NovelToon NovelToon
Masuk Ke Tubuh Selir Terlupakan

Masuk Ke Tubuh Selir Terlupakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Mengubah Takdir / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Elara terjebak dalam novel–bukan sebagai pahlawan, bukan juga sebagai penjahat, melainkan selir yang bahkan namanya kerap terlupa.

Lebih dari itu, ia adalah orang yang hanya ingin hidup tenang, bermalas-malasan, bahkan terlalu malas untuk melafalkan dialog yang ditetapkan untuknya.

Oleh sebab itu, sebagai tokoh pendukung yang bangkit dari kematian, ia tak berniat menuntut balas? Ia memilih tak ikut campur sedikit pun.

Namun, bagaimana jika alur malah berbalik dan membuatnya menjadi tokoh utama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Di luar sana, seluruh istana sedang sibuk, para menteri sedang menghitung keuntungan, dan rakyat sedang berpesta. Semua karena wanita yang saat ini sedang bermimpi di dalam tenda.

“Kau tahu,” bisik Lucian pelan, meski tahu Elara tidak bisa mendengarnya. “Menteri Hemlock datang padaku pagi ini. Dia menangis. Dia bilang ini adalah festival terbaik yang pernah ia pimpin. Kas negara surplus lima ribu keping emas.”

Lucian meraih selimut Elara, menariknya lebih rapat ke dagu wanita itu.

“Dan aku.. aku menyadari bahwa aku tidak peduli dengan festival, tidak peduli dengan surplus kas negara. Aku hanya peduli bahwa kau bisa tidur dengan nyenyak malam ini.”

Lucian mencondongkan tubuh, dan dengan sangat lembut, ia mengecup kening Elara.

Elara bergumam pelan dalam tidurnya, mengerutkan hidungnya. “Mm.. jangan.. rapat pagi.. Suruh Nira yang hadir.."

Lucian tertawa kecil, suara yang terdengar sangat bahagia di dalam tenda yang sepi itu.

“Tidak ada rapat, Elara. Tidurlah. Aku yang akan menjaganya.”

Di luar tenda, suara sorak rakyat dan ledakan kembang api terus bergema. Namun di dalam sana, hanya ada kedamaian.

Sayangnya, kedamaian itu tidak akan bertahan lama.

Di kejauhan, di atas balkon istana yang gelap, Putri Mahkota Aurelia berdiri menatap tenda VIP Elara. Di sebelahnya, berdiri seorang pria berjubah putih dengan simbol Matahari Terbalik di dadanya. Bukan pendeta biasa. Itu adalah Inkuisitor Agung dari Gereja Matahari.

“Dia menghancurkan tradisi,” bisik Aurelia, suaranya penuh racun. “Dia mengubah upacara suci menjadi pasar barang dagangan. Dewa tidak akan memaafkan ini.”

“Dewa memang tidak akan memaafkan,” suara Inkuisitor Agung terdengar serak dan dingin. “Tapi Dewa memberi kita izin untuk membersihkan mereka yang menodai kesucian. Gadis itu.. dia bukan sekadar selir yang licik. Ada sesuatu yang salah pada jiwanya. Aku bisa merasakannya.”

Aurelia tersenyum tipis, senyum yang kejam. “Maka bersihkan dia, Inkuisitor. Pastikan kali ini dia tidak bisa bangun lagi.”

Di dalam tenda, Elara tiba-tiba tersentak dalam tidurnya. Ia menarik selimutnya lebih rapat, merinding tanpa alasan.

Aneh, AC-nya kok tiba-tiba terasa dingin sekali? Padahal ini zaman kuno, mana ada AC..

Elara terbangun dengan perasaan bahwa ada yang salah.

Bukan salah dalam artian "ada orang yang mencoba membunuhku".. itu sudah menjadi rutinitas mingguan yang nyaris membosankan. Ini lebih seperti perasaan ketika kau menyadari bahwa kau lupa mengirim email penting pada hari Jumat sore, dan sekarang sudah Senin pagi.

Ia membuka mata. Langit-langit kamarnya masih sama. Kasur bulu angsa generasi ketiga masih sama empuknya. Nira sedang menata nampan sarapan di meja samping dengan ketenangan yang patut diacungi jempol.

Semuanya tampak normal.

Lalu Elara melihat pergelangan tangan kirinya.

Di sana, tepat di atas urat nadi, terdapat sebuah tanda. Bukan memar, bukan goresan. Itu adalah simbol yang tampak seperti lingkaran dengan garis-garis yang memancar keluar, berwarna merah samar, seolah-olah ditato dari dalam kulit.

"Ah," ucap Elara datar, mengangkat pergelangan tangannya ke cahaya jendela. "Nira, tolong lihat ini. Apakah ini bekas gigitan nyamuk yang berevolusi, atau aku baru saja mendapat stempel dari dunia lain?"

Nira mendekat, menatap tanda itu, dan wajahnya langsung kehilangan semua warna.

"Y-Yang Mulia.. itu.. itu Tanda Pencari dari Gereja Matahari," bisik Nira, suaranya gemetar. "Itu artinya.. Gereja sudah menandai Anda sebagai target investigasi spiritual. Tanda itu muncul ketika seseorang dianggap menodai kesucian ritual suci."

Elara menatap tanda itu lagi. Ia menggosoknya dengan ibu jari. Tidak pudar.

"Jadi, karena aku mengubah Festival Suci menjadi pameran dagang, Gereja memberi aku tato gratis tanpa izin?" Elara menarik selimutnya menutupi pergelangan tangannya. "Ini pelanggaran privasi. Di desa kuno saya, ini bisa dituntut di pengadilan."

Pintu kamar terbuka tanpa ketukan. Kaisar Lucian masuk dengan langkah cepat, wajahnya lebih serius dari biasanya. Jubahnya belum sepenuhnya rapi, seolah-olah ia baru saja terburu-buru dari ruang rapat.

1
Wega Luna
disini elara harus mematuhi peraturan novel kah? lah kalo emang gitu ngapain harus dihidupkan lagi di novel ? kan aneh sudah ditime travel eh GK boleh ngerubah alur ceritanya,🙏
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
Wega Luna
ternyata yg gelap itu putri mahkota aurelia sendiri🤣🤣🤣🤣🤣apa pendetanya buta semua yh,,,,wahai dewa matahari tunjukkan kuasamu untuk menghukum si aurelia gelap ini
Wega Luna
sederhana jawabannya dari awal kamu masuk ke tubuh ini seharusnya sudah berfikir dampak nya jika berbeda jiwa dan berbeda sifat ,kamu memilih menjadi diri sendiri tapi tidak berfikir dampaknya, jawab saja saya dihidupkan dewa lagi
Ray
🤣🤣🤣
Ray
🤭🤭🤭
Wega Luna
yg mau gimana lagi ,kamu sendiri lebih mentingin tidur daripada waspada , setidaknya harus bisa jaga diri apalagi hidup di kerajaan.
Ray
🤣🤣🤣
Ray
😄😄😄😄😄
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣GK takut gemuk kah nih anak makan tidur makan tidur GK aktivitas lain gitu
Wega Luna
akhirnya nira sekarang naik tingkat menjadi asisten pribadi elara sudah bawa buku dan pena kemana mana🤣🤣🤣🤣🤣🤣, mencatat hal hal random ,jadi ingat pertama kali jadi sekertaris🤣🤣🤣🤣diajak bos rapat atau ketemu klien harus ada memo pad dan stylus pen🤣🤣🤣jadi kebiasaan sampai sekarang,malah sekarang pake iPad 🤣🤣🤣dan kebiasaan itu nurun ke anak anak ku🤭🤭
Wega Luna
lucian itu kosakata bahasa modern,,,sebagai orang jaman purba kamu tidak akan paham🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
ayo digas elara,,,, keluarga mu itu perlu diberi kursus privat sedikit🤣🤣🤣🤣
Rina Yuli
gitu donk thor kalau punya cerita yang sering kocaknya biar kagak stres 🤭🤭🤭🤭
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kayaknya nanti sampai ending kalo kocak gini seru banget loh no drama drama ,selir elara harus pintar ngedrama biar lucian panjang umur kasian stress mikirin haremnya🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
ayo elara,,,kita bully selir badut ini🤣🤣🤣🤣🤣 tunjukkan kekuatan mu
Wega Luna
mantap ,👍👍👍ayo elara ajari mereka yg namanya perekonomian, pembukuan,dan bisnis 🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣itu adalah pelajaran pembukuan sederhana versi anak smk,,,,,lucian 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
lebih cocok jadi penasehat kerajaan daripada selir🤣🤣🤣🤣🤣
👑Lenny💣
Di tunggu kepanjutan nya, semangat kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!