seorang gadis berumur 16 tahun Grizelle Michael Alexandra . hidupnya Penuh rahasia tanpa orang lain tahu, ia sudah lulus kuliah S3 karena kejeniusannya
dari umur 8 tahun ia sudah tinggal di Jerman . ia tinggal bersama kakek dan nenek nya . dan waktunya telah tiba ia pulang ke indonesia menjalin hidup bersama keluarga
Grizelle seorang leader Black wolf , mulai di sinilah ia menjadi kejam , dingin kepada siapapun .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F.T, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 21
"pacarnya Ell om" Ucok vano memotong ucapan Grizelle yang ingin mengenalkannya sebagai abangnya.
" oh saya kirain Ell masih sendiri, ternyata sudah ada pacarnya " Ucap Ferdian sambil melirik ke Kevan yang terus menatap tajam dengan tangan terkepal erat.
' aku akan mengambilnya darimu' batin kevan yang dapat didengar oleh Ell membuatnya tertawa dalam hati.
"sayang kenalan dong sama unclenya " ucap Ell Copa Del Rey dan Ray yang mendapatkan anggukan dari keduanya.
"Halo uncle namaku Rey" ucap prei dengan senyumnnya.
"Ray" ucap Ray dingin dan datar kepada vano karena dia tidak menyukai vano yang merebut mommy Dari daddynya.
"mereka anak kamu?" tanya Vano sengaja.
"b-
"iya mereka anak saya dan Ell "ucap Kevan dingin memotong ucapan Ell.
vano yang mendengar itupun cekikikan sendiri karena memang dia sengaja memancing emosi kevan.
"Kita pulang yuk Yang Aku mau berduaan sama kamu" ucapan dengan manja dan mencium pipi Ell di hadapan semuanya.
melihat itu Kevin maju dan segera menarik Ell dan mengambil ada dari Ell menyerahkannya kepada sang mommy. dan dia membawa Ell ke lift.
saat El dan Kevan sudah berada di lift barulah vano tertawa sendiri membuatnya ditatap heran oleh Alysa dan Ferdian.
"kamu kok ketawa nak?" tanya Alysa
"hehehe lucu aja Tan lihat ekspresi anak tante yang sedang marah"ucapan saat sudah berhenti tertawa
"emang kamu enggak marah pacar kamu dibawa pergi sama anak saya?" tanya Ferdian heran terhadap vano
"maaf sebelumnya tante dan om, saya vano abangnya Ell bukan pacarnya" Ucap vano tenang tidak memperdulikan tatapan terkejut sepasang suami istri itu.
"saya sengaja mengaku sebagai pacarnya Ell untuk mengetes kevan tante, Om dan nanti jika Kevin benar-benar mencintai Ell dia harus bisa menjinakkan penjaga Ell om, tante dan dari saya Kevin sudah lulus" lanjut vano
"penjaga maksudnya?"
"Iya penjaga, daddy, kakak dan kembaran saya belum lagi sahabatnya saya sudah menganggap Ell sebagai adiknya Om sama Tante mereka sangat posesif karena Ell satu-satunya perempuan dan karena sangat berharga untuk kami makanya Jika ada laki-laki yang dekat dengan Ell harus dites dulu " gelas vano membuat Ferdian dan Alysa mengangguk mengerti. dan langsung vano sahabat itu adalah Kevin
other side
"lepasin tanda putih ucap Ell keras saat dia dan kevan sudah berada di dalam lift
"lepasin tangan gue!" ucap Ell mencoba melepaskan tangannya dari genggaman kapan namun nihil.
saat sudah di lantai 3 Kevan menarik Ell keluar dari lift menuju kamarnya.
Kevin menghempaskan tubuh Ell di kasur tak lupa mengunci pintu kamarnya.
"laporan sih! gue mau keluar gue mau pulang!" ucap Ell berteriak dan untung kamar kevan kedap suara.
"dan berduaan dengan laki-laki itu" ucap kevan datar dan menarik Ell ke pangkuannya memeluk erat Ell.
"kenapa?! walaupun gue berduaan sama dia gak ada yang akan marah! " ucap Ell dan memberontak ingin lepas dari Kevan namun entah kenapa tenaganya tidak bisa melawan Kevan yang sedang murka ini.
"tidak , tidak akan aku biarkan kamu bersamanya! " bentak kevan
"lo nggak akan bisa misahin gue dari dia! di-
ucapan Ell terpotong karena bibir Kevan membungkam mulutnya dan menciumnya dengan kasar.
"kamu hanya milikku! kamu hanya untukku" bentak kevan membuat air mata yang sudah ditahan Ell keluar karena Ell tidak bisa dibentak bahkan daddy pun tidak pernah membentaknya semarah-marahnya dia.
Kevan yang melihat air mata Ell jatuh sangat merasa bersalah karena membentaknya dan segera menghapus air mata itu.
maaf gantung
kalau ada typo maaf kan
jangan lupa like comment
tapi ad baiknya juga sih, jadi mereka jera alnya itu hal yg sangat memalukan