NovelToon NovelToon
Obsession Of Love

Obsession Of Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:72.5k
Nilai: 5
Nama Author: ARSI

Bukan kisah tentang benci menjadi cinta tapi tentang cinta pertama yang datang kembali ketika hidup Azia sedang sangat kacau. Dalam badai yang tiba-tiba menerpa hidupnya, sebuah cahaya menyelamatkan hari-hari buruknya. Pria hangat yang membuat dia tidak bisa mengalihkan pikirannya, berada dekat meskipun tidak sanggup dia gapai. Banyak hal yang terjadi setelah bersama hingga membuat mereka tak ingin saling kehilangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARSI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bingung

Namaku Alex Hardiata, aku dokter muda yang baru berusia 25 tahun. Tahun lalu aku tidak sengaja temu dengan seorang anak SMP yang terlihat sedang di palak sesamanya, aku mencoba membantu anak itu lalu, aku baru menyadari meski dia masih dalam balutan baju SMP tapi, dia terlihat sangat amat cantik. Aku berpikir aku yang terlalu lama nge jomblo telah membuat aku gila hingga bisa-bisanya menyukai anak kecil seperti itu. Setahun setelah itu aku bertemu lagi dengan anak yang namanya saja tidak sempat aku tanyakan hari itu, dia datang sebagai guru les Andra adik kecilku yang nakal dan sedikit bodoh itu. Kalau di ingat-ingat sebelum bertemu di rumah aku pernah bertemu dengan dia di saat aku sedang berlibur bersama teman-temanku di sebuah pantai yang sedikit terpencil, tepatnya saat aku sedang membeli makanan untuk kami di sebuah minimarket yang ada di sana, dia terlihat seperti menghindari ku saat aku mencoba menyapanya. Lalu hari ini kami bertemu di rumahku, aku merasa kalau kami benar-benar terikat oleh tali takdir yang tidak akan bisa dipisahkan.

Karena sedikit sibuk dengan urusan rumah sakit, aku tidak bisa menyapanya di rumah saat dia sedang mengajari adik kecilku. Tapi, aku sering sekali melihat dia berada di rumah sakit tempatku bekerja di akhir pekan, lalu setelah aku selidik ternyata yang dia kunjungi adalah neneknya, orang yang mengasuhnya sejak kecil tapi bukan keluarga sedarah nya. Lalu saat aku pulang siang itu, aku melihat dia sedang mencoba membuat Andra mau belajar, aku sedikit kasihan karena Andra terlihat tidak menyukai hal yang disebut belajar.

Aku menghampiri mereka yang terlihat sedang mempraktekkan sesuatu, ‘plak’ aku memukul pelan kepala Andra yang tidak memperhatikan pelajarannya, lalu aku duduk di sofa dekat dengan Andra.

“Kalau nilai mu jelek, aku akan pastikan kamu di buang ke desa dan harus tinggal bersama dengan nenek di sana, paham!” Ucapku sambil mengelus rambut Andra.

Aku cukup tahu kalau Andra adalah orang yang paling membenci perdesaan terlebih karena ada nenek kami yang amat sangat  cerewet jika menyangkut dengan masalah perilaku dan nilai di sekolah kami.

“Apa? Tidak!!!” Andra berteriak histeris, lalu Andra mulai belajar dengan serius.

Aku bingung ingin memulai dengan kata apa, aku ingin sekali bicara dengan anak itu tapi, aku tidak tahu harus mulai dari mana.

“Kayaknya aku pernah lihat kamu tapi, dimana ya?” Ucapku basa-basi.

Dia sama sekali tidak merespon ucapan ku hingga aku tanpa sadar terus memerhatikan wajah cantiknya, kulitnya terlihat begitu mulus, bulu matanya begitu lentik dan saat dia sedang malu kulit putih nya itu akan berubah sedikit merah muda. Aku jadi tidak bisa mengendalikan mataku, dan terus saja memerhatikan wajah cantiknya lalu aku terfokus pada bibirnya yang terlihat sangat-sangat menggodaku. Aku hampir terlena lalu aku mengalihkan pandanganku kearah lain agar aku tidak menggila, tak lama kemudian aku merasa ada mata yang terus memandangiku, aku melihat kearah anak itu, dan ternyata dia yang terus memperhatikanku dengan tatapan yang aneh.

“Apa ada yang aneh di muka aku?” Tanyaku padanya.

“Ah, maaf! Hanya saja kakak terlihat sangat tampan memakai jas doker itu” Dia terlihat sedikit kebingungan saat mencari alasan.

“Benarkah?”

“Oh iya, nama kamu siapa?” Aku langsung mengalihkan topik karena dia terlihat kebingungan untuk mencari alasan lain untuk menutupi alasan sebenarnya dia menatap wajahku.

“Namaku Azia Mutiara kak, aku guru les Andra”

“Luar biasa, kecil-kecil bisa ngajar orang, pasti kamu anak yang pintar” Aku sebenarnya tidak bermaksud memuji hanya mengatakan hal nyata tapi dia kelihatan tersipu malu.

“Kalau di pikir-pikir kamu manis juga” Aku mengatakannya karena dia memang terlihat manis apa lagi saat sedang tersipu malu.

“Oh iya, aku lupa memperkenalkan diri, namaku Alex dan aku harap kita bisa lebih akrab kedepannya! Tolong ajari anak bandel ini ya?” Sebenarnya aku ingin lebih menggodanya dan melihat reaksi imutnya yang sangat menggemaskan itu tapi aku punya agenda lain yang lebih penting.

“Apaan sih, bang!” Andra marah karena aku menyentuh rambut rapinya.

“Aku sangat lelah hari ini, kalian berdua teruskan saja belajarnya. Aku akan istirahat di kamar” Aku sangat ingin istirahat karena beberapa hari ini banyak sekali pekerjaan di rumah sakit.

Tak lama setelah aku tertidur aku kembali di bangunkan karena Azia pingsan dan setelah memeriksanya dia mengalami demam ringan di tambah dengan perutnya yang kosong membuat tubuhnya tidak tahan dan kehilangan kesadaran. Setelah semuanya selesai aku melanjutkan tidurku hingga makan malam tiba.

“Anak itu udah makan, bu?”

“Dia udah di bawa pulang pas kamu tidur.”

“Oh” Aku berusaha untuk tidak kepo pada Azia karena aku cukup sadar kalau menyukai anak yang usianya lebih muda dariku itu akan jadi hal yang mungkin di tentang oleh keluargaku atau keluarganya.

Seminggu kemudian dia kembali datang ke rumah kami tapi hari itu Andra sedikit kurang sehat, dia bukannya demam parah hanya butuh sedikit istirahat.

“Sayang sekali, hari ini seperti kamu tidak bisa mengajar Andra karena dia sedang sakit.”

“Apa aku bisa melihatnya?”

“Ya boleh, masuk saja ke kamarnya, dia sedang tidur”

“Terimakasih kak, aku akan langsung ke sana saja.”

Dia langsung menuju ke kamar Andra dan aku pergi ke kamarku, aku sedikit gelisah aku merasa kalau seharusnya aku mengawasi dua anak itu. Aku yang tadinya ingin memejamkan mata sebentar malah terus kepikiran tentang Azia yang masuk ke kamar Andra tanpa ada yang mengawasi. Aku tidak bisa tidur karena itu aku memutuskan untuk melihat keadaan mereka berdua, saat aku ingin menyapa mereka, aku dikagetkan dengan pemandangan yang membuat aku kehilangan kesabaran. Andra itu hanya demam ringan dan dia sudah minum obat, terlebih dia itu punya fisik yang cukup kuat untuk sekedar minum sendiri. Aku melihat Azia akan membantu Andra minum, dengan segera aku masuk ke dalam kamar dan menghentikan adegan yang tidak enak di pandang mata itu.

“Apa yang kamu lakukan?”

“Dia bilang haus, katanya dia tidak bisa bangun karena lemas”

“Biar aku saja, kamu pasti juga sangat lelah karena baru pulang sekolah.”

Saat aku mengambil minuman di tangan Azia dan membantu Andra minum tiba-tiba saja dia mengambil sendiri minuman itu.

“Anak ini! Emang mau kena pukul, ya?! Awas aja nanti!” Aku mencoba menahan emosiku sampai Azia pergi.

“Apa-apaan sih kamu Andra?! Kamu jangan memanfaatkan anak itu, lakukan apa yang bisa kamu lakukan dan jangan merepotkan orang lain.”

“Iya iya, udah sana keluar aku mau tidur!” Andra kelihatannya kesal ulahku yang menghentikan Azia membantunya.

Bersambung…

1
darins
bagus
Dimas Rianto
terus dukung teman kita dalam berkarya
Andri Aglin
ko zakia ada david jga... gimna certa alex ini...berarti ngk sesuai ni kata cinta zaskia waktu seklah dulu untyk alex.
ARSI: terus amati cerita Azia jangan sampai ketinggalan episode terbaru. ini masih terlalu awal untuk menebak dengan siapa Azia akan bersama
total 1 replies
Dimas Rianto
Ayo buat Alex putus aja dari Azia
Andri Aglin
kenapa bca bab ini aku sedih ya lhat alex..thor
satukan cinta alex dan azia ya..udah terllu bnyak rintangan nya..
Andri Aglin
knpa rumit benar kisah cinta alex dan Zakia thor....
ARSI: makasih telah berkunjung
total 2 replies
Dimas Rianto
lanjut terusssssss
pat_pat
lanjut mangats 🔥

mampir juga yuk ke Preman Cantik 🤗
Dimas Rianto
hilang kata²
Dimas Rianto
Jangan kendor upnya
Indrayani Safitri
lanjut terusssss
Luvi Afrijal
semangat up
ARSI
Terimakasih sudah mendukung
Luvi Afrijal
Kapan update
Luvi Afrijal
menunggu
Mayank Kacau
lagian jadi temen koq ngatur banget
Mayank Kacau
azia dkk emang keterlaluan
Mayank Kacau
q rasa azia g adil sama alex
Gusni Ati
lanjuttt
Luvi Afrijal
aku sukaaaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!