NovelToon NovelToon
The Greatest Mafia Lord

The Greatest Mafia Lord

Status: tamat
Genre:Action / Pembunuhan / Persaingan Mafia / Kebangkitan pecundang / Mengubah Takdir / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:436.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Marnii

Samuel Adiguna, merupakan keturunan keluarga Adiguna yang diusir dari keluarga besar akibat satu kesalahan yang ia lakukan, yaitu menghabiskan semua harta miliknya yang merupakan simbol sebagai anggota keluarga. Namun, semua itu bukan karena sesuatu yang tidak berguna, melainkan ia membeli sebuah pertambangan batu bara.

Diusir oleh keluarga, membuat Samuel mencari jalan hidup yang baru, ia mendirikan sebuah klan mafia dengan sedikit modal yang masih tersisa di tabungannya, Klan tersebut mampu mencapai titik di mana ia merupakan sebuah klan mafia yang paling ditakuti.

Namun, siapa sangka, ia malah mencintai seorang wanita, lalu melepas tanggung jawabnya sebagai ketua klan demi menikahi wanita tersebut, setelah menikah, ia malah mendapat hinaan dari berbagai arah, baik mertuanya maupun dari orang-orang sekitar. Karena ia merupakan pria yang miskin. Dan itu berlangsung selama dua tahun.

Akankah Samuel tetap bertahan dalam hinaan? Atau memilih untuk kembali menjadi ketua klan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marnii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rendra Ketahuan

"Hai, Sayang. Kamu ke mana saja? Aku menunggu lama di sini." Seorang wanita cantik nan seksi memeluk tubuh Rendra dengan wajah memelas.

"Masuk dulu, nanti ada yang lihat." Rendra mengitari pandangan ke sekeliling, takut ada orang yang dikenal melihatnya di sana.

"Ayo."

Roy terus mengikuti mereka, sementara Rendra, terus waspada terhadap orang-orang di sekitarnya.

"Bos, benar yang Anda katakan, mereka memboking satu kamar hotel, sekarang saya sedang berusaha untuk masuk ke kamar mereka lewat jalur dalam, akan saya hubungi kembali jika sudah selesai," ujar Roy via telepon.

"Kerja bagus, kembalilah setelah kau melakukan tugasmu."

"Sayang, aku merindukanmu." Wanita cantik itu, tak lain dan tak bukan adalah Marlin, mereka menjalin hubungam semenjak pertemuan keluarga kemarin, ini bukan pertama kalinya mereka berada di kamar hotel berdua.

"Tadi kamu kenapa ada di sana? Kamu tahu kan kita tidak boleh menunjukkan sikap yang bisa mencurigakan mereka? Bagaimana jika rencanaku gagal? Aku tidak akan bisa dapat apa-apa dari keluarga Yuni, setelah aku mendapatkannya, aku janji hanya akan menjadikanmu wanita satu-satunya dalam hidupku, mengerti, kan?" Rendra mengelus wajah Marlin dengan lembut.

"Iya, maaf. Aku hanya merindukanmu, jika tidak begitu, kamu pasti tak akan mau bertemu denganku malam ini," ucap Marlin manja.

"Mana mungkin aku tidak mau menemui wanita paling cantik di keluarga Santoso, aku hanya sedikit sibuk hari ini, makanya tidak datang menemuimu, maaf ya." Rendra mengecup wajah Marlin sambil menggoda wanita itu.

"Sialan si brengsek ini, berani-beraninya dia bermain licik dan menyakiti Yuni, akan kuremukkan tubuhmu setelah ini, bersenang-senanglah sebelum kau menemui penderitaanmu." Samuel meremas ponsel yang baru ia beli, ponsel tersebut terkoneksi dengan kamera yang dipasang oleh Roy di kamar itu, ia dapat melihat dan mendengar semua apa yang mereka ucapakan dan lakukan.

Samuel mengirimkan vidio singkat itu pada Yuni, beserta alamat hotel di mana mereka berada sekarang, agar Yuni bisa langsung ke sana untuk melihat langsung bagaimana brengseknya pria yang ia junjung tinggi itu.

~~

"Ma! Mama!" Dari dalam kamar, Yuni berteriak histeris mendapat kiriman video dari Samuel, setengah mati ia tak terima atas apa yang ia lihat.

"Ada apa sih, Yuni? Teriak-teriak tengah malam begini, kamu bisa saja membangunkan yang lain." Bu Rosi datang memarahi Yuni.

"Coba Mama lihat ini, bagaimana mungkin aku bisa diam saja mendapat video seperti itu." Yuni memberikan ponselnya pada Bu Rosi.

"Rendra? Ini bukankah Rendra, sialan ni anak, berani-beraninya dia ada main sama si Marlin wanita murahan itu. Yuni, sekarang kita labrak dia, Mama tidak terima kamu diperlakukan seperti ini olehnya, ayo." Bu Rosi menarik tangan Yuni begitu geram.

"Mama, Yuni, kalian mau ke mana malam-malam begini?" tanya Yuna yang baru keluar dari dapur.

"Nanti saja Mama cerita, kamu jaga papa di rumah, jangan ke mana-mana, paham?" sahut Bu Rosi.

"Baik, Ma." Yuna hanya bisa mengangguk bingung dengan sikap mereka.

Tiba di depan pintu kamar yang dipesan oleh Rendra, Bu Rosi mengetuknya dengan keras. Dan Marlin membukanya dengan hanya menggunakan sebuah handuk yang menutupi tubuhnya yang tidak mengenakan busana.

Seketika Marlin terbelalak ke arah mereka berdua. "Kalian, kenapa ada di sini?" tanya Marlin kelimpungan.

"Mana Rendra?" Yuni pun masuk, terlihatlah Rendra yang sedang duduk santai di pinggir ranjang sambil merokok, dan dalam keadaan bertelanjang dada.

"Yuni?" Rendra tiba-tiba beranjak dari tempatnya tak percaya dengan kedatangan Yuni yang tiba-tiba. Dari mana bisa tahu bahwa dia ada di sana, terlebih lagi saat ini ia sedang bersama Marlin.

1
Mochaaa
Luar biasa
Mochaaa
menyalaaa abangkuuh 🔥
Mochaaa
counter attack wkwkwkwk
Mochaaa
sania siapaaaaa 🤣
Aries
kurang panjang novelnya
Chairul Huda
Luar biasa
Alya Yuni
Lki trllu goblok msa gk bisa lwan ya thor
Erlin M
mantap akhir yg bahagia
Erlin M
otak yg cerdas mantap teruskan Thor cerita nya jng di buat berbelit-belit klo ada drama dkit wjar tuk menambah seru
Erlin M
gk berbelit" cerita nya lnjut thor
✨-Queenara` 🌠🔥
mampir nih
Rians Saputra
bagus critany GK muter2,,bikin thor
Irawan Yesi
inget nya Jovi dan Aurel thor
Siti Arbiatun fajrih
lumayan
achmad defi
bagus
Diah Susanti
tidak tahu malu itu 3 kata thor
Diah Susanti
kok rangga
Diah Susanti
sania iku sopo?
Nora♡~
Laaa... dah tammat rupanya... tahniah thor... dan teruslah berkarya.. lah berkarya...
Anis Marsela
fcvvgffr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!