaupun begitu Diaz adalah orang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi jadi ketika ada orang kesusahan didepannya maka Diaz senang hati membantunya

"Lebih baik kau ceritakan masalah ini ke orang tuamu"

Yang Diaz katakan sepenuhnya benar. Ketika seseorang suntuk atau tertekan dalam suatu jeruji masalah maka segeralah bercerita kepada orang tua atau kerabat dekat, tidak perlu malu dan tidak perlu ragu karena mereka pasti akan memberikan nasehat atau saran yang berguna

Orang tua entah itu ibu ataupun ayah. Jika ada masalah yang tidak bisa kau atasi maka segeralah bercerita kepada mereka, mereka memiliki umur yang jauh lebih tua dan secara otomatis mereka sangat berpengalaman dalam masalah kehidupan baik itu faktor ekonomi ataupun bukan, mereka adalah motivator serta kompas ketika kau mulai lelah dan kehilangan arah.

Walaupun umur Diaz hanya satu tahun lebih tua dari Melody namun Diaz memiliki mental jauh lebih dewasa dibanding Melody yang terkesan terlalu kekanak-kanakan. Diaz sudah berfikir layaknya orang dewasa ketika ia remaja lebih tepatnya sewaktu dirinya SMK. Sifat dewasanya kembali meningkat ketika ia bertemu dengan Reno dan ayahnya, dan karena Reno lah yang membuat Diaz mampu berfikir jauh lebih maju dan dewasa dibandingkan seseorang seumurannya. Semua ini karena bimbingan dari Reno, tidak berlebihan ketika Diaz memanggil Reno dengan sebutan Master

"Aku masih ragu...." Ucap lirih Melody

Diaz sedikit memaklumi keraguan yang Melody miliki, hal ini tergolong wajar karena bisa dibilang Melody telah menghabiskan waktunya untuk menyanyi dan ketika ia memutuskan berhenti walau sebentar maka akan terkesan sakit. Apalagi kariernya yang sudah tinggi dan memiliki penghasilan yang bisa dibilang tinggi membuat Melody ragu

"Jika kau memang ragu maka lebih baik pendam sedikit lebih lama lagi, selagi kau masih mencari solusi"

Diaz bukanlah kerabat atau keluarganya Melody karena itulah Diaz tidak memiliki kehendak untuk memaksa Melody memilih mana jalan yang menurut Diaz benar.

"Kalau aku istirahat sebentar, aku takut fansku..." Ucap Melody menggantungkan katanya dengan nada yang cukup bergetar

Diaz yang mendengar itu langsung mendecak lidahnya kesal dan segera menghabiskan kopi hitamnya, Diaz jujur saja kesal dengan ucapan Melody, bukan karena Melody tapi fansnya yang membuat Diaz kesal. Diaz memang sering melihat fans Melody diberbagai platform media sosial, jumlah fansnya juga sangat banyak dan tergolong fantastis

Namun rata rata dari mereka semua adalah fans yang tidak sehat yang dalam tanda kutip "Terlalu Fanatik" Diaz bisa melihat hal itu karena fans milik Melody sering menyerang sosial media idol idol lainnya dengan berbagai cara baik itu spam atau apapun hoax yang mereka sebarkan. Mereka juga mencemooh idol atau penyanyi lain dan menganggap Melody lah yang terbaik. Dan hal ini membuat nama Melody menjadi jelek karena kelakuan dari fans fanatiknya

Para idol ataupun penyanyi yang diserang tentu saja tidak terima dan mengadu ke Melody untuk memperingati fansnya untuk tidak menganggu idol atau penyanyi lain dan juga menjaga omongan mereka untuk tidak menyinggung perasaan idol atau penyanyi lain, Melody juga sempat mempublikasikan vidio klarifikasi permintaan maafnya terhadap berbagai idol yang diserang oleh fansnya. Namun hal itu tidak terlalu berpengaruh karena fans Melody terlalu keras kepala, fanatik dan toxic

Diaz yang melihat ekspresi sedih yang tergambar jelas diwajah manis milik Melody membuat hati Diaz sangat berempati. Diaz tidak menyangka bahwa Melody sangat peduli dengan fansnya walaupun fansnya terkesan tidak sehat. Diaz kemudian berdiri dari tempat duduknya dan duduk dikursi sebelah Melody. Melody tidak terlalu terganggu dengan kehadiran Diaz yang duduk disampingnya

Seperti yang Diaz sebutkan sebelumnya, Diaz sangat berempati dengan keadaan Melody saat ini. Diaz yang berjiwa sosial tinggi berusaha membantu Melody sebisa mungkin

"Melody" Berbeda dengan sebelumnya, Diaz mengucapkan nama gadis didepannya dengan ekspresi wajah yang hangat jauh berbeda dengan sebelumnya yang datar

Mendengar namanya dipanggil, Melody kemudian menoleh kesamping dan melihat wajah Diaz dalam jarak yang dekat. Melody tidak pernah melihat ada wajah seorang pria yang sangat dekat dengannya kecuali itu ayahnya

"Cobalah menyanyi untuk dirimu sendiri bukan orang lain" Ucap Diaz sambil tersenyum hangat

Dalam jarak yang dekat, Diaz mengeluarkan perkataan dan senyuman yang bisa dibilang sangat berbahaya bagi seorang perempuan. Perkataan Diaz sukses membuat Melody tertegun dan tersipu, perkataan Diaz cukup berhasil membuat hati kecil Melody tergerak dan berani untuk mengambil keputusan yang ia pilih untuk kedepannya. Senyuman hangat yang Diaz keluarkan juga membuat perasaan Melody menjadi tidak karuan dan jujur saja Melody tidak mengetahui perasaan apa yang ia rasakan kali ini

Tangan Diaz kemudian membelai rambut hitam milik Melody dengan lembut, Melody tidak menolak ketika Diaz membelai rambutnya malah Melody terkesan sangat menikmatinya. Entah kenapa perasaan tidak bisa dijelaskan muncul didalam tubuh Melody

"Dan juga aku sangat menyukai suaramu" Diaz mengucapkan hal itu dengan senyuman jauh lebih hangat dan indah daripada sebelumnya

Senyuman yang hangat dan indah yang Diaz keluarkan dan belaian lembut yang Diaz lakukan kepada rambut hitamnya sukses membuat tubuh Melody memanas dengan alasan yang belum ia ketahui, wajah dari Melody juga semakin memerah jauh lebih merah dari sebelumnya. Perasaan yang tidak karuan kembali merasuki tubuh Melody tapi kali ini ia merasuki tubuh Melody dengan sangat deras jauh lebih deras dari sebelumnya

Melody sangat mengharapkan kalau waktu ini berjalan sedikit jauh lebih lama, ia tidak ingin momen yang bisa dibilang sangat membuat hatinya tenang dengan perkataan milik Diaz dan membuat perasaan Melody tidak karuan tapi disisi lain juga sangat nyaman oleh senyuman hangat yang Diaz perlihatkan. Namun Dewi Fortuna berkata lain

Sfx' Ring Ring Ring

Sebuah suara panggilan masuk terdengar dikantong celana milik Diaz, Diaz kemudian mengambil smartphone miliknya yang dari tadi berdering dan segera Diaz mengangkat panggilan tersebut

"Halo"

"Oi Diaz kau dimana cepatlah kesini"

"Ok aku kesana master"

Diaz kemudian memasukan smartphone miliknya kedalam saku celananya, Diaz harus cepat cepat kesana sebelum masternya memukulnya

"Kalau begitu aku pergi dulu"

Diaz kemudian berdiri dan berniat untuk pergi, namun sebelum Diaz pergi tangan Melody memegang tangan kanan Diaz seolah mengisyaratkan untuk jangan pergi

"Kenapa?" Ucap Diaz sedikit kebingungan dengan sikap Melody yang berganti cukup tiba tiba

"Namamu... Siapa?"

___________________________

Shunizu ba vawhor!

1
Louis Vert
masa ga ngurang thor? selemah itulah si zhepys
Louis Vert
/Smile/
Louis Vert
leveling dulu lah kocak,kalo udah level gede atau status udah gede baru cari uang biar cepet ga ribet harus gini gini,lambat nih alurnya
Giyan Ardiansyah
ceritanya kok lompat" gtu
NOTE
bang diaz smansa kah ini
Kerta Wijaya
🤟
Ꮩווⲛⲛ࿐
mantap
Ꮩווⲛⲛ࿐
ntar kena santet nangis
Kerta Wijaya
🤟
Tommy Oktavia
ditunggu..
βAkuRyu
ramaikan.. kawan-kawann..!!
βAkuRyu
mc akhirx pensi jadi pengacara.. Pengangguran Nggak Ada Acara.. wkwkwkwk
Haditha 99
dan menunggu lagi
Tommy Oktavia
yep...
Kerta Wijaya
🤟
Big Martino
jangan dilupakan karya nenarik begini thor
lucas
sip
Mini Titan
HP itu bukannya health point ya?
Anonim
diaz kbnykan brfkir dri mengelus kepala anak kecil tuh.jdi mikirin adik ny dgn brp ratus kata smpe2 tmen2 sma ny hadeh bnyk di skip
RYVAY
thor mau di lanjut?
Diaz: iya, belajar konsisten
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!