NovelToon NovelToon
AGEN RAHASIA JADI MENANTU BODOH

AGEN RAHASIA JADI MENANTU BODOH

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Mata-mata/Agen / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:13.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: To Raja

Prolog;

Agen rahasia dengan segudang bakat meninggal karena tertembak musuh. Tapi malah bangun di tubuh menantu bodoh dan menggemparkan semua orang dengan perubahannya.

Kok bisa bahasa inggris? Eh bisa juga bahasa Prancis?!

Bagaimana cara dia mengambil hati direktur eksekutif dari Prancis?

"Gawat, dia jadi lebih pintar, bagaimana kalau rahasia itu terbongkar?"

Beberapa orang merasa terancam!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Fakta kartu kredit di tangan Kirana

Sementara itu di tempat lain, Kirana kini berada di sebuah toko elektronik sambil memilih sebuah ponsel dan juga komputer yang hendak ia bawa pulang.

Kirana melihat-lihat pajangan yang ada di sana dan mempelajari spesifikasi setiap barang elektronik itu.

Para pelayan yang melihatnya mengerutkan kening Mereka, seorang perempuan dengan pakaian yang lusuh sedang berkeliaran membawa paper bag yang berasal dari brand Hermes.

Terutama paper bag tersebut terlihat sangat asli dan tidak ada bedanya dengan paperbag yang ditenteng oleh para perempuan lain yang juga selesai

berbelanja Di toko Hermes.

"Kau yakin paper bag itu asli?"

"Tidak ada bedanya dengan yang dipegang perempuan kaya itu, tapi bagaimana bisa perempuan berpakaian seperti itu membeli barang dari Hermes?"

"Palingan dia mencurinya, kau saja yang melayaninya dan aku melayani perempuan kaya di sana."

"A,, apa?" Sang pelayan  yang berambut pirang merasa cukup kesal dengan temanya yang berambut hitam.

Meski begitu, pelayan berambut pirang itu cepat-cepat menghampiri Kirana, "Ada yang bisa saya bantu?" Tanya sang pelayan bersikap sopan.

Meski dia tidak yakin kalau Kirana bisa membeli barang mahal di tempat mereka, tapi setidaknya perempuan itu masih memiliki peluang untuk membeli aksesoris di tempat mereka yang memiliki komisi penjual dan yang cukup kecil namun lumayan untuk uang jajan.

Lagi pula toko mereka cukup sepi, hanya ada dua pelanggan yang masuk sementara yang lainnya hanya lalu lalang di depan toko.

"Tunjukkan padaku komputer dan sebuah ponsel yang memiliki spesifikasi terbaik," ucap Kirana membuat sang pelayan terkejut.

"Kau bilang komputer dengan spesifikasi terbaik?" Tanya sang pelayan.

"Ya," jawab Kirana dengan singkat.

"Bisa saja, tapi apakah kau yakin ingin membelinya? Karena ini--"

"Simpan kartu kreditku!" Ucap Kirana sambil menyerahkan kartu kredit miliknya membuat sang pelayan di sana melotot sempurna melihat logo berwarna emas pada kartu kredit hitam itu.

"Oh,, tentu saja! Silakan ikuti aku," kata Sang pelayan dengan cepat berlari mendahului Kirana hingga mereka tiba di sebuah ruangan khusus.

Perempuan itu membiarkan Kirana duduk di sofa sementara dia menyiapkan minuman dan cemilan untuk Kirana, "tunggu sebentar, aku akan mengambil barangnya," ucap sang pelayan segera berlari pergi dari sana dan dia pergi ke kasir terlebih dahulu untuk mengecek kartu kredit di tangannya apakah berfungsi dengan baik atau tidak.

Perempuan itu bersorak kegirangan ketika ia melihat kartu kredit tersebut berfungsi dengan baik.

"Yai!!!" Seru sang pelayan tidak bisa menahan rasa senangnya.

Rekan-rekan pelayan yang lain yang sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing Langsung menatap ke arah pelayan berambut pirang itu hingga membuat sang pelayan berambut pirang menutup mulut dengan kedua tangannya.

Pelayan rambut hitam yang tadi menugaskan rekan temanya melayani Kirana langsung menghampiri pelayan rambut pirang itu, "ada apa?" Tanya pelayan berambut hitam dengan penasaran.

"Terima kasih banyak sahabatku," ucap pelayan berambut pirang memeluk perempuan berambut hitam yang ada di hadapannya.

"Ada apa kau ini?" Gerutu pelayan berambut hitam sambil mendorong temannya.

"Setelah bekerja hari ini aku akan mentraktirmu sampai perutmu kenyang!" Ucap pelayan berambut pirang sebelum pergi dari sana tanpa menjawab pertanyaan rekan kerjanya.

Perempuan itu dengan cepat mengambil beberapa komputer dengan spesifikasi terbaik yang mereka miliki Dan juga handphone dengan spesifikasi terbaik yang ada di toko mereka.

Dia pun memasuki ruang privat sambil membawa barang-barang tersebut dan meletakkannya di atas meja.

Kirana yang sedang menikmati teh langsung memperhatikan barang-barang di atas meja, ia menilai satu persatu barang-barang tersebut.

Pelayan berambut pirang pun dengan semangat berkata, "Aku merekomendasikan semua barang-barang ini, tetapi yang paling bagus di antara mereka semua adalah yang ini, dengan desain yang ramping dan--"

"Aku akan menggunakannya untuk pekerjaan yang berat, jadi aku lebih menyukai yang memiliki RAM besar dan melihat tipe processornya. Juga yang menggunakan sistem operasi Windows," ucap Kirana.

"Ahh,,, kalau begitu saya merekomendasikan yang ini, memang harganya jauh lebih tinggi dan modelnya tidak  sebagus dengan yang satu itu, tapi kalau Melihat kapasitas internalnya, maka ini benar-benar bagus! Silakan baca buku pengenalannya," kata Sang Perempuan menyerahkan sebuah buku pada Kirana.

Kirana membaca buku tersebut selama beberapa saat sebelum memutuskan membeli komputer yang diperlihatkan oleh pelayan berambut pirang padanya.

"Aku akan membeli ini dan iPhone 15 pronya," ucap Kirana membuat sang pelayan merasa sangat senang.

"Tentu saja! Saya akan menyiapkannya sebentar," kata perempuan berambut pirang segera pergi dari sana dengan suasana hati yang tidak bisa digambarkan kebahagiaannya.

Maka hari itu, Kirana membayar komputer dan ponsel baru miliknya lalu menuliskan alamatnya untuk pengiriman komputernya sebelum meninggalkan toko elektronik dan membeli beberapa pakaian yang sesuai dengan seleranya.

Setelah berbelanja, Kirana langsung pulang ke rumah dan ketika tiba di rumah ia mendapati Ibu mertuanya telah menunggunya dengan wajah yang masam.

Kirana jelas tahu apa yang mengganggu pikiran ibu mertuanya sehingga dia menatap sang pelayan yang tak jauh darinya, "katakan pada kakek kalau aku mau menemuinya," ucap Kirana.

"Baik," jawab sang pelayan segera pergi dari sana dan Kirana pun melanjutkan langkahnya memasuki rumah di mana Ibu mertuanya duduk di ruang keluarga sambil menatapnya.

"Duduk di sini!" Perintah Viola pada menantunya membuat Kirana dengan cepat meletakkan paper bagnya di bawah lantai dan duduk di sofa di hadapan Ibu mertuanya.

"Ibu pasti lelah setelah seharian berbelanja di pusat perbelanjaan, jadi aku sudah menyiapkan ini untuk ibu," kata Kirana meletakkan sebuah paper bag kecil di atas meja yang berisi minuman herbal khusus untuk perempuan paruh baya.

Saat Viola melihat minuman tersebut, dia semakin kesal pada Kirana karena barang tersebut secara tidak langsung telah menyinggungnya sebagai perempuan yang sudah tua.

Tetapi ketika Viola hendak meneriaki menantunya, saat itu juga pintu lift terbuka memperlihatkan tuan besar keluar dari sana hingga membuat Viola menahan amarahnya.

Melihat ibu mertuanya yang sangat lucu menahan amarahnya, Kirana mau tak mau menahan tawanya sambil berbalik menatap kakek mertuanya.

"Padahal aku mau menemui kakek ke atas, tapi kakek sudah lebih dulu turun," ucap Kirana membantu Tuan besar duduk di sofa.

"Kakek masih kuat berjalan," ucap Tuan besar sambil meletakkan tongkatnya hingga Kirana dengan cepat mengambil sebuah paper bag yang telah Ia siapkan untuk tuan besar.

"Aku membelikan ini untuk kakek," ucap Kirana menyerahkan paper bag itu pada kakeknya.

"Kau sungguh perhatian, pasti ini barang mahal," ucap Tuan besar.

"Itu hadiah dariku dan juga Christian, aku sudah memberitahunya untuk membelikan hadiah untuk kakek jadi dia memberikan kartu kreditnya padaku dan mempercayakan aku memilih hadiahnya. Semoga kakek menyukainya," ucap Kirana membuat mata Viola melotot sempurna.

Jadi kartu kredit yang digunakan oleh Kirana untuk berbelanja ialah kartu kredit milik Christian, bukannya tuan besar?

1
Manggar Manggar
👍👍👍
Aqilah Jihan
mantap
iyas
kenapa baru Nemu ni cerita setelah hampir 1th critanya bagus walau sampai bab ratusan n sepertinya ka othornya asik jugaa ada pahitnya ada manisnya ada asem nya 🤣🤣🤣🤭
Memyr 67
𝗍𝖾𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗎𝗇𝗍𝗎𝗄 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺 𝗅𝗎𝖺𝗋 𝖻𝗂𝖺𝗌𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗍𝗁𝗈𝗋
Memyr 67
𝗅𝖺𝗀𝗂? 𝗉𝖾𝗋𝖾𝗆𝗉𝗎𝖺𝗇 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝖺𝗉𝖺𝗉𝗎𝗇 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗌𝖾𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋𝗇𝗒𝖺 𝗄𝗂𝗋𝖺𝗇𝖺. 𝖼𝖺𝗋𝗂 𝗆𝖺𝗍𝗂.
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗆𝖺𝗀𝖾𝗇𝗍𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖺𝖽𝖺 𝗁𝗎𝖻𝗎𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖺𝗉𝖺𝗉𝗎𝗇 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗄𝗂𝗋𝖺𝗇𝖺
Memyr 67
𝗁𝖺𝗇𝖼𝗎𝗋𝗅𝖺𝗁 𝗆𝖺𝗀𝖾𝗇𝗍𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗍𝗎𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗌𝖺𝗋𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀. 𝗅𝗎𝗇𝖺 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝗄𝗈𝗋𝖻𝖺𝗇, 𝖽𝗂𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗆𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝗁𝖺𝗋𝖺𝗆 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗂𝖻𝗎𝗇𝗒𝖺.
Memyr 67
𝗍𝗂𝖻𝖺 𝗒𝗂𝖻𝖺 𝖽𝖺𝗁 𝖺𝖽𝖺 𝗁𝖺𝗋𝖽𝗂𝖽𝗈𝗇
Memyr 67
𝖻𝖺𝗀𝗎𝗌, 𝗆𝖺𝗀𝖾𝗇𝗍𝖺 𝗁𝖺𝗇𝖼𝗎𝗋, 𝖻𝗂𝖺𝗋 𝗍𝗎 𝗍𝗎𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗌𝖺𝗋 𝗆𝖺𝗀𝖾𝗇𝗍𝖺 𝗒𝗀 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖲𝖤𝖣𝖨𝖪𝖨𝖳 𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖳𝖤𝖱𝖫𝖠𝖫𝖴 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀
Memyr 67
𝗅𝖺𝗇𝖺 𝗆𝖾𝗇𝗎𝗋𝗎𝗇𝗂 𝗌𝗂𝖿𝖺𝗍 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺, 𝖻𝖺𝗂𝗄. 𝖻𝖾𝖽𝖺 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗂𝖻𝗎𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝖪𝖤𝖬𝖠𝖱𝖴𝖪 𝗁𝖺𝗋𝗍𝖺
Memyr 67
𝗍𝖺𝗆𝖻𝖺𝗁 𝗇𝗀𝖺𝗐𝗎𝗋 𝖺𝗃𝖺 𝗂𝗇𝖿𝗈𝗋𝗆𝖺𝗌𝗂𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝗂𝗇𝖿𝗈𝗋𝗆𝖺𝗌𝗂 𝗄𝗎𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖺𝗄𝗎𝗋𝖺𝗍 𝗂𝗍𝗎, 𝖻𝖺𝗐𝖺𝗁𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗍𝗎𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗌𝖺𝗋
Memyr 67
𝗉𝖾𝗀𝖺𝗐𝖺𝗂 𝗄𝖺𝗉𝖺𝗅 𝗉𝖾𝗌𝗂𝖺𝗋 𝗐𝗁𝗂𝗍𝖾 𝗅𝗈𝗍𝗎𝗌, 𝗉𝖺𝗌𝗎𝗄𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗐𝖺𝗇𝗂𝗍𝖺 𝖾𝗆𝖺𝗌
Memyr 67
𝖺𝖺𝖺 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋, 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗆𝖾𝗇𝗎𝗇𝗃𝗎𝗄𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁𝖺𝗇 𝖼𝗁𝗋𝗂𝗌𝗍𝗂𝖺𝗇
Memyr 67
𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝗍𝗈𝗇 𝗍𝗎𝗆𝖻𝗎𝗁 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗋𝖺𝗌𝖺 𝗂𝗋𝗂 𝖽𝖾𝗇𝗀𝗄𝗎, 𝗃𝖺𝖿𝗂 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗆𝗂𝗇𝗍𝖺 𝖽𝗂𝗍𝖾𝗋𝗍𝖺𝗐𝖺𝗄𝖺𝗇.
Memyr 67
𝗋𝖺𝗍𝗎 𝖻𝗎𝗅𝗅𝗒 𝖻𝖾𝗋𝖺𝗄𝗌𝗂
Memyr 67
𝗍𝖾𝗋𝗇𝗒𝖺𝗍𝖺 𝗆𝗂𝗋𝖺𝗇𝗍𝗂 𝖼𝖾𝗋𝖽𝖺𝗌, 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗁𝖺𝗅 𝗁𝖺𝗅 𝗅𝗂𝖼𝗂𝗄
Memyr 67
𝖼𝖾𝗋𝖺𝗂𝗄𝖺𝗇 𝖺𝗃𝖺 𝗍𝗎 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗉𝖾𝗆𝖻𝗈𝗁𝗈𝗇𝗀 𝗉𝖾𝗇𝗂𝗉𝗎, 𝖺𝗇𝗍𝗈𝗇
Memyr 67
𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗒𝗀 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗋𝗍𝗂𝗌 𝗌𝖺𝗒𝖺 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗅𝗒𝗌𝖺𝗇𝖽𝗋𝖺, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗒𝗀 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝖺𝗋𝗍𝗂𝗌, 𝗃𝗎𝖽𝗎𝗅𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗅𝗂𝗇𝗀𝗄𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗈𝗆 𝗍𝗂𝗋𝗂.
Memyr 67
𝖽𝗂 𝖻𝖺𝗐𝖺𝗁 𝗅𝖺𝗇𝗍𝖺𝗂 𝗂𝗍𝗎 𝖽𝗂 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗒𝖺? 𝗋𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖻𝖺𝗐𝖺𝗁 𝗍𝖺𝗇𝖺𝗁?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!