NovelToon NovelToon
Mahar 200 Ribu

Mahar 200 Ribu

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Nikahkontrak / Nikah Kontrak
Popularitas:108.4k
Nilai: 5
Nama Author: Dina yuwita

Hai, ceritanya aku revisi lagi ya! ada beberapa kalimat yang di tambah dan di hilangin!

Laura Hendrik wanita cantik yang berusia 21 tahun, terpaksa menikah dengan pria asing karena kesalah pahaman dari warga yang mengira mereka tengah kumpul kebo.

Namun bagaimana jika orang asing itu adalah Arvin Indorto, musuh bebuyutan nya sejak kecil? apakah akan tumbuh benih cinta di antara mereka? atau pernikahan mereka akan kandas begitu saja?

Tidak ketinggalan sosok pria tampan yang selalu membuat hati Laura menghangat, kisah cinta segitiga antara mereka akan di mulai!



Yuk ikutin kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dina yuwita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rasa Aneh

"Kak Laura!" seru Gio mensejajarkan langkah dengan kakak iparnya.

"Gio? kamu juga di sini?" tanya Laura

"Iya kak udah dari subuh" jawab Gio."Mmm kakak sendirian? kak Arvin mana?" Gio melirik sekeliling, mencari keberadaan sang kakak. saat ini mereka sedang berada di taman yang memang di sediakan keluarga Indorto untuk joging atau sekedar bersantai menikmati pemandangan taman yang indah.

"Dia nggak mau, katanya ngantuk. jadi kakak joging sendiri deh"

"Tapi sekarang nggak sendirian lagi, kan ada cowok ganteng yang nemenin kak Laura"

"Mana?" Laura pura-pura melihat sekeliling tanpa menghentikan joging nya.

"Di sini" saut Gio menunjuk dirinya dengan senyum percaya diri.

"Ih kepedean banget"

"Ya kan aku emang ganteng, buktinya banyak cewek bule yang nembak aku"

"Oh ya?"

"Hu'um, kak Laura nggak percaya?"

"Mmmm percaya nggak ya, nggak deh" ledek Laura mempercepat lari nya sambil menjulurkan lidah. Gio pun mengejar Laura dan menggelitiknya dengan setangkai bunga yang di ambil saat berlari tadi.

Mereka berdua terus bercanda, mengejar dan menjahili satu sama lain. walau umur Gio masih 18 tahun, tapi postur tubuhnya tidak kalah dengan pria dewasa pada umumnya. hingga orang yang melihat merasa iri, sebab mengira mereka berdua sepasang kekasih. termasuk seseorang di balik tanaman hias yang di pangkas menyerupai gajah.

"Tadi Pizza, sekarang kecurut tengil. apa sih bagus nya boneka mampang" gerutu nya. ya dialah Arvin, orang yang sejak tadi mengikuti Laura dan melihat pemandangan yang membuat hatinya tiba-tiba gerah.

Mata Arvin memicing tajam, tangannya tanpa sadar mengepal erat ketika lagi-lagi melihat adegan yang mana Gio tengah menyeka keringat Laura menggunakan tangannya sendiri.

"Ini nggak bisa di biarin, apa kata orang kalo tau adek gue perebut istri kakak nya sendiri..CK" sungut Arvin berlari mendekati adik dan istrinya.

"Sayang" seru Arvin langsung menyerobot di tengah-tengah, hingga Gio hampir jatuh ke belakang jika tidak berpegangan dengan tiang lampu.

"Kamu kenapa nggak nungguin aku sih, aku nyariin kamu tau dari tadi" ucap Arvin menangkup pipi Laura dengan kedua tangannya.

"Katanya nggak enak badan, tapi malah keluyuran" sela Gio menatap datar wajah sang kakak.

"Eh ada Lo juga?" kata Arvin menunjuk Gio dengan ekpresi yang terkejut.

"Cih...nggak sok kaget gitu, gue tau Lo sengaja" ketus Gio mendorong bahu Arvin.

"Iya gue sengaja, kenapa? nggak terima? siapa suruh Lo deketin istri gue, mau jadi pebinor huh!" bentak Arvin membalas dorongan yang di lakukan Gio dengan sangat kuat.

"Sayang cukup" seru Laura sambil menahan tangan Gio yang hampir jatuh karena kehilangan keseimbangan.

"Kamu nggkpapa?" tanya Laura yang mendapat gelengan kepala oleh Gio.

"Akhhh" Laura memekik kaget saat tiba-tiba tubuhnya melayang dengan kepala yang menjuntai ke bawah. siapa lagi pelakunya jika bukan Arvin, entah apa yang membuat pria itu membawanya pergi dari sana seperti orang yang memikul karung beras.

"Arvin lepasin gue!" bentak Laura dengan suara pelan, tidak lupa memberi cubitan kepiting di punggung atletis itu. sedangkan Arvin hanya diam saja, seolah cubitan itu tidak terasa.

Wajah Laura semakin malu, karena saat ini mereka sedang di dalam lift namun Arvin tetap kekeh tidak menurunkannya.

"Lepasin gue Vin" ucap Laura melembutkan suara, berharap Arvin luluh, tapi ternyata tidak. justru dia menepuk-nepuk bokong Laura yang memang berada di samping wajahnya. mata Laura melotot namun tiba-tiba bibirnya menyeringai, seperti mendapat cahaya petunjuk agar bisa lepas dari Arvin.

Pessstt

"Om kentut ya?" seru seorang bocah perempuan mendongak sambil menutup hidungnya, sontak Arvin yang di tuduh seperti itu tidak terima. memang benar ada bau busuk yang menyengat hidung, tapi bukan dia pelakunya.

"Eh anak kecil jangan asal nuduh" ketus Arvin mendelik tajam, apalagi dia tidak terima di sebut om-om oleh bocah ingusan ini. padahal umurnya masih sangat muda, apa terlihat sudah tua? batin Arvin mendengus kesal.

"Terus siapa kalo bukan Om, asalnya aja dari Om...iieww uweekk tuh kan bau banget, Om abis makan telor ya makanya bau begini. jangan gitu lah Om, kalo mau boker tunggu lift nya berhenti npa" bocah itu terus mengoceh dengan suara terdengar sedikit tidak jelas, karena hidung yang di tutup.

Sementara Arvin yang teringat sesuatu langsung menoleh ke bokong Laura yang berada tepat di sampingnya. apakah dia pelakunya? kalau iya, kenapa dia tidak mendengar. karena rasa penasaran, dengan polos Arvin mengendus bokong Laura dan nafasnya saat itu juga seakan sesak, sangat sesak saking mencium aroma yang sangat wangi semerbak.

"Emmm wangi nya" bisik Laura terkekeh yang hanya bisa di dengar oleh Arvin.

"Si*al" umpatan kesal tanpa suara keluar dari bibir Arvin, dia tidak habis pikir ada wanita yang tidak ada rasa malu sama sekali seperti Laura.

Ting

"Vin turunin gue, atau gue bakal kentut lagi" ancam Laura setelah mereka keluar dari lift, Arvin tetap melangkah tanpa menghiraukan ancaman itu.

BRUK

Arvin menghempaskan tubuh Laura di atas kasur empuk dan menindihnya. wajah mereka yang sangat dekat membuat debaran di jantung Arvin kembali berpacu.

"Lo mau ngapain, awas!" sentak Laura berusaha mendorong Arvin dari atas tubuhnya. melihat wanita di bawah kungkungan memberontak, Arvin langsung mengunci kedua tangan dan kaki lalu segera membungkam mulut yang terus mengoceh itu.

"Ini bukan khayalan atau mimpi kan?" gumam Ben dalam hati, terus melum*at sedikit kasar bibir Laura.

"Mmmmmtttt" Laura terus memberontak namun tetap tidak bisa, hingga ciuman itu berakhir.

"Hah hah hah" nafas Laura terengah-engah begitu pula dengan Arvin yang kini sedang menatap lekat kedua manik coklat jernih itu. rasanya semakin aneh, tapi Arvin tidak ingin mengakuinya.

"Gimana? lebih enak bibir gue, bibir Fiza atau bibir Gio?" tanya Arvin membuat Laura yang tadinya ikut terhanyut dengan tatapannya menjadi geram.

PLAK

"Maksud Lo apa huh? Lo pikir gue murahan yang bisa ciuman sama siapa pun! Lo emang cowok brengsek tau nggak!" bentak Laura mendorong kasar tubuh Arvin, berlalu masuk ke dalam kamar mandi.

"Semua cowok emang nggak ada yang bener" gerutu Laura menggosok kuat bibirnya menggunakan sabun. tidak hanya itu, Laura juga berkumur-kumur sampai merasa tidak ada lagi yang tersisa dari ciuman tadi. dia sangat kesal dan tidak mengerti dengan sikap Arvin yang menurutnya sedang cemburu tapi mengungkapkan dengan caranya sendiri.

"Nggak! Lo nggak boleh kayak gini lagi, Lo harus tegas. jangan mudah kebawa suasana, atau Lo akan berakhir menyedihkan. toh masih ada Fiza yang setia nungguin Lo" gumam Laura mengangguk, menyemangati dirinya sendiri.

*

*

*

Bersambung.....

Dukung karya aku dengan cara 👇

🌳 Like 👍

🌳 Komen Sebanyak-banyaknya 🥰

🌳 VOTE

🌳 Hadiah🙈

🌳 Rating ⭐⭐⭐⭐⭐

1
Anaraka Ana
simple dan menarik
Jahwa Ahmad
ayo yhor lanjut jngan lama2 upnya..
Wina Yuliani
,dr part satu sampai sini aku semangat bgt maraton kak, eh ternyata pas udh d sini hrs ikutan antri kayk yg lain,, menunggu mu 😅😅👍
❤️⃟Wᵃf🧸🍒🍾⃝ͩɴᷞαͧуᷠαͣ❣️ 📴
wehh semangat dina upnya akhirnya up juga lama banget upnya ampe lupa alur aku 🤧🤧🤧🤧🤧🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Wiek Soen
lama sx Thor.. lanjut
Aries April Liani
astga lma bngt kak ampk lup alurnya😁
Dina Yuwita: maaf ya udah buat kalian pada kecewa, harusnya udah lama novel ini tamat 🥺
total 1 replies
Wiek Soen
akhirnya up ke juga lanjut thor
Yati Planjan
saya suka lanjutkan
Muripah Ajha
good thor
Jahwa Ahmad
lanjut thor knp d gantung sih...kan jadinya nanggung...😁😁
Wiek Soen
hampir lupa Thor
Aries April Liani
bngetttt aq sllu nunggu ampk ga ku hpus dr fvrt biar tau pas up lg🤩🤩🤩
Andariya 💖
kisah yg semakin menarik Arvin dan Laura ❤️❤️❤️❤️
Andariya 💖
wah..Laura..kamu ini keren dan tangguh sekali 👍😘
Andariya 💖
Arvin..bikin ulah terus🤭🤭🤭
Andariya 💖
Laura..kamu ini emang ya..Uda buat Arvin jantungan 🤣🤣🤣🤣
Andariya 💖
Laura ini mandiri banget ❤️❤️❤️💚
Zeya_
waalaikumsalam ya ahli surga
꧁𝙉Ⓐノ𝙎ム꧂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
kalau ada tanda² kayak gitu berarti fiks kak Laura lu suka sama die
❤️⃟Wᵃf ☠ᵏᵋᶜᶟNida
mngkin kamu udh ada rasa kali ya sampe jantung mu berdebar 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!