NovelToon NovelToon
Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:74.6k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Baca dulu "CALLIE SI BOCAH GENIUS"

Pergerakannya tidak bisa ditebak. Tingkahnya sangat random seperti remaja lainnya. Namun otaknya hampir 24 jam bekerja untuk membuat senjata dan sistem, meretas, dan melakukan eksperimen. Dunia bawah dan laboratorium khusus yang diwariskan padanya dari sang Opa, membuat gadis remaja itu tumbuh menjadi sosok yang cerdik. Dia adalah Callie Noura Eleanor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecelakaan

Kai...

Onty Callie...

Huaaa...

Mama Papa dibawa olang, Onty.

Saat Pak Krisman dan Callie sedang berjalan pulang, mereka melihat ada seorang anak kecil yang tengah berjalan sendirian sambil menangis. Setelah dilihat lagi, keduanya mengenali siapa sosok anak kecil itu. Kai berjalan sendiri sambil terus mengusap air matanya. Entah apa yang terjadi pada Kai hingga berada di jalan sepi begini. Apalagi ini sudah jam 9 malam. Callie yakin kalau terjadi sesuatu dengan Kai hingga bocah cilik itu nyasar di sini. Atau mungkin Kai hendak pergi ke rumahnya tapi jalan kaki.

Kai yang mendengar suara seseorang memanggilnya pun mencari siapa sosok itu. Ternyata adalah Callie yang membuat Kai langsung bertambah menangis histeris. Dia sudah lelah berjalan mencari bantuan. Lebih tepatnya ingin pergi ke rumah Callie, tapi tidak sampai-sampai. Rasanya Kai sangat frustasi karena bingung harus mencari rumah Callie dimana. Ponsel milik orangtuanya raib dibawa orang tak dikenal. Hingga dia tidak tahu harus bagaimana menghubungi Callie.

"Kamu ngapain jalan sendirian malam-malam di sini? Jomblo ya," ucap Callie yang malah melontarkan candaan setelah dia berada di hadapan Kai.

"Ini keponakannya ditenangkan dulu, Nona Callie. Jangan diledekin," Pak Krisman menegur Callie yang malah bercanda. Callie terkekeh pelan kemudian membawa Kai dalam gendongannya.

"Onty nih ndak punya pelasaan. Kai lagi sedih galau melana ini lho malah diledekin. Emang nih bibilnya Onty minta dikuncil jadi dua belas," ucap Kai di sela isak tangisnya.

"Coba aja ka..."

Sudah... Sudah...

"Jadi Kai ngapain di sini? Mama dan Papanya kemana?" tanya Pak Krisman menyudahi perdebatan keduanya.

Huaaa...

Pak Krisman hanya bisa menghela nafasnya kasar. Bukannya menenangkan, Callie malah melontarkan berbagai ledekan hingga Kai terpancing. Alhasil keduanya malah berdebat dan itu membuat Pak Krisman pusing. Pak Krisman membawa Callie dan Kai untuk duduk dulu di halte sebelum mereka jalan kaki ke rumah. Hal ini untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Kai.

"Mama dan..."

"Sebentar... Ini dahi Kai kenapa?" sela Callie saat Kai hendak menceritakan kejadian yang menimpanya. Pasalnya Callie melihat dahi Kai yang memerah sampai membiru.

"Ini mau celita. Sabal..." teriak Kai yang kesal karena ceritanya disela oleh Callie.

Jangan marah-marah, Kai. Nanti lehernya putus lho,

Kai mendelikkan matanya sebal ke arah Callie. Cerita yang harusnya sedih malah dibuat seperti diskusi yang berakhir dengan perdebatan. Kai pun akhirnya bisa menjelaskan dengan tenang setelah keduanya diomeli oleh Pak Krisman. Ternyata Kai dan kedua orangtuanya mengalami kecelakaan. Mika dan Axel pingsan karena kepala terbentur dashboard mobil. Bahkan menurut Kai, kepalanya berdarah. Kemudian datang beberapa orang yang membantu dan membawa orangtuanya. Dia ditinggal begitu saja di sana. Awalnya dia ingin ikut tapi dilarang. Dia diminta untuk menghubungi keluarga tapi semua tas orangtuanya dibawa oleh orang tak dikenal itu. Akhirnya Kai memilih berjalan pergi menuju rumah Callie dengan mengandalkan insthinknya. Tidak tahu saja dia kalau Kai ini bisa menjadi ancaman bagi mereka.

"Apa? Kecelakaan? Kok bisa?" teriak Callie dengan tatapan tak percayanya.

"Ada gelobak menyebelang depan mobil, telus Papa lem mendadak. Ndak sampai, banting setil nablak pohon besal. Mama dan Papa pingsan telus dibawa olang-olang. Mama dan Papa dibawa ke lumah sakit mana ya, Onty Callie? Atau meleka diculik?" tanya Kai kembali terisak saat mengingat kejadian kecelakaan yang baru saja dialaminya.

"Dimana kecelakaannya, Kai? Mobil masih di sana?" tanya Callie dengan tatapan penasarannya.

Iya, masih. Cuma tas Mama dan Papa ndak ada,

Pak Krisman pun segera menggendong Kai dan menggandeng tangan Callie. Tampaknya Callie sangat shock dengan kejadian yang menimpa sepupunya itu hingga seperti orang linglung. Mereka berjalan menuju tempat kejadian kecelakaan sesuai petunjuk Kai. Jaraknya lumayan cukup jauh. Pak Krisman menatap Kai yang menyandarkan kepalanya pada bahunya. Terlihat sekali jika Kai sangat kelelahan hingga berulangkali matanya tertutup tapi ditahan.

"Belok kili," ucap Kai saat mereka sudah sampai pertigaan.

"Astaga... Tahu gini tadi pulang dulu ambil motor," gumam Callie sambil menghela nafasnya pelan. Tubuhnya benar-benar lelah hari ini. Dimulai seharian tidak di rumah, malah sekarang mengurus kecelakaan.

"Itu mobilnya Mama dan Papa, Onty Callie." teriak Kai sambil menunjuk ke arah mobil yang rusak. Bahkan bagian depannya penyok dan kaca pecah. Ada juga gerobak yang terbalik di dekat sana.

"Bee, cari keberadaan plastik Mika dan Kak Axel." Callie menerbangkan robot lebah milik Ronand yang sudah dimodifikasi sistemnya oleh Callie. Pak Krisman tampak bingung dengan apa yang dilakukan oleh Callie. Apalagi Callie sampai berbicara sendiri.

Robot lebah itu pergi menyusuri jalanan kota untuk mencari keberadaan Mika dan Axel. Tidak mungkin hanya warga sekitar yang membantu Axel dan Mika dari kecelakaan ini. Jika warga di sini, pasti akan mengamankan Kai yang notabene adalah anak kecil. Sedangkan saat ini malah Kai disuruh pergi mencari bantuan sendiri.

"Apa itu tadi, Onty?" tanya Kai yang penasaran dengan robot milik Callie.

"Balon," jawab Callie dengan asal kemudian memeriksa mobil milik Axel. Mika ingin mencari tahu apakah ada sesuatu yang mencurigakan atau tidak.

"Aneh sekali Onty Callie ini. Mana ada balon secuil begitu," gumam Kai yang langsung memeluk leher Pak Krisman. Tampaknya Kai sudah mengantuk.

"Kita lapor polisi aja gimana, Nona Callie?" tanya Pak Krisman agar penyelidikan ini diurus oleh pihak yang berwenang.

"Nggak perlu, Pak." Callie sendiri yang akan mencari tahu tentang kecelakaan ini. Dia tidak mau pemberitaan media heboh tentang anggota keluarga Roberto terlibat kecelakaan.

Callie pun segera menghubungi Rendra untuk mengamankan lokasi kejadian. Mobil dan gerobak ini harus disembunyikan dulu. Callie melihat ke arah sekitarnya yang lampu jalan penerangannya sangat minim dan banyak pohon lebat. Tidak ada CCTV di sana sehingga akan sedikit susah untuk mencari rekaman tentang kecelakaan ini. Callie tak mau berpikiran negatif tapi perasaannya mengatakan bahwa ini bukan murni kecelakaan.

"Ayo pulang, Pak." ajak Callie pada Pak Krisman untuk segera pulang. Callie hanya mengambil tas milik Kai. Sedangkan koper, biar nanti Rendra yang mengamankan.

"Iya. Ini Kai juga sepertinya sudah tertidur pulas," Callie melihat Kai dengan tatapan sendunya. Anak sekecil ini harus melewati peristiwa yang teramat berat dan tidak masuk akal.

"Onty akan selalu ada untuk Kai. Jika nanti Mama dan Papamu tidak sanggup menjagamu, biar Onty saja yang menggantikan." gumam Callie yang melihat Kai tertidur pulas dalan gendongan Pak Krisman.

Apa itu?

Ada orang yang memantau di sini ternyata,

Jangan harap kalian bisa lepas dari seorang Callie,

1
Tang Bin
jos kali mambu
Sani Srimulyani
gapapa kai, dulu juga onty mu pernah ikut mamamu ke sekolah.
Atik Kiswati
gk ada lawan...🤣🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Kena mental ama Kai🤣
Ita Xiaomi
Jd baby sitter Pak Satpam🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Fania ngapa pula kepo ama org yg lg di rumah sakit. Kan jd dpt masalah. Mending pulang bobok di rmh.
Novita Sari
kau titisan callie kecil
ririen handayani
gooodddd👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Tang Bin
gantinya kali mambu
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 emang onty mu stressss
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 menurun
Ita Xiaomi: Benar Kk🤣
total 1 replies
tia
🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
pantas anaknya somplak🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 enaknya jg somplak
Dewiendahsetiowati
darah mafia opa dolar begitu kuat di kali mambu
Sani Srimulyani
ya ampun dalangnya aja belum ketemu, ini malah mereka koma......cepet sadar dong, kasian KAI.....
Novita Sari
penasaran siapa orang jahat sama plastik mika...
tia
thor keluarga mika tidak ada yang tau
Rai Gojess
siapa biang masalah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!