NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Bad Boy
Popularitas:455.4k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Mengejar

Max Kingsford tidak terbiasa mengejar apalagi dalam urusan wanita.

Pria itu memiliki prinsip sederhana, jika seseorang tidak menginginkannya setelah didekati, dia tidak akan membuang waktu sedetik pun untuk memohon atau membujuk lagi.

Dunia ini penuh dengan wanita yang menginginkan dirinya, mengapa dia harus bersusah payah untuk satu orang yang bersikeras bermain tarik ulur?

Malam itu, setelah Clarissa menutup pintu ruang utama yacht, Max hanya duduk diam selama lima menit.

Lalu sia berdiri, mengambil jaketnya, dan keluar ke geladak. Ia tidak marah. Ia tidak kecewa. Ia hanya mengambil keputusan dingin yang selalu dia ambil dalam situasi seperti ini, berhenti.

Julian yang setengah mabuk mendekatinya dengan wajah penuh rasa ingin tahu. "Gimana? Berhasil?"

Max menatap temannya dengan tatapannya santai. "Tidak ada yang perlu dibicarakan."

"Wah, Clarissa tahan banting juga, ya? Biasanya wanita langsung luluh padamu—"

"Aku bilang, tidak ada yang perlu dibicarakan," potong Max dengan nada yang membuat Julian segera mengangkat kedua tangan dan mundur.

Malam itu Max tidur sendirian di kabin yacht. Gelas wine kedua dia minum sendirian sambil menatap langit berbintang.

Pikiran tentang Clarissa tidak pernah muncul lagi setelah dia memutuskan untuk berhenti. Sebaliknya, yang hadir justru bayangan lain, pesta bisnia yang seharusnya dia datangi dengan Cassia.

“Shiiitt!! Aku benar-benar lupa hal ini. Seharusnya Cassia mengingatkanku kemarin,” gumamnya kesal. Dia mengambil ponsel di saku celananya. Tak ada sinyal.

“Dia pasti meneleponku,” bisiknya dan kemudian mengumpat lagi.

*

*

Keesokan paginya, matahari terbit di atas laut memantulkan cahaya di permukaan air. Yacht mulai bergerak menuju dermaga pukul delapan. Suasana di atas kapal masih setengah sadar; beberapa teman Julian tidur dengan mulut terbuka di sofa, sementara yang lain sibuk bersiap, menyisir rambut dan mencari kopi.

Max sudah berdiri di geladak depan sejak pukul tujuh. Pakaiannya sudah rapi, rambutnya disisir ke belakang, dan wajahnya tampak segar seolah dia tidur dengan nyenyak semalam.

Pria itu memegang secangkir kopi hitam dan menatap garis pantai yang mulai mendekat.

Clarissa muncul dari kabin sekitar pukul setengah sembilan. Rambut panjangnya masih sedikit basah, mungkin baru saja selesai mandi.

Ia mengenakan gaun pantai tipis berwarna krem yang berkibar tertiup angin laut. Tanpa riasan tebal, Clarissa tetap cantik, mungkin bahkan lebih cantik dari malam sebelumnya.

Ia melirik ke arah Max yang berdiri di ujung geladak. Biasanya, pria itu akan segera menoleh, setidaknya memberikan senyuman kecil atau sapaan singkat.

Tapi Max tidak melakukannya. Punggungnya tetap membelakanginya, matanya tetap lurus ke depan, seperti tidak ada seorang wanita cantik berdiri hanya beberapa meter darinya.

Clarissa mengerutkan kening. ‘Mungkin dia belum lihat aku.’

Ia berjalan sedikit lebih dekat, sengaja melewati jalur di samping Max. Langkahnya pelan, kakinya yang tak memakai alas menapaki dek kayuz

‘Aku hanya ingin melihat apakah Max Kingsford bisa sedikit bersabar...’ Clarissa mengulang kata-katanya malam lalu dalam hati.

Ia yakin strateginya berhasil. Pria itu pasti akan semakin penasaran, semakin tergila-gila, semakin bersedia melakukan apa pun untuk mendapatkannya.

Tapi Max tetap tidak menoleh. Bahkan ketika yacht merapat ke dermaga dan semua orang mulai bersiap turun, Max tidak pernah sekali pun mengarahkan pandangannya ke arah Clarissa.

Ia berbicara dengan Julian tentang jadwal, menghubungi sopir melalui ponsel satelit milik Julian, tanpa melirik sedikitpun ke kiri atau ke kanan.

Clarissa berdiri di samping tangga, menunggu. Mungkin Max akan menawarkan tangan untuk membantunya turun.

Tidak ada bantuan. Max turun lebih dulu, langkah lebarnya menginjak dermaga kayu, dan dia berjalan menuju mobil tanpa menoleh ke belakang. Clarissa merasakan kecemasan.

"Ini tidak mungkin," bisiknya pada dirinya sendiri. “Dia sudah menyerah? Secepat ini?”

1
Eli Rahma
ulat keket datang...😅
Shee_👚
ternyata ulet keket nonggol di sini🙄
Mei TResna Rahmatika
wahhh calon ulet bulu udah muncul
Dew666
🍭🍭🍭🍭
happy oktavia
klo Max macem2, dad Zeus dan mom Caia yg lgsg turun tangan. tenanglah
MACA
temendarianak temen....jauh bngt risa😁😁
isni afif
up lgi kak zarin....😍😍😍
ElHi
wong cuma teman dari anak teman bisnis ..jauhhh...kok bisa DTG itu looo....kalo gak emang punya jiwa ulet Keket...hhhhhhh......Max ..ingat!!! dia yg memberimu obat!!! gak usah basa basi...
isni afif
wah mbak kunti muncul ni h.....perlu d basmi....🤗🤗🤗
V_eRiL
hati² ya Max, jangan kepancing dgn trik Clarissa seperti dulu ya 😊😊
V_eRiL
hati² dgn pebinor ya Cassia tp jangan terpancing dgn aksi Clarissa cukup main cantik aja 😁😁😉 ingat Max dan keluarganya lebih menyukaimu daripada Clarissa, jd jangan berpikir macam² ya 😊😊
V_eRiL
bagus nih cara berpikirnya Cassia, good job say 👏👏👍 ngabisin tenaga kalau mikirin omongan orang 😄😄😉
V_eRiL
Clarissa muncul lagi 😱😱 wah belum ada yg tau kelakuan Clarissa yg ngasih obat ke Max ya 🤨🤨 kalau tau pasti keluarga Clarissa diblacklist sama keluarga Kingsford tuh 🤭🤭
Ami Lee
cantik nya
Ami Lee
bukan cassi... max belum lihat kamu pake gaun itu secara langsung🤣🤣🤣😝
Ami Lee
buat jebak kamu lah max apalagi ada tujuan jodoh menjodohkan itu mah
Syavira Vira
lanjut
Ami Lee
jangan salah paham sama max cassi.. max itu cemburu ituh🤭🤭🤭
Ami Lee
ya elah... ternyata bryan modus an ya
Ami Lee
selalu suka sama cerita kak thor ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!