NovelToon NovelToon
Pengkhianatanmu Kebahagiaan Bagiku

Pengkhianatanmu Kebahagiaan Bagiku

Status: tamat
Genre:Poligami / Single Mom / Selingkuh / Angst / Tamat
Popularitas:210.5k
Nilai: 5
Nama Author: el Putri

Madu itu manis namun berbeda dengan madu yang aku rasakan, rasanya sungguh pahit, membuat hati yang baik-baik saja menjadi terluka, membuat hati dilema antara bertahan atau menyerah hingga akhirnya aku memutuskan untuk menyerah dan mengakhiri semuanya.

Dari sinilah aku menjadi wanita kuat karena harus berjuang untuk sang buah hati dan akhirnya aku bertemu dengan pria yang tulus mencintaiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon el Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu

Lagi-lagi dia nongol aja bak jelangkung, baru sebentar nggak off udah di depan rumah saja dan lebih menjengkelkan lagi, dia langsung saja memeluk saat aku membuka pintu, aku yang tanpa ada persiapan tentu menerima pelukannya tanpa bisa menghindar.

"Kebiasaan deh, tiba-tiba muncul seperti jelangkung saja." Melihat sikapnya tentu aku protes, datang tanpa bilang terlebih dahulu.

"Kalah aku jelangkung kamu apa dong sayang." Dia malah bertanya aku apa, jelas aku adalah manusia.

"Manusia lah, memangnya apa?" Sambil memintanya untuk masuk.

Aku pergi ke dapur untuk membuatkan nya teh hangat karena pasti David lelah baru saja pulang dari rumah sakit.

"Minum dulu mas." Teh hangat sudah tersaji di meja, ingin aku membuatkannya makanan tapi tidak ada bahan makanan sama sekali di dapur.

David menyeruput teh yang masih hangat lalu dirinya tersenyum padaku sembari berkata, "Pas,"

"Apanya yang pas mas?" tanyanya.

"Racikannya," jawabnya.

Kami mengobrol sebentar namun David harus kembali lagi ke rumah sakit.

"Pekerjaan aku belum selesai sayang," katanya.

Entah mengapa aku sedikit kecewa, aku masih ingin ditemani olehnya beberapa waktu lagi.

"Besok aku kesini lagi sebelum berangkat ke rumah sakit." Dia menghibur aku yang tengah cemberut.

Aku mengangguk dan membiarkannya pergi meski hati ini masih ingin bersamanya.

Keesokannya, benar saja di datang ke kontrakan aku sebelum pergi ke rumah sakit, sungguh David sangat tampan saat memakai pakaian formal, jadi pengen lihat saat dia memakai jas putihnya.

"Kamu nanti istirahat jam berapa mas?" tanyaku sambil terus menatapnya.

"Jam 10 aku sudah kelar, kenapa?" tanyanya balik.

"Ga ada apa-apa tanya saja," jawabku.

Sebenarnya aku berencana membawakan makanan untuknya, selama ini aku belum pernah mengenalkan makanan buatan pada David, lidahnya belum berkenalan sama sekali dengan masakan aku.

Selepas kepergian David, aku pergi belanja ke toko sayuran, aku ingin masak yang spesial untuk David, itung-itung tutorial jadi istri yang baik.

Lama berkutat di dapur kini masakan aku sudah siap, tak lupa buah, air mineral serta kopi untuk David.

"Cinta yang dulu berlayar kini telah menepi, bukankah hidup kita akhirnya harus bahagia,"

Sepenggal lirik dari lagu Cinta aku nyanyikan untuk mengungkapkan perasaanku saat ini untuk David, hatiku selama ini seperti hati yang tak bertuan, terombang ambing tanpa tau arah pulang, namun semenjak ke hadiran David, aku menemukan tuan untuk hati aku.

"Semoga mas David suka," kataku dengan tersenyum.

Ku kendarai motor butut ku menuju rumah sakit, sungguh aku ingin melihat ekspresi David saat aku datang membawakan makanan untuknya.

Dengan deg deg an aku berjalan menuju ruang obgyn, karena aku lihat sepi aku langsung masuk saja.

Saat aku membuka pintu, aku lihat David mengobrol dengan wanita yang tidak asing sama sekali yaitu Viona.

Seketika tanganku mengepal, dadaku bergemuruh, emosiku meletup-letup.

"Mas!" Aku memanggilnya dengan nada yang lumayan tinggi hingga membuat keduanya menoleh.

"Eh sayang, kok ga ngasih kabar dulu kan aku bisa jemput kamu." David berdiri kemudian berjalan ke arahku yang masih mematung di ambang pintu.

Entah mengapa aku memiliki firasat yang buruk, aku merasa Viona tertarik dengan David.

Dulu aku pernah kemalingan, jadi sekarang tak akan aku biarkan Viona mengambil milik aku.

Aku merangkul tangan David dan bersandar di bahunya, mungkin yang aku lakukan ini tidak etis karena ada pasien malah bermesraan tapi aku ingin menunjukan pada Viona kalau David adalah milik aku.

"Mohon maaf Ibu Viona, saya rasa cukup konsultasinya, lain kali ibu bisa kembali saat kontrol dan tolong suaminya dibawa agar suami ibu paham." Yes, aku sangat gembira karena David mengusir halus Viona, meski dia tersenyum namun aku lihat kalau dia sedang kesal.

Tanpa pamitan padaku dia langsung keluar, kelihatannya Viona benar-benar ingin mendekati David, kalau nggak, ngapain coba konsultasi tanpa mengajak Reza.

Aku yang masih kesal melepas tanganku lalu menjauh dari David.

"Kamu tumben kesini," katanya yang semakin membuat aku kesal.

"Gak boleh ya, biar bisa berduaan sama si Viona itu kan?"

David tertawa lalu mendekati aku yang tengah merajuk.

"Cie yang lagi cemburu." Dia malah menggoda aku, sungguh aku semakin kesal dengannya.

Aku mencubit perutnya hingga dia memekik kesakitan, tau cemburu malah digoda bukannya ditenangkan.

David pun memelukku, entah mengapa dalam pelukannya aku malah menangis, rasa takut menyeruak masuk membuat aku was-was, sungguh takut jika harus kehilangan untuk yang kedua kalinya.

"Dulu milikku pernah dimaling, aku tak sanggup jika hal itu harus terjadi lagi,"

Sontak David melepas pelukannya, dia menangkupkan tangannya di wajahku dan meminta aku untuk menatapnya.

"Aku tak sejahat itu sayang, mana mungkin aku menyakiti wanita yang amat sangat aku cintai." Dia berusaha menyakinkan aku.

"Semua akan bilang seperti itu, dulu Reza juga sama." Ucapanku membuat dia melepaskan tangannya.

David melemparkan tatapannya sembarang.

"Jangan samakan aku dengan mantap suami kamu sayang, aku ya aku, dia ya dia. Aku bukan pria brengsek seperti Reza." Dari suaranya nampak dia kecewa padaku.

Aku mendekatinya lalu memeluknya dari belakang.

"Maafkan aku." Hanya kata itu yang bisa aku ucapkan.

David membalikkan badannya lalu memeluk aku dengan erat. Tak bisa aku pungkiri dalam pelukan David aku merasa nyaman.

1
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
berlebihan jadinya, takut nanti buat David risih😅
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Seharusnya sebelum cerai fikir dulu yg kedepan, terutama tmpt tinggal..
Yati Syahira
mantul buat reza aadil buat ega dan amel
Yati Syahira
good melati jgn mau rujuk dgn rezaaaa buang
Yati Syahira
gimana tdk setrws hamil kaqsih maadu pahit keguguraan pasti lebih baaik cerai
Yati Syahira
ada laki egois brul cerai sdaja
Nelly Hidayati
Luar biasa
yuyunn 2706
jadi wanita hrs kuat jgn sbntar2 telp suami
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
bukannya viona dg andre ya thor? kok disini dg daniel?
el Putriᵉˡ̳༆: Aku lupa kak 🤧🤧
total 1 replies
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
sdh tau hamil knp gak pindah kamar bawah aj sih
Vivin Yulistian Pradesti
suka cerita nya
Muliahati Ziliwu
Ceroboh
Muliahati Ziliwu
Terlalu curiga pd suami apalg sampai ikut campur ke tmpt kerjaan ya ga bener suami yg td y ga punya pikiran negatif lm2 jengkel
Ida Susiana
lanjut thor
💞🖤Icha
Kenapa belum d selesaikan author karya Renata..sm menanti Dito aq..wkwkwkw
Sehat dan semangat berkarya author...
Good job 😘😘
el Putriᵉˡ̳༆: siap kak Icha 💕
total 1 replies
Dewi Rukmini
jadikan melati yg kuat jangan bisanya nangis aja thor
el Putriᵉˡ̳༆: siap kak
total 1 replies
Dewi Dama
cerita nya bagus tidak ber tele2...
Dewi Dama
hhhh...kenapa pengacara nya hotman prancis..jadi lucuuu
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
buang kelaut aja viona.. ngapain balik lagi bekas sana bekas sini😤
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
congrats melati n david.. coming soon baby boy or girl🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!