NovelToon NovelToon
The Gods World

The Gods World

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Raja Tentara/Dewa Perang / Kultivasi
Popularitas:509
Nilai: 5
Nama Author: Dyo Erdika

Selama ribuan tahun, Kekaisaran Shen berdiri di Benua Zhanxi, melewati perang, pergantian kaisar, serta zaman yang terus berubah. Namun di balik sejarah panjang itu, terdapat satu nama yang hanya dianggap sebagai legenda.

Shen Hao Feng.

Kaisar pertama sekaligus pendiri Kekaisaran Shen—seorang Dewa Fana yang telah menghilang selama lebih dari sepuluh ribu tahun.

Ketika perang kembali menghancurkan wilayah Kekaisaran Shen dan musuh mulai menginjak tanah yang dahulu ia bangun dengan tangannya sendiri, sosok yang seharusnya hanya tinggal dalam sejarah itu akhirnya kembali.

Ia melihat bagaimana kekaisarannya berubah. Ia melihat rakyatnya menderita. Dan ia melihat tanah yang pernah ia lindungi dihancurkan oleh tangan musuh. Kini, Shen Hao Feng tidak kembali untuk merebut takhta. Ia kembali untuk mencari tahu siapa yang berani menghancurkan Kekaisaran Shen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dyo Erdika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30. Dewa Fana Yang Seperti Dewa Sejati

"Aura iblis ini tidak kalah dari Grandmaster. Apa jangan-jangan dia juga Dewa Fana?." pikir Fei Xuen saat terbang ke arah Gong Mo. "Tapi aku tidak akan mundur hanya karena alasan itu!."

"Huh!." Gong Mo menyerang tebasan silang ke arah Naga Jade. Naga Jade membalas dengan nafas serangannya tapi kekuatan besar di antara mereka tetaplah mutlak.

Tebasan silang itu menembus serangan nafas Fei Xuen sampai mengenai Fei Xuen dan jatuh ke bawah.

"Ugh!..." Fei Xuen mengerang rendah tapi matanya terkejut Gong Mo melesat jatuh ke arahnya. Fei Xuen segera berubah ke manusia dan mundur sejauh mungkin. "Sial dia sangat kuat dan cepat."

"Bom!." Gong Mo jatuh tepat di tengah pertempuran menyebabkan kerusakan pada sekelilingnya. "Manusia!!." teriaknya sampai di dengar Shen Hao Feng. "Karena kalian berani sekali menganggu urusan Benua iblis maka jangan salahkan aku jika suatu saat kami datang merebut Benua kalian dan memakan kalian satu per satu!." teriaknya penuh kebencian dan menyerang secara membabi buta dengan pedangnya.

Chang Jia, Jing Yun, Shen Luo, Chen Ming, Ning Mei, Fei Xuen, dan Shen Hao Feng berwajah datar melihar serangan babi buta dari Gong Mo. Pasukan Kekaisaran ataupun Sekte yang bertarung tumbang ratusan per detiknya.

Tanpa pikir panjang Shen Hao Feng memakai zirah maharaja dan Pedang Shen. "Chang Jia, Jing Yun ayo ikut aku!!." ia melesat terbang ke langit.

"Ya!." keduanya menjawab serentak dan turun ke medan perang bawah. Mereka menembus garnisun lawan bak tombak tak terhentikan. Sampai posisi mereka bertiga akan sampai di Gong Mo.

"Hmph!." Shen Hao Feng mengeluarkan seluruh kemampuannya yang tersimpan selama ini. Ia jatuh ke hadapan Gong Mo dan bertarung pedang dengan cepat.

Chang Jia berhenti tepat di sisi lain Gong Mo. "Kau akan kuhentikan disini!." Chang Jia hendak menyerang tapi mata Gong Mo melihat nya dan memilih melompat mundur.

Gong Mo meledakkan energinya hingga Shen Hao Feng dan Chang Jia terdorong sedikit demi sedikit. "Kalian berdua membuatku marah!." Gong Mo melempar artefak tanaman merambat merah ke tanah. "Keluarlah monster iblis rumput merah!."

Grhh... Tanah bergetar dan tanaman merambat itu jatuh dan tanah tiba-tiba retak membentuk pecahan tanah.

"Kkaah!!..." tanaman rumput merah tumbuh tinggi dalam sekejap saja. Shen Hao Feng dan lainnya menegang melihat monster di depan mereka.

"Hahaha kalau kalian berniat menyerangku dengan mengeroyok maka aku akan melakukan hal yang sama! Majulah Rumput iblis merah!." perintah Gong Mo di sertai puluhan rumput besar menerjang mereka berdua.

"Urusan tanaman adalah urusanku!." Jing Yun jatuh di depan Shen Hao Feng dan Chang Jia. "Kabut api!." api membara Jing Yun meluas seperti domain dan membakar sasaran bagi Jing Yun.

Tanaman Rumput iblis merah pun terbakar tapi bisa regenerasi kembali. Jing Yun merasa harus serius sedikit. "Guru, Chang Jia. Kalian lawan saja Gong Mo itu. Biar aku yang mengurus tanaman ini. Tanaman lemah terhadap api, percayalah padaku."

"Ya, kuserahkan padamu Jing Yun!." Shen Hao Feng terbang melewati rumput iblis merah. "Gong Mo terima seranganku ini!." Shen Hao Feng menyerang mendorong Gong Mo dengan pedangnya sampai menjauh beberapa puluh Km dari medan perang.

Chang Jia segera akan menyusul tapi rumput-rumput iblis menampar tempatnya hingga Chang Jia tak bisa memiliki kesempatan untuk ikut.

"Tidak ada pilihan lain lagi, Jing Yun kita habisi dia bersama." Chang Jia menarik nafas dalam dan aura peraknya keluar. "Ulimate blade!."

"Bom!." aura Chang Jia meretakkan tempatnya berdiri dan bergerak seperti kilat memotong seluruhnya rumput iblis. Namun meski begitu rumput-rumput tetap tumbuh kembali seperti regenerasi.

"Haaa!!." Jing Yun berlari cepat dan melompat ke hadapan rumput iblis. "Kejatuhan Surga!!." langit terbelah dan sesuatu seperti meteor berapi tak terhitung jumlahnya berjatuhan memberi serangan fatal pada rumput iblis.

....

"Cakat Naga!." Shen Hao Feng mencakar ruang dengan tangan kirinya dan energi cakaran emas memotong langit hingga Gong Mo jatuh menabrak bebatuan dengan keras.

Gong Mo menggeram marah. "Manusia!." ia melesat cepat dan menendang Shen Hao Feng ke langit. Gong Mo menebas energi berkali-kali hingga mengenai Shen Hao Feng.

"Haha bagaimana dengan rasa itu." Gong Mo mengangkat pedangnya di bahu. "Kau pasti tidak akan selamat dengan rasa itu!."

"Benarkah?." energi emas dari Shen Hao Feng yang terpecah berkumpul menjadi satu dan membentuk tubuh fisik Shen Hao Feng. "Kau pikir aku akan mati semudah itu?." matanya membara energi emas. "Naif."

"Entitas." Shen Hao Feng berpindah ke sisi Gong Mo dan meraih kepalanya. "Tatap aku!."

Gong Mo tersentak dan sebelum bereaksi jiwanya di tarik ke dalam ilusi Shen Hao Feng. Dan kesadaran Gong Mo berada di sebuah alam indah. "Dimana ini?."

"Gong Mo... Akan kubuat kau menyesal telah lahir di dunia ini." sosok besar Shen Hao Feng duduk di singgasana memandang Gong Mo seperti Kaisar. Tangan kanannya menekan tubuh Gong Mo hingga berlutut. "Masuklah ke dalam neraka!."

"Ugh!!..." Gong Mo menahan sampai kedua tangannya gemetar. "A-aku tidak akan kalah!."

Mata Shen Hao Feng menyipit sedikit. "Oh benarkah?..." ia memaksa lebih jauh Gong Mo tertekan sampai Gong Mo menembus tanah dan masuk ke dimensi lain.

Gong Mo terengah-engah ketakutan saat ia masuk ke alam neraka. Ia jatuh tepat di tanah berlahar panas. Dan saat ia bangun ia melihat iblis bertubuh merah mengawasinya sejak ia jatuh ke neraka. "Iblis dunia? Berani sekali kau jatuh ke tempat suci ini. Apa kau mau aku siksa seperti mereka!." teriaknya menimbulkan bencana besar di Neraka. Gong Mo terhempas jauh dan terendam di lahar api panas.

"Ahh!! Sakit! Hentikan!."

"Tolong! Tolong aku!."

"S-saya mohon saya akan lebih baik lagi tolong hentikan ini!."

Gong Mo berkeringat sekujur tubuhnya melihat jutaan bangsa iblis disiksa oleh iblis Neraka setingkat Dewa. "T-tidak mungkin!."

"Crash!." lengan kanan Gong Mo jatuh ke lava api.

"Eh?." Gong Mo melihat lengannya yang putus dan sakit yang membara. "Ahh!! Ini-

Sebelum Gong Mo melanjutkan pembicaraannya sebuah pedang menembus perutnya dan memotong tubuh Gong Mo menjadi dua bagian dan semua bagian itu masuk ke dalam lava.

Shen Hao Feng terus memberikan ilusi menyakitkan bagi Gong Mo yang saat ini bergetar dan bernafas tercekat. "Kau mungkin lebih kuat dariku Gong Mo tapi untuk pengalaman dan teknik aku jauh lebih berbakat darimu."

Shen Hao Feng mengumpulkan energi pada kepalannya lalu meninju Gong Mo begitu keras sampai terlempar beberapa Km jauhnya.

Shen Hao Feng meregangkan otot lehernya lalu membesarkan tubuhnya seperti Dewa. Pedang Shen nya juga semakin besar dan Pedang iblis sama seperti itu.

"Teknik Dewa Han ini akan aku berikan padamu..." kedua pedang Shen Hao Feng memancarkan energi luar biasa. "Teknik ketiga... Bencana!." Shen Hao Feng menebas silang dan di balik tebasan yang begitu tebal dan mengandung kekuatan besar dua Naga dari Emas dan Kegelapan terlihat.

"Hah!." Gong Mo tersadar dan segera terbang ke langit. "Manusia rendahan! Berani sekali kau-

Bahu Gong Mo turun lemas melihat dua tebasan besar serta terdapat Dua Naga. "T-tidak mungkin dia sekuat ini. Dia hanya Dewa Fana tahap 2 aku sudah Puncak!!." teriaknya sebagai kata-kata terakhir sebelum tubuhnya musnah oleh energi kedua pedangnya.

Kedua tebasan itu terus bergerak sampai batasnya dan meledak begitu dahsyat. Jika itu meledak sebuah pertempuran maka sudah pasti bisa membunuh ratusan ribu dengan satu teknik.

"Sudah selesai." Shen Hao Feng menarik nafas pendek lalu kembali ke ukuran normal. 'Untung saja aku memaksanya terpojok jika tidak aku harus gunakan lebih banyak energi lagi sampai bisa membunuhnya." Shen Hao Feng merasakan tangannya sendiri gemetar.

"Kau... Ternyata manusia." suara perempuan lain terdengar di depan Shen Hao Feng. Dan saat ia melihat siapa yang memanggil itu adalah Jing Li.

"Jing Li? Sedang apa kau disini?." Shen Hao Feng harus siap kapan saja jika Jing Li berniat buruk padanya.

Jing Li menunduk ke tanah. "Hei... Apa benua tempat tinggal manusia itu aman? Aku dengar dari orang-orang kalau benua manusia adalah tempat indah dan damai."

Shen Hao Feng terkejut oleh pertanyaan tak masuk akal dengan kondisi sekarang. "Ya... Kurasa bisa di bilang seperti itu."

Jing Li terlihat lega meski ekspresi nya masih sama. "Bisakah kau membawa ras peri iblis keluar dari Benua iblis? Perang membuat ras ku menurun... Aku ingin ras ku bisa hidup dengan baik. Tentu saja aku akan menawarkan diriku sendiri sebagai balasan atas perbuatan baikmu."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!