NovelToon NovelToon
Aku Terbangun Menjadi Istri Bosku

Aku Terbangun Menjadi Istri Bosku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Kelahiran kembali menjadi kuat / Transmigrasi
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: waya520

Sebuah kecelakaan mengubah hidup Nara Anindya selamanya. Saat membuka mata, dia terbangun di tubuh Bianca Ardhana, istri CEO tempatnya bekerja, sementara tubuhnya sendiri telah dimakamkan. Di balik rumah tangga yang tampak sempurna, tersimpan pengkhianatan, ancaman, dan rahasia yang belum terungkap. Mampukah Nara mengembalikan kebahagiaan keluarga itu tanpa kehilangan hatinya sendiri?

Jangan lupa like dan votenya ya. terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waya520, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Paket Misterius

Pagi ini, Elora sudah berdiri di depan pintu sejak pukul tujuh. Anak itu mengenakan gaun kuning kesukaannya sambil memeluk boneka kelincinya.

"Papa lama." keluh sang anak membuat Nara yang sedang memakaikan sepatu kecil untuk putrinya tersenyum geli.

"Papa masih sarapan." ucapnya memberitahu. Sang anak memajukan bibirnya kesal. Dia terus menatap ke arah dalam rumah.

"Tapi Elora mau antar papa." Nara menggeleng melihat sifat sang anak yang aneh sekali pagi ini. Dari bangun tidur, Elora meminta segera mandi, katanya anak itu ingin mengantarkan papanya pergi bekerja.

Entah apa maksudnya.

Tidak lama kemudian, Elvano turun dari lantai atas dengan jas biru tua yang rapi. Begitu melihat ayahnya, Elora langsung berlari.

"Papa!" panggil anak itu mengangkat kedua tangannya ke arah pria itu. Minta gedong.

"Sudah siap?" tanya Elvano sambil menggendong putrinya.

"Siap papa." pekik anak itu di telinganya. Elvano terkekeh lalu menggosok telinganya yang sudah berdengung karena teriakan Elora. anak itu sangat bersemangat.

"Elora mau antar Papa." ucap sang anak yang membuat Elvano menatap Nara sekilas.

"Kalian ikut sampai depan?" Nara mengangguk.

"Tentu."

Ketiganya akhirnya berjalan menuju halaman depan, yang terasa sejuk pagi ini dan Raka sudah menunggu di samping mobil.

"Selamat pagi, Pak." sapa pria itu sopan seperti biasanya.

"Pagi."

Baru saja Raka membuka pintu mobil, Elora menggeleng keras. "Tidak boleh."

Raka berkedip bingung. "Kenapa, Nona?"

"Papa belum cium." rengek anak itu yang menolak di turunkan. Padahal Elvano harus segera berangkat. Tapi Elora mencengkram jas nya erat.

Nara yang mendengar itu langsung membeku. "Elora." dia mencoba memperingati sang anak untuk tidak mengganggu Elvano karena yang dia tahu, pria itu sibuk hari ini.

Balita itu menoleh ke arah Nara. "Mama cium Papa." pinta anak itu membuat Nara terkejut, begitupun dengan Elvano.

Wajah Nara langsung memerah setelah matanya tidak sengaja bertubrukan dengan mata suaminya.

"Eh?"

"Kenapa Mama yang harus mencium papa?" tanya Nara terbata-bata. Dia bahkan tidak sanggup menatap pria itu.

"Karena Mama istri Papa." ucap Elora dengan tatapan polosnya. Kemarin dia melihat film yang di tonton pelayan, di sana dia melihat adegan sepasang suami-istri yang harmonis. Dia melihat sang ayah yang mencium istrinya sebelum pergi bekerja. Dan dia ingin papa dan mama nya seperti itu.

Raka buru-buru menundukkan kepala, berusaha menyembunyikan tawanya.

Sementara Elvano berdeham pelan. "Elora. Tidak usah memaksa Mama." ucapnya lirih. Dia tidak mau membebani Bianca dengan hal-hal seperti ini.

"Tapi di TV begitu." ucap Elora yang membuat suasana semakin canggung.

Nara mengusap tengkuknya. "Lain kali saja ya."

Elora terlihat kecewa. "Emm."

Melihat wajah putrinya yang mulai murung, Elvano langsung menurunkan sang anak, dia berjongkok di hadapannya. "Kalau begitu papa saja yang mencium Elora." tanpa ragu dia langsung mengecup lembut pipi putrinya.

"Nah, sekarang sudah."

Elora kembali tersenyum. Dia menoleh ke arah Nara. "Aku mau cium mama." tunjuknya pada sang mama. Nara ikut berjongkok dan sebelum Nara sempat bereaksi, Elora memeluk lehernya dan mencium pipinya dengan gemas.

"Nah. Sekarang sudah."

Elvano dan Nara sama-sama menghela napas lega. Anak kecil itu benar-benar hampir membuat mereka salah tingkah di depan semua orang.

Mobil pun akhirnya meninggalkan mansion.

Namun baru beberapa meter berjalan, Elvano menoleh ke arah Raka.

"Tadi..."

"Iya, Pak?"

"Kamu tertawa?"

Raka langsung menggeleng cepat. "Tidak."

"Yang bener?" tanyanya menelisik pria itu.

"Emm sedikit." ucap Raka takut.

Elvano hanya menggeleng pelan sambil menahan senyum.

Sementara itu di mansion...

Nara dan Elora sibuk menyiram bunga di halaman belakang. Nara cukup senang disini, rasanya senang sekali melihat beberapa tanaman yang hijau, belum lagi taman buka yang tertata rapi sangat memanjakan matanya.

Dia menyiram tanaman itu dengan perasaan gembira sementara Elora, anak itu sibuk bermain dengan tanah, biarlah, nanti bisa mandi lagi.

Nara awalnya melarang Elora bermain dengan tanah karena malas sekali untuk memandikan nya.

tapi anak itu mulai merengek, jadi ya dia biarkan Elora bertindak semaunya. Toh ada pengasuh nya.

"Mama." panggil anak itu yang membuat Nara menoleh. Dia cukup terkejut dengan kondisi sang anak. Baju kuningnya sudah berubah coklat, terlebih pipi anak itu sudah penuh dengan tanah.

"Iya?" jawabnya sambil membersihkan tanah dari pipi anak itu. Ingin marah tapi Elora menatapnya dengan tatapan polos. Dia jadi tidak tega.

"Papa kerja terus ya?" tanya anak itu yang diangguki Nara.

"Iya. Supaya bisa beli susu Elora." jawab Nara apa adanya.

Balita itu mengangguk serius. "Kalau begitu. Elora nanti kerja juga."

Nara tertawa. "Kerja apa?"

"Jadi bos." jawab anak itu polos.

"Bos apa?"

Elora berpikir cukup lama. "Bos es krim."

Nara sampai tertawa terbahak-bahak mendengarnya. Pikiran anak itu tidak jauh-jauh dari makanan.

"Kenapa bos es krim?" tanya Nara penasaran.

"Biar Mama sama Papa makan es krim gratis." Hati Nara menghangat mendengar ucapan anak itu. Anak sekecil itu sudah memikirkan kedua orang tuanya.

Menjelang siang, kepala pelayan menghampiri Nara.

"Bu. Ada paket untuk Ibu."

"Paket?" kening Nara mengerut. Paket apa?, selama dia di sini dia tidak sempat berbelanja online. dia bahkan tidak memesan apapun. Apa itu paket dari suaminya?.

Tapi Elvano tidak mengatakan apa-apa.

"Iya." ucap pelayan itu sembari menyerahkan sebuah kotak berwarna hitam tanpa nama pengirim.

"Siapa yang mengirimkan ini?" tanya Nara yang membolak-balikkan kotak itu.

"Kurir juga tidak tahu." ucap si pelayan. Perasaan Nara mendadak tidak enak.

Perlahan dia membuka kotak itu. Di dalamnya hanya ada sebuah flashdisk. Dan secarik kertas. Tangannya mulai gemetar ketika membaca tulisan di atasnya.

"Kalau ingin tahu rahasia Bianca yang sebenarnya, datanglah sendiri. Jangan libatkan Elvano."

Tidak ada nama. Tidak ada alamat. Hanya sebuah nomor telepon. Wajah Nara langsung pucat.

Di saat yang sama, Elora berlari menghampirinya sambil membawa bunga kecil.

"Mama. Ini buat Mama."

Nara buru-buru menyembunyikan kertas itu di belakang punggungnya.

"Wah. Bunganya cantik." pujinya sedikit gugup.

"seperti Mama." ucap Elora antusias, tanpa tahu jika mama nya menyembunyikan banyak rahasia dibelakangnya.

Nara tersenyum, meski hatinya sedang dipenuhi kecemasan. Dia memeluk Elora erat.

"Aku akan melindungi kalian." gumamnya pelan. Entah rahasia apa yang tersimpan di dalam flashdisk itu.

Namun firasatnya mengatakan. Isi benda kecil itu akan mengubah banyak hal.

.....

Di sisi lain kota, Siska menerima sebuah email. Subjeknya hanya terdiri dari tiga kata.

Rekaman Kecelakaan Bianca.

Tanpa membuang waktu, ia segera menekan tombol putar. Matanya membelalak saat melihat isi rekaman tersebut.

"Ini. Tidak mungkin."

1
falea sezi
lanjut
waya520: siapppp
total 1 replies
meowww
baru bab belasan tp aku sdh kepo sm endingnya. jangan lama up nya thor semangat
waya520: hahahaha sabar yaa. pokoknya ikuti terus ceritaku 🤭
total 1 replies
meowww
konfliknya jangan lama2 thor
waya520: siapp
total 1 replies
meowww
good
meowww
ya Allah mau suami seperti Vano 🙏
waya520: samaaa 😩
total 1 replies
meowww
la iya. mw kmn mlm"
meowww
tolong buat happy birthday min🤭
waya520: hmmmmmmm🤭
total 1 replies
meowww
aaaaaa sukaaa
meowww
cepet up yhor seru
meowww
woy bianca. punya anak pny suami malah selingkuh
meowww
bianca berarti gk sayang anaknya selama in?
meowww
kasian nara. dia liat jasadnya sendiri
meowww
thor akhirnya ada cerita transmigrasi lagi
Wawasan Ilmu NgertiYuk
wahhhh cerita baruuuuu💪
Dinda Putri
up
waya520: siappp
total 1 replies
Dinda Putri
lanjut💪💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!