NovelToon NovelToon
The Legend Of Hu Jin

The Legend Of Hu Jin

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Wuxia / Tamat
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Danzo28

Terbuang saat bayi dan nyaris tewas di Hutan Terlarang, Hu Jin tumbuh tanpa mengetahui identitas aslinya sebagai Putra Mahkota Kerajaan Timur.

​Ditolak oleh dunia dan diasuh oleh Dewi Es dari Sekte Teratai, Hu Jin bangkit membuktikan dirinya melalui Tulang Kaisar Langit—bakat mitologi yang mengguncang semesta. Namun, alih-alih menjadi alat politik sekte, ia memilih pergi menantang alam liar demi membebaskan gurunya dan merebut kembali takdir yang dirampas!

​Mampukah pangeran yang terbuang ini menaklukkan benua dan kembali sebagai Dewa Pedang Es Kuno?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danzo28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amukan Pengkhianat dan Penyelamatan di Batas Maut

​Cahaya keemasan dari Stempel Kerajaan yang memantul di dinding batu mendadak terdistorsi oleh aura merah pekat berbau amis. Keheningan emosional antara ayah dan anak itu pecah berkeping-keping.

​BANG

​Pintu kayu tebal Paviliun Meditasi Terlarang hancur berkeping-keping. Gelombang Qi yang tajam menyapu isi ruangan, memadamkan seluruh lilin dan menyisakan kegelapan yang mencekam.

​Dari balik debu yang membumbung, puluhan prajurit berzirah besi hitam bergerak cepat memagari ruangan. Ujung-ujung tombak dan anak panah otomatis terarah lurus ke dada Hu Jin dan Raja Hu Yan.

​Di depan barisan, melangkah dua sosok yang memancarkan aura kegelapan.

​Sosok pertama adalah pria bertubuh tinggi besar dengan jubah bersulam naga hitam—Zhao Feng. Matanya yang sempit berkilat penuh keserakahan dan kebencian. Di sampingnya, berdiri seorang pria tua berwajah rusak dengan tangan kiri buntung—Kasim Li, orang yang belasan tahun lalu membuang Hu Jin ke Hutan Terlarang.

​"Hahaha! Sungguh pemandangan yang menyentuh hati!" tawa Zhao Feng menggelegar. "Raja kita yang merana ternyata sedang bereuni dengan seorang penyusup kecil!"

​Namun, begitu mata Kasim Li tertuju pada wajah Hu Jin yang memegang Jepit Teratai Emas, seluruh tubuh kasim tua itu bergetar hebat. Wajah rusaknya mendadak pucat pasi.

​"T-Tuan Zhao... B-bayi itu..." suara Kasim Li pecah. Jari telunjuknya yang tersisa menunjuk Hu Jin dengan ketakutan luar biasa. "Dia... dia bayi yang belasan tahun lalu kubuang ke hutan! Aura kekaisaran itu... dia belum mati!"

​Zhao Feng tersentak, matanya membelalak. "Apa?! Bayi dari Lin Xue itu masih hidup?!"

​Raja Hu Yan, dengan sisa tenaganya, merangkak bangun dan memasang badan di depan Hu Jin. Matanya merah menatap sang adik ipar. "Zhao Feng! Pengkhianat laknat! Jangan berani menyentuh putraku!"

​"Putramu?" Zhao Feng tertawa sinis. "Takdir memang suka bercanda! Aku menghabiskan belasan tahun untuk menguasai kerajaan ini, dan sekarang sang pangeran terbuang menyerahkan dirinya sendiri ke genggamanku!"

​Hu Jin menatap Zhao Feng dan Kasim Li. Pengakuan Kasim Li dan raungan Raja Hu Yan mengonfirmasi seluruh kebenaran di kepalanya. Namun di dalam situasi hidup dan mati ini, guncangan batin itu terpaksa ia tekan dalam-dalam.

​"Pengkhianat..." desis Hu Jin.

​SRING

​Untuk pertama kalinya, Hu Jin menarik penuh Pedang Hitam Kuno dari sarungnya. Aura dingin Seni Pedang Sembilan Es Kuno berpadu dengan aura keemasan Tulang Kaisar meledak dari dalam tubuhnya! Suhu ruangan merosot tajam hingga dinding batu terlapisi es tebal.

​"Ambil kepalanya! Jangan biarkan dia keluar hidup-hidup!" perintah Zhao Feng dingin.

​"Bunuh!"

​Puluhan prajurit elit menerjang maju secara bersamaan. Kilatan parang dan tombak membelah udara, mengincar setiap jengkal tubuh Hu Jin.

​BUMMM

​Amukan sang pangeran meledak! Hu Jin melompat rendah, menyapu pedang hitamnya dalam tarian es yang mematikan. Gelombang energi es berbentuk naga meluncur deras, memotong tombak besi dan membekukan belasan prajurit seketika hingga hancur menjadi debu es!

​"Mati kau!" Dua pengawal kepercayaan Zhao Feng berlevel Pembentukan Qi Puncak melompat dari atas, mengayunkan kapak besar.

​Hu Jin bergeser setengah langkah, menangkis kapak tersebut lalu mengalirkan dorongan Qi emas dari telapak tangannya.

​BANG BANG

​Dua pengawal itu muntah darah dan terlempar menghantam dinding batu, tewas seketika. Gerakan Hu Jin begitu cepat, mematikan, dan tanpa cela. Hanya dalam sepuluh tarikan napas, puluhan prajurit telah tergeletak tak bernyawa.

​Namun, pertarungan sesungguhnya baru saja dimulai.

​"Bocah bertulang kaisar... bakatmu memang mengerikan untuk anak usia tiga belas tahun," ujar Zhao Feng dingin. Ia melangkah maju, melepaskan seluruh tekanan aura Qi miliknya.

​WUUUUUSH

​Gelombang tekanan aura Ranah Inti Jiwa Tahap Akhir (Late-Stage Soul Core) meledak dari tubuh Zhao Feng! Tekanan raksasa itu menghantam ruangan bagaikan gunung runtuh. Lantai batu pualam hancur, dan Hu Jin terdorong mundur lima langkah. Dadanya serasa dihimpit beban puluhan ton.

​Perbedaan ranah antara Pembentukan Qi Puncak milik Hu Jin dan Inti Jiwa Akhir milik Zhao Feng terlalu jauh!

​"Terima ini! Telapak Pembakar Jiwa!" bentak Zhao Feng, meluncur bagai kilat merah. Pukulan telapak tangannya yang membara menghantam lurus ke arah dada Hu Jin.

​Hu Jin menyilangkan pedang hitamnya di depan dada untuk menahan serangan tersebut.

​BOOOM

​Bentrokan energi yang dahsyat meretakkan bilah pedang hitam Hu Jin. Tubuh Hu Jin terhempas keras menghantam pilar batu raksasa hingga hancur runtuh. Ia memuntahkan seteguk darah segar. Tulang rusuknya terasa retak, dan aliran Qi di meridiannya menjadi kacau balau.

​"Hu Jin!" jerit Raja Hu Yan panik.

​Dengan sisa-sisa Qi terakhir di tubuhnya yang digerogoti penyakit, Raja Hu Yan melompat mencoba menghantam punggung Zhao Feng.

​BANG

​Zhao Feng hanya mengibaskan lengan bajunya secara remeh. Raja Hu Yan yang lemah itu terhempas ke tanah, memuntahkan darah hitam dan tak sanggup bangkit lagi.

​"Pria tua tidak berguna," cemooh Zhao Feng. Ia melangkah mendekati Hu Jin yang bersimbah darah di antara reruntuhan.

​Hu Jin berusaha keras untuk berdiri, bertumpu pada patahan pedangnya. Pandangannya mulai kabur, kesadarannya berada di ambang batas akibat luka dalam yang sangat parah. Tubuhnya tak lagi menuruti perintah. Hu Jin berlutut dengan satu kaki, napasnya tersengal-sengal.

​"Selesai sudah permainan ini, Pangeran Terbuang," desis Zhao Feng penuh kemenangan. Ia mengangkat pedangnya tinggi-tinggi, mengarahkan mata bilah tajam itu tepat ke leher Hu Jin yang tak berdaya. "Matilah bersama ingatan ibumu!"

​Tepat saat bilah pedang Zhao Feng meluncur turun—

​PFFFT

​Sebuah bunyi letupan kecil bergema dari sudut ruangan.

​Dalam sekejap mata, ratusan butir bom es pekat meledak secara bersamaan! Kabut asap berwarna putih perak yang sangat tebal dan membekukan membungkus seluruh isi Paviliun Meditasi Terlarang! Pandangan semua orang tertutup sepenuhnya.

​"Apa-apaan ini?!" teriak Zhao Feng murka, mengayunkan pedangnya secara liar ke dalam asap. "Cah! Siapa yang berani menyusup?!"

​"Uhuk! Uhuk! Tuan Zhao, asap ini membekukan pandangan kita!" jerit Kasim Li panik.

​Di dalam kegelapan kabut asap yang pekat dan dingin itu, sebuah bayangan cepat berdesir tanpa suara. Sebuah lengan yang terasa dingin namun lembut dengan cepat merengkuh tubuh Hu Jin yang bersimbah darah dan berada di ambang pingsan.

​Hu Jin merasakan tubuhnya terangkat melayang ke udara. Pandangannya makin melamur, namun dari sentuhan dan harum aroma teratai lembut yang samar-samar tercium di hidungnya sebelum kesadarannya menghilang, dada Hu Jin bergetar.

​Apakah... itu kau... Guru? batin Hu Jin sebelum kegelapan total menyelimuti jiwanya.

​SZZZT

​Saat asap es mereda beberapa detik kemudian, Paviliun Meditasi Terlarang telah luluh lantak. Zhao Feng menghempaskan gelombang Qi untuk menyapu sisa kabut, namun tempat itu sudah kosong.

​Hu Jin yang terluka parah telah hilang tanpa jejak. Hanya tersisa bercak darah hangat di atas batu dan Raja Hu Yan yang pingsan tergeletak di tanah.

1
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
👍👍👍👍👍👍
yos helmi
😍😍😍😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪💪💪
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
😍😍😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪💪
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
😄😄😄😄😄😄
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
😍😍😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!