NovelToon NovelToon
Bukan Wanita Penggoda

Bukan Wanita Penggoda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Poligami / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: vi_via

[ SEDENG REVISI ]

Jika cantik, molek dan berpenampilan sexy, membuat kalian berpikir yang tidak tidak tentang diriku dan sahabat sahabatku! Dengan bangga aku katakan.

~ 🍁Jangan pernah menilai sesuatu hanya dari sampulnya saja, karna sesuatu yang di lihat mata belum tentu sesuai dengan isinya! 🍁~

Penampilan kami memang menggoda di tapi kami bukan wanita penggoda.


~~🍁Devina Aldira🍁~~


Penasaran seperti apa isi ceritanya yuk mampir, jangan sungkan ya bagi 👍💖⛥
.

Jangan lupa komentarnya biar aku lebih baik lagi dalam menulis.


Maaf ya jika banyak typo maklum aja baru belajar 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vi_via, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab22

" Jawab pertanyaan ku kenapa kamu bisa tau, kejadian di apertement malam itu, setelah kamu pergi.! Tanya Aksel dengan suara yang menggelegar di ruangan itu.

Membuat nyali Lee dan Nana menciut, Gilang hanya membisu, mendengar ucapan Aksel.

" Logika aja, kamu terkena efek obat kan, jika tidak mendapatkan pelepasan, maka akan ada efek sampingnya, tetapi kamu baik baik saja, dan feeling aku nggak salahkan dong, kalau Gilang lah yang telah membantu kamu!, karena jika Lee meminta bantuan kepada Dede, itu tidak mungkin sayang, karena pada saat itu mereka sedang berburu dengan waktu, Dede orangnya tuh bawel, sebelum dia melakukan sesuatu pasti dia akan bertanya sejelas jelasnya dulu." Ucap Devi santai, tidak ada raut ketakutan di wajahnya ketika berhadapan dengan Aksel.

"Logika kamu bilang cik cik cik, ternyata kamu cukup cerdas" ucap Aksel bertepuk tangan di hadapan Devi.

"Aku akui logika mu sangat tepat!, dan tidak adakah sedikit penyesalan atas perbuatan mu barusan haaaa.! Sungguh aku baru menemukan, wanita berhati batu sepertimu Devina,!.kamu harus tau,! sekuat kuatnya kamu, suatu saat kamu akan membutuhkan seseorang untuk tempat berbagi banyak hal dengannya, ketika kamu merasa penat dan jenuh kamu pasti membutuhkan tempat untuk mengeluh, dan ketika kamu lelah dengan semua yang ada saat ini akan ada bahu yang kamu cari untuk bersandar dan berbagi ceritamu., keberadaan laki laki dan perempuan itu jelas ada seperti, kedua sisi koin walaupun berbeda tetapi ada untuk saling melengkapi.sudahlah, kamu tidak akan mengerti, karena aku tau dan sedikit ragu apakah kamu pernah punya rasa ke pada orang lain?, hmmm aku rasa tidak karena kamu seorang wanita yang tak berperasaan!".

Ucapan yang sangat simpel tetapi berhasil menusuk lubuk hati yang paling dalam, itulah yang di rasakan Devi saat ini, ketika mendengar ucapan Aksel.

Aksel melangkah meninggalkan Devi yang masih mematung, saat kakinya melangkah menaiki anak tangga, langkah itu terhenti mendengar ucapan yang keluar dari bibir tipis nan manis itu.

" Jangan pernah pertanyakan perasaan ku, jika kamu tak tau seperti apa aku ini, ya akui, aku tak mempunyai perasaan, hatiku sudah membatu, itu semua karena aku pernah menyayangi hingga aku lupa cara untuk melupakan, aku pernah mencintai sampai aku lupa caranya menyembuhkan luka karena ditinggalkan.

" kamu tau tuan Aksel yang terhormat, aku Devina tidak pernah melarang siapapun untuk suka kepadaku, aku ini juga bukan tuhan yang bisa mencegah atau menghilangkan perasaan orang lain untukku, dan ketika aku tidak ingin di dekati maka tolong hargai keputusan ku, jangan mendekatiku lagi!., jika permintaan ku tidak bisa di turuti, aku akan menjadi orang yang sangat egois dan lebih tak berperasaan lagi, ingat itu." ucap Devi , iya langsung berlari meninggalkan ruangan itu. tanpa memakai alas kaki.

Devi terus berlari entah apa yang di rasakan saat ini, hanya dia lah yang tau!, langkahnya terus berlari tanpa arah dan tujuan, ia tak sadar telah jauh meninggalkan rumah megah itu. saat lelah ia menghentikan langkahnya, sembari bejalan menyusuri jalan, di temani gelapnya malam tangannya sesekali memeluk tubuhnya sendiri.

Langkah Devi terhenti, karena silaunya cahaya lampu mobil, menyinari wajah yang terlihat lelah itu, kedua tangannya iya silangkan di depan matanya.

" Dev...." panggilan yang terdengar akrab di telinga Devi, setelah setelah mematikan mesin mobil itu, an turun dari mobilnya, iya berjalan mendekat ke arah Devi.

" Apa yang kamu lakukan disini?, mana yang lain? Dev, kamu tidak apa apakan? Dev,, kamu dengar aku kan" ucap Anwar mengguncang tubuh Devi , Devi hanya terdiam dalam lamunannyam

" Annnn kenapa, kenapa kehadiranku selalu menjadii masalah untuk orang lain an kenapa,? tanya Devi di iringi tangisan yang tak mampu ia bendung,.

" Aak uu hiks,,hiks, tidak pernah hiks..hiks meminta mereka untuk suka sama aku annnn, dan hiks.. apa salah jika aku melakukan sesuatu agar terlepas dari obsesi mereka untuk aku,! Ann aku tidak ingin di dekati untuk sekedar pelampiasan Ann! dan tidak ingin di cintai hanya karena kasian, lalu di tinggalkan jika mereka bosan!. ucap Devi menangis sesenggukan di depan Anwar.

"Ssssttttthh hei hei, Dev, Dev lihat aku" ucap Anwar, menghapus air mata yang berlinang membasahi wajah kedua pipi Devi.

" Kamu tidak boleh berprasangka buruk dengan seseorang, siapa tau mereka benar benar mencintaimu Dev " ucap Anwar mencoba memberi pengertian untuk Devi.

"Itu tidak mungkin Ann, aku nggak mau di cintai siapapun, aku nggak mau Ann, " ucap Devi kekeh.

" Iya iya aku tau, tetapi di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin kalau allah sudah berkehendak! Heii kamu nggak bisa menghapus perasaan seseorang yang sudah terlanjur ada untuk kamu, yang harus kamu lakukan itu berdoa, agar kamu selalu dalam lindungannya, dan yang ku pinta berhenti menyakiti mereka yang kasian dan memiliki perasan untukmu, jalan terus ke depan, karena sesungguhnya perjalananmu masih panjang, apa kamu mengerti maksudku Dev?" ucap Anwar menepuk kedua bahu Devi, mencoba terus memberi pengertian untuk Devi.

Devi menganggukkan kepalanya, mengiyakan permintaan Anwar, membuat lengkungan yang sempurna di bibir An, melihat Devi yang sudah mulai tenang, Anwar langsung mengajaknya masuk kedalam mobilnya dan berlalu meninggalkan tempat itu.

🍁🍁🍁🍁🍁🍁

Disisi lain Lee, Aksel , Gilang dan Nana begitu khawatir akan keberadaan Devi saat ini, meraka tidak tau dimana keberadaan Devi, mereka sudah mencari keliling halaman rumah itu, sayangnya mereka tak menemukan Devi.

Aksel bertanya kepada security rumahnya itu, lelaki ya biasa di panggil pak Jon itu, menjelaskan kalau sudah meninggalkan rumah itu sedari tadi.

Tingg..

Sebuah notip pesan di ponselnya Lee.

Anwar💔

~ Istirahatlah, dia ada bersamaku, aku akan mengantarnya pulang, ketika di sudah lebih baik, aku butuh penjelasan mu nanti, Selamat malam kasih yang tak sampai💔~.

Saat Aksel keluar membawa kunci mobilnya, langkahnya di tahan oleh Lee, " jangan pergi karena dia baik baik saja, sekarang dia sudah kembali ke kontrakan, aku baru mendapatkan kabar dari tetangga kos, jadi kalian tidak perlu khawatir". ucap Lee, membuat mereka semua bernafas lega.

Lee dan Nana kembali ke kamar tamu untuk beristirahat, begitu juga dengan Gilang dan Aksel yang kembali ke kamar masing masing.

Lee meraih ponselnya, yang iya letakkan di atas nakas samping tempat tidur,!

Jari jarinya dengan lihai mengotak atik, layar ponsel itu, setelah mendapatkan apa yang di cari Lee langsung menempelkan ponsel ke telinganya." mungkin sudah seharusnya abah tau, dengan begini abah bisa membantu mereka."

.

.

.

.

Bersambung.

🙏🙏 Maaf jika ceritanya sedikit berlebihan, dan semoga kalian masih suka ya🙏🙏

🍁Tinggakan jejak ya kalau kalian suka👍

1
Alif
ngakak gue
Alif
dasar si axel pemaksa
Alif
seneng klo gk ada temen yg bermuka 2
Ran Aulia
bagus ceritanya kak. 👍👍👍👍
terimakasih ya kak , mewek aku bacanya 😫😫😫😫
Amycherylapache79: pulang
total 1 replies
Cut Risnawati
Luar biasa
Irene
suka ceritanya
Uhibbu Nasya
bgus fotonya pake aldira chena ,sama winny putri lubis keren
Rizma
saya lebih suka visual Husna
ktimbang devina
Nadira Alexa
fadli, fadil, apa faldi thor 🤣
Katherina Ajawaila
biar tau rasa aksel. bisanya bicara suami, menang banyak Anwar bro
Katherina Ajawaila
senjata nya Devi jago juga. top lah
Katherina Ajawaila
sedih thour, jgn SMP Devi meninggal donk thour, kan Devi peran utama,. disini kan sutradaranya ou thour, plase semoga Devi sembuh dan babynya selamat. yg baca juga nya ikut mata kecipratan bawang. Oke thour. 😭😭😭
Katherina Ajawaila
ya udh biar langsung di nikahin aja mm Aisah
Katherina Ajawaila
makin seru nih thour ceritanya. 😘😘😘
Katherina Ajawaila
Aksel tangan nya ngk diam sih selalu iseng aja. gimana Devi ngk kesel
Katherina Ajawaila
Aksel suka teh celup juga. repot juga . 🤭🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
Devi, jadi cewek jgn terlalu judes, ntar kena batunya langsung kaya ayam sayur deh, iya ngk thour
Katherina Ajawaila
mm Devi knp Thour ko di taro di rmh sakit jiwa
Katherina Ajawaila
bagus , ceritanya thour
Katherina Ajawaila
Aksel main gercep aja. dasar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!