NovelToon NovelToon
Jeff Posesif Mafia

Jeff Posesif Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: DeviPuspitaSari

WARNING ⚠️⚠️⚠️⚠️


BIJAKLAH DALAM MEMBACA!!

"Jika kau membuat kesalahan maka aku akan menghukum mu dengan membuatmu berteriak memanggil namaku saat berada di bawahku. Mengerti, Sayang?"

"Tidak ada yang boleh menyakiti Sabrina-ku, bahkan hanya seujung kuku!"

"Aku akan menembak tanganmu hingga hancur jika kau berani menyentuh gadisku!"

"Aku bisa mengukir namaku sendiri di tubuhmu agar kau tahu jika kau adalah milikku."

Jeff Maverick, di kenal sebagai mafia dingin dan kejam yang di takuti oleh musuhnya. Hidupnya selalu tentang bagaimana dia bisa hidup tanpa kata 'kekalahan.' Namun tanpa sengaja dia jatuh cinta pada seorang gadis yang pernah menolongnya. Berbagai cara Jeff lakukan agar bisa mendekati gadis itu yang sudah membuatnya tergila-gila.

Bahkan obsesinya di luar dugaannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

dua duaa

...Tepat pada pukul tiga pagi, Jeff melakukan penerbangan pribadi untuk menuju Washington DC. Dia di temani oleh dua anak buahnya, Josh dan Pras. ...

...Mereka adalah orang kepercayaan Jeff yang memang sudah biasa ikut jika Jeff memiliki urusan di luar kota atau bahkan luar negri....

..."Tuan, lima belas persen persenjataan kita berhasil di curi dan sisanya masih bisa di selamatkan. ...

...Namun kita tidak bisa tetap menyimpannya di sana karena bisa saja musuh yang lain mengetahuinya." Josh memperlihatkan layar layar tablet yang memperlihatkan rekaman yang di kirim oleh orang Jeff dari Washington....

...Jeff menatap layar tablet itu dengan fokus. "Pindahan ke New York saja. Beberapa senjata yang penting akan aku simpan sendiri di ruang senjataku yang berada di rumahku. ...

...Pastikan jika tidak ada yang mengetahui ini dan hal ini tidak terulang."...

...Josh mengangguk paham. "Baik, Tuan."...

...Jeff menatap layar ponselnya. Dia sudah mengirimkan pesan pada Sabrina jika dia ada urusan di luar dan akan segera kembali. ...

...Jeff juga menyuruh agar Sabrina tetap di dalam rumahnya sampai dia kembali nanti. Damian juga akan menjaga Sabrina agar gadis itu bisa cepat pulih. Beberapa orang Jeff juga di utus untuk menjaga dan menemani Sabrina di sana....

..."Apa ada korban dari orang-orang kita?" tanya Jeff saat melihat jalan yang mulai dekat dengan tempat tujuan mereka....

..."Tidak, Tuan. Hanya beberapa penyusup yang berhasil kami taklukkan dan ada beberapa juga dari mereka yang mengakhiri hidupnya sendiri. Mungkin mereka memang tahu jika berurusan denganmu tidak akan mudah."...

...Jeff mengangguk. "Jangan biarkan mereka mati sebelum dalang dari kejadian ini terungkap. Aku tidak bisa berlama-lama di sini karena harus segera kembali ke New York secepat mungkin."...

...Josh dan Pras hanya mengangguk bersamaan. "Baik, Tuan." Mereka juga awalnya di kejutkan dengan kedatangan Jeff yang membawa seorang gadis, dan sekarang gadis itu berada di kediaman Jeff....

...Jeff bisa melihat banyaknya orang di depan sebuah gedung yang berada di pedalaman. ...

...Orang yang berada di sana adalah anak buah Jeff yang pasti juga mendengar kabar jika Jeff akan pergi ke sana sendiri....

...Jeff turun dari dalam mobil lalu di susul oleh Josh dan Pras di belakangnya. Beberapa orang yang melihat Jeff juga segera berlari kecil menghampiri Jeff....

..."Tuan," sapa mereka secara bersamaan....

...Jeff mengangguk dan mulai masuk ke dalam dimana beberapa senjata di simpan di sana. Jeff juga bisa melihat kekacauan di dalam sana akibat penyelundupan itu....

..."Amankan semua barang-barang karena aku akan memindahkannya ke ruangan pribadiku." Yang Jeff maksud adalah ruang senjata di Mension nya....

...***...

...Sabrina terbangun dari tidurnya pada pukul setengah tujuh. Dia melihat kamar itu kosong dan hanya ada dirinya. ...

...Sabrina melihat ponselnya yang berada di atas meja nakas dan ia pun meraihnya. Ada beberapa pesan dari Jeff. Sabrina pun mulai membaca pesan yang Jeff kirimkan....

..."Dia meninggalkanku di sini sendirian?" Sabrina mengubah posisinya menjadi duduk. Dia juga membaca beberapa pesan Jeff yang menanyakan apakah sudah lebih baik atau tidak. Dan Jeff menyuruh Sabrina menghubunginya saat gadis itu sudah bangun....

...Sabrina memutuskan untuk menghubungi Jeff karena dia juga tidak tahu harus melakukan apa. Tidak butuh waktu lama, Jeff langsung mengangkatnya....

..."Kau sudah bangun?" tanya Jeff di sebrang sana....

...Sabrina mengangguk walaupun Jeff tak dapat melihatnya. "Kamu pergi kemana? Aku harus pulang sekarang karena hari ini ada kelas kuliah, Jeff."...

...Jeff berdecak di sebrang sana. "Aku sedang ada urusan sebentar, nanti sore aku sudah di rumah. Sudah aku bilang jika kau tidak boleh langsung kuliah karena kau masih sakit. Kenapa masih sangat keras kepala, hm?"...

..."Jeff, kamu tidak akan mengerti."...

...Jeff menghela napasnya. "Sudah, dengarkan aku saja. Kau bersiaplah dan keluar dari kamar itu, kemudian panggil saja kepala pelayan dan dia akan membuatkan sarapan untukmu. Atau tidak, kau tetap di dalam kamarku saja biar aku yang hubungi mereka."...

..."Jeff, kamu tidak perlu repot-repot. Terima kasih sudah membantuku kemarin dan sekarang aku sudah sehat. Aku harus pulang sekarang karena ibuku pasti menungguku."...

...Jeff mengepalkan tangannya karena Sabrina masih mau kembali ke rumahnya padahal di sana seperti neraka. "Aku sedang sibuk dan ada urusan. ...

...Jadilah gadis patuh dan jangan membantah, makan dengan benar agar kau bisa cepat pulih. Aku akan segera kembali." Jeff langsung memutuskan panggilannya....

...Sabrina menatap layar ponselnya dan sudah tidak terhubung lagi dengan Jeff. Dia hanya bisa menghela napas dan akhirnya memilih untuk bangkit dari atas ranjang....

...Pintu kamar itu di ketuk dari luar. Sabrina melangkah untuk membukakan pintu, dan setelah di buka ternyata ada seorang Maid yang datang dengan membawa paper bag di tangannya....

..."Permisi, Nona. Tuan Jeff menyuruhku untuk memberikan ini pada Nona. Ini adalah setelan pakaian ganti untukmu."...

...Sabrina menatap paper bag itu. Dia pun mengambilnya. "Terima kasih,"...

...Maid itu mengangguk. "Sudah tugasku, Nona. Kalau begitu saya permisi."...

...Sabrina kembali menutup pintu itu setelah Maid tadi sudah pergi. Dia membawa paper bag itu ke dalam kamar Jeff dan duduk di atas ranjang. ...

...Sabrina membukanya dan memang benar jika ada setelan pakaian wanita yang memang di siapkan oleh Jeff....

...Jeff. Ponsel Sabrina menyala dan ternyata itu pesan dari...

..."Aku sudah menyuruh orang untuk membawakan pakaian ganti untukmu. Mandilah dan ganti pakaianmu, setelah itu pelayanan akan mengantarkan makanan ke dalam kamar itu. Tetaplah di dalam kamar, atau kau boleh berkeliling rumahku asal tidak takut pada Dexter."...

...Sabrina menyipitkan matanya membaca pesan Jeff....

..."Astaga, bagaimana caranya aku bisa pulang sedangkan aku tidak tahu jalan keluar dari rumah ini. Jeff pasti tidak akan membiarkan aku pulang." Sabrina menatap pakaian yang baru saja di berikan oleh Maid, lalu ia pun membawanya ke dalam kamar mandi dan memilih untuk membersihkan dirinya....

...Setelah membersihkan dirinya, Sabrina duduk di tepi ranjang. Ponselnya kembali berdering dan kali ini ada panggilan dari Jeff. Sabrina segera mengangkat panggilan itu....

..."Pelayan sudah menyiapkan makanan untukmu. Kau akan makan di dalam kamar saja atau di meja makan? Jika di dalam kamar, maka aku akan menyuruh mereka mengantarkan makananmu."...

...Sabrina menghela napas berat. "Jeff, kamu tidak perlu repot-repot begini. Aku akan pulang dan sarapan di rumah saja."...

..."Sudah ku bilang tetap di rumah sampai aku pulang....

...Kenapa kau suka sekali membuat aku kesal? Jika kau masih ingin pulang sekarang juga maka aku akan menyuruh orang ku di sana membawa Dexter ke kamarku, kau mau?"...

...Sabrina terdiam. Kenapa Jeff sekarang malah mengancamnya. "Kamu mengancam ku?"...

..."Tidak," jawab Jeff cepat. "Aku hanya menggertak mu agar kau patuh. Aku hanya tidak ingin kondisimu kembali sakit jika harus langsung bekerja nanti. Sabrina, aku tidak bisa berlama-lama karena urusan di sini sangat penting."...

..."Baiklah, aku minta maaf. Aku akan tetap di sini sampai kamu pulang." Sabrina tidak tahu juga Jeff ada urusan apa dan dimana. Tetapi tidak mungkin Sabrina berdiam di sana sampai sore atau Gita akan semakin marah....

1
Alex
lnjut Thor
aku suka
aku suka🥰
vii: iya maksih jangn lupa mampir karyaku yang lain 😍
total 1 replies
vii
hai gaiss jangn lupa like Ama komentar yaa😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!