Song Jiao, di kehidupan pertamanya dia adalah Jenderal Wanita terkuat yang berhasil menguasai Dunia, tapi hidupnya berakhir begitu cepat karena sebuah penyakit bawaan yang belum ada obatnya.
Tetapi jiwa berdarah-darah Song Jiao tidak diterima di Surga maupun Neraka, hingga pada akhirnya dia harus menjalani kehidupan kedua sebagai Song Jiao yang lain, yaitu putri Raja yang kehilangan statusnya setelah gagal mengkudeta Kekuasaan Kaisar yang tidak lain adalah Kakaknya sendiri.
Terbangun di tubuh gadis muda kurus yang lemah di akhir musim dingin, ingatan asing diterima Song Jiao begitu membuka mata, dan dari dalam ingatan itu dia tau hidupnya tinggal sebatang kara, dimana orangtuanya meninggal sebelum datangnya musim dingin, lalu para pelayan yang tersisa pergi setelah mengambil seluruh harta milik keluarga Song Jiao.
Tanpa harta, tanpa kekuatan, juga tanpa orang yang bisa diandalkan. Sanggupkah Song Jiao menjalani kehidupan keduanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tertangkapnya Pangeran Xue Rong
Pangeran Xue Rong memimpin pasukan meninggalkan Kota Langya, tapi belum juga keluar dari Kota, Pangeran Xue Rong melihat sesuatu di kejauhan.
"Syuuu... Boom..."
Kembang api khusus yang menjadi sinyal militer pasukan Harimau Besi meledak di udara dengan nyaring.
Para Jenderal yang sedang mengawal Pangeran Xue Rong jelas menyadari suara yang terdengar, membuat ekspresi mereka seketika menjadi serius.
Setelah mereka meninggalkan sisi benteng yang tidak lagi bisa dipertahankan. Hanya pergi masuk lebih dalam ke wilayah Xue Long mereka akan aman, tapi kenyataan di depan sana berbeda dengan apa yang mereka harapkan.
Mereka tidak menyangka pasukan Harimau Besi bisa menerobos masuk jauh ke wilayah Xue Long, membuat mereka yang bertugas mengawal Pangeran Xue Rong semakin waspada.
"Siapkan perlindungan mutlak untuk melindungi Yang Mulia Pangeran Xue Rong!"
Ketika ratusan prajurit Xue Long bersiap membentuk perlindungan, pasukan kavaleri ringan Harimau Besi yang berjumlah puluhan orang muncul dari kejauhan, melesat sangat cepat dengan sebuah senjata aneh di tangan mereka.
Derap kaki kuda kavaleri ringan Harimau Besi sanggup menggetarkan tanah berdebu, membuat prajurit Xue Long terkejut, terperangah, sampai terdiam tidak selama beberapa saat, tapi mereka cepat kembali sadar.
Mereka cepat sadar karena telah yakin jika kavaleri musuh yang terlihat hanya berjumlah puluhan, jauh lebih sedikit dari jumlah mereka.
Keunggulan jumlah dan kekuatan selama ini senantiasa dimiliki pasukan Xue Long, dan begitu melihat jumlah musuh yang hanya puluhan, rasa takut yang sebelumnya dirasakan seketika lenyap tidak bersisa.
"Serang! Bunuh mereka semua!"
Song Jiao, pemimpin pasukan kavaleri ringan Harimau Besi berseru keras, dan semakin kencang memacu kuda tunggangannya.
Di tangannya dan di tangan puluhan prajurit yang mengikutinya, busur silang otomatis yang telah terisi penuh amunisi baru siap digunakan untuk memenangkan pertempuran.
10 prajurit wanita dan pasukan kavaleri ringan Harimau Besi yang ada di belakang, mereka turut menambah kecepatan dan begitu Song Jiao memulai serangan, mereka melakukan hal serupa.
Hanya dalam satu serangan cepat, formasi prajurit Xue Long langsung berantakan, seolah mereka baru saja menghadapi badai mematikan.
"I-ini tidak mungkin!"
Pangeran Xue Rong menatap apa yang tengah terjadi dengan mata terbuka lebar, terkejut sekaligus tercengang.
Sampai pada akhirnya dia tertangkap oleh pasukan kavaleri ringan Harimau besi, Pangeran Xue Rong masih belum memahami apa yang membuatnya kalah dengan mudahnya dari segelintir musuh, bahkan dalam pertarungan yang baru selesai, tidak ada musuh yang berhasil ditumbangkan.
Senjata aneh itu, apa itu mungkin senjata rahasia yang selama beberapa waktu ini menjadi alasan tertutupnya Kota Beixuan?
Itu adalah isi pikiran Pangeran Xue Rong sebelum pandangannya menjadi gelap, dimana dia sengaja dibuat pingsan sebelum kembali dibawa ke Kota Langya.
Setelah tertangkapnya Pangeran Xue Rong, dia menjadi satu-satunya orang Xue Long yang masih hidup.
Tidak lama pasukan kavaleri ringan Harimau Besi yang dipimpin Qin Tianyu tiba, dan yang mereka saksikan adalah sebuah pembantaian tanpa ampun.
"Jenderal, apa benar semua ini dilakukan oleh keponakan wanitamu?"
"Hanya dengan puluhan orang, tapi bisa mengalahkan ratusan musuh, termasuk para Jenderal pelindung Pangeran Xue Rong."
"Jenderal, sepertinya keponakanmu itu terlampau kuat untuk ukuran gadis kecil."
Disaat para Komandan di sisinya terus bicara, Qin Tianyu hanya diam membisu, kehabisan kata-kata setelah melihat apa yang telah dilakukan oleh keponakannya, Song Jiao.
Memang banyak orang di sisi Song Jiao, tapi melihat cara memimpin gadis itu, Qin Tianyu tau jika semua yang terlihat olehnya bisa terjadi karena adanya sosok pemimpin seperti Song Jiao.
Seorang gadis muda, tapi prajurit pria senior saja tampak menghormatinya, bukti jika Song Jiao adalah sosok yang luar biasa, sesuatu yang membuat Qin Tianyu teringat sosok Li Huanran, Jenderal Wanita pertama dan satu-satunya yang pernah dimiliki Kekaisaran Huangtian, sekaligus wanita yang saat ini menduduki posisi tertinggi di keluarga Qin.
"Dia adalah cucuk Jenderal Wanita satu-satunya yang pernah dimiliki Kekaisaran ini, sudah pasti dia adalah sosok yang luar biasa!"
Mendengar apa yang disampaikan Qin Tianyu, para Komandan langsung teringat sosok Li Huanran, sosok wanita yang sangat luar biasa di masa lalu, bahkan sampai akhirnya memutuskan pensiun, Li Huanran belum pernah mengalami kekalahan di medan perang manapun.
Dengan mengetahui garis keturunan Song Jiao, mereka justru semakin kagum pada gadis itu.
Tetapi sayangnya mereka semua adalah pria beristri, dan masing-masing dari mereka hanya memiliki putri seusia Song Jiao, sedangkan untuk anak laki-laki, semuanya masih terlalu muda untuk sekedar diperkenalkan pada gadis itu.
"Jenderal, Pangeran Xue Rong kamu serahkan pada Jenderal!"
Mereka saat ini sedang di medan perang, jadi Song Jiao menggunakan panggilan resmi saan memanggil Qin Tianyu, dan itu sebuah kewajaran bagi mereka yang hidup di kemiliteran.
"Pangeran Xue Rong, dia akan menjadi alat bagi kita untuk mendapatkan banyak keuntungan dari Kekaisaran Xue Long!"
Qin Tianyu menerima Pangeran Xue Rong yang dibuat pingsan, dan karena perang di Kota Langya juga telah berakhir, saat mereka kembali ke Kota, Song Jiao hanya menyaksikan situasi Kota yang aman dan tenang, sama sekali tidak ada tanda-tanda jika baru saja terjadi perang.
"Pasukan Harimau Besi hanya berperang dengan musuh, bukan dengan rakyat. Jadi selama mereka patuh pada hukum Huangtian, mereka yang tinggal di Kota Langya bisa menjalani kehidupan seperti biasanya."
Song Jiao menganggukkan kepala usai mendengar apa yang disampaikan oleh Qin Tianyu.
Sementara itu di sebuah lantai dua restoran terbesar yang ada di Kota Langya, lima pemuda sedang menyaksikan rombongan yang melintasi jalanan Kota.
Saat mereka melihat sosok Song Jiao yang berdampingan dengan Qin Tianyu, mereka merasa seperti sedang melihat sebuah kecantikan langka, sebuah kecantikan yang tidak dimiliki oleh wanita manapun yang pernah mereka lihat, dan dalam diam mereka sama-sama merasa pantas menjadi pemilik dari kecantikan itu.
"Sangat cantik, jauh lebih cantik dari wanita manapun yang pernah aku lihat."
"Sangat cantik? Apa kau bodoh? Itu bukan sekedar sangat Cantik, tapi itu adalah kecantikan tiada tara!"
"Terus saja kalian berlomba memuji wanita itu, tapi pada akhirnya Pangeran ini yang akan memilikinya."
"Cih, bilang saja kau iri karena tidak menemukan kata-kata yang tepat untuk memujinya!"
"Tidak perlu memuji, karena dia sendiri yang akan datang memujiku!"
Tidak jauh dari tiga pemuda yang terus saja bicara, dua pemuda tetap saja diam, dimana salah satunya adalah pengawal setia sekaligus teman dari pemuda yang melihat ke arah Song Jiao dengan mata tajamnya, tapi dia tetap tenang, seolah kecantikan gadis muda itu tidak berpengaruh apapun padanya.
'Dia... akhirnya aku menemukannya!'
Senyuman tipis terlihat di wajah pria itu, membuat merinding pemuda yang sejak tadi sesekali mencuri pandang ke arahnya.