NovelToon NovelToon
AFFAIR

AFFAIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan
Popularitas:418.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Priska

⚠️Mature Content (Harap bijak memilih bacaan)
Bryan Adams (24th) & Patricia Robert (26th).
Sebuah kesalahan dimasa lalu yang tak pernah mereka sesali terjadi.

Ternyata tidak mampu, membuat Pat tetap bertahan dengannya. Pada akhirnya takdir membawa Patricia hidup bersama pria lain pilihan dari Diana, ibunya.

Namun lagi-lagi takdir mempertemukan Bryan dan Patricia, meski dengan status yang berbeda. Akankah cinta itu tumbuh lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Priska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

A 22

Entah kebetulan atau sebuah permainan takdir. Hari itu Patricia juga datang ke tempat Amigo. Entah kenapa setelah Kornel berangkat kerja Pat jadi memikirkan tempat itu.

“Selamat siang....” Ucap Patricia. Menyapa pemilik toko tersebut.

Melihatnya saja tempat ini memang jauh dari kata sempurna atau indah. Hanya rumah makan sederhana dengan rasa rumahan, tapi itulah daya pikat tempat ini.

“Sebelah sini nona...” Pemiliki toko itu menuntun Patricia.

“Tidak. Aku ingin duduk disana ! .” Ucap Pat.

“Tapi nona...”

“Tidak masalah Tuan... Aku suka disana, banyak cahaya yang bisa ditemukan di pojok sana...” Pat terus melangkah.

Tapi langkah itu terhenti karena seseorang sudah menempati tempat itu lebih dulu.

“Maaf Nona. Tempat ini sudah di tempat oleh nona dan Tuan ini...” UcapNya menunjuk pada pria dan wanita yang duduk disana.

Hening....

Bryan reflek melihat kearah seseorang yang menghampiri meja mereka. Sementara Cherry hanya fokus pada makanannya.

“Ada apa Tuan pacar...” Tanya Cherry. Karena melihat wajah kaku Bryan. Dan ikut melihat kearah samping.

“Nyonya Patricia...” Sapa Cherry.

“Maaf...Aku pikir tempat ini kosong.” Ucap Pat berbalik.

“Jika kau mau tempat ini aku akan mengosongkannya...” Sambar Bryan, sebelum sepenuhnya Pat berbaik.

“Hei kita lebih dulu disini..” Seru Cherry yang merasa itu tidak adil bagi mereka.

“Tidak. Terima kasih...” Jawab Pat.

“Nyonya Kornelius.” Tahan Bryan lagi.

Pat berbalik dan tersenyum hangat.

“Ada apa?.”

“Bergabunglah disini. Aku lihat kau sangat ingin menempati tempat ini.”

“Tidak penting, duduk dimana pun itu sama saja.” Tolak Pat. Langsung meninggalkan pria itu dan wanitanya.

“Bahkan tanpa aku, kau masih datang ke sini Pat... Kenapa? Apa kau merindukan tempat ini. Atau kau merindukan kenangan kita ditempat ini.” Batin Bryan, menatap Pat yang semakin jauh dari pandangannya.

“Aku tidak tahu kenapa. Tapi yang aku tahu tempat ini hanya untuk ku dan kenangan ku. Tapi sepertinya, seseorang sedang ingin menciptakan kenangan lain di sini.” Suara hati Pat.

Seolah mereka bisa dengan jelas mendengar itu di kepalanya mereka masing-masing.

“Bryan...!.” Panggil Cherry. Sejak menyadari ada orang lain ditempat ini fokus Bryan sangat buruk padanya.

“Hah. Ada apa?.” Tanya Bryan.

“Aneh sekali nyonya itu juga mengetahui tempat ini.” Pikir Cherry.

“Ya setidaknya itu baik. Tenyata selain aku, ada orang lain yang mengetahui tempat ini juga.” Jawab Bryan.

“Tapi dia menginginkan tempat kita. Kau seharusnya tidak menawarkan tempat ini padanya.”

“Kenapa? .” Tanya Bryan.

“Ya karena di sini ada kita...” Ucap Cherry ngeyel.

“Kau tidak lihat dia datang sendirian. Apa begitu cara memperlakukan orang yang kita kenal !.”

“Tapi kita baru bertemu sekali...”

“Cherry... Aku tahu sekali saja, sudah membuatmu cukup untuk mengenalnya kan.” Tebak Bryan.

Tentu saja ucapan Bryan itu benar. Cherry jelas sangat mengenal Pat. Karena bagaimanapun dia pernah menjadi kekasih suami wanita itu.

“Ehmm..Ehmmm..Uhuk...Uhuk..” Cherry terbatuk-batuk. Dia tidak mengerti maksud ucapan Bryan, tapi dia merasa Bryan seperti mengetahui sesuatu tentang dirinya.

“Hei pelan...pelan...” Bryan langsung memberi segelas air untuk Cherry.

“Kau ini ceroboh sekali...” Bryan membersihkan sudut bibir Cherry dengan sapu tangannya.

Mata Cherry kembali berbinar-binar melihat Bryan yang begitu perhatian padanya.

“Kenapa kau baik sekali padaku? Apa kau memiliki tujuan melakukan ini?.” Tanpa sadar Cherry mengeluarkan kalimat itu begitu saja dari mulutnya

“Apa harus memiliki tujuan dulu untuk melakukannya?.” Bryan balik bertanya.

“Aku tidak pernah diperlakukan seperti ini. Jadi aku sangat curiga, jika ada pria yang sangat baik padaku.”

“Aku tidak baik Cherry...Tapi diluar sana mungkin ada yang jauh lebih buruk dariku. Lebih brengsek dan lebih bajingan. Itu pasti.” Ujar Bryan.

“Kau baik...! Aku serius, kau pria yang baik Tuan Pacar.” Ucap Cherry lagi.

Tapi Bryan sama sekali tidak menggubris ucapan itu lagi, Bryan malah fokus pada wanita di pojok sana yang sedang duduk sendirian, dengan tatapan kosong dimatanya.

“Pat... Apa kau baik-baik saja sekarang? Apa sesuatu terjadi lagi padamu.” Tanya Bryan dalam hati.

Pat menatap ke arah meja yang Bryan tempati tanpa sengaja, dan dia bisa langsung menemukan mata pria itu menatap kearahnya. Dengan cepat Patricia menunduk mengalihkan pandanganya.

“Tunggu disini sebentar...” Ucap Bryan, meninggalkan Cherry.

Bryan menunju ke meja Pat dengan langkah besar.

“Apa kau sering ke sini?.” Tanpa basa-basi Bryan langsung menanyakan itu pada Pat.

“Tidak ! Aku baru datang ke sini lagi.”

“Kau bohong...! Kenapa Pat. Apa alasanmu ingin memilih meja yang sama seperti dulu !.” Bryan terus menyerang Pat dengan banyak pertanyaan.

“Aku tidak memilih !.”

“Tidak memilih?.” Bryan terkekeh.

“Kau jelas memilih. Patricia ! Jika ingin berbohong belajarlah untuk menutupinya dengan baik.... Kau merindukan tempat ini, atau kita di tempat ini?.”

“Bryan bisakah kau berhenti !.” Patricia menatap Bryan dengan kesal.

“Aku sudah selesai Pat...” Ucap Bryan, setelah itu ia pergi meninggalkan Pat.

Dan membawa Cherry meninggalkan tempat itu.

“Ada apa?.”

“Tidak ada. Aku hanya menawarnya untuk pindah. Karena kita sudah selesai.” Ucap Bryan.

“Bryan !.” Tahan Cherry.

“Bolehkah aku menginap di tempat mu lagi?.” Tanya Cherry pelan.

“Kenapa?.”

“Karena aku ingin bersamamu !.” Jawab Cherry.

“Kau boleh main. Tapi untuk menginap, kau tidak boleh selalu melakukan itu. Cherry... Kau tahu batasannya kan...!.” Singgung Bryan.

Cherry mengangguk.

“Baiklah. Aku akan pulang hari ini...” Ucap Cherry tidak bersemangat.

“Ya aku akan mengantarmu pulang...”

...****...

Sementara di tempat lain.

“Sayang kau keterlaluan sekali padaku...”

“Clara. Aku tidak mungkin mengatakan itu padanya...”

“Tapi kenapa kau bilang akan yang menggoda mu...” Rajuk wanita itu.

“Bukankah itu benar, kau menggodaku sayang.” Ucap Kornel membenarkan dirinya.

“Aku masih belum memaafkan mu sepenuhnya Neil. Kau keterlaluan padaku. Kau pikir aku tidak punya perasaan. Kau seperti membuang ku begitu saja. Apa aku sama sekali tidak berarti bagimu !.”

“Stttsssss.....” Kornel meminta Clara untuk diam.

“Aku sudah di sini sayang. Jika kau tidak berarti bagiku, aku tidak akan datang pada mu. Pikirkan itu... Aku tidak mungkin membuat semua berantakan hanya karena harus membelamu. Kau jelas salah Clara... Seharusnya jika merindukanku jangan datang ke kantorku.” Bisik Kornel Sensual.

“Neil...Aku sangat mencintaimu... Apa kau tidak tahu itu !.”

“Aku tahu sayang. Aku sangat tahu itu... Aku benar-benar merindukanmu Clara.” Ucap Kornelius.

“Aku juga merindukan mu Neil... Jangan lama-lama meninggalkan ku.” Pinta Clara lemah.

“Kau tidak akan kehilanganku...” Bisik Kornel, yang mulai membuka satu persatu kancing kemeja putih Clara.

“Aku mau ini sayang...” Goda Kornel meremas gundukan kenyal yang masih tertutup rapat ditempatnya itu.

Clara hanya tersenyum dan memberi keleluasaan pada Kornel untuk melakukan. semakin jauh padanya.

Bersambung....

1
⭐✨
buset ni cerita da lima tahun aja baru diup
Fitra Fitra
halo kak
Mardi Yana
saya suka critanya.,...
Kim
hmm
Karina Naila
udah setahun lebih thor, apa urusannya sudah selesai atau belum?, masih pingin baca kelanjutan ceritanya nih
ajiu jiu
ud setahun lbh ap ujian ny blm selesai jga 🥴🥴
qtine
bagus
Kurota Ainun
sumpah si dari awal kenapa gak minta tolong Bryan ya si Pat ,kenapa mesti si Kornel yang kaya psiko🤬
Kurota Ainun
dari awal kenapa gak minta bantuan Bryan ya si Pat ,ah jadi kesel sendiri 🔥🤬
Darwin Sianturi
lanjut
ajiu jiu
🤦🤦🤦🤦
eonnira
sukses ya bu dokter...
Neng Luthfiyah
mantap
Neng Luthfiyah
baru nongol lg si thor
᪙ͤᵉᶜ✿Veranita
semangat akak💪🏽semoga sukses🥰semoga kita semua selalu diberkahi kesehatan lahir&batin😇

salam cinta online juga buat kak othor🤗😘
dea
Semangat ✊ 🆙 🆙 🆙
ayu nayocy
sukses kakkk
juriah mahakam
Semangattt smoga sukses ujianx biar bs menyambung CRT nvlx ttp setia menanti kelanjutanx
Jilioni MD: KEPEMILIKAN adalah cerita dalam novelku, mampir ya terimakasih 😊
total 1 replies
Yuliadhanty
semoga sukses thor
Sriwati Ika Febriana
sukses ya buat ujiannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!