NovelToon NovelToon
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Tamat
Popularitas:18.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kolom langit

"Turuti atau aku tembak!" Suara lembut namun menusuk yang terucap dari bibir seorang wanita cantik dan anggun.

Sebuah kisah pasangan unik, dimana Dimas yang pecicilan mendapatkan jodoh Anita, seorang mantan mafia yang super galak dan selalu mengancam dengan senjata api.

Sanggupkah Mr.Pecicilan menjinakkan Monster Betina?

Ada rahasia apa dibalik kisah hidup Dimas dan Anita?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kolom langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berpisah???

Sesampainya di rumah sakit, Zian dan Anita tergesa-gesa menuju ruangan tempat Dimas berada. Setibanya di depan pintu ruangan itu, Anita menghentikan langkahnya. Ada perasaan ragu untuk bertemu dengan sang suami.

Gadis itu terdiam di depan ruangan itu. Zian pun segera mendekatinya. "Ada apa?"

"Maliq... Kau saja yang masuk. Aku di sini saja. Aku merasa tidak pantas menemui Dimas," ucap Anita menundukkan kepalanya. Perasaannya campur aduk. Antara bahagia dan sedih disertai rasa bersalah yang teramat besar. Anita terus menyalahkan dirinya atas apa yang terjadi pada suaminya itu.

"Tapi kenapa?" tanya Zian.

Anita masih menundukkan kepalanya, berusaha menahan air mata yang terasa telah memenuhi kelopak matanya. "Aku malu menunjukkan wajahku di hadapannya. Aku... Sudah berjanji padanya semalam, kalau dia mau terbangun dari tidurnya, aku akan melakukan apapun untuknya, sekalipun aku harus merelakannya bersama orang lain. Aku sudah cukup senang dia sudah sadar."

"Jangan konyol, Anita! Kau berhak menemaninya di dalam sana. Kau istrinya." Zian menarik pergelangan tangan Anita, namun segera ditepis oleh gadis itu.

"Aku mohon, Maliq. Aku tidak bisa. Aku tidak mau egois dengan memaksanya tetap bersamaku. Akan lebih baik jika aku di luar saja menungumu. Kau saja yang masuk!"

"Baiklah, aku mengerti," ucap Zian mengusap kepala Anita.

Di dalam sana, Dimas baru saja selesai diperiksa. Beberapa dokter yang menanganinya pun keluar dari ruangan itu setelah memastikan kondisi sang pasien sudah membaik.

Sementara Dimas masih terlihat gelisah. Hanya bola matanya yang berkeliling ke segala arah seperti mencari sesuatu. Lehernya yang terasa sakit membuatnya tidak bisa berbuat apa-apa selain terbaring. Laki-lali itu kembali meringis kesakitan.

"Ibu..." panggil Dimas dengan suara yang masih terdengar lemah. Ibu segera mendekat pada Dimas dan mengusap kepalanya.

"Tenanglah, Nak! Kau terlihat sangat gelisah."

"Anita... Dimana dia, Bu? Kenapa dia tidak ada di sini? Apa dia baik-baik saja?" Sekuat tenaga Dimas menahan kesakitannya, berusaha terbangun dari posisi berbaring, namun rasa sakit itu membuatnya tidak dapat berbuat apa-apa.

Ibu tersenyum pada anaknya itu, mencoba menenangkannya yang sejak tersadar begitu gelisah. "Sepertinya dia sedang dalam perjalanan kemari. Jangan khawatir, Anita baik-baik saja."

Dimas masih belum dapat menguasai perasaan khawatirnya pada sang istri. Terlebih ancaman Kenzo yang ingin memiliki Anita kembali.

"Aku ingin istriku ada di sini, Bu!Tolong panggilkan dia."

"Tunggulah sebentar lagi. Rama sudah menghubunginya,"

Dimas pun berusaha menenangkan dirinya dari perasaan gelisah itu.

"Apa aku lama tertidur, Bu?" tanyanya kemudian.

"Kau kritis selama tiga hari. Dan Anita kesini setiap hari menemanimu."

"Aku sangat mengkhawatirkannya, Bu. Aku ingin dia ada di sini." Ibu kembali berusaha menenangkan Dimas, sementara Rama beranjak menuju pintu ketika terdengar suara ketukan. dan, ketika pintu terbuka, tampaklah Zian yang berdiri tegak di ambang pintu.

Zian masuk ke ruangan itu dan langsung mendekat pada Dimas.

"Bagaimana keadaanmu?" tanya Zian.

"Aku merasa lebih baik, Bos!" Dimas kemudian kembali melirik ke arah pintu, mencari objek yang sejak tadi membuatnya merasa gelisah.

"Syukurlah kalau begitu."

"Dimana Anita?" tanya Dimas membuat Zian terdiam. Laki-laki itu tidak tahu harus menjawab apa pada sang asisten.

"Bos...!" panggil Dimas sekali lagi ketika Zian terus terdiam.

Zian menghela napas panjang, lalu melirik Rama yang juga masih berada di ruangan itu. Rama pun mengerti arti tatapan sang bos dan langsung mengajak ibu untuk keluar dari ruangan itu meninggalkan Zian dan Dimas berdua.

Di luar sana Anita terduduk sendirian di depan ruangan itu. Ibu langsung mendekati menantunya itu dan duduk di sampingnya.

"Kenapa kau tidak masuk? Suamimu mencarimu begitundia terbangun."

"Aku malu, Ibu. Aku merasa tidak pantas untuk menemuinya. Akulah yang menjadi penyebab semua keadaan ini." Ibu membelai puncak kepala Anita, lalu memeluk menantunya itu.

"Ini bukan salahmu, anakku! Jangan menyalahkan dirimu sendiri."

Anita tidak dapat lagi membendung air mata kesedihannya. Gadis itu hanya daoat menangis di dalam pelukan sang mertua.

***

Zian duduk di kursi di samping pembaringan Dimas. Lelaki itu tidak tahu harus mulai dari mana menjelaskan semuanya. Tentang keputusan Anita untuk berpisah dari Dimas.

"Anita sudah tahu kau mencintai orang lain sebelumnya. Dia sudah tahu kau sudah lama memendam perasaan untuk Mia. Dan dia merasa sangat bersalah sekarang." Dimas yang begitu terkejut mendengar ucapan sang bos hanya diam mematung di pembaringannya. Matanya pun mulai berkaca-kaca. "Dia merasa semua yang terjadi padamu adalah karena kesalahannya. Karena melindunginya, kau harus berurusan dengan orang seperti Kenzo. Selama kau kritis, tidak henti-hentinya dia menyalahkan dirinya sendri."

Dimas menjatuhkan setitik air matanya, "Kenapa dia sebodoh itu? Ini semua bukan salahnya. Dan, bagaimana dia bisa tau tentang Mia. Apa ibu yang memberitahunya?"

"Bukan. Dia menemukan surat yang kau tulis untuk Mia. Maafkan aku. Akulah yang bersalah. Hanya karena aku ingin memberi Anita kebahagiaan, aku mengorbankanmu dan memaksamu menikahinya. Bukan salahmu kalau kau tidak bisa menerima Anita di dalam hidupmu. Dan sekarang akibat keegoisanku, kalian berdua yang terluka. Mungkin Aku akan membawa Anita kembali tinggal di rumahku. Jadi kalian bisa berpisah baik-baik, tanpa harus ada yang terluka."

Dan bagai dihantam petir, Dimas bergetar mendengar ucapan sang bos. Setitik air matanya lolos begitu saja. Bagaimana mungkin Anita memutuskan berpisah padahal mereka baru sebulan menikah.

"Be-berpisah? Dia ingin berpisah dariku?" ucap Dimas terbata-bata.

"Aku juga akan membebaskanmu dari janji yang kau buat untuk membayar semua kesalahanmu dengan membahagiakan Anita. Lagipula kau sudah melakukan banyak hal untukku. Sekarang izinkan Anita kembali padaku. Dan kau bisa melanjutkan hidupmu, tanpa harus terbebani oleh rasa bersalahmu."

Dimas belum sanggup berkata-kata. Lidahnya terasa kelu. Hanya rasa bersalah yang memenuhi ruang hatinya. Janjinya untuk berusaha membahagiakan Anita dan juga keinginanya membayar semua kesalahannya di masa lalu nyatanya tidak dapat dia penuhi. Zian kemudian menepuk bahu orang kepercayaannya itu.

"Izinkan aku bicara dengannya dulu. Aku mohon," ucap Dimas dengan wajah memelas.

"Aku akan mencoba membujuknya. Sekarang istirahatlah. Kau membutuhkan itu." Setelah mengusapkan itu, Zian melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu. Tinggallah Dimas seorang diri meratapi rasa bersalahnya.

Zian menghampiri Anita yang sedang duduk berdua dengan ibu mertuanya di sebuah kursi panjang. Anita masih berusaha menahan air matanya, ketika melihat Zian mendekat.

"Bagaimana keadaannya? Apa dia baik-baik saja?" tanya Anita diikuti anggukan kepala oleh Zian.

"Aku juga sudah bicara dengannya. Apa kau tidak mau menemuinya dulu? Dia ingin bertemu denganmu."

Apa aku masih punya kekuatan untuk menemuinya? Dan setelah menemuinya, apa aku akan sanggup melepasnya.

****

BERSAMBUNG

Hayo pada ngira si babang hilang ingatan. Kena prank kalian 😂😂😂😂😂😂

1
Brondong
nostalgia kembali bareng babang dimas🤭
Arry Desember
plot twist nya
Anita adalah elsa...korban pembunuhan sdh di ganti dengan anak yg lain
Arry Desember
klo zian tahu dimas yg nyulik elsa kyaknya jd musuh bneran ini
Umi Syafaah
Luar biasa
Mia Arkha
kalo kisah dokter Fahri sama elma apa judul nya KA??
Mia Arkha
bos sengklek ada aja gebrakan nya🤣🤣horang kaya mah bebasssss
RMQ
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
RMQ
mencurigakan🤔🤔🤔🤔
RMQ
sependapat😄😄😄
RMQ
🤔🤔🤔🤔
RMQ
kok panggilannya teringat sama grup idol k-pop baby monster
RMQ
penjelasannya agak lain🤣🤣🤣
RMQ
jurus andalan nya sudah kembali🤣🤣🤣🤣🤣🤣
RMQ
🤣🤣🤣🤣🤣
RMQ
😄😄😄
RMQ
ketahuan saya🤣🤣🤣🤣🤣
RMQ
🤣🤣🤣🤣🤣
RMQ
oh menarik, kayaknya ada kejadian terulang tp beda orang
RMQ
🤣🤣🤣🤣🤣
RMQ
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!