NovelToon NovelToon
Antara Masa Depan Dan Dia

Antara Masa Depan Dan Dia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:650
Nilai: 5
Nama Author: jestimjaber

mohon dikoreksi ya teman2 mungkin ada kata atau alur yang masih kurang bagus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jestimjaber, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Vara jatuh sakit..

setelah makan siang vara tidak seperti biasa selalu ceria meskipun banyak pekerjaan, dihati si ngedumel cuma biasanya wajah nya tetap ceria wkwk.

tetapi hari ini Vara terlihat sangat berbeda ia terlihat lesu dan banyak diam nya, Sena yang melihat itu hanya diam saja ia kira Vara ngantuk atau mungkin kecapean.

"Vara, saya minta tolong ambilkan berkas ke ruangan Reza ya tadi saya sudah message dia" Vara berdiri dan mengiyakan ucapan bos nya itu.

Vara pun keluar dari ruangan Sena dengan kepala yang sangat amat pusing, padahal Vara sudah menahan nya agar tidak terjatuh namun tiba-tiba pandangan nya buram dan ia sampai tidak bisa mengendalikan diri nya.

Bruk

Vara terjatuh tepat di depan pintu ruangan Sena, saat itu Zhafran dan Candra baru saja keluar dari kantin kantor dan hendak menuju ruangan nya namun tak disangka ia melihat Vara yang terbaring lemah di depan ruangan Sena.

"Vara?!" teriak zhafran, ia langsung berlari yang langsung di ikuti Candra dan mencoba membangun kan Vara.

"Vara var Vara bangun" namun tidak ada respon apapun

Candra langsung mengecek denyut nadi yang ada ditangan nya, dan saat mengetahui Vara hanya pingsan ia langsung memberitahu zhafran.

"Vara hanya pingsan, kita harus segera membawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat" ucap Candra yang dijawabi anggukan oleh zhafran.

saat zhafran tengah berusaha mengendong Vara Sena keluar karena mendengar suara berisik dari depan pintu ruangan nya.

"Vara? Vara kenapa?" ia melihat Vara yang sudah terbaring lemas di gendongan Zhafran.

"Vara pingsan mas" ucap zhafran, seketika Sena kaget perasan tadi dia lihat Vara masih baik-baik saja meskipun tidak seperti biasanya.

tanpa berfikir lama lagi ia mengikuti zhafran yang tengah mengendong Vara menuju ke pintu keluar, saat sampai di depan halaman kantor mereka bertiga bertemu dengan Kenzo dan teman-teman kerjanya yang kebetulan hari ini ada keperluan ke kantor.

Kenzo yang melihat Vara ada di gendongan seorang pria ia langsung ikut mengejar nya.

"Sena, sen itu Vara kenapa?" tanya Kenzo sembari pandangan nya masih menuju ke Vara yang tengah di gendong seorang pria.

"Vara pingsan zo, gue ikuti mereka dulu" ucap Sena, ia terburu-buru dan langsung segera pergi mengejar mobil yang membawa Vara.

Kenzo terdiam ia masih mencerna apa yang ia lihat barusan, 'vara pingsan? Kenapa dia? Terus kenapa dia bisa pingsan? Terus siapa pria yang mengendong dia, apa pacar nya tapi tidak mungkin dia berada di sini itu pasti orang kantor'

Begitulah kira kira suara hati Kenzo, namun tiba-tiba salah satu anggota nya menepuk punggung nya membuat lamunan nya pudar.

"Kenapa Ken, ada pegawai yang pingsan?" tanya rekan kerja Kenzo itu.

"Engak tau" begitulah jawaban singkat Kenzo, dan rekan nya itu langsung mengajak nya untuk masuk.

Mau tidak mau meskipun dia sedikit mencemaskan kondisi Vara namun kali ini ia harus benar-benar profesional karena sekarang ia tengah bertugas dan harus fokus pada tugas nya.

Di sisi lain Vara yang tengah dibawa kerumah sakit oleh zhafran pun telah sampai dan saat ini ia tengah diperiksa oleh dokter di ruang IGD dan ketiga pria itu duduk untuk menunggu kabar baik dari dokter.

"Mas zhafran itu Vara kenapa kok bisa pingsan?" tanya Sena tiba-tiba karena ia sangat penasaran kenapa gadis itu bisa pingsan di depan ruangan nya.

"saya juga tidak tau mas, tadi kebetulan saya dan pak Chandra baru saja balik dari kantin dan melihat Vara sudah terbaring di depan ruangan mas Sena" jelas Zhafran ia menjelaskan kejadian tadi.

"Tadi memang wajah Vara keliatan sedikit pucat tapi saya kira karna dia ngantuk, engak tau kalo sampe pingsan begini. Tadi emang saya sempet suruh dia ngambil berkas ke ruangan Reza" Sena mencoba mengingat- ingat kejadian tadi.

"Coba cek cctv depan ruangan mas, siapa tau bisa ngeliat kejadian pingsan Vara tadi" Sena langsung mengiyakan ucapan Candra dan ia segera menelfon Reza untuk mengirimkan rekaman cctv diruangan nya tadi.

tak lama Reza mengirimkan rekaman cctv itu dan mereka bertiga langsung menonton bersama, dan benar saja Vara terjatuh sendiri setelah memegangi kepala nya.

"Seperti nya ia merasa pusing dan mungkin tidak kuat lagi akhirnya pingsan" ujar Sena setelah melihat rekaman cctv itu.

"kayaknya memang lagi kurang vit deh Vara" sahut Zhafran, dan Candra hanya mengangguk saja.

Justru disitu Sena yang sangat merasa bersalah karena ia sudah melihat Vara lemas tapi masih ia suruh-suruh padahal ia tadinya mengira Vara mengantuk dan sengaja ia suruh bisa ngantuk nya hilang tapi ternyata malah kejadian seperti ini.

Mereka hanya berharap semoga kondisi Vara baik-baik saja dan dapat pulih seperti sedia kala.

...****************...

Doain Vara ya gaes semoga dia cepet sembuh😁

Kira-kira Kenzo bakal susulin Vara ke rumah sakit engak ya?

1
nana bubu
lanjut dong min 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!