NovelToon NovelToon
LEGENDA KULTIVATOR GILA

LEGENDA KULTIVATOR GILA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Danzo28

Dibuang oleh Klannya sendiri ke Shenzhou—daratan terlarang tempat pemujaan Dewa Jahat—seorang bayi harusnya mati menjadi abu. Namun, takdir menolak tunduk. Dia justru bangkit dengan menyedot habis seluruh energi terkutuk di daratan tersebut. Tumbuh besar seorang diri dengan ingatan jurus-jurus terlarang purba, kini tiba saatnya ia melangkah keluar. Sembilan Daratan yang korup harus bersiap, karena tumbal yang mereka buang telah kembali sebagai pembawa kiamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danzo28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

​Gerbang utama Kota Pusat Yunzhou mendadak berubah menjadi lautan manusia dalam waktu semalam. Bendera-bendera besar dari berbagai faksi berkibar gagah di sepanjang dinding kota, menandakan dimulainya perhelatan akbar yang diadakan setiap sepuluh tahun sekali. Jalanan utama yang biasanya longgar kini padat merayap oleh kereta-kereta kuda mewah berbahan kayu cendana, diiringi oleh derap langkah ratusan kultivator yang membawa aura kekuatan beraneka ragam.

​Dari arah utara, delegasi Klan Li datang dengan keangkuhan penuh. Rombongan mereka dipimpin oleh tiga Tetua Tinggi berwajah sangar, diikuti oleh puluhan murid inti jubah merah yang menatap sekeliling dengan pandangan meremehkan. Di barisan depan murid muda, Li Peng menunggangi seekor binatang buas tunggangan berbentuk serigala api, matanya menatap tajam ke arah kompleks Klan Wu di kejauhan dengan dendam yang belum tuntas.

​Sementara dari arah barat, Sekte Pedang Langit masuk dengan keanggunan yang tajam. Para anggotanya mengenakan jubah putih keperakan dengan pedang spiritual yang terikat di punggung mereka, memancarkan hawa dingin yang sanggup membuat udara musim panas terasa sejuk. Tidak hanya dari dua faksi besar itu, ratusan kultivator bebas (rogue cultivators) dan petarung bayaran dari berbagai daratan tetangga juga ikut memadati penginapan dan pasar senjata, bersiap untuk menonton atau mencari peruntungan di arena taruhan luar. Yunzhou benar-benar tengah gempar.

​Di saat kota pusat luar bergejolak, atmosfer di dalam Aula Pendaftaran Barat milik Klan Wu tidak kalah riuh. Ribuan murid luar dan murid cabang dari wilayah terpencil berkumpul, menciptakan lautan jubah putih dan biru tua yang mengantre dengan cemas di depan meja-meja kayu besar.

​"Kudengar tahun ini kuota murid luar yang diambil hanya sepuluh besar," bisik seorang murid dengan wajah cemas. "Peluangnya bahkan tidak sampai satu persen dari total ribuan peserta!"

​Wu Lin berjalan mendampingi Wu Tian di tengah kerumunan tersebut. Kehadiran Wu Lin dengan wajahnya yang cantik dan ramah sempat menarik perhatian beberapa murid, namun atmosfer kompetisi yang pekat dan menegangkan kali ini berhasil menutupi riuhnya pandangan orang-orang.

​"Wu Tian, di depan itu adalah meja pendaftaran untuk area kita," Wu Lin menunjuk sebuah meja besar di ujung aula yang dijaga oleh seorang diaken klan—seorang murid senior berwajah tirus yang bertugas mengurus administrasi pendaftaran.

​Setelah mengantre beberapa saat, giliran Wu Tian akhirnya tiba. Pemuda berbaju biru tua itu melangkah maju dan berdiri tepat di depan meja kayu.

​Diaken klan tersebut mengangkat wajahnya yang malas, lalu membuka gulungan dokumen rekam jejak Wu Tian yang baru saja diserahkan. Begitu matanya membaca baris informasi di dalam kertas tersebut, gerakan tangannya mendadak terhenti. Ia menatap Wu Tian dari atas ke bawah, lalu membaca ulang tulisan itu dengan dahi mengkerut.

​"Wu Tian? Baru masuk klan dua hari yang lalu? Dan... catatan Akar Spiritual milikmu tingkat sampah?!"

​Suara diaken itu sengaja ditinggikan, menggema cukup keras di area sekitar aula pendaftaran. Dalam sekejap, keheningan melanda antrean di belakang mereka, sebelum akhirnya meledak menjadi gemuruh tawa dan cemoohan massal dari ratusan murid luar lainnya.

​"Hahaha! Apa aku tidak salah dengar? Bakat tingkat sampah dan baru hai masuk sudah ingin ikut eliminasi?" ejek seorang murid bertubuh kurus di belakang mereka.

​"Dia pikir Kompetisi Tiga Klan ini adalah panggung sandiwara untuk memamerkan wajah tampannya? Kamu hanya akan menjadi samsak tinju yang muntah darah di atas panggung, Bocah!" timpal yang lain sembari terbahak-bahak.

​Wu Lin yang berdiri di samping Wu Tian langsung mengepalkan tangannya dengan erat, wajahnya memerah menahan amarah karena mendengar temannya dihina sedemikian rupa. Namun, Wu Tian sendiri sama sekali tidak peduli. Wajahnya tetap sedingin es abadi, tanpa ada riak emosi sedikit pun di sepasang mata hitam legamnya. Bagi Wu Tian, tawa makhluk-makhluk lemah ini hanyalah tiupan angin kosong.

​Tanpa mengucapkan sepatah kata pun untuk membalas ejekan mereka, Wu Tian melangkah maju satu jengkal. Ia mengulurkan tangan kanannya, mengambil kuas tinta yang terletak di atas meja dengan gerakan yang sangat tenang.

​Dengan guratan tangan yang luar biasa tajam, tegas, dan sarat akan tekanan mental tak kasat mata, Wu Tian menuliskan namanya sendiri: "WU TIAN" di atas gulungan kain pendaftaran resmi. Selesai menulis, ia meletakkan kembali kuas tersebut dengan enteng, lalu berbalik arah membelakangi meja diaken.

​"Ayo pergi, Wu Lin," ucap Wu Tian dengan nada suara yang teramat sangat santai.

​Tepat ketika Wu Tian dan Wu Lin melangkah keluar dari pintu Aula Barat, sebuah suara dentuman yang teramat besar dan berat mendadak menggema dari puncak bukit tertinggi klan.

​DONG...! DONG...! DONG...!

​Gong raksasa keramat milik Klan Wu berbunyi tiga kali, suaranya menggetarkan gendang telinga dan menandakan secara resmi bahwa pendaftaran telah ditutup, dan Babak Eliminasi Murid Luar akan segera dimulai besok pagi.

​Jauh di atas paviliun tinggi yang letaknya menghadap langsung ke arah halaman Aula Barat, dua sosok jenius tertinggi klan berdiri berdampingan di balik pagar pembatas giok. Wu Jun berdiri sembari melipat kipasnya, menggelengkan kepalanya sembari mencemooh dengan nada sombong. "Cih, pemuda udik itu benar-benar nekat mendaftarkan namanya. Dia benar-benar tidak tahu seberapa kejamnya babak eliminasi besok pagi. Aku bertaruh dia akan merangkak turun dengan kaki patah."

​Namun, di sampingnya, Wu Xue—sang Bidadari Es—sama sekali tidak merespons ucapan Wu Jun. Sepasang mata birunya yang jernih dan dingin menatap lurus ke bawah, mengunci pandangannya pada sosok pemuda berbaju biru tua yang tengah berjalan menjauh membelah kerumunan bersama Wu Lin.

​Firasat dan insting spiritual di dalam tubuh Wu Xue kembali bergejolak halus, membisikkan sebuah peringatan tak kasat mata bahwa turnamen kali ini tidak akan berjalan sesuai dengan semua prediksi yang telah disusun oleh para tetua klan. Roda pertempuran telah resmi dibuka, dan sang monster bersiap menghentakkan kakinya esok hari.

1
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii 🤣🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehe tubuh fisik yang kuat😄👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii Thor 🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii Thor bantaaaaaaaiiiiii 🤣🤣👍
LanzT0k3
keren ❤️❤️
Danzo28: Terimakasih 🥳
total 1 replies
ibarumbung
mantap... lanjut thor
Danzo28: siap KA
ditunggu yahhh🥳
total 1 replies
Was pray
ceritanya bagus sih cuma up nya yg terlalu lama dan sedikit pula... ntar para reader mundur Krn gak sabar nunggu up nya
Was pray: oke... 👍
total 2 replies
Was pray
sayang sekali wu Tian kuat tapi gaya bertarungnya gak ada seninya, kayak babi hutan yg nyruduk
Was pray
cari uang lah.. wu Tian, masak mau mengandalkan diberi makan sama orang lain terus?
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
ayoooo Thor semangat
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
mereka tidak tau monster sesungguhnya mulai bangkit😄👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
monster sesungguhnya mulai beraksi👍😄😄
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii ayooooo bantaaaaaaaiiiiii 🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehe..aroma pembantaian nih 😄👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
waduh konspirasi tersembunyi 😄👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehehe pura2 jadi babi🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha harga diri yang hancur🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
alur ceritanya bagus dan menarik
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
baca beberapa chapter di awal cukup bagus alur ceritanya 👍
ibarumbung
alur cerita yang bagus
Danzo28: Terimakasih
semoga betah yahh
Happy reading 🥳🥳🥳
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!