(SEDANG DI REVISI ULANG)
"Ibnu Atmajaya" Adalah seorang pengusaha yang sukses. Ia sudah menjabat sebagai seorang CEO di perusahan yang ia lanjutkan dari sang papa sejak usia nya menginjak 26 tahun. Dan kini usianya sudah menginjak yang ke 36 tahun. Dia terkenal sebagai orang yang sangat datar dan dingin. Apalagi dengan orang yang baru dikenalnya. Dia sudah berstatus sebagai suami dari seorang wanita yang bernama Renata Fadilla. Seorang dosen di fakultas XXXXX.
"Laras Safitri" Adalah salah satu mahasiswa dimana Renata mengajar. ia orang yang sangat pendiam.
Suatu hari, dia sedang tertimpa masalah. Mamanya masuk rumah sakit dan harus segera dioperasi. Dia sangat kebingungan harus mencari biaya operasi untuk operasi mamanya. Karna berasal dari keluarga yang tidak mampu, membuat ia kesulitan mendapatkan uang.
Tapi dia akan melakukan apapun saat seorang dosen bersedia membantunya namun dosen itu mengajukan syarat ke pada nya.
Ya... syarat nya adalah...
Dia harus menikah dengan suaminya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khalisa maisara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 23
Hai gengs...
terimakasih banyak untuk kalian yang udah dukung aku ya.. 🙏🙏
semoga selalu syuka yah 😂
happy reading !!!
...🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️...
Laras baru tiba dirumah pukul tujuh malam, Sepulang kuliah teman teman nya mengajak nya jalan jalan. Melangkah kan kaki nya dengan gontai memasuki rumah yang terlihat kosong tak ada orang satu pun.
"Seperti nya mba Renata pergi." Ujar nya sembari melangkah kan kaki nya menuju dapur dan menyalakan lampu nya.
Perut nya terasa sangat lapar, tapi enggan untuk mengisi perut nya sedikit pun.
Tiba tiba ia teringat dengan benda yang ia beli tadi saat pulang.
"Aku akan mencoba nya." Ujarnya yang kemudian ia melangkah menuju kamar nya.
Dicari nya benda tersebut di dalam tas nya. Laras membeli nya dengan tiga macam merk yang berbeda. Ia ingin memastikan apa dia benar benar tengah hamil atau tidak.
Lima menit ia menunggu ketiga benda itu bekerja. Perasaan nya bercampur aduk menjadi satu. Jantung nya pun berdetak dua kali lebih cepat. Memejamkan mata nya rapat rapat sambil berjalan mondar-mandir kesana kemari.
Perlahan ia membuka mata nya dan dilihat nya benda pertama. Dan hasil nya adalah..
Dua garis merah.
Dilihat nya lagi benda ke dua dan ketiga, Namun hasil nya adalah sama. Dua garis merah.
"Tidak... Hiks.. hiks.." Setetes air bening pun terjatuh dari pelupuk matanya.
Laras jatuh terduduk dengan menggenggam ketiga benda tes kehamilan itu.
Garis merah dua adalah tanda positif.
Hamil ????
ya dia hamil.
Laras tengah mengandung benih benih yang ditanam Ibnu di dalam rahim nya. Tapi.... Kenapa ia merasa sangat hancur seperti ini ?? Seharusnya seorang wanita yang mengetahui bahwa dirinya tengah mengandung merasa bahagia. Karena didalam rahim nya ada kehidupan baru hasil dari buah cinta ke dua orang yang saling mencintai.
Tapi... Tidak untuk nya.
Suami nya tidak pernah menginginkan dan tidak akan pernah mencintai nya. Dia hanya menginginkan anak nya saja. Dan pasti setelah ia melahirkan nanti, Dia akan segera diceraikan dan akan dipisahkan dengan anak nya.
Diusap nya dengan lembut perut yang masih rata dengan ke dua tangan nya. Isakan nya semakin pecah di sana. Kembali terngiang ucapan ucapan Ibnu yang menusuk hati nya satu bulan lalu.
Aku akan menceraikan mu setelah kau melahirkan kan anak ku.
Apa tidak adakah sedikit saja rasa cinta Ibnu untuk Laras. Bukan rasa Cinta, setidak nya rasa sedikit perduli pada nya.
Semakin deras air bening itu mengalir di pipi mulus nya. Sebentar lagi ia akan menjadi seorang ibu. Tapi mengapa hanya sebatas mengandung dan melahirkan saja. Ia ingin menjadi ibu selama nya untuk anak nya. Merawat dan membesarkan nya, memberi nya kasih sayang, memberi tahu banyak hal hal yang sangat menyenangkan di dunia ini.
Tiba tiba saja kepala nya pusing dan pandangan nya menjadi gelap. Laras kembali jatuh pingsan di atas lantai kamar mandi dengan tes pack yang masih ada ditangan nya.
...*****...
Ibnu masuk ke dalam rumah dengan penampilan yang sudah berantakan. Lelah, setelah seharian berkutat dengan pekerjaan nya. Menapaki anak tangga satu persatu menuju kamar tamu yang ia tempati sekarang. Ia pun langsung melangkah kan kaki nya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya.
Setelah selesai dengan ritual mandi nya Ibnu segera turun untuk makan malam. Ia sudah terbiasa dengan masakan rumahan yang dimasak Laras karena memang sangat pas dengan selera nya.
Diam diam si Ibnu sangat menyukai masakan Laras ternyata gaes 🤣🤣🤣
Dilihat nya meja makan yang kosong tak ada makanan apa pun yang terhidang. Ia menghela nafas nya kemudian menarik kursi meja makan untuk dia duduki.
Biasa nya makanan sudah terhidang yang selalu menggugah selera nya sebelum ia pulang bekerja.
Tapi... Apa yang membuat Laras tidak menyiapkan makan malam hari ini. Sedangkan perut nya sudah sangat kelaparan.
Ibnu pun bangkit dan berjalan menuju lantai atas. Ia hendak menyuruh Laras memasak makan malam nya. Tapi ia melihat pintu kamar Laras sedikit terbuka. Tanpa mengetuk lagi, ia langsung membuka pintu lebar lebar dan masuk ke dalam. Menatap ke sekeliling kamar tapi Ibnu tak menemukan sosok Laras ada di sana. ia melihat tas yang biasa di bawa nya kuliah tergeletak di atas ranjang dengan isi nya yang sudah berantakan. Mengernyitkan keningnya, Lalu dimana perempuan itu sekarang.
Ia pun kembali mengedarkan pandangan nya. Dan pandangan nya pun langsung terhenti pada daun pintu kamar mandi. Melangkah mendekati Dau pintu itu dan membuka nya perlahan, Beruntung pintu itu tidak terkunci. Ibnu hanya merasa penasaran saja, jika memang wanita itu ada di dalam mengapa tak ada suara sedikit pun.
Dan betapa terkejutnya Ibnu yang melihat Laras sudah tergeletak di lantai. Buru buru ia mendekat dan memangku kepala perempuan itu.
"Pucat sekali wajah nya." Ucap nya dengan panik.
Ketika Ibnu hendak mengangkat tubuh Laras, ada tiga benda yang terjatuh dari genggaman tangan wanita itu. Karena penasaran, Ibnu pun meraih ketiga benda kecil itu dan melihat nya.
"APA....."
.
.
.
.
.
...********...
Mon maaf kalo aku agak telat up nya ya gaes
aku gak ada waktu seharian full untuk ngetik
oke... Kalian boleh dukung aku mulai dari sekarang untuk membalas si om ganteng Ibnu ya 🤣
hahaha
see yuuu ❤️❤️❤️ om Ibnu 🤣🤣🤣
yg harusnya cerai tu renata krn dia yg g bs ksh anak