NovelToon NovelToon
Dendam Dan Gairah

Dendam Dan Gairah

Status: tamat
Genre:Action / Selingkuh / Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Ruang Bawah Tanah dan Naga / Barat / Tamat
Popularitas:44k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Harefa

Merubah kisa lama setelah penglihatan nya di dalam mimpi.

Perselingkuhan tunangannya dengan kaka iparnya membuat kaka laki - lakinya terpukul.
Kaka laki - lakinya menjadi pendiam dan dingin.
Gracia Randolph sangat sedih melihat kaka laki - lakinya menjadi seperti itu, tanpa dia sadari bahwa dia juga adalah korban.
kebenciannya terhadap mantan tunangnnya dan mantan kaka iparnya membuat dia ingin membalas dendam atas apa yang mereka lakukan terhadap kaka laki - lakinya.
Dia seorang putri Jendral dari Keluarga Randolph harus membersihkan orang - orang yang mengotori nama keluarganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Harefa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 23

Elen memandang wajah Gracia, karena merasa kakinya di tendang oleh nona-nya ini.

Dia melihat kode yang di berikan Gracia. Akhirnya dia hanya diam dan menikmati makanan di depannya.

Pria di depannya merasakan perubahan wajah Elen yang tiba-tiba.

Dia melihat lekat ke arahnya dan berganti melihat Gracia. Kedua wanita itu, tidak berniat untuk menoleh ke arahnya, karena lagi menikmati makanan yang ada di hadapan mereka.

Hanya sesekali terlihat Elen melirik ke arah Gracia.

"Ehem.. Nona-nona, nikmati makanannya dengan gembira. Tenang saja, aku tidak menaruh sesuatu di dalamnya. Karena aku tidak akan meracuni tamu." Ucap pria itu yang sesekali menatap mereka bergantian.

Para pelayannya sebenarnya merasa aneh akan tuannya ini. Karena tidak biasanya dia ramah dengan orang asing. Apa lagi ini wanita, karena tidak ada seorang wanita yang pernah bisa bertahan di dekatnya.

Karena tatapannya yang membunuh selalu dia pancarkan, membuat para wanita itu akan lari ketakutan.

Walaupun pada pertemuan pertama mereka tadi dia melakukan hal yang sama, tapi anehnya wanita yang terlihat kurus itu menatapnya dengan damba.

Sehingga tatapan membunuh tuannya terlihat seperti tatapan anjing yang menggemaskan di mata wanita itu.

"Terimakasih kasih tuan." Ucap Elen dengan senyum ala kadarnya.

Karena dia merasa bahwa tindakannya tadi berlebihan, sehingga nona-nya sampai menegurnya.

"Selesai dari sini, kalian bisa datang ke ruang kerja. Kita akan berbicara tentang tujuan kalian mencari ku." Pria itu berdiri dan meninggalkan ruang makan tersebut.

Karena dia tidak ingin membuat ke dua wanita itu merasa canggung, sehingga mereka tidak menghabiskan makanannya.

Sedangkan Elen menghentikan kunyahannya.

"Nona, ada apa?" Dia kuatir nona-nya merasakan sihir di sekitar sini.

"Tidak ada, hanya ingin kamu lebih fokus dan tidak terbawa suasana. Kita belum tahu, apakah dia benar orang yang kita cari atau seorang yang ingin mempermainkan." Ucap Gracia.

Karena dia sama sekali tidak bisa merasakan, apakah pria ini seorang penyihir atau hanya manusia biasa.

Entah mengapa, tiba-tiba ketika mereka memasuki kastil ini. Gracia tidak bisa menggunakan sihirnya lagi. Seperti ada yang menahan kekuatannya.

Ketika mereka selesai makan, Gracia meminta salah satu pelayan yang ada di sana untuk mengantar mereka ke ruang kerja lelaki itu.

"Nona, sebaiknya saya menunggu di luar pintu ini saja, bagaimana?" Elen tidak ingin ikut campur dalam urusan nona-nya.

Karena tugas dia hanya untuk melayani dan menjaga nona-nya. Bukan untuk ikut campur dengan hal yang merupakan misi nona-nya.

"Um." Gracia hanya mengangguk

Dia juga tidak ingin pembicaraan mereka yang serius, ketika ada Elen di sana menjadi suatu lelucon nantinya, karena sikap Elen yang tidak terkendali.

Pelayan menyampaikan pesan bahwa ke dua wanita itu telah tiba.

"Masuk." Hanya itu kata yang dia ucapkan.

kemudian Gracia seorang diri yang masuk ke dalam. Sementara Elen menunggu di luar.

Ketika pria itu melihat hanya Gracia sendiri yang masuk. Entah mengapa hatinya menjadi tidak baik.

Hawa dingin semakin menusuk di ruangan itu membuat Gracia sedikit menggigil.

Tatapan yang tadi biasa saja, kini seakan ingin memakan Gracia hidup-hidup.

Tapi dia terus bertahan dan duduk di kursi yang ada di depan lelaki itu.

"Tuan, bisakah anda lebih santai?" Gracia tidak ingin mati menggigil di ruangan itu.

Pria itu menarik nafas dan bersandar, menatap sinis ke arah Gracia.

"Apa hubungan mu dengan wanita yang satunya?" Tanya pria itu, dia penasaran mengapa Elen tidak masuk bersamanya.

"Dia pelayan saya tuan. Hanya saja, saya sudah menganggapnya sebagai teman saya." Jawab Gracia dengan jujur.

Tapi jawaban itu membuat pria itu mengepalkan tangannya dengan kuat. Ada tatapan kebencian di matanya.

1
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
tuju thor bukan tujuh krn beda arti. tolg perhatikan lg tulisannya ya. msh bnyk typo. terutama utk kata2 yg harusnya ada akhiran & tidak
Nana Niez
lhaaaa,, berarti gracia bukan pemeran utamanya ini
Nana Niez
🤣🤣🤣🤣🤣
sukensri hardiati
wilayah utara kosong dong ... .bahaya tuuh...
sukensri hardiati
pinteeeer kamu ellen...
Mirabel
woow surprise
Raisanero
apa karena racunnya bekerja? tapi hebat juga Ellen racunnya tak terdeteksi oleh tabib
Srimulyani
keren thor
Srimulyani
ratu tidak ada martabat nya, toxic
Nitnot
Luar biasa
Farida Jatiroso
bagus ceritanya
Musdalifa Ifa
suka tapi masih kurang Thor pengenya lanjut terus🤭
MomRea
terima kasih Thor atas ceritanya... menarik walaupun singkat.. gak bertele-tele... good luck Thor...😊👍
nacho
🤣🤣🤣jatuh cinta ya😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
nacho
okkk😍😘
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘okkkk
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
Trie
cerital luar biada
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!