NovelToon NovelToon
Pesona Lukas Seorang Perwira

Pesona Lukas Seorang Perwira

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Mengisahkan seorang Perwira Angkatan Darat bernama Lucas Abner yang sangat mencintai pekerjaannya. Pengabdiannya sebagai seorang tentara tidak bisa di ragukan. Dia bisa berada di korps pasukan khusus karena kelincahannya. Jatuh cinta kepada seorang perempuan yang dia temui dirumah sakit waktu menjengguk sahabatnya. Apakah Lucas bisa memikat hati perempuan itu ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lucas Cemburu

Seperti Biasa pagi - pagi, Lucas dan Joy pergi ketempat kerja masing - masing dengan hanya menggunakan satu mobil. Itu berarti, Lucas akan mengantar Joy dulu, baru dia ke kesatuannya. Sebelum jam setengah tujuh, mereka sudah ada di depan lobi rumah sakit, ketika Joy mau turun dari mobil Lucas melajukan mobil menuju tempat parkir, karena di lobi rumah sakit ada Hans yang sedang menunggu seseorang.

"Sayang kamu ngak ke kantor???"

"Gue ngak mau memberi kesempatan kepada Dia." Joy tahu bahwa dia yang dimaksud oleh Lucas kekasihnya adalah Hans.

"Sayang, i love you. Dia mau usaha bagaimana pun, aku itu cintanya sama kamu sayang. Cintaku hanya buat kamu."

"Kita harus cepat menikah??"

"please dewasa dong sayang."

"Dewasa??? Kamu suruh aku dewasa. Dia itu empat kali bertamu di apartemen kamu. Dia sengaja mengadakan kerja sama dengan rumah sakit ini, karena ada kamu bekerja."

"Sayang??? Kamu tahu dari mana."

"Lihat aku sayang, aku ini intel, gerak - gerik Hans itu bisa di baca. Jika dia jadi target aku. Sudah mati ditembak mati." Joy langsung mencium bibir kekasihnya. Dan sudah pasti dibalas dengan ciuman mesra dari Lucas.

"I love you calon suamiku."

"I love you too calon mami dari anak - anakku."

"Percaya sayang ngak akan macam - macam. Hanya hubungan kerja." Lucas melihat kearah pacarnya, tatapannya tidak berpindah dari mukanya dia melihat mata kekasihnya. Dan dia tahu bahwa tidak ada kebohongan dari raut muka orang yang dia cintai. Lalu dia menarik kepala Joy dan kembali mencium kekasihnya itu. Lucas memutarkan mobilnya dan kembali pada jalur masuk rumah sakit sehingga Joy bisa turun di depan lobi rumah sakit.

"Siang aku jemput sayang. Makan siang denganku." Meskipun berat, namun seorang Lucas Abner Gosal harus percaya kepada Joy Debora calon istrinya.

"Hai Joy, selamat pagi."

"Selamat pagi pak Hans."

"Ngak usah terlalu formil Han."

" Oke."

"Sudah ngak tinggal di aparteman?? Beberapa kali saya kesana katanya ada di rumah keluarga."

"Oooo iya. Saya di rumah Lucas ada urusan kami yang harus diselesaikan bersama papa dan mamanya. Karena waktu itu Lucas lagi berdinas di luar daerah jadi aku disana."

"Oooo Tadi Lucas yang antar ya, kenapa ngak turun." Joy tersenyum.

"Dia buru - buru ada laporan yang harus dia buat di kesatuannya."

Sekarang Joy sedang melakukan tugasnya. Di depan kliniknya sudah ada sepuluh pasien yang harus dia obati.  Dua pasien baru. Sisanya adalah pasien lama yang mau kontrol. Dibantu asisten nersnya dia memulai pelayanannya. Pukul dua belas lewat dua puluh menit, dokter Joy baru menyelesaikan pengobatannya pada pasien terakhir. Karena sudah jam dua belas lewat. Joy bergegas untuk keluar, namun didepan ruangannya ada tentara ganteng yang sedang menunggu kekasihnya. Seperti biasa Lucas akan tersenyum, jika melihat dan menyambut kekasihnya.

"Sudah dari tadi sayang??"

"Dua puluh menit menunggu. Kamu tahukan siapa calon suamimu?? Tidak boleh terlambat. Disiplin."

Selesai makan siang, Joy dan Lucas langsung ke markasnya karena dia akan mengantar kekasihnya ke kantornya ibu - ibu membeli baju seragam. Karena besok dia dan Joy akan nikah dinas.

Pukul dua Joy akan melakukan tindakan operasi bagi salah satu pasien bersama dokter penyakit dalam. Pengangkatan tumor. Tadi pagi bersama dokter Stev mereka sudah memeriksa keadaan pasien. Jadi selesai urusan di markas, Lucas langsung mengantar kekasihnya kembali ke rumah sakit. Sedangkan dia yang tadinya mau menunggu, akhirnya memilih keluar ke laundry ekspress menyuci seragan kekasihnya. Yang besok harus digunakan. Bersama dengan dengan seragamnya sendiri.

Pukul empat Joy baru selesai operasi. Dia langsung ke ruangannya membersihkan diri, namun waktu keluar di ruangannya sudah ada Lucas yang menunggu di ruangannya.

"Tadi saya masuk kamar mandi, belum ada ya sayang."

"Kamu masuk kamar mandi, aku sudah mau mendorong biar sama - sama tadi."

"Heran kok bisa ya, saya punya calon suami mesum" Lucas sudah memeluk kekasihnya.

"Kamu sayangkan sama calon suamimu ini biar mesum?" Joy tersenyum manja dalam pelukan kekasihnya. Lucas memberanikan diri mencium Joy di bibir karena berada di ruangan tertutup.

Malam ini Lucas akan menemani Joy di apartemen. Yang sebentar lagi menjadi rumah tempat tinggal mereka. Baju seragam yang sudah dicuci dan setrika rapi di bawa turun oleh Lucas. Besok pagi, dia dan Joy akan mengikuti nikah dinas.

Joy sedang masak makan malam. Sementara Lucas sedang menjemur laundrynya Joy . Tiba - tiba pintu apartemen Joy berbunyi. Lucas yang mengenakan celana pendek dan kaos membuka pintu.

Di depan pintu, telah berdiri pengusaha muda kaya raya dengan kemeja berwarna biru dan celana jins, membawa bunga dan juga sebuah kotak yang diduga Lucas mungkin kue.

"Kapten Lucas Gosal ngapain disini??"

"Siapa sayang??"

"Pengusaha muda Hans Wiratman. Silahkan masuk kebetulan dokter Joy tunangan saya ada. " Lucas mempersilahkan Hans masuk ke dalam rumah. Meskipun hatinya sakit. Namun Lucas berusaha menjadi tuan rumah yang baik.

"Saya datang sebagai teman. Bolehkan saya bertamu."

"Silahkan. Silahkan duduk. Sayang ada Hans."

Joy yang mendengar tadi Lucas menyebut namanya dia merasa takut, jantungnya berdetak begitu cepat. Karena ini hal yang paling dia takuti jika Lucas cemburu.

"Sering main ke sini Kapten?? Pantas  sudah lama ngak perna nongkrong di club."

"Iya tahun berubah, umur bertambah. Sifat juga harus berubah. Masa mau yang lama - lama terus. Oh tanya tadi sering main kesini. Kalau tidak berdinas saya pasti disini, menjaga calon istri saya. Dan satu lagi saya sudah tidak berpangkat Kapten, sudah mayor pangkat saya."

" Ooooo, Kapan nikah???"

"Rencananya akhir bulan ini."

"Kami nikah kamu pasti datang kan???"

"Pasti dong Joy, asal kalian mengundang aku."

"Kami undang semua teman. Rencana awal kami mau menikah di Bali, biar hanya keluarga saja. Namun komandan - komandan mau kami rayakan di Jakarta."

"Butuh sponsor???"

"Terima kasih. Aku masih mampu." Joy dan Lucas hanya tersenyum.

Karena sudah jam makan malam. Akhirnya Joy dan Lucas mengundang Hans menikmati makan malam, masakan Joy.

"Ternyata kamu pintar masak ya Joy . Mayor Lucas beruntung mendapatkan kamu."

"Sangat beruntung."

Lucas langsung mencium kening Joy kekasihnya. Dia menawarkan wine buat Hans dan diterima. Selesai makan mereka masih ngobrol diruang tamu. Sambil Hanna mencuci piring kotor dibantu Lucas . Sedangkan Hans memperhatikan dengan perasaan hati sakit.

Didalam mobil Hans mengutuki nasibnya yang malang. Dia tidak cepat bertemu dengan Joy, perempuan yang dia naksir namun terhalang karena Liam sepupunya yang tega meninggalkannya.

Lucas membuang bunga dan melarang Joy memakan kue yang dibawa oleh Hans. Bunga dan kue itu dia berencana akan dibawa ke kantor satpam apartemen.

"Sayang itu cheas cake kesukaanku."

"Besok aku beli buat kamu sayang."

"Baru kuenya?? Kasihan kalau di buang. Berdosa sayang. Mana enak lagi."

"Aku akan berikan ke satpam atau anggotaku di markas biar menikmatinya."

"Kasihan, pasti Hans sakit hati sekali ya melihat kita."

"Hans yang kamu kasihani terus calon suamimu sayang??"

"Sayang kan bersamaku."

"Ngak ada kasihan sama orang lain, apalagi cowok. Aku mau pikiran kamu hanya buat ku sayang." Joy sudah tahu, arah pembicaraan kemana, jika dia berkeras maka, bisa hamil malam ini. Dia merayu kekasihnya dan Lucas luluh dalam pelukan Joy.

Lucas sama seperti laki - laki lainnya, jika ada ikan tidak mungkin kucing menolak. Namun dia sudah berjanji untuk tidak melakukan hal yang tidak sepantasnya sampai mereka menikah. Jika keinginannya datang. Dia akan melakukan sendiri di kamar mandi. Sambil membayangkan Joy calon istrinya. Meskipun itu menjijikan namun dia tidak mau menodai pasangannya. Dan apa yang dia lakukan itu, selalu dia bicarakan dengan Joy.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!