NovelToon NovelToon
Pernikahan Bisnis

Pernikahan Bisnis

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Heresnanaa_

Pernikahan megapahit antara Raden Mas Arya Sena Soerjoatmodjo dan Lilianne Prameswari Djojodiningrat murni dirancang demi menyatukan kerajaan bisnis dua keluarga old money. Tanpa cinta, Arya yang dingin dan angkuh memandang ikatan ini sebatas transaksi bisnis, sementara Lilianne tumbuh sebagai putri manja yang impulsif dan gemar berfoya-foya. Tinggal di bawah satu atap justru menyulut perang dingin dan benturan ego antara tradisi serta kebebasan. Namun, saat intrik korporasi mulai mengancam dinasti mereka, Arya dan Lilianne terpaksa bersatu, perlahan meruntuhkan tembok gengsi dan membuka hati satu sama lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heresnanaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 22

Malam harinya, ballroom hotel bintang lima bernuansa classic gothic berubah menjadi panggung kemewahan paling bergengsi di ibu kota. Charity Gala tahunan yang dihadiri oleh jajaran menteri, duta besar negara sahabat, serta para petinggi klan old money berlangsung amat meriah. Puluhan blitz kamera media nasional dan internasional langsung menyambar tatkala pintu utama ballroom terbuka lebar.

Raden Mas Arya Sena Soerjoatmodjo melangkah masuk dengan balutan tuxedo hitam kustom buatan Savile Row, memancarkan aura dominan dan ketampanan kaku yang teramat memikat. Namun, perhatian seluruh hadirin malam itu justru tersedot sepenuhnya pada wanita berbaju sutra emerald green buatan rancangan rumah mode Paris yang berada di sampingnya.

Lilianne Prameswari melangkah seraya melingkarkan lengan lentiknya pada siku Arya. Rambut blonde alaminya tertata dalam gaya updo klasik modern, dihiasi set kalung berlian murni warisan klan Djojodiningrat. Senyuman manisnya mekar bagai mawar terbaik, menatap suaminya dengan binar mata hijau yang sarat akan kasih sayang hangat—sebuah akting pasangan pengantin baru paling harmonis yang berhasil memukau seluruh publik dan media.

"Tersenyum sedikit lebih lebar, Mas Arya," bisik Lilianne merdu di dekat telinga Arya, suaranya mengalun bagai nada musik yang begitu mesra di hadapan kilatan kamera. "Seluruh jajaran direksi dan wartawan sedang merekam interaksi kita."

Arya menunduk pelan, jemari kekarnya mengusap jemari Lilianne yang berada di sikunya. Sudut bibir pria itu terangkat membentuk senyuman miring yang penuh kepemilikan. "Kamu sangat memesona malam ini, Nyonya Soerjoatmodjo. Aktingmu betul-betul tanpa cela."

"Tentu saja," sahut Lilianne santai tanpa melepaskan senyum indahnya ke arah kamera. "Seorang Djojodiningrat tidak pernah setengah-setengah dalam menjaga martabat."

Saat mereka melangkah menuju area VIP, seorang diplomat senior asal Jerman beserta istrinya menghampiri mereka.

"Guten Abend, Herr Soerjoatmodjo," sapa diplomat itu dengan bungkukan hormat. (Selamat malam, Tuan Soerjoatmodjo).

Sebelum Arya sempat memanggil penerjemah pribadinya, Lilianne sudah melangkah setengah digit ke depan. Dengan gestur yang teramat anggun dan aksen Jerman bernuansa Bavaria yang sempurna, Lilianne menyapa balik.

"Es ist uns eine große Ehre, Sie hier zu treffen, Exzellenz," tutur Lilianne jernih seraya menyalami istri diplomat tersebut. (Merupakan kehormatan besar bagi kami untuk bertemu dengan Anda di sini, Yang Mulia). "Ich hoffe, Anda menikmati malam amal yang indah ini di Jakarta."

Diplomat Jerman itu membelalakkan matanya kagum, lalu tertawa lepas. "Wunderbar! Ihre Frau ist tidak hanya cantik, Herr Arya, tapi juga sangat cerdas dan fasih!" (Luar biasa! Istri Anda tidak hanya cantik, Tuan Arya, tetapi juga sangat cerdas dan fasih!)

Arya tersenyum tipis, memeluk pinggang Lilianne secara posesif di depan sang diplomat. "Istri saya memang selalu penuh dengan kejutan."

Tak berhenti di situ, beberapa menit kemudian giliran konsul jenderal asal Prancis dan investor utama Soerjoatmodjo Group yang menghampiri mereka. Lilianne kembali memukau seluruh jajaran konglomerat di area VIP tatkala beralih menggunakan bahasa Prancis yang mengalir begitu merdu dan berkelas.

"Merci beaucoup pour votre soutien continu kepada Soerjoatmodjo Holding," tutur Lilianne dengan senyuman anggun khas putri bangsawan Eropa. (Terima kasih banyak atas dukungan berkelanjutan Anda kepada Soerjoatmodjo Holding). "Nous sommes ravis de vous accueillir ce soir." (Kami sangat senang menyambut Anda malam ini).

Para pengusaha asing dan menteri yang hadir dibuat terperangah. Lilianne tidak sekadar berdiri sebagai boneka pajangan di samping Arya Sena, melainkan menjelma menjadi aset paling bernilai dan perisai diplomasi yang membuat martabat klan Soerjoatmodjo membumbung tinggi di mata internasional. Arya menatap istrinya dari samping—rasa takjub, bangga, serta binar cemburu yang teramat pekat menyelimuti dada tegap sang Presdir.

Dua jam kemudian, acara gala resmi berakhir.

Pintu limousine Rolls-Royce berperedam suara itu tertutup rapat dengan dentuman halus. Suasana ramah, kilatan blitz kamera, dan deretan tamu VIP mendadak lenyap, berganti menjadi keheningan yang membeku di dalam kabin mobil mewah yang melaju membelah jalanan Jakarta Pusat.

Begitu pintu tertutup total, senyuman manis dan binar hangat di netra hijau Lilianne meledak seketika.

Dengan gerakan dingin tanpa rasa ragu, Lilianne menarik lengannya dari genggaman Arya. Ia merogoh tas clutch Hermès-nya, mengambil tisu basah beraroma mawar, lalu mengusap jemarinya yang tadi sempat bersentuhan erat dengan Arya. Lilianne kemudian melepaskan kacamata hitamnya, bersandar santai di sudut kursi sutra limousine, dan menatap lurus ke arah jendela luar—mengacuhkan presensi Arya secara mutlak (silent treatment).

Perubahan drastis dari kehangatan luar biasa di depan publik menjadi benteng es yang membeku di dalam kabin membuat darah Arya terasa mendidih oleh rasa frustrasi yang tak tertahankan.

Arya menghembuskan napas berat, melepaskan dasi tuxedo-nya yang terasa membakar leher. Pria itu mengikis jarak, memajukan tubuh tegapnya hingga aromas woody berpadu tobacco miliknya kembali mengurung Lilianne dari samping.

"Sampai kapan kamu akan berpura-pura seperti ini, Lilianne?" suara Arya meluncur teramat rendah, begitu serak dan sarat akan frustrasi yang mendalam.

Lilianne tidak berpaling dari jendela. "Berpura-pura apa, Mas Arya?" sahutnya dengan nada datar, jernih, dan tanpa emosi.

"Di dalam ballroom tadi... kamu tersenyum begitu manis pada saya, memeluk lengan saya, dan membiarkan saya merengkuh pinggangmu di depan semua menteri dan media!" Arya memotong tegas, netra kelamnya menatap wajah samping Lilianne dengan pandangan menuntut yang intens. "Tapi begitu pintu mobil ini tertutup, kamu kembali memperlakukan saya seolah saya ini patung transparan yang menjijikkan!"

Lilianne memutar kepalanya perlahan. Manik hijau jernihnya menatap lurus ke dalam mata kelam Arya—sebuah tatapan anggun yang teramat dingin, tanpa amarah, namun sanggup meruntuhkan ego pria mana pun.

"Lalu apa yang Mas Arya harapkan?" tanya Lilianne balik dengan senyum miring yang sangat tipis. "Mas Arya mau aku mengamuk dan memaki suamiku di depan ratusan wartawan serta menteri luar negeri? Agar besok pagi saham Soerjoatmodjo Group anjlok hanya karena masalah domestik rumah tangga kita?"

"Bukan itu maksud saya!" pangkas Arya tajam, tangannya terulur hendak menyentuh jemari Lilianne, namun Lilianne menarik tangannya menjauh secara halus.

"Mas Arya..." panggil Lilianne lembut, suaranya mengalun bagai bisikan angin malam yang mematikan. "...buka matamu dan hadapi kenyataan. Hubungan seperti inilah yang seharusnya terjadi di antara kita sejak awal."

Arya membeku, rahang tegasnya mengeras rapat. "Maksudmu?"

Lilianne menyandarkan punggungnya kembali di sofa sutra, menyilangkan kedua kakinya yang jenjang dengan keanggunan mutlak.

"Pernikahan ini... ijab kabul mewah, mahar termahal, dan pesta Royal Wedding kemarin... bukankah pada hakikatnya hanyalah sebuah transaksi bisnis dan aliansi politik antara klan Djojodiningrat dan klan Soerjoatmodjo?" tutur Lilianne menohok tanpa jeda. "Di luar sana, di depan publik dan media, aku akan menjalankan peranku secara sempurna sebagai Nyonya Soerjoatmodjo yang anggun, cerdas, dan memesona demi menjaga martabat namamu. Tapi di dalam ruang privat ini..."

Lilianne menatap Arya dari atas ke bawah, sudut bibirnya terangkat penuh sindiran dingin.

"...jangan pernah berharap mendapatkan kehangatan yang tulus dari seorang wanita yang barusan kamu kurung, kamu tuduh dengan fitnah murahan dari pelayanmu sendiri, dan kamu patahkan rasa percayanya."

Kalimat itu menghantam dada Arya bagai pukulan gada raksasa. Pria dominan berusia tiga puluh tahun yang selalu menguasai ribuan karyawan dan transaksi belasan triliun itu mendadak kehilangan kata-kata. Rasa bersalah, penyesalan, dan rasa cemburu yang terluka berbaur menjadi gumpalan sesak di tenggorokannya.

"Saya suami sahmu, Lilianne," bisik Arya rendah, suaranya bergetar tipis oleh ego yang terluka parah. "Saya tidak mau kehangatan palsu yang cuma dipertontonkan untuk kamera media."

Lilianne tertawa kecil—suara tawa berkelas yang terdengar begitu asing dan menyiksa di telinga Arya.

"Kalau begitu, usahakan lebih keras lagi, Pak Presdir," sahut Lilianne santai seraya kembali berpaling menatap gemerlap lampu jalanan di luar jendela. "Karena untuk saat ini... hanya kehangatan palsu demi publik itulah yang layak Mas Arya dapatkan dari seorang Lilianne Prameswari."

Limousine terus melaju menembus kegelapan malam menuju mansion, menyisakan keheningan yang kian pekat dan benteng es yang berdiri kokoh di antara sang Presdir dominan dan istri bangsawannya.

Bersambung....

1
Mita Paramita
😍😍😍
Mita Paramita
Arya jadi suami siaga 😍😍😍
Helen@Ellen@Len'z
up byk ya 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪thor 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
Anonim
crazy up thor
falea sezi
sesuai janji q kirim bunga tuh🤭 lanjut banyakkk Thor
Heresnanaa_: wahhh, terimakasih Kaka, stay tune ya 🥹😚
total 1 replies
falea sezi
lanjut q kirim hadiah
Heresnanaa_: wahhh, maaciw kakak, stay tune ya beb🙏😚
total 1 replies
falea sezi
cantik tp otak kosong🤣 lu nyingkirin widya g mau kesaing🤣 tp lu g mau gantiin tugas dia layani laki lo🤣🤣 aneh gt ini cwek manja bisa nya apa shoping doank😒
falea sezi
nah gini🤣 aduin ke bumertua🤣 emank babu g tau diri si widya
falea sezi
harusnya di belikan buat anak yatim🤣 biar suami mu kagum 🤭
falea sezi
g suka cwek sombongnya kayak lily ini 🤣🤣 berharap dia itu lemah lembut cegil tp bukan sok jd cowok penasaran🤣
falea sezi
nyimak dlu klo bagus q krim bunga🤭
Mita Paramita
so sweet 😍😍😍
Mita Paramita
Liliane masih syok udah di unboxing paksa 😭 tinggal Arya nih yang mesti ngejar cinta Liliane
Arix Zhufa
up
Mita Paramita
akhirnya Arya unboxing Liliane 😍😍😍
Mita Paramita
Widya backstabbing 🤣🤣🤣
i got you 🔥🔥🔥
Mita Paramita
nice statement Liliane 😍
Mita Paramita
berkelas banget balasan Liliane ke ulat bulu Widya 🤣🤣🤣🤣
Mita Paramita
lanjut Thor 😍😍😍
ceritanya bagus berkelas 🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!