Menampar si muka dua, menginjak si pria berengsek, cara belas dendam yang berbeda dengan biasanya. Mau liat bagimana sang ratu menyiksa pria berengsek dan si muka dua sampai ketakutan tapi tidak bisa kabur?
Namun kenapa kali ini, dia tidak bersembunyi atau menghindar? Kenapa dia malah terus mengikuti ku?
perhatian!!!
"Ratu" tanda kaya gini artinya itu percakapan bisa
'Ratu' tanda ini tanda nya si tokoh lagi berpikir dalam hati atau bicara di dalam hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurelie Valaska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 22
Di jalan tol bandara mobil milik Yuni melaju dengan cepat di dalam mobil asisten nya sedang melihat weibo di sana dia melihat bahwa Yuni masuk tranding topik lagi
"Nona Yuni, sekali lagi, kau ada di tren pencarian teratas!"asisten nya berkata dengan nada yang bersemangat
Yuni hanya melirik ponsel yang menampilkan bandara weibo di sana dia terkejut melihat nama Elva Kirana
"Elva Kirana masih hidup?"Yuni bertanya dengan nada heran
"Nona Yuni, apa kau kenal Elva Kirana?"asisten nya bertanya sambil menatap Yuni
"Tidak! Tapi aku dengar seorang artis mencoba bunuh diri, dan namanya mungkin Elva Kirana"Yuni berkata dengan nada lembut sambil menatap keluar jendela
"nona Yuni, kau sibuk dengan syuting film di luar negeri hingga kau tidak tahu kabar terbaru di sini. Elva Kirana tidak bunuh diri tapi terjatuh ke laut karena kecelakaan. Sekarang dia sudah kembali dan sudah putus dengan pacar bajingan nya" asisten nya menjelaskan dengan nada senang
'Elva Kirana hidup dan masuk trend pencarian teratas bukan karena skandal nya sesuatu telah terjadi di luar kendali ku'yuni berpikir sambil menunduk dengan wajah murung
"Sistem, mau harus memberitahu kan pada ku kalau Elva Kirana masih hidup" Yuni bertanya pada si rubah dengan raut wajah cemas
"dia hanya seorang artis yang tidak penting pemain, kenapa kau sangat memperhatikan dia?"tanya Si rubah kecil dengan suara melengking yang hanya bisa didengar oleh Yuni
"Aku hanya tidak menyukai nya, mau mungkin berpikir aku plin-plan. Apa kau pikir aku adalah gadis jahat dan tidak menyukai ku?" Yuni bertanya dengan wajah sedih
ACUUU
Si rubah bersihin sambil menatap Yuni dengan keringat dingin karena mendengar perkataan nya
"Kalau mengatakan hal yang sama pada tuan Kenzie"kata si rubah kecil dengan suara melengking yang hanya bisa didengar oleh Yuni
Sepuluh hari yang lalu di sebuah kafe mewah di salah satu kursi vvip terlihat Yuni dan Kenzie sedang berbincang sambil minum kopi
"Apa kau pikir aku gadis jahat dan tidak menyukai ku?"Yuni bertanya sambil menatap dengan wajah sedih
"Tidak! tidak seorang pun bisa secantik dirimu. Orang yang tidak mau sukai pasti sangat jahat" Kenzie berkata dengan serius
"Tidak juga! Tapi aku mendengar gosip tentang Elva Kirana"Yuni berkata sambil menunduk
"Jangan khawatir aku tidak akan membiarkan gadis itu menyulitkan mu lagi"Kenzie berkata sambil meminum kopi nya
Yuni mendongkrak tersenyum manis dengan pipi merona menatap Kenzie membuat Kenzie terpesona poin suka nya pun bertambah 5 poin sekarang mencapai 70 poin
Citra mu sebagai Dewi yang sempurna Telah hancur di hadapan tuan Kenzie. Tapi rasa suka nya malah meningkat, tidak menurun. aku sungguh tidak mengerti"si rubah kecil berkata dengan suara melengking yang hanya bisa didengar oleh Yuni
"Karena kau cuman sistem, manusia itu punya perasaan yang rumit dan sulit di mengerti. Dewi yang sempurna menunjukkan ketidak sempurnaan hanya di depan nya, yang artinya dia adalah orang yang penting bagi nya" Yuni berkata dengan percaya diri
"Pemain, kau sangat pintar! Andai kata tujuan ku di sistem adalah menenangkan MR. right itu akan jauh lebih mudah, tapi tujuan Ki adalah menjadi aktris terbaik. pemain tolong ingat tujuan mu untuk menjadi aktris terbaik sejati!" puji si rubah kecil dengan suara melengking yang hanya bisa didengar oleh Yuni