NovelToon NovelToon
CINTA ASYIFA

CINTA ASYIFA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi ars

Asyifa adalah seorang gadis yatim piatu yang hidup bertiga dengan kedua adiknya. Sebagai anak sulung, dia bertanggung jawab membesarkan kedua adiknya, setelah ayah dan ibunya meninggal akibat kecelakaan hebat saat pulang dari berjualan.

Suatu hari dia terlibat skandal dengan teman satu kelasnya, teman yang juga dia kagumi dalam diam.

Sebab skandal tersebut, dia harus kehilangan beasiswa dan menuntutnya untuk keluar dari sekolah favorit tersebut.

5 tahun kemudian, dia dipertemukan dengan teman sekelasnya dengan kondisi yang berbeda.

Tetapi cinta yang dulu pernah singgah... ternyata masih tetap menetap tanpa bisa terungkap.

Bagaimana kisah selanjutnya...
selamat membaca guys... semoga kalian terhibur...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CINTA YANG TERTUNDA

Roda kehidupan selalu berputar pada porosnya, takdir yang sudah di gariskan tidak akan pernah tertukar.

Hati... Jiwa... Raga... Adalah sah pemilik Sang Maha Pencipta...

Tidak ada satu pun peristiwa tanpa ketentuan dari Nya... Dan manusia berjalan berdasarkan... Takdir.

" Tidak ada yang tidur di bawah atau terpisah, juga tidak ada surat perjanjian ataupun kontrak seperti di novel novel online yang mungkin kamu baca, aku tidak akan meminta hak padamu selagi kamu dan aku belum siap." kata Arka sesaat setelah mereka memasuki rumah sepetak tersebut.

Asyifa diam dan mendengarkan kata kata Arka. Dia masih tidak percaya dengan semua yang terjadi.

" Besok... Aku akan mencari satu rumah kontrakan yang cukup untuk kita semua tinggal bersama. Dan.... Aku minta maaf belum bisa membawamu menemui orang tuaku, tetapi secepatnya aku akan menjelaskan pada mereka." Lanjut Arka.

" Pak Arka... " Belum sempat Asyifa berkata, Arka lebih dulu memotong.

" Mas Asyifa, Mas Arka. Panggil aku sengan sebutan itu" kata Arka.

Asyifa tidak menjawab, dia hanya mengangguk... Serta melihat Arka membuka laci yang ada di sudut kamar tersebut.

" Ini adalah amplop yang berisi uang dari mama itu. Terima. Aku tidak mau ada penolakan." tegas Asyifa.

Kali ini Asyifa tidak menolak, tiba tiba dia terduduk di lantai di hadapan Arka.

Arka terkejut melihat Asyifa menangis dan tiba tiba berlutut, dia secara reflek ikut duduk di lantai.

" Kenapa Asyifa...? Apa aku menyakitimu?... Aku bukan pria yang bisa berkata lembut Fa... Aku tidak bisa romantis seperti pria di luaran sana. Tetapi percayalah... Meskipun tidak ada cinta di antara kita... Aku tetap setia. Aku tidak akan menyakiti wanita sebab aku juga memiliki ibu dan saudara perempuan. " kata Arka dengan lugas, tetapi justru membuat Asyifa semakin terisak.

" Maafkan aku mas... Aku minta maaf dengan semua salah yang telah aku perbuat di masa lalu. Maafkan aku yang tidak berhenti membuatmu bermasalah." jawab Asyifa. Bahkan ucapan ucapan Arka di malam ulang tahun perusahaan, masih dia ingat dengan jelas.

Tidak ada harapan apapun yang di miliki Asyifa sekarang, dia hidup bersama pria yang sama sekali tidak mencintainya.

Jika di tanya apakah dia bahagia?? , jawabnya... Pasti! Pasti dia bahagia sebab dia menikah dengan laki laki yang di cintainya. Tetapi... Dia bukan perempuan egois yang mementingkan dirinya sendiri.

Asyifa terbiasa hidup penuh tekanan, kesulitan, hinaan, bahkan cemooh yang tidak berkesudahan...

Sekali lagi... Dia bahagia tetapi tidak ingin serakah dengan berharap lebih banyak kebahagiaan...

" Berhenti menangis Syifa, semua sudah takdir. Aku memang tidak mencintaimu, tetapi menikah denganmu adalah pilihan ku...

Asyifa semakin menunduk mendengarkan setiap ucapan Arka.

" Mas... Jika keluargamu tidak menginginkanku... Kamu boleh menceraikanku. Aku tidak akan menuntut apapun.... Aku... Aku..." Asyifa tidak melanjutkan, dia hanya terisak...

Entah kemana takdir membawanya, dia hanya ingin tidak ada yang tersakiti olehnya.

Sudah cukup... Cukup dia membuat huru hara... Dia tak ingin lagi ada orang yang terluka olehnya...

Grep...

Arka memeluk Asyifa, entah dorongan dari mana... Tetapi dia ingin menenangkan wanita yang pernah di bencinya.

" Sudahlah Fa... Cukup. Jangan menangis lagi..." kata Arka.

Arka melerai pelukannya, lalu membantu Asyifa berdiri.

"Cukup pembahasan masa lalu, kita akan menata hati dan kehidupan untuk masa depan. Jangan berandai andai atau berspekulasi dengan pemikiran sendiri. Percayalah... Semua pasti baik baik saja..." Arka menenangkan perempuan ringkih itu.

Di tempat lain...

" Saya tidak bersalah!!! Saya tidak bersalah. Lepaskan!! Kalian dengar??? Lepaskan!!!" teriak wanita wanita yang beberapa saat lalu menyiramkan air comberan bahkan kotoran di tubuh Asyifa.

Evan dan adik adik Asyifa segera bergerak melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian.

Pernikahan Arka dan Asyifa memang di lakukan untuk menghindari kemarahan massa. Tetapi... Pemicu keributan dan tindakan anarkis harus tetap di proses, apalagi peristiwa itu jelas terekan di kamera cctv.

Lima wanita yang melakukan penyiraman dan provokator tersebut di giring ke kepolisian setempat, bahkan satu di antaranya adalah... Ibu Nita.

Bagaimana tidak shock, dia baru saja kehilangan pekerjaan, dan sekarang ibunya tersandung masalah hukum. Dengan perempuan yang menjadi penyebab dirinya di keluarkan dari perusahaan.

" Perempuan itu... Perempuan tidak jelas itu yang membawa kesengsaraan dalam hidupku!! Setelah membuatku di keluarkan dari perusahaan, kini gara gara dia ibu harus mendekam di penjara. Tunggu!!! Tunggu pembalasanku!!! " gumam Nita penuh dendam.

Semua yang terlibat dan terlihat di rekaman cctv, di bawa dalam satu mobil menuju kantor kepolisian untuk diperiksa.

Evan dan adik adik Asyifa memantau perkembangan kasus tersebut, agar tidak berhenti di tengah jalan, dan pelaku di bebaskan dengan jaminan.

" Lanjutkan Van. Malah bagus jika ada ibu Nita, agar busa di jadikan pelajaran buat mereka." kata Arka yang menerima kabar dari Evan.

" Orang orang membully mu sudah di tahan, dan kamu pasti akan di panggil untuk menjadi saksi." Arka menjelaskan pada Asyifa yang baru saja keluar dari kamar mandi.

Arka yang melihat Asyifa baru keramas dengan rambut yang masih basah tergelak. Sesuatu membangkitkan adik kecilnya.

Jika ada yang bekata tidak bisa melakukan penyatuan tanpa cinta, Arka pastikan itu bullshit.

Nyatanya hasrat bercinta ada karena nafsu, nafsu bisa tumbuh meskipun tidak ada cinta.

" Mas... Mas... Emmm" Asyifa ragu ingin bicara.

" Asyifa... Aku ingin bicara" kata Arka mengakhiri kecanggungan.

" Fa... Aku bukan orang kaya, aku hanya seorang manager yang gajinya tidak seberapa... Ini adalah ATM atas namaku, pinnya 27*****. Di dalamnya sudah tersimpan uang, dan setiap bulannya akan aku kirimkan gaji ku ke rekening itu." Arka menjelaskan.

" Hanya manager... Lalu apa lah aku ini..." batin Asyifa.

" Aku terbiasa mengirimkan uang pada adik adikku, jadi setiap bulan tolong kirim uang juga pada kedua adikku, dan kedua adikmu. Jadi... Uang belanja, uang untuk keperluan pribadimu, biaya kuliah Radit dan sekolah bayu, aku kirim jadi satu. Kalau ada kekurangan kamu bisa bilang padaku." lanjut Arka di mana itu membuat Asyifa sungguh terharu.

Asyifa mendekat... Mengikis jarak pada pria yang sangat dia cintai itu.

Lalu... Asyifa meraih tangan Arka dan menciumnya.

" Mas sudah memenuhi semua kewajibanmu... Apakah mas tidak ingin meminta hak padaku... " kata Asyifa membuang rasa malunya...

Arka tersenyum...

"Aku bukan pria yang suka memaksakan kehendak. Aku bersyukur memilikimu, sebab hanya kamu yang melihat tubuhku." kata Arka.

Ya, Arka berkata benar... Malam itu bukan Arka yang melihat seluruh tubuh Asyifa, tetapi... Asyifa yang melihat lekuk badan Arka saat memberikan bantuan menghilangkan efek obat panas tersebut.

Pipi Asyifa memerah... sungguh dia tak ingin mengingat peristiwa malam kelam itu. Malam yang memaksanya melihat tubuh danmerasakan kerasnya junior Arka, dan membantunya untuk tidur. Walaupun tanpa... Penyatuan.

" Jangan lagi membahasnya mas... " kata Asyifa dengan menunduk.

Arka tergelak melihat pioi merah istrinya. Tetapi...

" Bisakah aku mencintaimu... Sedangkan seumur hidupku ada dia yang selalu bersemayam di dalam hatiku... Aku hanya berharap ini adalah bagian perjalanan... Dari cinta yang tertunda... Tuhan... Tolong aku..." bisik Arka dalam hati.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Hai manteman... Tidak bosan ku sapa kalian...

Terimakasih untuk semua dukungannya ya...

Tidak lelah juga aku berdoa... Semoga kalian selalu sehat, lancar rizkinya. Aamiin..

Jangan lupa untuk selalu meninggalkan jejak yaaa miss u se kebon buat kalian semua.

1
sutiasih kasih
lanjut thor...😘😘
Alfriza Lian
gpp thorr butat aj sik arka ini stuju dngn keinginan asyifa yg mau cerai trus syifa pergii biar sik arka2 ini sadarrr...ksell bangettttt ama dy.
sutiasih kasih: yg ktanya cintanya sdh mengakar kuat hnya untuk luna....
awas aja kelak ngrecokin n ngejar" syifa.... yg sdh brstatus mantan istri...
😂😂
total 1 replies
sutiasih kasih
jgn mnyakiti syifa dgn km ingin punya 2 istri arka...
syifa sdh mngatakn ber kali".... untuk mnyudahi prnikahan kalian... agr kalian tak saling mnyakiti....
NN
semangat thor
De_Taurus: terimakasih kak... selalu suport saya. semoga sehat selaku🙏🙏
total 1 replies
sutiasih kasih
lanjut thor😘
De_Taurus: terimakasih kak selalu suport saya🙏🙏 semoga sehat selaku...
total 1 replies
sutiasih kasih
lanjutkan thorrr....
up bnyak"
sutiasih kasih
ini udah jatuh talak ga sih??..... arka sdh mngiyakn pisah dgn syifa...🤔🤔
sutiasih kasih
klo mnikah dgn org yg blm selesai dgn msa lalunya.... y pastinya sprti ini....
capek mncintai sendirian... wloupun arka sbg suami sangt bertanggung jawab.....

untuk arka.... yakin km bneran g ada cinta untuk syifa.... yakin cinta sdh g pnting.....
ms iya km bisa mnjalani prnikahan dgn syifa smpe saat ini tnpa km merasakn cintamu untuk syifa🤔🤔🤔
sutiasih kasih
mama mertua idaman....
NN
wis mantep ibu mertua
sutiasih kasih
lanjut thor...😘😘
NN
semangat thor
Herman Lim
moga arka ga kecantol pelakor aja nanti
Herman Lim
bgs sih ga ada dia antara dua sodara yg ada buka salah satu nya cemburu dah betul nya arka pilih Asifa
NN
lanjut thor
Herman Lim
jgn nanti Jihan anak pelakor yg minta tangung jawab yamka padahal dia bukan anak nya 🤣🤣🤪
Herman Lim
asal jgn Jihan jadi pelakor aja kyk dl emak ny di ganggu
sutiasih kasih
lanjut thor...
sutiasih kasih
smoga hidupmu mndaptkn kebahagian syifa.... & arka mnepati janjinya.... mnjadiknmu satu"nya...
NN
seru cerita lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!