NovelToon NovelToon
Pembalasan Untuk Suamiku

Pembalasan Untuk Suamiku

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:335.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mom AL

Pernikahan atas dasar cinta adalah pilihan setiap umat manusia, tetapi bagaimana jadinya jika di dalam kata cinta dan pernikahan itu ada orang ketiga?

Begitulah kisah Bima dan Nadia, kehidupan rumah tangga yang sangat harmonis telah mereka rasakan hingga pada akhirnya Bima memutuskan untuk mendua lalu membuat pernikahan mereka berujung perceraian.

Disaat sedang patah hati, Nadia di pertemukan oleh seorang pria dewasa dan karena kebersamaan mereka akhirnya benih-benih cinta pun mulai tumbuh. Namun, sebuah kejutan mengangetkan Nadia yang mana ternyata pria itu adalah Ayah dari selingkuhan Bima.

Bagaimana kisah Nadia selanjutnya?

So Stay Tune 🥰

Follow Ig: ningsihartono ❣️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 Pembalasan Untuk Suamiku

Selesai prosesi pemakaman, sekarang tinggallah Nadia dan beberapa para tetangga yang masih berada di rumah Ibu. Nadia tidak ada henti-hentinya menangis, di satu sisi dia sedih akan kepergian Ibunya dan disisi lain Nadia sedih karena suaminya tidak ada disampingnya ketika dia rapuh dan hancur seperti sekarang. Untung saja ada Irena yang mendampingi Nadia dan selalu menguatkan hati Nadia agar tabah menghadapi semuanya.

Nadia sangat beruntung karena memiliki sahabat seperti Iren yang sudah menganggapnya sebagai saudara sendiri.

"Makasih ya, Ir. Aku beruntung punya sahabat seperti kamu yang selalu ada disaat aku bersedih seperti ini, aku benar-benar gak tau gimana cara berpikir Mas Bima saat ini." Nadia menitikkan air mata.

"Apa kamu sudah mencoba menghubungi Mas Bima?"

Nadia mengangguk. "Tidak ada jawaban sama sekali, panggilan dariku malah diabaikan,"

Ting.

Sebuah pesan masuk ke dalam ponsel milik Nadia.

[Aku masih dijalan, tunggu aku dirumah karena ada hal penting yang ingin aku sampaikan padamu.] pesan dari Bima.

Dahi Nadia mengerut, dia penasaran hal apa yang ingin Bima sampaikan.

'Mengapa perasaanku tidak enak?' ucap Nadia dalam hati karena memang feeling nya tidak enak.

"Ada apa, Nad?" Iren menepuk pundak Nadia karena melihat Nadia yang hanya diam saja sambil memandangi ponsel.

"Mas Bima hari ini pulang dan dia masih dijalan, sepertinya setelah pengajian nanti aku akan segera pulang dan besok baru aku menginap disini." keputusan yang sudah Nadia pikirkan.

Iren hanya mengangguk karena paham akan kondisi Nadia.

Malam hari.

Nadia telah sampai di rumah Bima dan dia segera masuk ke dalam rumah tersebut. Sesampainya di dalam, Nadia terus masuk dan menaiki anak tangga.

"Mas!" teriaknya saat langkah kakinya menapaki anak tangga satu persatu.

Nadia telah sampai di depan kamar tetapi ada yang janggal dari arah kamarnya, suara wanita yang mampu membuat bola mata Nadia membulat sempurna. Nadia dengan cepat membuka pintu dan untungnya pintu itu tidak dikunci, pemandangan pertama yang Nadia lihat adalah suaminya sedang berpelukan dengan wanita lain di atas ranjang.

Meskipun sepasang manusia itu masih sama-sama berpakaian lengkap tetapi hal tersebut mampu membuat darah Nadia naik mendidih dan matanya memerah menahan emosi.

"Apa-apaan ini, Mas!" teriak Nadia dengan amarah, dirinya masih setia berdiri di ambang pintu karena langkah kakinya terasa berat untuk diangkat.

Bima dan Aira hanya menatap biasa saja ke arah Nadia, tidak ada raut takut sedikitpun yang terlihat dari wajah mereka.

"Akhirnya kamu sampai juga." ucap Bima.

"Jawab pertanyaanku, apa-apaan ini!" Nadia berjalan dengan langkah berat menghampiri Bima dan wanita yang tidak dia kenal itu.

Bima hanya tersenyum tipis dan Aira tersenyum lebar.

"Dia calon istriku."

Deg!

Sesak sekali rasanya dada Nadia saat ini ketika dia mendengar ucapan Bima, Nadia tidak tahu apa yang ada di dalam pikiran Bima sehingga dia dengan seenaknya mengatakan wanita lain sebagai calon istrinya sementara Nadia masih sah menjadi istri Bima.

"Istri? Gila kamu, Mas! Aku ini istri kamu, istri sahmu!" bentak Nadia dengan suara meninggi.

Bima hanya tersenyum miring sambil merangkul pundak Aira sementara Aira membalas dengan melingkarkan tangan di pinggang milik Bima.

Pemandangan yang sangat menyakitkan bagi Nadia tetapi sebisa mungkin dia mencoba untuk tetap kuat dan tidak akan meneteskan air mata meskipun sebenarnya semua itu ingin dia lakukan.

"Apa kamu lupa kalau kamu masih memiliki istri, Mas? Aku ada di hadapanmu dan kamu malah mengatakan dia sebagai calon istrimu! Dimana hatimu, Mas?" suara Nadia melemah.

"Sebelumnya maaf karena aku tidak bisa datang ke pemakaman Ibu kamu karena calon istriku sedikit lama berdandan, aku ingin mengucapkan Turut berduka cita atas meninggalnya Ibumu, Nadia."

Nadia hanya diam saja, matanya sudah perih karena ingin segera mengeluarkan kesedihannya.

"Kamu jahat, Mas." ujar Nadia dengan lirih seraya menahan tetesan air mata.

Nadia menatap wanita seksi nan muda yang berada di sisi Bima, dia mengingat-ingat karena seperti pernah melihat wanita itu.

**TBC

HAPPY READING

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGAN, TERIMA KASIH BANYAK 😘

🏵️🏵️🏵️🏵️

MAMPIR KE NOVEL TEMAN OTHOR YUK 🤗**

**BLURB:

Istri Siri Tuan Bryant

Author: Asma Khan

Setiap pernikahan mengharapkan kebahagiaan. Namun, tidak dengan pernikahanku.

Siapa sangka. Pernikahan yang kuanggap pemujaan ternyata semu belaka. Ucapan talak di depan rumah pojok dari bibir mas Akbar menyadarkanku arti diriku selama setahun ini.

Hujan belati menusuk hatiku, dengan penghianatan suami beserta sahabat baikku.

"Kamu hanyalah penebus hutang judi ku. Tidak lebih!"

Sesak, hingga gelap menyapa. Ketika kesadaran ku kembali, kertas putih menyambut dunia malang ku.

"Pilihanmu hanya dua, menjadi istri siri atau menjadi wanita malam!"

Hitam di atas putih. Kini hidupku hanya untuk menjadi penebus hutang mantan suamiku.

Sanggupkah Ara menjalani hidup sebagai istri siri pria asing? Apakah hidup Ara akan selalu dibawah kekuasaan orang lain?

Ikuti kisah perjuangan Ara mencari kebahagiaan sederhana dalam sebuah ikatan suci pernikahan**.

1
Rea Sitta
Genderang Perang Ditabuh....... 👍
Rea Sitta
Luar biasa
Khairul Azam
aku paling benci penculikan terus melecehkan perempuan
Nur Mashitoh
Nama ibunya jd Saniah /Facepalm/
Fay
Luar biasa
🖤: terima kasih kakak untuk bintang nya 😍🥰
total 1 replies
Surati
bagus
yunna
rasain kmu karma Uda dekat
yunna
makanya jgn bego mau aja d ajak pergi, nar nyesel lo
Teh Yen
rasain lu d tangkep.kan Lo makanya jangan jahat jd ornag
Teh Yen
bukannya Aira pintar yah.knp.mau aj d bodohin bima
Teh Yen
ih jahat banget sih Aira ,,.biasanya yg jahat itu ibu tiri ke nak tirinya lah ini kebalikmyah.thor 🤦🏼‍♀️
Teh Yen
ikut bahagia untuk Heru d Nadia 🤗🤗
Teh Yen
owh jd Bima cuma.ngincer hartanya Aira yah 🤔jelas sudah d sini siapa yg matre 😀😀
Teh Yen
ternyata Bima benar" bukan laki" baik aku kira dulu dia menikahi Aira karena terpaksa sudha d jebak d kepalang basah nyatanya sekali selingkuh ttp selingkuh lagi dasar buaya darat
Teh Yen
hah untung Nadia cerdas dia menggunakan otaknya bukan perasaan ,, kl aku yg jd Nadia d pastikan wanita ular itu tak akan keluar dengan baik" saja
Teh Yen
hahaha good job Nadia ,, btw itu kapan yah Nadia nyakar.tangannya 🤭🤭🤭
Teh Yen
pembalasan d mulai jangan kira Nadia akan diam saja d jahatin lagi smaa kamu yah Aira no way 😏
Teh Yen
wow pesta mewah dong yah 🤗🤗🤗
Teh Yen
karma kamu itu bim dulu acuh dan tak peduli dengan kehamilan Nadia skrng pengen punya ank susah karena istrimu takut terkekang hidupnya miris sekali yah
Teh Yen
kode tuh Nadia kode 🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!