NovelToon NovelToon
Jeritan Hati Arumi

Jeritan Hati Arumi

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Misteri
Popularitas:508
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

“ Hidup itu harus di jalani saja ”


Perkataan itu. Membekas di telingaku suara hangat nenek yang memberitahu ku bahwa hidup harus ku jalani dengan ikhlas


Namun waktu cepat berjalan, sehingga aku muak dengan perkataan seperti itu bagi mereka seorang gadis yang tidak berkecukupan harus di perilaku kan berbeda karena dia tidak mampu untuk apapun.



Terkadang kita lelah untuk menjadi orang yang baik, entahlah aku hanya letih menjadi seorang wanita yang baik dan di pandang sebelah mata sama semua orang.





— Jeritan Hati Arumi —

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27 Alasan tidak masuk akal

" Bang aku heran ya kenapa bos aku tetiba, nanyain hubungan kita? " Kata Arumi kala keduanya sedang di taman selepas ke kebun lemon Samudra membawanya ke taman yang indah sekali.

" Arsya itu, memang terlalu posesif kan seorang yang dekat dengan aku " Sahut Samudra tatapannya mengarah ke langit yang mendung. Arumi menatap lekat ke Samudra " Alasan yang tidak masuk akal "

" Dek!, kamu harus tahu Arsya itu terlalu melebihi. Padahal kita hanya teman "

𝘕𝘺𝘦𝘴𝘴! Entah kenapa dada Arumi sangat sakit sekali. Mendengar kata ' teman ' ia menggeleng kan kepalanya menepis apa yang di pikirannya — ia tidak mungkin suka dengan lelaki yang menyembuhkan luka nya,

" Kamu kenapa?, mengantuk? " Tanya Samudra membuat Arumi menggeleng " Aku boleh tanya sesuatu? " Tanya Arumi matanya berkaca-kaca

" Apa? "

" Kenapa kamu selalu ada di sisi aku?, kenapa kamu seolah menjadikan diri kamu sandaran untuk jiwaku?, kenapa? " Cecar Arumi matanya berair Samudra dengan cepat menyeka air mata wanita itu.

" Karena aku sayang kamu! " Ungkap nya membuat diri Arumi bergetar hebat. Ia tidak percaya apa yang di dengarnya

" Maksud kamu? " Tanya Arumi bergetar

" Arumi putri Zainal aku mencintaimu " Samudra menarik Arumi ke pelukan nya, Arumi tersenyum lembut ia mengeratkan pelukannya " Jangan tinggalkan aku, aku lebih sayang abang " Gumam Arumi

" 𝘈𝘬𝘶, 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘶𝘭𝘪𝘵 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪 — 𝘉𝘦𝘳𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘪𝘵𝘶 " 𝘉𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘚𝘢𝘮𝘶𝘥𝘳𝘢

****

Seorang lelaki tampan wajahnya nampak gelisah sekali — ia mondar mandir menunggu seorang yang biasa mengunjungi nya malam hari. Tetiba sebuah wangian yang khas menyerbu indra penciuman nya ia berbalik di kejutkan oleh sepupunya

" Lo kalau kesini permisi dulu kek! " Cebiknya hanya di balas cengiran kuda khas Samudra lelaki itu menghampas bobotnya di sofa. Arsya berdecak sebal

" Sorry, gue mau tanya kenapa tadi siang lo panggil Rumi ke ruangan Lo? " Tanya Samudra rautnya mengeras penuh selidik kepada kaka sepupunya.

" Santai aja tuh muka!, gue ngga suka sama cewe penakut kaya Rumi! " Sengit Arsya kala melihat wajah adik sepupunya. Hendak membunuhnya

" Gue mau tahu aja, lo bicara apa sama dia? " Sahut Samudra Arsya menghela napas panjang " Jadi Rumi itu, Wanita yang lo cari selama ini? " Tanya Arsya

" Ya, gue ketemu dia di saat gue kaya gini — lo tahukan cinta kita ngga mungkin bisa. Terwujud " Kata Samudra suaranya berat sekali. Arsya ikut menghela napas dalam seolah mengetahui beban sang sepupu

Tatapan Samudra jatuh ke sang sepupu, lalu ia tersenyum tipis " Gimana nanti Rumi, nikah sama lo aja? " Tanya Samudra dengan sebuah senyuman misteri

" Enak aja!, ogah gue sama cewe kaya dia " Dengan cepat Arsya melayangkan tinjuan cantik — di kepala Samudra lelaki itu menyengir kuda " Daripada sama gue ngga ada masa depan banget " Kata Samudra putus asa

" Sudah waktunya Rumi tahu, tentang lo Sam.. Kalau ngga " Ucap Arsya dengan suara berat. Samudra menganggukkan kepalanya

" Gue cari waktu dulu untuk jujur dengannya, dia terlalu terluka " Sahut Samudra wajah Arumi yang pertama kali mereka bertemu di jembatan. Terlintas di pelupuk matanya ia tidak mau lagi— wanita itu terluka

" Dia sudah banyak terluka, menanggung dosa orangtuanya. Aku sangat menyayanginya Arsya... Andai " Suaranya terdengar parau sekali. Ia meraup wajahnya frustasi dengan kehidupan nya,

" Gue kaya lo... Gue akan bahagiakan Arumi hingga akhir hayat tapi, kenyataan itu sulit untuk kita. Gue akan buat dia terluka lagi— pasti sakit " Lanjut Samudra putus ada tatapannya begitu hancur sekali

" Lo harus jujur sama Rumi, sebelum cintanya makin besar di lo " Saran Arsya Samudra menganggukkan kepalanya walau lidahnya kelu untuk membicarakan tentangnya, kepada wanita yang terlahir dari luka itu.

\*\*\*\*\*

_𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘫𝘢𝘵𝘶𝘩 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘥𝘪𝘢𝘩 𝘭𝘶𝘬𝘢, 𝘴𝘦𝘮𝘦𝘴𝘵𝘢 𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘢𝘪𝘯𝘯𝘺𝘢._

“ 𝘚𝘢𝘮𝘶𝘥𝘳𝘢 𝘋𝘪𝘳𝘨𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 ”

1
Emily
lanjut thour
Emily
curiga samudra itu arwah
bidadari: 🙂🙂 baca terus ya ka
total 1 replies
Emily
laila pemuja syaiton
Emily
wah udah murtadkah keluarga adrian
Emily
Innalillahi wainnailaihi rojiun ya thour
Emily
kenapa obatnya gak disimpan di saku malah di tenteng tenteng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!