Rumah tangga diibaratkan sebuah perahu yang tengah berlayar di lautan lepas! Dimana suami sebagai nahkodanya, sementara isteri dan anak berperan sebagai penumpangnya. Nahkoda bertugas mengemudikan perahu agar perahu bisa sampai ditujuan dengan selamat, sementara penumpang akan mengikuti kemanapun perahu itu berlayar.
Terkadang dalam perjalanan berlayar kita dibuat bahagia dengan keindahan di lautan, angin sepoi-sepoi dan ikan-ikan yang berenang di lautan menjadi kebahagiaan yang akan kita dapatkan selama berlayar.
Lalu bagaimana jika ditengah perjalanan perahu dihadapkan dengan hantaman keras gelombang ombak dan juga badai di lautan?
Sama halnya dengan rumah tangga, gelombang ombak bisa kita artikan pihak ketiga atau wanita idaman lain.
Perahu akan bisa bertahan dari terjangan badai dan ombak besar, jika nahkoda sekuat tenaga mempertahankan kemudinya agar tetap seimbang, meski dihantam ombak dahsyat sekalipun. Tapi jika nahkoda memutuskan untuk tidak mempertahankan kemudi perahunya.
Maka yang akan terjadi adalah! Badan perahu akan retak lalu perlahan akan dimasuki oleh debit air laut yang semakin lama akan semakin menenggelamkan perahu hingga membuat PERAHU KARAM.
Begitu juga dengan rumah tangga, jika ditengah perjalanan dalam kehidupan berumahtangga, seorang suami tidak bisa tahan dengan godaan dari wanita lain, dan tidak mau mempertahankan pernikahannya!
Membiarkan wanita idaman lain untuk terus memasuki kehidupan rumah tangganya.
Maka yang akan terjadi adalah pernikahan itu akan hancur dan berujung dengan perceraian.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopi_sopiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23
Aku egois? Mas kamu meninggalkan wanita itu saja aku belum tentu mau untuk kembali sama kamu! Apalagi ini kamu meminta aku untuk berbagi hati dengan wanita lain, itu tidak akan pernah terjadi mas," kata Qiara.
"Kamu lupa Qiara, kita itu punya dua orang anak! Kalau kamu tetap kekeh akan menggugat cerai aku, ingat Qiara itu berarti kamu sudah membuat kedua anak kita kehilangan Papihnya," kata Dimasta.
"Aku menggugat cerai kamu atau engga, anak-anak kita sudah kehilangan Papihnya! Cinta dan kasih sayang kamu bukan lagi untuk Wili dan Wilo mas, tapi untuk wanita itu!" kata Qiara.
"Sampai kapanpun! Aku tidak akan pernah mau bercerai dari kamu! Aku pastikan akan mencari cara Qiara," kata Dimasta.
"Terserah mas, yang jelas siang ini aku akan bertemu dengan pengacara aku untuk mulai mengumpulkan berkas gugatan cerai kita!" kata Qiara.
Dimasta pun menyerah dan mengakhiri perdebatannya dengan Qiara! Dimasta sadar tidak akan bisa membujuk Qiara saat ini. Dimasta mulai melajukan mobilnya bersama dengan Suci meninggalkan Qiara di rumah itu.
Sampailah Dimasta disebuah kompleks perumahan elite yang letaknya tidak begitu jauh dari kediaman Qiara. Dimasta dan Suci turun untuk melihat-lihat rumah yang akan mereka beli, keduanya bertemu dengan salah seorang marketing perumahan lalu orang marketing itu mengajak mereka melihat kedalam rumah dengan berbeda-beda tipe.
"Mas ini bagus banget aku suka deh! Kamar utamanya juga luas, terus kamar kedua juga luas, bisa untuk kamar Wili dan Wilo nanti mas," kata Suci.
"Iya sayang kamu benar! Kita ambil tipe ini aja ya, minimalis tapi kamar-kamarnya luas, Wili sama Wilo pasti juga suka dengan rumah ini," kata Dimasta.
"Engga sabar deh mas! Bisa satu rumah sama kamu, terus ada Wili sama Wilo juga nanti yang bikin rumah ini ramai," kata Suci.
"Jadi bagaimana Pak?" tanya orang marketing itu.
"Saya ambil yang ini! Tolong siapkan berkas jual beli rumahnya ya!" kata Dimasta.
"Baik Pak, mari kita ke kantor dulu!" ajak marketing itu.
Dimasta pun segera melakukan transaksi jual beli rumah yang Suci inginkan, satu unit rumah desain Jepang minimalis seharga lima milyar langsung dibayar lunas oleh Dimasta.
"Mas, makasih rumahnya mewah banget!" kata Suci.
"Iya sama-sama, kalau kamu senang aku juga senang! Tapi maaf ya rumahnya engga sebesar rumah yang dulu," kata Dimasta.
"Ya ampun mas segini aja aku udah bersyukur banget! Engga perlu lah beli rumah besar juga buat apa, yang penting ada kamu di rumah sama aku," kata Suci.
"Sekarang kamu udah engga sedih lagi kan?" tanya Dimasta.
"Iya engga mas, tapi kapan dong kita ajak Wili sama Wilo tinggal di sini sama kita?" tanya Suci.
"Nanti setelah aku kasih pengertian sama Wili dan Wilo, baru aku ajak mereka kesini! Ya aku engga mau mereka kaget kalau tiba-tiba aku kasih tau mereka mendadak," kata Dimasta.
"Ya udah mas, siang ini kita belanja buat isi rumah yu mas," ajak Suci.
"Ide bagus, oke nanti siang kita pergi ke mall yan!" kata Dimasta.
Sementara di rumah Qiara, security tengah menggotong spring bed mahal dari dalam kamar Qiara, Qiara memerintahkan security di rumahnya untuk membuang kasur yang sudah dipakai oleh Dimasta dan Suci berzina didalam rumahnya. Tak lama Wili, Wili dan mbok Ning sampai di rumah.
"Mi, itu kasur mau dibuang?" tanya Mbok Ning.
"Iya mbok, jijik saya!" kata Qiara.
"Loh kok kasur Mimi sama Papih dibuang?" tanya Wili.
"Iya karena kasurnya kotor banget, Mimi engga suka kalau ada sesuatu yang sudah kotor ya harus dibuang," kata Qiara.
"Oh gitu ya Mi, Papih apa pergi ke kantor Mi?" tanya Wili.
"Tapi kak, ini kan hari Minggu! Masa Papih pergi ke kantor terus ya, Ade sebel deh sama Papih," kata Wilo.
"Iya Papih pergi ke kantor sayang! Tapi kalian tenang aja, Mimi akan ajak kalian ke mall siang ini, kakak sama Ade mau?" tanya Qiara.
"Yah, kakak maunya ke mall sama Papih," kata Wili.
"Iya Mi, Ade juga maunya sama Papih! Kita jemput Papih dulu aja ya Mi," kata Wilo.
"Papih lagi sibuk nak, yakin nih kalian engga mau ke mall? Nanti ada Tante Nadine sama Om Darren juga loh," bujuk Qiara.
"Hah ada Tante Nadine sama Om Darren, Mi?" tanya Wili dan Wilo.
"Iya dong, mau ajak kalian maen," kata Qiara.
"Horeeee, Kakak mau Mi! Seru banget Mi, nanti kakak maen sama Om Darren," kata Wili.
"Ya udah sekarang Kakak sama Ade mandi terus sarapan!" kata Qiara.
"Asik," girang Wili dan Wilo.
Qiara pun menelpon Nadine untuk meminta bertemu Nadine dan Darren, Qiara sudah memutuskan untuk memilih Darren sebagai pengacaranya! Qiara percaya Darren akan bisa menangani perceraiannya dengan baik, mengingat Darren adalah pengacara muda terbaik di Australia.
🔥🔥🔥🔥
Kira-kira nanti Qiara sama Darren ketemu sama Dimasta dan Suci engga ya di mall? Pokoknya ikutin terus ceritanya ya Mak 😁
Likenya jangan kendor pokoknya, yang kendor cukup tali kolor bapak-bapak aja yang sering ditarik-tarik sama emak-emak kalau maksa minta jatah😜
memang ya pelakor semakin di depan
cerita enak' di baca
pisah adalah jalan yang terbaik.
yang menabur benih kejahatan dia juga yang menuai hasilnya siapa yg berselingkuh dia juga yg nemuin kehancuran dihidupnya.